
HF #61
Hai..hai..
Ini novel kedua ku di sini..
Semoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Waktu berlalu dengan cepatnya..
2 tahun begitu singkat terasa oleh afshah.
Bekerja di peruhaan besar Qean membuatnya semakin sibuk kesana-kemari.
"Apa airah sudah pulang buk?" Tanya afshah pada sang ibu.
" seperrinya tidak shah. Beberapa hari ini afshah izin buat nginap di rumah temannya karan persiapan praktek katanya"ibu memberi penjelasan akan pertanyaaan afshah.
"Baiklah.. kalau begitu afshah masuk dulu.." ucap afshah melanjutkan menuju kamarnya
"Apa kamu nfak makan dulubshah?" Tanya sang ibu
Mendegar tanya sang obu afshah berhenti sejenak.
"Ngak bu. Afshah sudah makan tadi sebelum pulang" jawabnya ramah menatap sang ibu.
"Baiklah. Kamu istirahatlah" ucap sang ibu.
Dua hari airah tak kunjung pulang kerumah semenjak kepulangan afshah dari perjanan dinasnya ke belanda yang memakan waktu 3 minggu di sana.
Membuat dikiran afshah tak tenang.
"Apa airah sering nginap di rumah temannya seperti ini buk?" Tanya afshah saat sarapan pagi bersama bapak dan ibunya
"Tepatnya satu tahun terakhir ini, iya shah?!" Jawab sang ibu setelahengingat-ingat sebelumnya.
"Apa ibu tau nama teman tempat airah nginap?" Lanjut tanya afshah
"Kalau ngak salah namanya aulia" jawab sang ibu
"Sebenarnya ibu khawatir shah?!. Tapi luhat raut airah yang tak seperti ada masalah saat pulang membuat kekhawatiran ibu sedikit berkurang" ucap sang ibu menghentikan sejenak sarapannya
"Afshah akan caritau.. ibu tenang saja" jawab afshah
__ADS_1
"Maafkan bapak, seharusnya semua ini tanggung jawab bapak shah" ucap ayah afshah lemah
"Pak.. bapak dan ibu ada bersama afshah dan airah di sini sudah cukup buat kami bahagia.. jangan fikirkan hal lainnya. Karna sekarang adalah masanya kami untuk mbahagiakan bapak dan ibu" ucap afshah menatap lembit kedua orang tuanya.
"Ya.. bapak bersyukur mempunyai putri seperti kalian" ucap bapak menatap afshah yang tersenyum
"Afshah juga begitu pak , buk" lanjut afshah
"Nah.. sekarang mari kita lanjut sarapan.. sehavih pulang kantor afshah akan cari airah sampai dapat. Bapak sama ibu tenang saja" jawab afshah membuat kedua orang tuanya tersenyum senang.
Dan meja makanpun kembali sibuk dengan bunyi sendok piring serta helas yang berdenting..
.........
Afshah melaju mobilnya membelah jalan ibu kota.
"Tuuuut...tuuut...."
Afshah menunggu seseorang menggangkat pamggilannya.
"Hallo.. assllammualllaikum shah" suara seorang pria
"Waallaikusalam kak qean, maaf afshah bosa cuti tidak hari ini?" Tanya afshah to the point
"Tentu shah.. emang kamu kenapa cuti?. Kamu sakit shah? " Tanya qean
"Baiklah.. kakak beru kamu waktu 2 hari buat cuti, jadi manfaatkan dengan baik" ucapnya
"Iya kak.. terimakasih" balas afshah bahagia
"Ada lagi yang lainnya shah?" Tanya qean lagi
"Tidak kak..terimakasih.. afshah tutup ya.. assallammuaallaikum" ucapnya
"Waallaikumsalam" sambung qean dan afshahpun memnutys sambung panggilannya.
Tak bebrapa lama adshah memarkirkan mobilnya pada sebuah area kampus.
Dengan langkah pasti afshah mencari fakultas kedokteran di sana untuk menemui airah adiknya yang sudah hampir 3 hari tak di temuinya.
Setelah lama berkeliling dan bertanya pada siswa-sisiwi di sana afshah mendapat kabar bahwa airah sudah satu bulan tidak ngampus.
mencoba mencari kepastian afshah mendatangi dosen pembimbing airah.
Jawaban sama di temukan.
Satu bulan airah tak kekampus tanpa pemberitahuan.
__ADS_1
Setelahnya afshah mencari teman airah yang bernama Aulia.
Afshah kembali bertanya pada siswa-siswa akan keberadaaan aulia si mahaiswi kesokteran yang baru memasuki semester ke 5.
"Selamat pagi" ucap afshah
pada seorang gadis yang tenggah duduk sendiri tengah khusuk dengan buku tebal di tangannya, pada sebuah taman kampus.
"Ya.. selamat pagi" jawabnya lembut.
"Maaf.. apa kamu bernama aulia?" Tanya afshah tak kalah lembutnya
"Benar kak..saya aulia, ada apa kakak mencari saya?" Tanya aulia
"Apa kamu kenal airah?" Tanya
Afsha yang telah duduk si samping aulia
"Tentu. Dia teman se kelasku" ucapnya lagi.
" apakah airah semalam nginap di rumahmu?" Tanya afshah
Seketika mata aulia mengecil dan kerit di keningnya membuat afshah kembali berbicara.
"Saya kakaknya airah. Nama saya afshah"
Ucapan afshah membuat aulia faham.
"Sudah satu bulan ini dia tak kerumah saya. Selama ini airah memang sering nginap di rumah saya karna kamu sering melakukan tugas kelonpok dan saling mencari solusi akan masalah yang timbul dari setiap tugas yang di berikan dosen walaupun itu tugas individu" jawab airah memvuat afshah tertegun
"Jika satu bulan ini kamu tak bersamnnya. Apa airah ada cerita kemana dia?,sedang atau akan melakukan sesuatu?" Tanya afshah penasaran
"Tidak kak.. kami hanya bersama saat ada kegiatan kampus dan masalah yang bersikap pribadi airah tak pernah cerita sedikitpun. Sampai-sampai saya tak tau kalau airah mempunyai saudara perempuan" aulia kembali menjelaskan
Membuat afshah menggangguk faham.
"Ya sudah. Kakak permisi dulu. Kamu lanjutkanlah kegiatanmu. Dan terimakasih banyak untuk waktumu" ucap afshah yang telah berdiri hendak pergi
"Iya ngak papa.. kakak hati-hati di jalan" ucap aulia memperhatikan sejenak kepergian afshah yang menjawab ucapan aulia dengan lambainya tangan tanpa menoleg lagi kebelakang.
Sebenarnya jawaban dari aulia Seketika mebuat emosi afshah meledak namun terpaksa di tahan hingga sampai pada parkiran mobilnya afshah masuk kedalam dan memcet tombol pada panggilan ponselnya.
"Tuuuuuut... tuuut..."
menunggu panggilan di angkat.
Namun baru dua kali panggilan masuk.
__ADS_1
"Hallo dok.. saya mohon cepatlah ke sini... dia semakin drooop.. sa..saya moooohooon" ucapan airah dengan tangisnya memvuT tubuh afshah seketika membeku.