Afshah

Afshah
hf 31


__ADS_3

HF #31


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dave yang hanya dengan ponsel di tangannya mampu meretas semua sisiTv..


"Ayo aldrian kita pulang" ajak dave yang lebih dulu beranjak dari tempat mereka berkumpul tadi.


Setelah berpamitan aldrian pergi meninggalkan pesta. Tanpa adanya kecurigaan dari Bian liandro.


Hanya 40 menit aldriN sampai di halaman rumahnya


Aldrian berlari memasuki rumahnya..


Nampak afsah terkulai lemah pada sofa ruang keluarga..


"Loe angkat istri loe ke kamar dulu" ucap damian membuat aldrian memopong tubuh afshah kekamarnya.


Membaringkan afshah pada tempat tidur dan menyelimuti tubuh afshah..

__ADS_1


Kemudian kembali ke bawah menemani 3 sahabatnya.


"Apa sudah ada reaksi?" Ucap dave pada aldrian yang baru ikut bergabung di sofa ruang keluarga.


"Maksudnya?" Tanya aldrian


"Istri loe..di beri sebuah suntikan..tapi gue ngak tau itu obat apa?" Ucap jimmy


"Kenapa loe bisa lenggah menjaganya?" Teriak aldrian kearah jimmy.


"Gue?..loe salahin gue?..loe suaminya? Apa boleh gue ikut masuk ke toilet tempat istri loe masuk??..gue ngak mungkin bisa jagain istri loe se intim loe jagain dia?" Bentak jimmy yang tak ingat lagi aldrian adalah tuannya.


"Hei..hei..tenang lah..kita lihat reaksi obat itu dulu"ucap dave melirik sisi tv kamar aldrian


"Maksud loe apa?..meretas sisitv kamar gue?" Marahnya ke arah dave.


"Sudahlah...maksud dari dave meretas..untuk melihat efek dari obatnya..kalau obat perangsang dalam waktu 1 jam itu akan berpengaruh..tapi kalau itu sejenis penenang maka dalam waktu satu jam dia akan tetap terlelap" ucap damian masing bersikap tenang menjelaskan


" loe berdua memang ketua mafia" celetuk jimmy kearah dua sohibnya itu


" waktu kita menemui jimmy dan istri loe 5 menit ,kita bercengkrama dan meninggalkan tempat 10 menit,di perjalanan 40 menit dan berbincang saat ini 5 menit. kita tinggal menunggu beberapa saat lagi " ucap dave melirik jam di pergelangan tangannya.


Afshah mulai nampak resah dan tidurnya..


"Tebakan gue benar" ucap damian.


"Loe tau apa yang harus loe lakukan aldrian?" Ucap dave dengan mengodanya

__ADS_1


"Apa tak ada penawar untuk obat itu?" Tanya aldrian yang tak begitu mengerti akan dunia hitam.


Karna untuk hal dunia seperti itu, aldrian selalu mengandalkan damian dan dave.


"Tidak..namun akan bersifat fatal pada beberapa sarafnya dan jika di berikan dalam dosis yang tak sewajarnya..akan..." ucapan damian bagaikan mengancam bagi aldrian.


Sehingga dia berlari menuju tangga menemui istrinya


"Apa loe akan menonton adengan itu dave?" Tanya jimmy melirik ponsel dave yang masih meretas sisitv kamar aldrian..


"Tentu tidak sobat.." menonaktifkan ponselnya.


"Sekarang mari kita minum..apa ada wine jimmy?" Ucap damian


"Tentu" jimmy beranjak mengambil beberapa wine dan gelas.


Merekapun pesta tanpa adanya tuan rumah menemani.


"Menurut loe..siapa yang tega berbuat seperti itu?" Tanya jimmy pada dave


"Jika ingin mencelakai istri seseorang dengan merusak harga dirinya..kemungkinan itu adalah orang yang mengenal aldrian dengan sangat dekat" analisa dave


"Apa mungkin..." fikiran jimmy


Damian nampak membenarkan ucapan dave..


Jimmy menghela nafasnya dan meminum kembali wine yang tersaji dengan dua sahabatnya..

__ADS_1


__ADS_2