
"Kamu marah ya?" tanya Annabelle.
Lucia benar-benar begitu geram, wanita itu nampak menatap Annabelle dengan tatapan mata yang ingin sekali mencelakai wanita itu. salah satu tangan Lucia sudah terangkat, tentu saja wanita itu akan melakukan sesuatu seperti yang sebelum-sebelumnya.
PLAKK!!
satu tamparan diberikan oleh Annabelle di pipi kiri Lucia.
"Beraninya Kau!!" teriak Lucia dengan sangat keras.
PLAKKK!!
satu tamparan kembali diberikan oleh Annabelle di pipi kanan Lucia.
"Kenapa aku tidak boleh melakukannya, wanita murahan." jawab Annabelle.
sorot mata Lucia menatap para tamu yang masih ada di tempat itu, wanita itu benar-benar begitu malu dengan situasi yang terjadi hari ini padanya. dia benar-benar dipermalukan, dia benar-benar dibuat tidak mempunyai muka sama sekali.
"David, usir wanita ini!!" teriak Lucia.
David menatap Lucia, wanita yang sudah banyak berubah itu nampak membuat David tidak bisa melakukan apapun.
"Pak pendeta, silakan Anda pergi karena pernikahan ini tidak akan pernah terjadi sama sekali." Annabelle mengusir Pak pendeta.
Tentu saja Pak pendeta langsung pergi dari tempat itu, karena dia juga merasa malu karena ditipu oleh David dan Lucia.
"Aku minta maaf sebelumnya, para tamu. pernikahan ini tidak akan pernah terjadi, silahkan anda sekalian pergi dari sini karena suami saya tidak akan pernah menikahi wanita ini!!" seru Annabelle sembari menunjukkan senyum pembalasannya.
Akhirnya para tamu pergi dengan begitu banyak gosip yang akan mereka sebarkan.
"Kenapa kamu kembali?" tanya David.
"Memangnya kenapa aku tidak boleh kembali, suamiku? Apakah ada yang salah?" tanya Annabelle.
David menatap Annabelle, tatapan mata itu dapat melihat kalau sekarang istrinya benar-benar sudah berubah.
"Beraninya kamu menghancurkan pernikahanku." ucap David.
"Memangnya kenapa aku tidak boleh menghancurkan pernikahanmu? kamu ini masih sah suamiku, jadi aku berhak menghancurkan pernikahan kalian." jawab Annabelle yang kemudian pergi dari tempat itu.
Tentu saja wanita itu akan kembali ke rumah David dengan semua pembalasan dendam yang akan dia lakukan.
"AAAAA!!!" teriak Lucia.
"Tenanglah Sayang, tenang!" David berusaha menenangkan kekasihnya itu.
"Bagaimana aku bisa tenang, pernikahan kita dihancurkan wanita itu. lalu Bagaimana bisa dia kembali? Kenapa dia kembali?!" seru Lucia.
__ADS_1
"Tenanglah, aku pasti akan mengusir wanita itu. kita akan membuat acara pernikahan kembali." ucap David.
"Kamu lihat kan Wanita itu sudah berubah, dia benar-benar sudah berubah, dia benar-benar seperti wanita tidak tahu diri." jawab Lucia.
"Tenanglah, kamu tidak usah marah seperti ini. aku akan menangani semua ini." ucap David.
Akhirnya acara pernikahan itu hancur berantakan, Lucia benar-benar sangat kesal marah bahkan wanita itu tidak akan pernah mengira kalau semua rencananya akan gagal.
siang itu akhirnya David dan Lucia kembali ke rumah mereka yang ada di Singapura, Annabelle sudah mengetahui di mana rumah besar milik suaminya itu.
Di sebuah rumah yang begitu besar Annabelle membawa satu koper pakaiannya, para pembantu yang ada di tempat itu mereka nampak sangat terkejut juga kebingungan. untungnya salah satu pembantu lama yang ada di rumah David yang ada di Los angeles dibawa David ke Singapura.si pembantu yang menatap Annabelle memasuki rumah itu.
"Halo..," jawab Annabelle.
Seketika pembantu wanita itu memeluk Annabelle, Sudah 2 tahun lamanya Annabelle tiba-tiba menghilang. dialah wanita yang menutupi kepergian Annabelle.
"Bagaimana kabarmu?" tanya Annabelle.
"Saya baik-baik saja, Nyonya." jawab pembantu wanita.
"Sudah lama tidak bertemu denganmu, Liana." ucap Annabelle yang memeluk pembantu itu.
Akhirnya Annabelle masuk ke dalam rumah itu, wanita itu akan menancapkan posisinya sebagai tuan rumah di tempat itu dan mungkin juga Annabelle akan membuat Lucia meninggalkan tempat itu.
siang menjelang sore akhirnya David membawa Lucia ke rumahnya, pria itu meninggalkan apartemennya dengan semua pemikirannya yang begitu hancur. pernikahannya hancur karena tamu yang tak diundang tersebut.
"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya David.
"Apa yang terjadi denganmu, Sayang. kenapa kamu tidak menyambut kehadiran istrimu ini, sudah 2 tahun aku pergi dari sini. Apakah kamu tidak merindukanku?" tanya Annabelle sembari tersenyum.
Lucia yang melihat Annabelle Ada di rumah David seketika wanita itu berlari berharap dia akan memaki.. menghajar bahkan memperlakukan Anabelle seperti sampah yang akan dia buang.
"Beraninya kamu menghancurkan pernikahan ku?!" seru Lucia.
Annabelle melihat Lucia yang mendatanginya, dia tahu kalau wanita itu akan melakukan sesuatu kepadanya.
"Kamu mau apa?" tanya Annabelle.
"Beraninya kamu melakukan hal ini padaku? Aku akan membunuhmu?!" teriak Lucia.
Seketika salah satu kaki Annabelle langsung menendang tubuh Lucia hingga membuat wanita itu terjatuh dengan sangat kasar.
BRUKK..
Lucia tersungkur di lantai.
"Beraninya kamu!!" seru David.
__ADS_1
"Tenanglah Sayang, kamu tidak usah marah seperti itu. seharusnya kamu bersikap santai saja." Annabelle benar-benar menghina dengan sangat baik.
"Keluarlah dari rumahku?!" seru David.
"Kenapa aku harus keluar, Sayang. Oh ya aku sudah membawa beberapa hasil otopsi juga beberapa berita yang akan kamu lihat." Annabelle memberikan beberapa laporan dari kepolisian dan juga beberapa penganiayaan yang pernah dilakukan oleh Lucia dan David.
"Jika kalian berani melakukan sesuatu padaku aku akan langsung membuka laporan di kepolisian. Aku mau lihat apa yang akan kalian lakukan, lagi pula jika terjadi sesuatu kepadaku kalian akan langsung masuk penjara." ucap Annabelle sembari tersenyum.
David benar-benar sangat geram, pria itu ingin sekali melakukan sesuatu kepada Annabelle.
"Oh ya, lantai 1 ruangan itu adalah kamarku. yang aku tahu sebelahnya kamarmu, bukan? jadi selama aku di sini kalian harus bisa menghormatiku." ucap Annabelle yang kemudian menaiki anak tangga menuju lantai 2.
wanita itu tersenyum, sedangkan David dan Lucia benar-benar sangat marah. David menatap beberapa lembar kertas yang ada di meja, setelah itu pria itu membaca beberapa laporan otopsi surat kepolisian bahkan David juga melihat ada beberapa hal yang mungkin akan membuat David masuk penjara dengan begitu mudah jika dia melanggar beberapa pasal itu.
"Dasar brengsek! Dasar brengsek!!" teriak David dengan sangat keras.
Annabelle yang mendengar teriakan suaminya dia hanya tersenyum, dalam hati Annabelle akan memaki Bahkan dia akan benar-benar memberikan balasan telak kepada suami dan selingkuhannya.
"Kalian akan merasakan apa yang aku rasakan, kalian akan merasakan kesakitan yang sudah kalian berikan. aku akan melihat bagaimana kalian akan menghadapi semua ini." ucap Annabelle yang kemudian masuk ke dalam kamar.
PRANGG!!
Salah satu fas dibanting oleh David, pria itu tidak akan pernah mengira Kalau Annabelle akan kembali.
"Kenapa dia harus kembali, Kenapa dia tidak mati saja?!" teriak David dengan suara yang begitu keras.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love
- Legend of the dragon kingdom
- Terlempar ke dimensi kerajaan
- Air mata dan pembalasan
__ADS_1