AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
TAK BERDAYA


__ADS_3

"Aku benar-benar tidak bicara apa-apa." Annabelle yang bisa melihat kemarahan di mata David.


"Jika kamu tidak bicara apa-apa, Lalu kenapa Tuan Simpson tiba-tiba membatalkan kontrak kerjasama denganku? tidak mungkin kalau kamu tidak mengatakan sesuatu atau mencoba untuk memprovokasi dia." David mulai marah.


"Aku bersumpah aku tidak mengatakan apapun kepada pria itu, bahkan ketika dia bertanya aku langsung kembali ke dapur." jawab Annabelle dengan tubuh yang mulai gemetar.


"Dasar wanita sialan!!" seru David dengan suara yang begitu keras.


BUGG..


salah satu kaki David langsung menendang perut Annabelle.


"Auch..," rintih Annabelle ketika perutnya mendapat tendangan dari suaminya.


"Beraninya kamu menghancurkan karirku, beraninya kamu menghancurkan apa yang sudah aku kerjakan!!" seru David.


"Apa yang kamu lakukan, David!!" teriak Bibi Lily yang kemudian mendorong tubuh David dan membantu Annabelle.


"Kenapa Bibi harus membantu wanita ini, dia sudah menghancurkan David. Dia sudah membuat kontak kerjasama perusahaannya batal!!" seru Lucia.


Bibi Lily menatap Annabelle yang meringkuk kesakitan.


"Kalian ini benar-benar monster, kalian ini benar-benar iblis!!" seru bibi Lily.


Melihat raut wajah Annabelle yang kesakitan David semakin menggila, pria itu kembali menendang punggung dan perut Annabelle.


"Apa yang kamu lakukan, David!!" seru bibi Lily.


"Aku akan memberi pelajaran kepada wanita brengsek ini!!" seru David.


"Kamu tidak boleh melakukan hal ini, David. kamu tidak boleh melakukan hal ini!!" teriak bibi Lily.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh melakukannya? dia pantas mendapatkan perlakuan seperti ini." jawab David.


"Kamu gila ya, istrimu ini sedang hamil!!" teriak Bibi Lily yang keceplosan mengatakan hal itu.


Annabelle meringkuk kesakitan, David dan Lucia nampak terdiam.


"Apa maksudmu, bi?" tanya David.


"Annabelle hamil, dia sekarang hamil." jawab Bibi Lily.


David nampak tersenyum, pria itu menatap Bibi Lily kemudian menatap Annabelle.


"Siapa yang mau mengakui anak itu anakku, Aku tidak akan Sudi mempunyai keturunan dari dia." jawab David yang kemudian masuk ke kamar bersama Lucia.


dua makhluk iblis itu benar-benar sangat kejam, Annabelle merintih kesakitan. tanpa sengaja Bibi Lily melihat salah satu kaki Annabelle yang sudah ada darah yang mengalir.


"Ya Tuhan..," ucap Bibi Lily yang melihat darah mulai keluar dari tubuh Annabelle.


seketika wanita itu meminta salah satu pembantu pria untuk membantu mereka.


"Ibu..," Panggil seseorang yang tiba-tiba berada di tempat itu.


Bibi Lily menoleh, wanita itu menatap seorang pria gagah yang ada di depannya.


"Franco." ucap Bibi Lily saat melihat anak tirinya itu ada di depan matanya.

__ADS_1


"Ada apa, Bu?" tanya Franco.


"Tolong Franco, tolong Ibu.. tolong bantu ibu." bibi Lily yang kebingungan.


"Kita bawa wanita ini ke rumah sakit, Bu." Franco yang kemudian menggendong Annabelle dan membawa lari wanita itu menuju mobilnya.


"Kita akan kemana, tuan?" tanya sopir Franco.


"Kita ke rumah sakit rumah sakit terdekat saja." jawab Franco.


"Tolong cepat!" seru bibi Lily.


Annabelle terus merasakan kesakitan, wanita itu terus memegang perutnya yang benar-benar sakit luar biasa.


"Ada apa Bu?" tanya Franco.


"Nanti Ibu ceritakan, tolong cepat bawakan ke rumah sakit." jawab Bibi Lily.


Barusan mendapatkan kabar yang bahagia, namun sekarang kabar yang sangat menakutkan itu malah mengiringi mereka.


*RUMAH SAKIT*


"Tolong!! tolong dokter!!" seru Bibi Lily Yang berteriak ketika mereka sudah berada di rumah sakit.


Beberapa suster yang melihat itu mereka langsung membawa ranjang dorong.


"Ada apa, Nyonya?" tanya salah satu perawat wanita.


"Tolong putri saya, tolong..," jawab Bibi Lily.


Dengan segera Annabelle di bawah ke sebuah ruangan.


"Tolong.. tolong putri saya." ucap Bibi Lily.


"Nyonya di sini saja, Nyonya tidak boleh masuk." jawab dokter.


Dokter dan beberapa perawat membawa Annabelle ke sebuah ruangan, sekitar 10 menit kemudian Annabelle di bawah masuk ke ruang operasi.


"Nyonya hari menandatangani tindakan operasi." pinta salah satu perawat.


"Operasi? Memangnya ada apa?" tanya bibi Lily.


"Maaf, Nyonya. Putri Anda mengalami keguguran, dia mengalami pendarahan hebat. kami harus segera menanganinya." jawab perawat.


Seketika kedua kaki baby Lily langsung lemas, wanita itu langsung terduduk di lantai dengan semua pemikiran yang ada di otaknya.


"Keguguran..," ucap bibi Lily.


"Ada apa, Bu?" tanya Franco.


"Tidak, ini tidak mungkin. barusan Kami mendapatkan kabar yang sangat bahagia, kenapa harus seperti ini." ucap bibi Lily.


"Memangnya ada apa, Bu?" tanya Franco kembali.


"Pria itu benar-benar kejam, pria itu benar-benar iblis..," ucap Bibi Lily yang kemudian menarik salah satu tangan Franco.


Franco sedikit kebingungan, pria itu menatap ibu tirinya itu dengan tatapan mata yang benar-benar kasihan. sekitar 10 menit kemudian Franco membawakan air untuk ibunya itu.

__ADS_1


"Ada apa, Bu?" tanya Franco.


"Pria itu benar-benar sangat kejam, Frans. pria itu benar-benar sangat kejam, pria itu iblis mereka berdua itu iblis!!" seru bibi Lily dengan suara yang begitu keras.


"Ada apa? memangnya Bu? Kenapa Ibu sangat marah seperti ini?" tanya Franco.


"Dia adalah istri dari David, Dia adalah istri dari keponakan Ibu." jawab bibi Lily.


"Lalu, Kenapa harus seperti ini, Bu? lalu Kenapa pria itu tidak membantunya?" tanya Franco.


"Bawa ibu untuk menenangkan diri terlebih dahulu, Franco. ibu sangat kebingungan, ibu benar-benar tidak tahu apa yang harus ibu lakukan." Franco membawa ibunya ke suatu tempat.


di sebuah kantin rumah sakit itu Bibi Lily berusaha untuk menenangkan dirinya.


"Ada apa, Bu?" tanya Franco.


Bibi Lily menatap Franco, saat kemudian wanita itu menceritakan kisah mengenai Annabelle, wanita muda yang sudah ditipu dijebak bahkan dibohongi oleh David.


"Kenapa pria itu sangat kejam, Bu?" tanya Franco.


"Ibu tidak tahu, ibu tidak tahu, Frans." jawab bingung Bibi Lily.


Tak berselang lama bibi Lily mendapatkan telepon dari salah satu petugas rumah sakit.


"Ayo kita lihat Annabelle, Franco. bibi Lily yang kemudian berlari. ketika berada di salah satu kamar nampak Annabelle masih belum membuka matanya, wanita muda itu masih tidak sadarkan diri dengan kondisi yang benar-benar sangat memilukan.


Waktu mulai berjalan, satu hari sudah berlalu di rumah sakit.


"Kenapa dia masih belum bangun?" tanya baby Lily.


"Sebentar lagi mungkin dia akan bangun, Bu." jawab Franco.


"Pria itu pria brengsek dia sudah menghancurkan kehidupan wanita muda ini, dia benar-benar iblis." ucap Bibi Lily berulang kali.


Ketika Annabelle berada di rumah sakit David dan Lucia malah pergi ke suatu tempat, mereka bersenang-senang di atas penderitaan yang mereka berikan kepada Annabelle. hingga 2 hari kemudian Annabelle Akhirnya sudah siuman, wanita muda itu menata Bibi Lily yang berada di sampingnya.


"Kamu sudah bangun, Annabelle?" tanya bibi Lily.


Annabelle tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi kerajaan


- Air mata dan pembalasan


__ADS_2