AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
AKU ISTERI DAVID REIS


__ADS_3

"Selamat pagi." Annabelle menyapa para pekerja yang ada di perusahaan suaminya.


Tatapan mata para pekerja menatap seorang wanita yang berjalan begitu anggun, begitu mempesona dengan memakai pakaian yang begitu seksi dan kacamata hitam yang menutupi kedua bola matanya.


"He..he.. lihat itu kan istri Tuan David, wanita yang kemarin hadir di acara pernikahan Tuan David dan nyonya Lucia." bisik para karyawan.


"Iya.. wahhh... dia seksi banget. dia benar-benar cantik, padahal selama ini Tuan David tidak pernah mengajak istrinya ke perusahaan. ternyata istrinya cantik luar biasa." jawab pekerja wanita yang lain.


"Tapi, kenapa ya tuan David begitu bodoh. matanya buta apa wanita secantik itu ditinggal selingkuh." cibir pegawai A.


"Ah.. entahlah, mungkin Tuan David sering dikasih obat bius sama Nyonya Lucia. makanya dia tidak bisa melihat dengan benar." ucap karyawan b.


cibiran, makian penghinaan serta semua unek-unek para karyawan terhadap Lucia yang sombong itu terus terdengar. Annabelle berjalan sembari menahan senyumnya, wanita itu benar-benar ingin memberikan sebuah kenyataan yang harus dilihat oleh para karyawan. kenyataan mengenai istri dari David yang sangat cantik.


"Selamat pagi, nyonya." sapa para karyawan Selamat pagi jawab Annabelle dengan begitu lembut berjalan memasuki lift dia akan pergi ke kantor suaminya pria tukang selingkuh yang akan menjadi target pembalasan dendam wanita itu.


Ketika Annabelle sudah berada di salah satu tempat yang tidak lain adalah lantai 4 tempat kantor David. tatapan mata para karyawan melihat seorang wanita cantik keluar dari lift.


"Siapa wanita itu?" tanya beberapa karyawan.


"Entahlah, dia mau ke mana?" tanya beberapa karyawan yang lainnya.


sorot mata para karyawan wanita ataupun laki-laki menatap Annabelle yang berjalan lurus menuju kantor David.


"Anda mau mencari Siapa, nyonya?" tanya sekretaris David saat melihat seorang wanita hendak masuk ke kantor bosnya.


"Halo cantik, namaku Annabelle. Aku adalah istri dari bosmu." jawab Annabelle.


"Apa..," sekretaris David nampak terkejut ketika mendengar jawaban dari Annabelle.


tak menunggu jawaban lagi Annabelle langsung membuka pintu kantor suaminya itu.


CEKLEK..


"Selamat pagi, sayang." Annabelle yang langsung masuk ke dalam kantor David.


"Apa yang kamu lakukan?!" seru David yang sangat terkejut ketika melihat seseorang masuk ke dalam kantornya.


Sedangkan Annabelle Tentu saja dia sedikit tersenyum mencibir ketika melihat pemandangan yang ada di dalam kantor tersebut.


"Ini masih pagi, sayang. ini masih waktunya bekerja, Apa kamu tidak ingin kaya raya atau kamu tidak ingin menjadi pengusaha hebat." ucap Annabelle.

__ADS_1


"Apa maksudmu?" tanya David.


"Pagi buta seperti ini sudah main mesum-mesuman di kantor, apa kamu tidak malu jika ada salah satu karyawanmu yang tiba-tiba masuk ke dalam kantor?" tanya Annabelle yang kemudian langsung duduk di sofa kantor David.


"Kamu mau apa kemari?!" seru Lucia.


"Aku? Tentu saja aku mau kemari atau mau kemanapun itu urusanku. Kenapa kamu marah seperti itu? Aku punya hak kan atas semua yang dimiliki suamiku." jawab Annabelle sembari tersenyum mengejek kepada Lucia.


"Dasar wanita ******!!" seru Lucia.


"Maaf ya sayang.. kamu salah tempat, kalau berbicara seperti itu harusnya aku." jawab Annabelle yang benar-benar pandai bermain kata.


"Pergi dari sini, keluar dari Sini!" teriak Lucia.


"Maaf ya Sayang, aku sudah membuat janji sama suamiku. hari ini ada salah satu wartawan yang akan kemari. katanya dia ingin mewawancarai suamiku tersayang itu." Annabelle kemudian melihat beberapa majalah yang ada di meja.


"Pergi dari sini!" seru Lucia yang terlihat begitu marah.


Wanita itu nampak berdiri dari pangkuan David dan berjalan ke tempat Annabelle yang duduk di sofa.


"Jangan marah seperti itu, memangnya kamu mau apa?" tanya Annabelle.


"Dasar wanita murahan, pergi dari sini jika tidak aku pasti akan melakukan sesuatu padamu!" seru Lucia.


"Jadi kamu berani melawanku?" tanya Lucia. mamanya Kenapa kau tidak berani melawanmu? Memangnya kamu siapa? Apakah kau itu ibuku? Ayahku? nenekku bibiku atau saudaraku? tidak bukan." tanya Annabelle yang membuat Lucia kehilangan kata-katanya.


"Jika kamu berkata seperti itu maka aku bisa melakukan apa yang harus aku lakukan." Lucia terlihat mengambil buku yang lumayan tebal untuk dia pakai memukul Annabelle.


"Berhenti!!" seru David.


pria itu berdiri mendekati Lucia kemudian mengambil buku yang ada di tangan wanita itu.


"Kamu gila ya, Kamu ingin masuk penjara?kamu ingin wanita itu tersenyum bahagia setelah kamu masuk penjara?!" bentak David.


"Memangnya kenapa? kenapa aku tidak boleh memukulnya? Kamu lihat sendiri kan kamu dengar sendiri kan kalau wanita itu menghinaku. kamu akan diam saja kalau dia menghina aku terus!" seru Lucia.


sekretaris David yang ada di luar pintu nampak dia mendengarkan semua percakapan dan suara teriakan dari Lucia yang begitu keras itu.


"Kelihatannya wanita itu benar-benar istri Tuan David." sekretaris David yang terus mencuri dengar pembicaraan bosnya


"Dengarkan apa yang dikatakan oleh kekasihmu itu, sayang. kalau kamu berani melakukan sesuatu padaku.. aku akan membawa seluruh bekas luka ini ke rumah sakit. Aku akan mendapatkan hasil visum kemudian aku bawa ke kantor polisi, Setelah itu surat penangkapan akan datang padamu." Annabelle terus mengejek Lucia.

__ADS_1


"Dasar wanita brengsek, wanita tidak tahu diri wanita hina!!" teriak Lucia.


Annabelle seperti seorang wanita yang sedang menonton sirkus, wanita itu kemudian memainkan jari jemarinya sembari menatap dua pasangan tukang selingkuh itu.


"Sebenarnya aku kemari itu ingin mengajak kalian bekerja sama, tapi kalau kalian tidak mau melakukannya ya tidak apa-apa. lagi pula wartawan itu ternyata tidak datang sendiri loh, dia datang bersama teman-temannya. kamu tahu konvensi pers ini akan membuat perusahaan ini jatuh, perusahaan ini tidak akan mempunyai rekan bisnis, tidak akan ada orang yang mau menanam saham di perusahaan ini." ucap Annabelle.


"Jika kamu berani melakukan hal itu aku pasti akan membunuhmu!!" bentak David.


"Terserah Kalau kamu mau melakukan hal itu, kalau kamu mau membunuhku Ya terserah.. kalau kamu mau melakukan kekerasan Ya terserah.. tinggal para polisi kemari memberikan beberapa surat penangkapan, setelah itu kalian akan membusuk di penjara selama beberapa tahun. mungkin puluhan tahun." jawab Anabelle.


Tak berselang lama sekretaris David mengetuk pintu kantor David.


TOK..


TOK..


TOK..


"Masuk!!" seru Annabelle.


sekretaris David masuk, wanita itu menatap Annabelle yang sedang memegang Salah satu majalah yang ada di meja.


"Ada apa?" tanya David.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love


- AIR MATA DAN PEMBALASAN

__ADS_1


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO


__ADS_2