AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
GABRIEL MENCULIK ANNABELLE


__ADS_3

Seorang wanita sedang memilih beberapa barang belanjaannya, tersenyum begitu cantik dengan wajah yang sangat bahagia. "Kalian harus tahu ya, aku mau barang itu." Annabelle memilih beberapa barang yang dia inginkan.


"Aku angkat telfon dulu, sayang." Franco menjawab panggilan telepon dari anak buahnya.


Franco sedang berbicara dengan anak buahnya, sedangkan Annabelle memilih beberapa barang kemauannya. "Heh.., aku kalap banget." Annabelle mengambil barang kemudian melihat barang belanjaannya. "Ternyata udah banyak banget." tanpa sadar wanita itu melihat barang belanjaannya.


dari tempat yang tidak jauh, terlihat Gabriel memakai topinya kemudian berjalan mendekati Annabelle. "Annabelle." panggil Gabriel yang langsung membekap mulut Annabelle dengan sapu tangan yang sudah di beri obat bius.


"Ekkhh." Annabelle langsung tidak sadarkan diri. wanita itu sudah menutup matanya akibat obat bius.


"Bawa dia." perintah Gabriel yang kemudian membawa Annabelle pergi dari tempat itu bersama dengan anak buahnya.


Gabriel membawa Annabelle, sedangkan Franco sedang menelfon salah satu anak buahnya bersama salah satu pengusaha. pria itu masih tidak sadarkan diri saat Isterinya sudah di bawa pergi oleh Gabriel. sosok pria berpakaian kaos hitam itu sudah berhasil membawa Annabelle pergi dari tempat itu. "Hem.. kamu akan kehilangan isterimu." ucap Gabriel yang kemudian pergi dari pusat perbelanjaan. begitu mulus rencana Gabriel untuk menculik Annabelle dari Franco.


Sekitar beberapa menit kemudian Franco baru kembali ke tempat sang isteri, pria itu mencari keberadaan Isterinya di toko perlengkapan bayi. "Di mana isteriku?" Franco menatap tempat itu, di beberapa tempat di toko perlengkapan bayi.. Franco terus mencari sang isteri. "Nona." panggil Franco.


"Ya, tuan."


"Nona, apakah kamu melihat isteriku?" binggung Franco.


"Tidak, tuan. memangnya isteri anda yang mana?" tanya Annabelle. salah satu pelayan toko mencoba mencari wanita yang di katakan oleh pria yang bersamanya.

__ADS_1


"Wanita yang tadi, wanita hamil yang berbelanja banyak itu." Franco semakin kebingungan.


"Oh wanita yang itu ya, tuan. sepertinya istri anda tadi pingsan dan ada seseorang yang menolongnya." jawab pekerja toko.


"Tolong antar aku ke tempat keamanan, Aku ingin melihat CCTV toko ini. jika tidak aku akan menuntut toko ini karena tidak mempunyai keamanan sama sekali." Beberapa kata yang diucapkan oleh Franco membuat pekerja toko itu langsung kebingungan. dia mencari manajer tokonya, memberitahu apa yang terjadi dengan pria yang bersamanya itu.


"Baiklah kalau begitu, Tuan. Mari kita pergi ke ruang CCTV tempat ini.'' manajer toko itu mengajak Franco untuk melihat CCTV di tempat itu. saat melihat rekaman CCTV itu.. Betapa terkejutnya Franco saat melihat seseorang mendekati istrinya tak berselang lama beberapa orang kemudian datang kembali membawa sang istri pergi dari tempat itu. raut wajah Franco langsung kebingungan, salah satu tangannya mengambil ponsel untuk memberitahu beberapa anak buahnya untuk mencari keberadaan sang istri.


Sopir pribadi yang ada di luar tempat itu diminta oleh Franco untuk mencari sang istri di luar pusat perbelanjaan, karena kejadian itu masih sekitar 10 sampai 15 menit yang lalu. "Terima kasih, Tuan. terima kasih atas bantuannya." Franco yang kemudian pergi


Salah satu pekerja toko diminta untuk mengantar barang-barang belanjaan sang istri ke alamat yang diminta oleh pria itu, Sedangkan Franco sendiri pergi bersama sopir pribadinya untuk mencari keberadaan sang istri. pria itu juga meminta pihak kepolisian untuk mencari keberadaan istrinya.


Franco dan sopir pribadinya berkeliling di sekitaran jalan dekat pusat perbelanjaan. "Kita akan sulit mencari keberadaan nyonya Annabelle, kita tidak tahu plat mobil itu, tuan." ucap sopir pribadinya.


"Hahaha..., Lihat saja pasti pria itu sedang kebingungan sama sepertiku yang dulu kebingungan mencari keberadaan Annabelle. Sekarang kita akan lihat bagaimana dia kebingungan mencari istrinya?" terlihat Gabriel tersenyum saat membayangkan Franco kebingungan mencari sang istri. tubuh yang tinggi tegap itu menatap seorang wanita yang masih terlelap di atas ranjang. perut buncitnya dengan semua yang dipakai oleh Annabelle membuat Gabriel semakin terpesona. "Anggap saja ini imbal balik, dulu kamu membantuku sekarang aku akan membantumu menjaga istrimu. itu akan impas seperti apa yang kamu lakukan dulu." senyum jahat ditunjukkan oleh Gabriel. pemikirannya sudah dipenuhi balas dendam dan cara untuk menghancurkan Franco bagaimanapun caranya. perlahan-lahan Gabriel mengambil segelas minuman beralkohol, pria itu meminumnya sembari menatap wajah Annabelle yang masih terlelap. "Aku begitu mencintaimu, Aku benar-benar sangat mencintaimu. Tapi semua cinta yang aku berikan itu ternyata sudah kau khianati, Apakah tidak cukup bagimu dengan cintaku? Apakah aku masih kurang kaya dari Franco? Mengapa kamu tidak bisa melupakannya?" Gabriel meminum minuman beralkohol.


Pikiran Franco terbang melayang entah ke mana, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan. semua yang terjadi sangat Sama persis dengan yang terjadi kepada Gabriel. "Kenapa kejadian ini sama dengan kejadian yang terjadi kepada Gabriel dulu? apakah mungkin pria itu yang menculik Annabelle? Jika benar dia menculiknya Lalu ke mana dia membawanya?" beribu pertanyaan muncul di benak Franco. pria itu mencari keberadaan Annabelle di beberapa tempat yang mungkin menjadi tempat persembunyian sepupunya itu.


Anak buah Franco mencari keberadaan Annabelle ke beberapa tempat yang sudah pernah didatangi oleh pria itu. "Bagaimana ini, bagaimana caranya aku mendapatkan keberadaan istriku." perlahan-lahan Franco mulai frustasi. pria itu mencoba mencari keberadaan istrinya bahkan berusaha mencari tempat yang mungkin sekarang didatangi oleh Franco.


waktu mulai berjalan, beberapa jam Franco masih belum menemukan keberadaan istrinya. Franco meminta anak buahnya untuk mencari keberadaan wanita yang begitu dia cintai itu. namun tetap saja masih sama Franco begitu frustasi, pria itu duduk di salah satu kursi yang biasa diduduki oleh istrinya. kedua bola matanya sedikit tertutup membayangkan wajah istrinya yang perlahan-lahan mulai menjauh. "Kamu tidak boleh meninggalkanku!!" teriak Franco dengan tiba-tiba. rasa takut itu sudah memenuhi pikiran pria itu. rasa takut itu sudah membuatnya tidak mampu berpikir dengan begitu baik tiba-tiba saja. pria itu mulai mengingat sebuah tempat yang mungkin didatangi oleh sepupunya. sudah satu hari Annabelle belum ditemukan.

__ADS_1


"Tuan." Panggil salah satu anak buah cepat kerahkan seluruh anak buah kita.


"Hubungi polisi dan katakan kemungkinan Gabriel berada di tempat yang mungkin didatangi olehnya." perintah Franco.


Dalam hati Franco pria itu berharap semuanya akan baik-baik saja, dia berharap dia akan segera menemukan istrinya, menemukan wanita yang begitu dia cintai. "Aku tidak boleh menyerah, Aku harus mendapatkan keberadaan istriku bagaimanapun caranya. aku yakin kalau Franco ada di sana, tidak mungkin dia pergi dari tempat itu karena dia tidak mempunyai persembunyian lagi." dengan segera Franco meminta sopir pribadinya untuk mengantarkannya ke sebuah tempat yang diketahui oleh sopirnya. pria itu juga berharap menemukan sang istri, Franco tidak akan pernah putus asa.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love

__ADS_1


- AIR MATA DAN PEMBALASAN


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO


__ADS_2