
Sudah beberapa hari ini Gabriel masih belum sadar, Franco memutuskan untuk membawa Gabriel ke Amerika. pria itu juga memboyong Annabelle ke sana mencari pengobatan untuk Gabriel agar dia cepat sembuh.
Di perusahaan milik David pria itu mendapatkan kabar Kalau Annabelle pergi ke Amerika untuk membantu Gabriel yang sedang sakit.
"Kenapa kalian tidak memberitahu aku lebih awal?" tanya David.
"Kami kira kondisi Tuan Gabriel tidak separah itu, Tuan. tapi ketika kami mendapat kabar dari salah satu anak buah kami.. kami juga terkejut, katanya Tuan Gabriel dibawa ke rumah sakit yang ada di Amerika. Karena kondisinya semakin menurun." jawab anak buah David.
"Oh ya, tolong kalian pastikan wanita itu tidak mengganggu beberapa pekerjaan yang sudah aku lakukan!" perintah David.
"Kenapa tuan tidak ingin bersama Nyonya Lucia kembali? sekarang wanita itu sedang mengandung, tuan. kedua bola mata David mulai terpejam, pria itu menatap anak buahnya dengan tatapan mata yang begitu tidak menyenangkan. kamu tahu Wanita itu sudah menghianatiku, Wanita itu sudah menganggapku seperti sampah. kenapa aku harus mau bersamanya? kenapa aku harus mau hidup dengannya? dia sudah menghianatiku, Dia menghianatiku berulang kali tapi aku tidak mengetahuinya, pasti dia sekarang menertawakanku karena aku bodoh. pasti dia sekarang menertawakan aku karena dia sudah menginjak-injak harga diriku."
Sekarang Lucia mengandung entah bayi siapa yang ada di kandungannya itu, entah itu bayi Josep David atau pria yang lain.
"Bagaimana jika tiba-tiba Nyonya Lucia mengatakan kalau bayi yang ada di kandungannya itu bayi Anda, tuan?" tanya anak buah David.
Karena yang tersebar di berita-berita kalau bayi yang ada di kandungan Lucia adalah bayi David.
"Aku tidak akan percaya kalau bayi yang ada di kandungan wanita itu adalah bayiku, Sudah berapa pria yang sudah menidurinya. Sudah berapa pria yang merasakan tubuhnya,;kalau sekarang dia mengandung kenapa aku yang harus bertanggung jawab. dia tidur Bersama siapa saja dan dia melayani siapa saja aku 5ak tahu. aku hanyalah pria bodoh yang sudah dia tipu selama ini, aku hanyalah pria bodoh yang mau dia bohongi dengan alasan cinta."
Amarah dan cinta menjadi satu dendam yang sudah membakar tidak akan bisa padam secepat itu. David memutuskan untuk menjebloskan Lucia ke penjara dalam kondisi mengandung, di dalam penjara wanita itu selalu mengatakan kalau bayi yang ada di kandungannya adalah bayi David. Dia tidak pernah mengatakan kalau bayi yang ada di kandungannya itu bayi Josep atau bayi siapapun. padahal sudah beberapa minggu David tidak pernah menyentuh wanita itu setelah mereka bertengkar.
Penjara wanita menjadi tempat bernaung bagi Lucia untuk saat ini. "Dasar wanita murahan tidak tahu diri, kamu mengatakan kalau bayi yang ada di kandunganmu itu bayi Tuan David. lalu Kenapa pria yang kamu maksud itu tidak pernah kemari?" para napi wanita yang ada di lapas terus-menerus menghina Lucia.
"Jaga mulut kalian ya, jika kalian tidak bisa menjaga mulut kalian dengan baik apa kalian mau jika mulut kalian itu tiba-tiba aku sobek!" seru Lucia.
"Jangan berteriak seperti itu, jika kamu berteriak di dalam tempat ini.. Maka jangan salahkan aku jika aku akan menamparmu!!" salah satu napi wanita terus memperingatkan Lucia.
Dengan begitu sombong dan arogan Lucia tidak mau mendengarkan kata-kata wanita itu, dia terus memprovokasi para napi wanita hingga membuat para napi itu mulai kehilangan kesabaran mereka. "Dasar wanita murahan tidak tahu diri, kamu ingin kami hajar ramai-ramai ya!!" teriak salah satu napi yang langsung mendekati Lucia.
__ADS_1
PLAKK!!
PLAKK!!
Beberapa tamparan langsung diberikan oleh pimpinan napi wanita tempat Lusia berada, beberapa tamparan yang begitu keras hingga membuat wajah Lusia benar-benar membengkak. "Coba katakan lagi kata-katamu itu, aku ingin lihat seberapa hebat kamu mengatakannya!!" teriak pimpinan napi wanita.
"Dasar murahan! kalian murahan!!" Lucia semakin menjadi.
Salah satu tangan napi wanita terangkat kembali, wanita yang berumur sekitar 40 tahun itu menghajar Lucia habis-habisan.
"Apa yang kalian lakukan!!" seru sipir penjara yang mendengar suara teriakan yang ada di salah satu sel penjara.
"Apa yang kalian lakukan?!" seru sipir penjara yang melihat salah satu napi wanita yang menghajar habis-habisan wajah Lucia.
"Salah kan dia karena dia berani menghina kami,"jawab pimpinan narapidana wanita yang kemudian pergi dari tempat itu.
wajah yang bonyok, lebam, merah menyala sedikit darah yang keluar. bahkan salah satu mata Lucia juga sudah bengkak.
Beberapa napi tersenyum mengejek ke arah Lucia, wanita yang dimasukkan ke penjara beberapa minggu lalu itu selalu saja membuat keributan keributan yang tidak akan pernah membuat teman-temannya memberi tempat bagi Lucia. kalian kira aku akan butuh dengan kalian!!" seru Lucia sembari meludah.
"Kalian itu wanita-wanita tidak berpendidikan!" lanjut lucia dengan kata-kata yang begitu angkuh.
"Lihat saja nanti aku akan memberikanmu pelajaran lagi, Aku ingin lihat kamu masih bisa bertahan atau tidak? jika kamu masih bisa bertahan maka kamu adalah wanita kuat? jika kamu tidak bisa bertahan.. Anggap saja kalau hari ini aku akan membuatmu menjadi makanan ikan piranha yang ada di salah satu ruang lapas." jawab pimpinan narapidana wanita yang kemudian pergi dari tempatnya.
sipir wanita menatap Lucia kemudian mendorong dahi Lusia dengan tongkatnya. "Kamu ini benar-benar wanita tidak tahu diri, kamu terus menerus membuat masalah. kamu tidak takut jika kamu mati di tempat ini." Lusia tersenyum mengejek menatap sipir lapas penjara.
"Kamu kira aku takut mati? kalau aku takut mati Aku tidak akan ada di sini, lagi pula mereka itu siapa? Mereka hanyalah wanita-wanita tidak tahu diri yang menganggap diri mereka itu luar biasa." Lucia terus mengejek orang-orang yang ada di lapas.
"Aku tidak akan membantumu lagi saat kamu dihajar oleh para wanita itu, aku berharap kamu mati di tangan mereka." sipir penjara yang langsung meninggalkan Lucia.
__ADS_1
Tak ada satupun orang yang ada di sel penjara, Lucia meringis.. merintih kesakitan sendiri tanpa ada yang mau menolongnya sama sekali. biasanya hidupnya berkeliling harta, Bahkan dia selalu berbelanja barang-barang branded dengan nominal ratusan juta.
"Dasar wanita bodoh, di sini Kamu itu cuma wanita bodoh. jangan berani-berani mengganggu kita." beberapa napi yang ada di sel terus menghina Lucia. Bahkan mereka ingin sekali mencakar wajah Lusia. wanita yang selalu membuat mereka begitu kesal.
"Pergi sana, jangan mendekatiku dasar kalian ini wanita rendahan! kalian itu semuanya adalah orang-orang rendahan!!" Lucia berteriak dengan sangat keras. otot-otot yang ada di tubuhnya nampak keluar semuanya.
"Diam!!" teriak sipir wanita.
"Kenapa aku harus diam!? Memangnya aku tidak boleh mengatakannya?" Lucia semakin membuat sipir wanita ingin memberikan hadiah yang tidak ternilai untuk wanita itu.
Salah satu tangan sipir wanita langsung mencengkram wajah Lucia. "Dasar wanita tidak tahu diri, Seharusnya kamu itu pantas mati. kenapa kamu malah berada di sini." cengkraman tangan sipir wanita semakin kuat hingga membuat pipi Lusia dipenuhi dengan bekas kuku sipir wanita.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
__ADS_1
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO