AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
AMERIKA


__ADS_3

Gabriel sudah berada di Amerika untuk mendapatkan pengobatan, perlahan-lahan kondisinya sudah mulai membaik. beberapa hari setelah operasi akhirnya kondisi Gabriel sudah stabil 3 hari setelah operasi pria itu sudah Siuman.


"Sayang." Panggil Gabriel. Pria itu bersikap begitu manja, begitu kekanakan seolah Dia sudah terbiasa memanggil Annabelle dengan panggilan itu.


"Ada apa? apa ada sesuatu?" tanya Annabelle.


Gabriel tersenyum kemudian membuka mulutnya. "Aku lapar."


Dengan segera Annabelle mengambilkan makanan yang sudah diberikan dari salah satu restoran. seperti yang sudah dikatakan oleh para dokter ingatan mengenai masa lalu Gabriel memang banyak yang hilang, namun yang paling menyedihkan adalah Gabriel mengingat Annabelle sebagai kekasihnya, sebagai wanita yang dia cintai.


Franco setiap hari harus merasakan rasa sakit di hatinya, pria itu tidak akan menyangka kalau Gabriel memperlakukan Annabelle seperti itu setiap hari. melihat kemesraan Gabriel dan Annabelle Franco benar-benar merasa tidak tahan.


"Kenapa kamu terburu-buru ingin kembali ke Singapura, Franco?" tanya Gabriel.


Gabriel memang masih mengingat mengenai Franco sebagai saudaranya, di luar itu dia mulai melupakan jati dirinya. Yang dia ingat hanyalah Annabelle dan Annabelle semata.


Franco menahan gejolak yang ada di hatinya, dia berpura-pura tersenyum walaupun dalam hati begitu terluka. "Kamu tahu kan, aku harus mengurus beberapa bisnis Perusahaan kita. Aku di sini masih sekitar 2 minggu. kamu tahu kan mungkin aku tidak akan ke Singapura, Mungkin aku akan tinggal di Korea untuk melakukan penyembuhan total."


Tinggal Korea? itu artinya Gabriel akan membawa Annabelle menjauh dari Franco. tidak ada yang bisa dilakukan oleh Franco karena dia tidak ingin melukai hati saudaranya, memberikan beban yang terlalu berat itu akan membuat otak Gabriel mengalami goncangan yang hebat.


"Kamu tidak boleh seperti itu, Tuan Franco itu kan harus mengurus bisnisnya. kalau di kita sudah selesai dengan pengobatannya, Kita kan bisa tinggal di Singapura. Kenapa harus di Korea?" Annabelle mempertanyakan kepada Gabriel kenapa tinggal di tempat itu.


"Aku mempunyai kenangan yang indah di sana, Aku ingin tinggal di sana karena aku mempunyai rumah di negara itu." jawab Gabriel.


Annabelle hanya bisa menghela nafasnya sedikit kasar, tinggal di negara orang lain lagi berarti dia tidak akan bisa melihat Franco atau yang lain.


"Kenapa harus tinggal di Korea? Kenapa tidak tinggal di Amerika saja, kamu kan mempunyai beberapa bisnis di tempat ini, restoran dan beberapa rumah makan yang besar kan bisa Kamu urus, Gabriel."


"Aku tidak terlalu ingat, aku mempunyai usaha apa saja, Franco. aku tidak ingat beberapa memori lamaku." Gabriel sedikit sedih dengan semua kondisinya.


Annabelle mencoba untuk menenangkan pria itu, dia tidak ingin sesuatu terjadi padanya. "Kenapa harus seperti itu? kan ada aku, aku akan membantumu di sini daripada kita berpindah-pindah tempat. Kenapa tidak melakukan pengobatan di sini saja."


''Apakah kamu mau tinggal bersamaku? kita sudah bertunangan kan, aku akan menikahimu secepatnya. aku tidak ingin menunda semua ini." senyum bahagia ditunjukkan oleh Gabriel.

__ADS_1


Franco begitu sedih dengan kata-kata yang diucapkan oleh Gabriel, Dia merasakan sakit yang luar biasa ketika Gabriel mengatakan kalau dia akan menikahi Annabelle.


"Ya sudah.. kalau begitu kamu tinggal saja, di sini beberapa restoran yang kamu miliki kan sangat besar. apalagi kamu mempunyai beberapa motel yang ada di beberapa kawasan." Franco menenangkan Gabriel. pria itu sudah menganggap Gabriel sebagai saudara kandungnya, Walaupun dia hanyalah sepupu.


"Baiklah kalau begitu, aku akan tinggal di sini dan aku akan melakukan sesuatu. aku akan membesarkan beberapa usahaku." jawab Gabriel.


Mau tidak mau beberapa perusahaan Gabriel akan dipegang oleh Franco, karena pria itu tidak mengingat semuanya dipaksa untuk mengingat pun akan berbahaya bagi Gabriel. Annabelle berpamitan kepada Gabriel Untuk mengantarkan Franco.


"Annabelle." Panggil Gabriel.


"Ada apa?"


"Kamu jangan lama-lama ya, Aku tidak suka ditinggal sendirian di sini olehmu." ucap manja Gabriel.


"Iya, nanti aku akan segera kemari. aku akan membeli beberapa makanan ringan." Annabelle memberikan sentuhan yang begitu lembut di kepala Gabriel.


Franco merasakan sakit begitu sesak bahkan hatinya terasa hancur melihat pemandangan seperti ini setiap hari, sudah dua minggu lebih Franco dan Annabelle tinggal di Amerika. Annabelle dan Franco keluar dari ruangan Gabriel. mereka berjalan beriringan namun hati mereka seperti berada di tempat yang begitu jauh.


Franco menatap Annabelle kemudian menghentikan langkah kakinya. "Tolong jaga Gabriel ya, aku akan pulang ke Singapura terlebih dahulu. jika aku sudah mengurus beberapa urusanku Mungkin aku akan kembali lagi."


Gabriel ingin sekali memeluk Annabelle, mengatakan Aku begitu mencintaimu. bahkan pria itu ingin sekali menunjukkan perasaan yang dia miliki namun mungkin semuanya itu tidak akan terjadi seumur hidupnya. Gabriel akan menjadi kehidupan baru bagi Annabelle, Franco tidak ingin menghancurkan semuanya, pria itu akhirnya memilih untuk kembali ke Singapura.. memilih untuk berusaha melupakan Annabelle wanita yang ditakdirkan bertemu dengannya namun Franco malah menolaknya.


waktu mulai berjalan, Annabelle merawat Gabriel dengan begitu tulus. Gabriel selalu memanjakan Annabelle, wanita itu benar-benar memberikan sesuatu yang begitu istimewa di hati Gabriel. mungkin jika Gabriel mengingat kembali mengenai masa lalunya entah apa yang terjadi, pria itu tahu jika Franco juga mencintai Annabelle dalam diam.


Beberapa minggu kemudian Gabriel mulai melakukan rutinitasnya di beberapa restoran miliknya. restoran the Angel adalah restoran yang di miliki oleh keluarga Gabriel dahulu.


"Apa kamu capek, sayang?" Gabriel melihat Annabelle memeriksa beberapa pembukuan yang ada di restoran.


"Tidak juga, Kamu tahu kan bekerja membuatku benar-benar sangat bahagia." jawab Annabelle.


"Aku mau melihat salah satu hotel yang aku miliki, hotel keluarga milik almarhum kakek." Gabriel duduk di salah satu sofa yang ada di kantor restoran.


"Apa kamu ingin aku temani?" tanya manis Annabelle.

__ADS_1


"Tentu saja kamu harus menemaniku, Kalau kamu tidak menemaniku Bagaimana kalau aku diincar oleh kucing-kucing wanita." canda Gabriel.


Setelah mendengar jawaban itu akhirnya Annabelle membereskan barang-barang yang ada di mejanya, dia berdiri kemudian mendekati Gabriel. "Ayo kita berangkat."


*****


Memori senja dalam keheningan


berdiri menatap cermin sembari membayangkan wajah kekasih


sakit terasa bagai membunuh


jiwa menahan hati ketika bertemu namun tidak bisa bersama.


*****


di salah satu hotel yang dimiliki keluarga Gabriel dan Franco terlihat Gabriel begitu bersemangat, dia masih mengingat beberapa memori lama mengenai hotel yang selalu dia datangi bersama kakeknya. Di balik semua itu ada sebuah kejutan yang dipersiapkan oleh Gabriel untuk Annabelle, kejutan yang mungkin akan menyakiti Franco Jika dia mengetahuinya.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love

__ADS_1


- AIR MATA DAN PEMBALASAN


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO


__ADS_2