AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
MULAI PEMBALASAN


__ADS_3

KEESOKAN HARI


"Selamat pagi." Annabelle baru turun dari kamarnya dan menyapa David yang sedang makan berdua dengan Lucia.


"Ngapain kamu kemari?" tanya David.


"Apa maksudmu, sayang? Tentu saja aku ingin makan." jawab santai Annabelle.


"Melihat wajahmu selera makanku langsung hilang seketika." Lucia langsung membersihkan mulutnya dan berdiri hendak pergi dari ruang makan.


"Kenapa kamu mau pergi? apa kamu takut jika duduk berdampingan denganku?" Annabelle terus memprovokasi Lucia.


"Memangnya kenapa aku harus takut denganmu? Memangnya kamu siapa dan apa yang membuat aku takut padamu?" tanya Lucia yang kemudian duduk dan melanjutkan makan.


"Begitu dong..., wanita tidak tahu malu." ucap Annabelle dengan nada yang begitu lembut namun mencibir keras.


"Bisakah kamu tidak membuat masalah? Jika kamu membuat masalah lebih baik kamu pergi dari sini." David mulai terpancing dengan kata-kata yang diucapkan oleh Annabelle.


"Tenanglah, Sayang. kenapa kamu harus marah seperti itu, bersikaplah dengan bijaksana.. Kamu tahu kan Jika kamu tidak bersikap secara gentleman.. jantan dan bijaksana sebagai seorang pria, Apa kamu mau seluruh kekayaan yang kamu miliki ini akan dibagi denganku?" tanya Annabelle yang kemudian mengambil makanan.


"Kamu benar-benar wanita menjijikkan!" David menghina Annabelle.


"Tenang saja, Sayang. kata-kata itu tidak pantas untukku.. lebih baik kamu katakan kepada wanita yang ada di depanmu." Annabelle melihat Lucia.


"Dasar kamu wanita tidak tahu diri!!" bentak Lucia.


"Aku mau makan, Jadi tidak usah membuat suara yang begitu gaduh... tenanglah selingkuhan." perlahan-lahan dengan begitu cantik begitu mempesona Annabelle mulai makan makanan tersebut. terlihat sekali kalau wanita itu sudah menjadi wanita berkelas.


Beberapa menit kemudian mereka sudah selesai makan, 3 orang itu nampak saling menatap satu sama lain. Annabelle mengambil tisu dan mengelap mulutnya.


"Ada apa kamu melihatku seperti itu, Sayang? apakah kamu sudah terpesona denganku atau kamu mulai jatuh cinta padaku?" tanya Annabelle sembari mengedipkan salah satu matanya. terlihat sekali wanita itu seperti wanita penggoda.


"Dasar wanita murahan!!" seru Lucia.


"Oh no baby, kenapa kamu harus marah.. Bukankah dulu kamu juga seperti ini." ucap lembut Annabelle yang kemudian meminum segelas air putih.


"Kenapa kamu kembali dan apa rencanamu sekarang ini?" tanya David.

__ADS_1


"Kenapa kamu seperti itu, sayang. Seharusnya aku yang mengatakan hal itu, Apa rencana kalian sekarang? aku kan sudah kembali apakah kalian ingin melanjutkan rencana kalian? kalian ingin menikah atau bagaimana.. kalau kamu menikahi wanita itu.. dengarkan aku baik-baik David tersayang. kamu harus membagi royalti seluruh kekayaanmu 50% denganku, jika kamu tidak membaginya.. seluruh tuntutan yang aku berikan itu akan dengan mudah aku dapatkan. apalagi aku sudah menyewa salah satu pengacara terbaik yang ada di benua Eropa."


setelah mengatakan hal itu Annabelle meninggalkan Lucia dan David, dua orang itu benar-benar tidak akan menyangka kalau Annabelle kembali dengan semua pribadi yang begitu berbeda.


"Kenapa wanita itu sekarang benar-benar menyebalkan?!" seru Lucia.


"Tenanglah, Sayang. tenang..," David mencoba untuk menenangkan Lucia.


"Bagaimana bisa aku tenang, Sayang. wanita itu kata-katanya begitu tajam, dulu dia tidak akan bisa mengatakan apapun. tapi sekarang kenapa dia bisa melawan kita? bahkan mulutnya itu benar-benar sangat tajam seperti belati yang akan mengiris kita?!" seru Lucia dengan suara yang begitu keras.


setelah perdebatan di ruang makan Annabelle duduk di ruang tamu, sedangkan Lucia dan David mereka akan pergi ke perusahaan.


"Oh ya, sayang. nanti aku akan ke perusahaanmu, salah satu wartawan menelponku karena dia ingin mencari tahu mengenai kelanjutan hubungan rumah tangga kita." Annabelle berbicara tanpa melihat suaminya, wanita itu membaca Salah satu majalah.


"Aku tidak peduli, lakukan apa yang kamu inginkan. lagi pula aku tidak akan pernah mengakuimu sebagai istriku." David keluar dari rumah dengan kekesalan yang sangat luar biasa.


BRAKK!!!


"Kelihatannya dia sangat marah... bahkan menutup pintu dengan sangat keras. Dia kira pintu itu gelas apa dibanting akan pecah." dengan begitu santai Annabelle kembali membaca majalah itu.


Di setiap perjalanan menuju perusahaannya David dan Lucia begitu marah, pernikahannya kacau dan entah apa yang akan mereka hadapi ketika berada di perusahaan. tentu saja seluruh karyawan bahkan teman-teman bisnis mereka akan mencemooh pasangan selingkuh tersebut.


"Kenapa kamu harus mendengarkan mereka, biarkan saja mereka mencemooh kita, lagi pula aku tidak akan pernah menerima wanita itu." jawab David.


"Jika kamu tiba-tiba menceraikan dia sekarang, kamu akan kehilangan 50% kekayaanmu. jeri payahmu akan hilang tiba-tiba!!" bentak Lucia.


"Tenanglah, Sayang. aku akan mencari cara agar wanita itu tidak betah berada di rumah, aku akan membuat dia kembali menghilang." jawab David.


"Bagaimana caranya?" tanya Lucia.


"Tentu saja kita lakukan seperti yang dahulu, kita bermesraan di depannya kita melakukan semuanya di depannya. mungkin satu dua hari Dia bisa tahan tapi kalau setiap hari kan dia tidak akan pernah bisa menahan perasaannya." jawab David.


Lucia nampak tersenyum wanita itu langsung memeluk David dengan begitu erat sembari memberikan ciuman di pipi pria itu.


"Kamu benar-benar nakal..," ucap manja Lucia yang kemudian merangkul David dengan begitu erat.


"Kita tidak boleh kalah dengannya, dari luar mungkin dia bersikap begitu keras. Aku yakin dia itu masih sama seperti dahulu begitu lembek udah menangis, Bahkan dia adalah wanita lemah."

__ADS_1


"Kamu tahu David Sayang, aku tidak pernah mau menerima wanita itu, jadi lakukan segala cara untuk mengusir wanita itu." minta Lucia.


"Untuk saat ini kita hanya bisa bermain-main, kita buat wanita itu meninggalkanku dengan sendiri. jika hal itu sudah terjadi maka surat cerai akan datang dengan sendirinya." jawab David.


Mobil hitam melaju menuju perusahaan, beberapa karyawan yang ada di perusahaan tentu saja sudah membicarakan mengenai pernikahan David dan Lucia yang gagal total karena kehadiran Annabelle.


"Kalian tahu.. ternyata istri dari tuan David itu benar-benar sangat cantik. Dia elegan, anggun lembut bahkan dia lebih mempesona dari nyonya Lucia." ucap salah satu karyawan wanita.


"Kamu benar sekali, wanita itu memang wanita hebat. kalau dinilai dari angka satu sampai sepuluh dia adalah wanita yang sangat istimewa.. bahkan wanita sempurna." jawab karyawan yang lain.


Pembicaraan yang begitu trending topik itu membuat siapapun yang akan mendengar perkataan itu akan ikut campur dalam gosip tersebut.


Lucia dan David masuk ke dalam perusahaan, Mereka terlihat tersenyum begitu bahagia. sedikit perkataan dari para karyawan membuat mereka benar-benar harus menahan rasa sakit yang ada di hati mereka. apalagi begitu banyak karyawan yang mencibir Lucia sebagai wanita perusak rumah tangga orang lain.


"Lihatlah dia benar-benar tidak tahu diri, dia masih tetap bersama dengan Tuan David walaupun istrinya sudah kembali."


"Lihatlah.. dia wanita yang tidak tahu diri." cibir salah satu karyawan wanita.


"Apa yang kalian katakan?!" seru Lucia dengan sangat keras saat dia mendengar ejekan dari para karyawan wanita.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love


- AIR MATA DAN PEMBALASAN

__ADS_1


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO


__ADS_2