
Hari ini perusahaan melakukan inspeksi dadakan, Franco meminta beberapa orang kepercayaannya menemukan para pengkhianat perusahaan.
"Wahhh.., bakalan seru ni." ucap Annabelle.
"Ada apa, Yura?" tanya salah satu karyawan perusahaan.
"Hari ini akan ada pembersihan otomatis." jawab Annabelle.
"Maksudmu?" tanya salah satu karyawan wanita.
"Di perusahaan ada beberapa kebocoran informasi, Tuan Franco hari ini harus menemukan orang yang dia cari. maka dari itu hari ini akan ada pembersihan otomatis, Ya tentu saja kalau itu terjadi kita akan tahu siapa orang yang sudah menghianati perusahaan." jawab Yura.
Seketika raut wajah dari pekerja wanita itu langsung berubah.
"Ya sudah kalau begitu aku mau ke kantorku dulu." ucap si wanita.
"Iya." jawab Annabelle.
Akhirnya hari ini seluruh karyawan perusahaan akan mendapatkan beberapa pertanyaan bahkan juga akan digeledah. Annabelle hanya tersenyum saat orang-orang kepercayaan Franco terus berkeliling dari satu bagian ke bagian yang lain.
"Apa kamu yakin kita akan segera menemukan siapa orang yang sudah menghianati kamu?" tanya Annabelle.
"Hari ini aku harus menemukan orang yang sudah menghianatiku, berani sekali dia melakukan hal itu." jawab Franco.
Annabelle hanya menunjukkan senyumnya, tak berselang lama akhirnya wanita itu pergi ke tempat yang sudah diperintahkan oleh Franco. beberapa jam orang-orang yang diperintahkan Franco akhirnya menemukan beberapa kejanggalan, mereka mencari informasi mengenai siapapun yang sudah mengkhianati pria itu.
"Ternyata selama ini orang yang menghianati Tuan Franco itu orang kepercayaannya ya." ucap salah satu karyawan.
Dua jam yang lalu Annabelle habis keluar dari perusahaan sesuai perintah Franco, 2 jam kemudian ketika dia masuk ke dalam perusahaan beberapa karyawan berbicara mengenai sesuatu.
"Memangnya ada apa?" tanya Annabelle.
para karyawan melihat Annabelle dengan tatapan mata yang benar-benar tidak percaya.
"Kalian ini kenapa sih?' tanya Annabelle kembali.
"Kami tidak pernah mengira kalau kamu akan melakukan hal ini." jawab beberapa karyawan.
"Lakukan hal apa?" tanya Annabelle bingung.
"Nona Annabelle." Panggil beberapa pria suruhan Franco.
"Iya ada apa." jawab Annabelle.
"Nona Annabelle diminta untuk ke tempat Tuan Franco." jawab beberapa pria.
__ADS_1
Ketika berada di kantor Franco terlihat pria itu benar-benar sangat marah.
BRAKK!!
Meja kantor tiba-tiba digebrak oleh Franco dengan sangat keras.
"Beraninya kamu melakukan hal ini!!" seru Franco.
"Memangnya ada apa, Tuan. apa yang sudah saya lakukan?" tanya Annabelle.
"Kenapa kamu berani melakukan hal ini? kenapa aku menemukan semua berkas-berkas ini!" seru Franco. pria itu melempar beberapa lembar kertas kepada Annabelle.
Annabelle memungut satu persatu lembar kertas itu, Annabelle terkejut ketika dia melihat beberapa file perusahaan yang sudah diserahkan kepada salah satu perusahaan saingan.
"Apa ini?" tanya Annabelle.
"Kenapa kamu masih bertanya apa ini. Tentu saja aku yang harus bertanya kepadamu, Kenapa berkas-berkas ini ada di mejamu? Bukankah berkas-berkas ini Seharusnya berkas-berkas rahasia. yang aku tahu ini adalah beberapa laporan yang sudah dijual ke perusahaan saingan kita!" seru Marco.
"Lalu, kenapa ada di meja saya?" tanya Annabelle yang bingung.
Franco nampak tersenyum, sesaat kemudian dia membuka laptopnya kemudian tersenyum kepada Annabelle.
"Aku tidak pernah menyangka kalau kamu akan melakukan hal ini, Annabelle." ucap si pekerja wanita.
"Kamu.. Ternyata adalah penghianatnya kamu adalah penghianat yang sudah menjual informasi perusahaan kita." jawab pekerja wanita.
Dengan begitu bangganya pekerja wanita itu menuduh Annabelle, Bahkan dia melimpahkan seluruh kesalahannya kepada Annabelle.
"Dengar ya, kalau aku mau melakukan hal itu kenapa aku melakukan di depan tuanku? yang aku tahu aku kan berada satu ruangan dengan Tuan Franco. kalau aku melakukan kesalahan Kenapa aku tidak keluar dulu?" tanya Annabelle.
"Tentu saja pasti kamu melakukannya di rumah, karena beberapa bekas itu kamu bawa ke rumah kamu gandakan kemudian kamu jual kepada musuh kan?" tanya pekerja wanita.
"Kenapa kamu harus seperti itu? kemarin lihat dahulu dan lihatlah apa yang ada di laptopku ini." pinta Franco.
pekerja wanita kemudian maju, dia begitu tenang bahkan dia tidak akan pernah mengira hari ini akan terjadi.
Di rekaman CCTV terlihat sebuah adegan yang benar-benar sudah di rancang oleh Franco, dia harus menjebak orang yang sudah menghianatinya.
"Kenapa kamu harus bilang kalau Annabelle yang menghianatiku? lalu Siapa ini? Siapa wanita yang masuk ke kantor Annabelle.. maksudku kantorku?" tanya Franco.
Terlihat jelas direkaman CCTV itu kalau pekerja wanita masuk ke kantor Franco dan memasukkan beberapa berkas kemeja kantor Annabelle. semua dia lakukan bahkan wanita itu tersenyum dengan semua rencananya.
"Kamu kira aku tidak akan tahu semua yang kamu lakukan? dengarkan aku baik-baik, sepandai-pandainya kamu membohongiku aku akan tahu juga. kamu berharap aku percaya padamu, Maaf ya aku tidak akan percaya kepadamu karena wanita sepertimu itu tidak pantas untuk dipercaya. aku sudah memberimu kepercayaan. kamu menghianatiku maka jangan salahkan aku jika aku memasukkanmu ke penjara." Franco nampak tersenyum kemudian mendekati wanita itu.
"Ampun, Tuan. ampun.. ampun.. aku tidak melakukannya. Saya pasti dijebak." pekerja wanita terus bersilat lidah.
__ADS_1
"Jika kamu dijebak lalu ini apa ini? apa?" tanya Franco.
"Aku dan Tuan Franco sudah mencurigaimu sejak lama, beberapa laporan rekening yang masuk ke tempatmu Bahkan kamu juga bisa membeli beberapa hunian mewah beberapa waktu yang lalu." jawab Annabelle.
"Itu semua dari hasil kerja saya di perusahaan ini, Saya mengabdi di sini sudah cukup lama. saya menabung.. Saya berusaha keras untuk mendapatkan itu." jawab pekerja wanita.
"Jika itu hasil tabunganmu Lalu kenapa aliran dana yang masuk itu dari perusahaan x, yang aku tahu perusahaan itu adalah perusahaan yang sudah mencuri semua informasi dari perusahaanku. lalu apa yang ingin kamu katakan?" tanya Franco dengan raut wajah yang begitu menakutkan pekerja wanita itu.
Akhirnya pekerjaan wanita tidak bisa mengatakan apapun, Semua yang dia lakukan akhirnya terbongkar juga.
"Ampuni saya, tuan. ampuni.. saya saya tidak bermaksud melakukan hal itu, saya hanya terjebak.. saya terjebak. Saya tidak mungkin mengkhianati Tuanku." ucap si wanita.
"Memang kamu itu orang kepercayaanku dulu, kamu sekretarisku dulu, Aku selalu percaya dengan semua yang kamu lakukan. tapi sayangnya sekarang kamu itu adalah seorang penghianat. orang yang sudah menghianatiku dengan semua kebusukanmu, ternyata selama ini aku salah telah mempercayaimu." ucap Franco.
"Jangan salahkan saya, tuan. salahkan wanita itu, dia sudah merebut semuanya dari saya. posisi saya, perhatian Tuan bahkan semuanya yang sudah saya miliki." jawab pekerja wanita.
"Apa maksudmu?" tanya Franco.
"Dulu Tuan hanya percaya pada saya, Saya begitu bangga.. saya selalu bersama Tuan kemana-mana, namun setelah kedatangan wanita ini Tuan sudah melupakanku, mencampakkanku bahkan tuan tidak membutuhkanku lagi." jawab pekerja wanita.
Franco nampak tersenyum, pria itu menatap pekerja wanita dengan tatapan mata yang benar-benar murka.
"Jangan bilang kamu memiliki perasaan kepadaku jangan bilang kamu cemburu kepada Annabelle?" tanya Franco.
Pekerja wanita nampak tersenyum kepada Franco, memang selama ini saya mencintai tuan. saya benar-benar tulus mencintai Tuan selama ini, Saya bangga.. Saya bahagia Ketika tuan selalu bersama saya, tapi setelah kedatangan wanita ini semuanya sudah berubah. tuan tidak pernah melihat saya tuan tidak pernah menganggap saya." jawab si wanita.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
__ADS_1