AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
AIR MATA DAN PEMBALASAN


__ADS_3

"Tuan, ayo kita pulang." Joseph Mengapa tubuh David keluar dari mobil, pria itu membawa bosnya masuk ke dalam rumah.


Annabelle yang baru pulang dari tempat Franco terlihat wanita itu menatap David yang sudah mabuk berat. "Ada apa Josep?" tanya Annabelle.


"Nyonya.. Ini Nyonya, tuan mabuk." jawab Joseph.


"Apa setiap hari dia seperti itu, Joseph?" tanya Annabelle.


Josep tidak menjawab, Dia membawa David masuk ke dalam rumah.


"Biar aku bantu membawa dia masuk, dia ini dari dulu sampai sekarang benar-benar tidak berubah." Annabelle menatap pria yang sudah menikahinya itu dengan tatapan mata yang jijik.


"Taruh di ruang tengah saja, Joseph." ucap Annabelle yang kemudian berjalan ke dapur.


"Saya pulang dulu, Nyonya." pamit Joseph.


"Terima kasih." jawab Annabelle.


Lucia menatap David yang sudah mabuk dan dibantu oleh Annabelle, seketika wanita itu langsung terburu-buru mendekati David.


"Jangan berani-berani menyentuh kekasihku ya!" seru Lucia.


Annabelle seketika mengangkat kedua tangannya yang hendak mengusap wajah David dengan air.


"Aku yakin kamu mau melakukan sesuatu padanya kan? kamu pasti mau menggodanya kan?!" bentak Lusia.


"Kenapa aku harus melakukan hal itu dan ngapain juga aku harus melakukannya?" jawab Annabelle.


"Kamu itu wanita licik yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan perhatian dari David." ejek Lucia.


Salah satu tangan David tiba-tiba meraih tangan Annabelle.


"Kamu mau ke mana, Sayang." ucap David yang sedikit tidak sadarkan diri.


Annabelle menghentikan langkah kakinya, karena salah satu tangannya ditarik David.


"Kamu ini kenapa sih Sayang! ini aku! ini aku kekasihmu!!" Lucia yang kemudian menghempaskan tangan Annabelle.


"Tidak, kamu ini bukan kekasihku! kamu ini bukan sayangku!" jawab David yang kemudian mendorong tubuh Lucia dan meraih tubuh Annabelle.


GREPP..


David memeluk Annabelle dengan begitu erat.


"Aku.. aku mencintaimu..," ucap David.


Tubuh yang sedikit sempoyongan, mulut bau minuman keras.


"Lebih baik kamu kembali ke kamarmu, David. lebih baik kamu beristirahat." Annabelle yang kemudian melepaskan pelukan David.


"Tidak.. aku tidak mau beristirahat, aku ingin di sini bersamamu." jawab David.


Lucia benar-benar sangat marah, seketika wanita itu menarik Annabelle dengan sangat kasar.


PLAKK!!!


satu tamparan melekat di pipi Annabelle, David yang melihat Lucia menampar Annabelle.. seketika pria itu sangat marah, dia menatap Lucia dengan tatapan mata yang benar-benar ingin membunuh kekasihnya itu.

__ADS_1


"Aku sudah bilang Kan kamu jangan pernah mengganggu isteriku!" seru David.


"Apa maksudmu, David?! Kenapa kamu mengatakan hal itu!!" teriak Lucia yang kembali ingin menampar Annabelle.


PLAKK!!


PLAKK!!


2 tamparan didapatkan oleh Lucia dari David, wanita itu tidak mengira kalau dia malah mendapatkan tamparan dari Annabelle.


"Beraninya kamu mengatakan hal itu padaku! beraninya kamu menamparku, David!!" seru Lucia.


"Kenapa aku tidak boleh menamparmu?! kenapa aku tidak boleh melakukan hal itu?!" seru David.


"Wanita ini adalah wanita murahan! wanita ini.. wanita pelacurr!!" seru Lucia.


PLAKK!!


PLAKK!!


David kembali menampar Lucia.


"Ini semua gara-gara wanita sialan ini!" seru Lucia yang hendak menarik rambut Annabelle.


Annabelle nampak tersenyum melihat hal itu, seketika wanita itu mulai melakukan drama yang begitu luar biasa. Annabelle mencoba untuk mendekatkan dirinya agar Lucia bisa menyakitinya. salah satu tangan Lucia meraih rambut Annabelle, David yang melihat hal itu seketika pria itu langsung mendorong tubuh Lucia dengan sangat kasar.


"Lepaskan dia!" seru David.


BRUKK!!


Lucia tersungkur di lantai, wanita itu benar-benar tidak akan pernah memikirkan Kalau hari ini akan terjadi. David mendorong dirinya dengan begitu kasar, bahkan perlakuan David benar-benar begitu di luar pemikirannya.


"Seharusnya kamu tidak mengatakan sesuatu yang tidak pantas kamu katakan! Dia bukanlah wanita murahan! dia bukan wanita pelacur, dia istriku... kamulah yang wanita pelacur!!" teriak David dengan sangat keras.


pria itu menatap Annabelle dengan tatapan mata yang begitu kasihan, David mengusap wajah Annabelle.


"Kamu tidak apa-apa?" tanya David.


"Aku tidak apa-apa, lebih baik kamu istirahat saja. bahwa kekasihmu itu..," ucap Annabelle.


"Aku tidak peduli padanya, dia mau apapun aku tidak peduli." jawab David.


Annabelle nampak tersenyum ketika David lebih memperhatikan dirinya daripada Lucia, kejadian itu sama persis beberapa tahun yang lalu ketika Annabelle hendak menampar Lucia namun David melerainya. bahkan mendorong tubuh Annabelle dengan sangat kasar. Sekarang semuanya terbalik.


"Dasar wanita murahan!!" teriak Lucia marah.


Annabelle tidak menghiraukan wanita itu, dia langsung pergi meninggalkan David dan Lucia yang sedang bertengkar.


"Air mata dan pembalasan, sekarang aku akan melihat air matamu berlinang, Lucia. aku akan melihatmu merasakan kesakitan yang telah kamu lakukan dulu. sekarang kita lihat Apa yang akan terjadi padamu, aku akan memastikan kalau kamu akan lebih hancur daripada aku." Annabelle yang kemudian masuk ke dalam kamarnya.


"Kenapa kamu melakukan hal ini, David. Kenapa?!" seru Lucia.


"Jangan pernah berteriak di depanku, Aku tidak suka." jawab David yang kemudian meninggalkan Lucia yang masih terduduk di lantai.


"Aaaaa!!!!" teriak Lucia.


"Hem...," Annabelle tersenyum dalam hati. wanita itu tertawa ketika berada di kamarnya.

__ADS_1


"Hahaha.. semakin menarik." ucap Annabelle yang kemudian langsung beristirahat di atas ranjang. dia benar-benar merasa bahagia hari ini, bukan bahagia karena mendapatkan perhatian dari David melainkan bahagia karena semua kesakitan yang dia rasakan kini juga dirasakan oleh Lucia.


Keesokan hari Annabelle sudah berada di dapur, dia memasak untuk bekal makanan ke kantor. David nampak berjalan sedikit sempoyongan, Dia berjalan menuju dapur. ada sedikit memori tadi malam yang masih dia ingat.


"Apa kemarin malam aku benar-benar melakukan hal itu?" guman David dalam hati yang sedang menatap Annabelle yang berada di dapur.


DEG..


DEG..


tiba-tiba saja jantung David berdebar begitu kencang, sosok wanita yang dia nikahi. gadis muda yang dia nikahi ketika berusia 18 tahun namun kemudian semuanya kini seperti bayangan yang sudah menghilang.


"Kamu lagi ngapain di sana?" tanya Annabelle yang melihat David berdiri agak jauh darinya.


"Eh.. tidak tidak ada apa-apa kok." jawab David.


"Apakah kamu ingin minum sesuatu? Kamu mau aku buatkan susu hangat?" tanya Annabelle.


David menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian pria itu langsung duduk di salah satu kursi yang ada di dapur.


"Kamu mau makan sesuatu?" tanya Annabelle.


David kembali terdiam, seharusnya Lucia juga bisa bersikap seperti Annabelle, bersikap selayaknya wanita yang mempunyai perhatian dengannya, bukan hanya meminta uang dan meminta uang saja.


"Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Annabelle.


"Tidak ada, cuma sedang memikirkan perusahaan saja." jawab David yang berbohong.


Annabelle memberikan segelas susu hangat kemudian memberikan sepiring nasi yang sudah diberi lauk pauk.


"Makanlah dulu." ucap Annabelle.


David tidak akan pernah mengira Kalau hari ini benar-benar akan datang, hari di mana dia merasa bersalah kepada Annabelle. dia sudah membuat istrinya begitu menderita bahkan istrinya harus pergi dari rumah karena semua penderitaannya.


"Apa kamu sudah sembuh total?" tanya Annabelle.


David menganggukkan kepalanya, senyum nampak tersirat di wajah pria itu.


Sesaat kemudian ponsel Annabelle sudah berdering, wanita itu melihat pesan yang dikirim oleh Franco. "Ya sudah kalau begitu aku berangkat dulu, Oh ya kalau kamu butuh sesuatu bilang saja sama pembantu." ucap Annabelle yang kemudian pergi.


"Aku akan mengantarmu, sekalian aku ada janji di sekitar perusahaanmu." ucap David.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love

__ADS_1


- AIR MATA DAN PEMBALASAN


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO


__ADS_2