AIR MATA DAN PEMBALASAN

AIR MATA DAN PEMBALASAN
JEBAKAN UNTUK GABRIEL DAN FRANCO


__ADS_3

"Tutup mulutmu, kami bukanlah orang seperti itu!" seru Gabriel.


Annabelle kebingungan.


"Cepat berikan barang itu. jika tidak.. aku bisa saja membuatmu masuk penjara lagi." ancam Franco.


"Hahaha.. kalian mengancamku? kalian kira kalian bisa melakukan hal itu?" ejek Joni.


"Kamu kira kami tidak bisa membuatmu masuk penjara?!" seru Gabriel.


Annabelle terlihat benar-benar kebingungan.


"Kalian datang kemari membawa wanita sebagai apa? apa sebagai jaminan atau kalian ingin menyogok ku dengan wanita itu?" tanya Joni.


"Jaga mulutmu Joni, aku tahu beberapa hari ini kamu mengawasinya kan? kamu menyuruh anak buahmu untuk mengikuti wanita ini kan?!" seru Gabriel


"Kenapa aku harus melakukan hal itu? Kamu kira aku tidak mempunyai pekerjaan." Joni mencibir Gabriel.


"Aku sangat tahu benar bagaimana kebusukan mu itu, Joni jadi katakan apa yang sebenarnya kamu inginkan? kenapa kamu terus-menerus berusaha untuk memprovokasi aku?!" seru Gabriel.


"Aku harus balas dendam kepada kalian, aku harus balas dendam atas apa yang telah kalian lakukan kepadaku." jawab Joni.


"Memangnya apa yang sudah kami lakukan? apa yang terjadi waktu itu bukanlah kesalahan kami! kami dijebak, kamu mengerti!!" seru Franco.


"Jika kalian dijebak, Lalu kenapa kalian bisa seperti itu? Kamu sudah membunuh istriku, Franco. dan kamu sudah menodai adikku, Gabriel! kalian berdua itu adalah pria-pria bejat! pria-pria brengsek yang tidak seharusnya hidup di dunia ini." jawab Joni.


"Kamu gila ya, kami tidak akan mungkin membunuh keluarga kami sendiri, Seharusnya kamu mencari tahu siapa yang sudah membunuh adik dan istrimu bukan malah menyalahkan kami."


"Bagaimana Aku tidak menyalahkan kalian, waktu kejadian itu kamu membawa pistol itu, bukan. kamu menembak kepala istriku dan Gabriel sudah menodai adikku hingga adikku menjadi gila sampai sekarang." jawab Joni.


Annabelle semakin kebingungan, Apa yang sebenarnya dimaksud oleh pria yang ada di depannya itu.


"Aku sudah bilang padamu, Joni. aku bukanlah orang seperti itu, Aku dan Gabriel bukan orang brengsek!" seru Franco.


"Aku akan membalas dendam kepada kalian, aku akan menghancurkan semua yang kalian miliki. siapapun yang dekat dengan kalian harus aku bunuh. termasuk kecelakaan yang sudah dialami oleh istrimu itu..," ucap Joni sembari menunjukkan senyum yang begitu mengejek kepada Franco.


"Apa maksudmu, Joni?!" teriak Franco dengan suara yang begitu keras.


"Yah.. akulah yang sudah menabrak istrimu sampai istrimu meninggal. akulah yang sudah mengambil nyawa istrimu, Oh.. bukan. akulah yang sudah membuat istrimu cacat selama ini, dan akulah yang sudah membuat anakmu ke alam baka." jawab Joni.


Franco tidak pernah mengira Kalau pria yang masih ada hubungan darah dengannya itu telah menghancurkan kebahagiaannya.


Annabelle juga benar-benar tidak akan pernah menyangka kalau pria yang dimaksud oleh Liliana waktu itu adalah Joni. pria yang sudah menabraknya kemudian melarikan diri.


"Jadi, dia adalah orang yang menabrak Liliana istri dari tuan." guman Anabelle dalam hati.


"Kamu brengsek, Joni. Kamu brengsek!!" seru Franco.


"Hahaha.., kenapa? kamu tidak pernah mengira ya kalau aku sudah membuat istrimu menderita, kamu tidak pernah menyangka ya kalau aku akan melakukan hal itu?" tanya Joni.


"Bedebah, kamu benar-benar orang brengsek, Joni!!" seru Franco yang kemudian mendekati Joni.

__ADS_1


Franco hendak menghajar Joni, pria itu benar-benar tidak bisa menahan amarahnya. seketika pria itu menghajar Joni secara membabi buta, Gabriel menghajar beberapa anak buah Joni.


"Aku tidak akan pernah memaafkanmu, Joni. Aku tidak akan pernah memaafkanmu, kamu telah membunuh Istriku. kamu telah merampas kebahagiaanku!!" teriak Franco yang menghajar Joni secara membabi buta.


BUGG..


BUGG..


Dua anak buah Joni dihajar oleh Gabriel, pria itu tidak akan melepaskan Joni bagaimanapun caranya.


"Cepat katakan di mana barang-barang itu?" tanya Gabriel.


"Kami tidak tahu, Tuan. kami tidak tahu." jawab anak buah Joni.


"Jika kalian tidak mengatakannya.. jangan salahkan aku jika aku akan memasukkan kalian ke penjara." ancam Gabriel.


"Kami tidak tahu, Tuan. kami tidak tahu di mana barang itu." jawab anak buah Joni.


"Sudah, lepaskan Gabriel. lebih baik kita bawa pria ini di tempat kita, kita akan meminta anak buah kita untuk mencari tahu mengenai masalah ini." jawab Franco.


"Masalah ini masalah lama, Franco. jika masalah ini di kuliti kembali.. bisa-bisa seluruh usaha kita hancur." jawab Gabriel.


"Lebih baik bisnis kita yang hancur daripada dia berusaha untuk menyakiti Annabelle." jawab Franco.


Seketika Gabriel menghentikan kedua tangannya yang menghajar anak buah Joni.


"Kita akan membawanya ke tempat kita saja, kita kurung mereka di gudang bawah tanah." ucap Gabriel.


"A-apa.. apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Annabelle dengan kedua tangan dan kaki yang gemetar.


"Tenanglah, Annabelle. Tenanglah, nanti kami akan jelaskan kepadamu." jawab Gabriel yang berusaha untuk menenangkan Annabelle.


Ketika mereka sedang berdebat dengan Joni di tempat lain ada seseorang yang mengunggah sebuah video pelecehan kepada dua wanita yang dilakukan oleh Gabriel dan Franco.


SATU JAM KEMUDIAN


TUT..


Gabriel menjawab panggilan telepon dari salah satu anak buahnya.


"Ada apa?" tanya Gabriel.


"Apa Tuan Gabriel dan Tuan Franco sudah melihat berita yang ada di beberapa media sosial!" tanya anak buah Gabriel.


"Belum, Memangnya ada apa?" tanya Gabriel.


"Gawat, Tuan. gawat, ini masalah beberapa tahun yang lalu." jawab anak buah Gabriel


"Maksudmu?" Gabriel yang terlihat masih sangat santai.


"Ada seseorang yang mengunggah video kejadian beberapa tahun yang lalu, Tuan." jawab anak buah Gabriel.

__ADS_1


"Maksudmu siapa?" tanya Gabriel.


"Saya tidak tahu, Tuan. kelihatannya ada seseorang yang memposting video itu di beberapa laman media sosial. beberapa media ternamaan juga membicarakan mengenai video itu, video yang beberapa tahun yang lalu sudah kita hapus." jawab anak buah Gabriel Itu tidak mungkin video itu sudah dihapus. Lalu kenapa bisa keluar lagi?" tanya Gabriel.


"Ada apa, Gabriel?" tanya Franco yang terlihat membawakan Annabelle minuman hangat.


"Baiklah kalau begitu, kamu selidiki masalah ini dulu." Franco yang kemudian mematikan ponselnya.


"Ada apa?" tanya Franco.


"Ini gawat, kita mempunyai masalah lagi." jawab Gabriel.


"Masalah apa?" tanya Franco.


"Video yang sudah kita hapus beberapa tahun yang lalu kini muncul lagi." jawab Gabriel.


"Maksudmu?" tanya Franco.


"Ada seseorang yang sengaja mengupload video beberapa tahun yang lalu, video seseorang yang mengatasnamakan kita." jawab Gabriel.


Franco langsung mengerti kemana arah pembicaraan sepupunya itu.


"Kita sudah menghapus video itu, bagaimana video itu muncul lagi?" tanya Franco yang mulai cemas.


"Aku tidak tahu, tapi yang jelas kita benar-benar dalam masalah." jawab Gabriel.


Franco membuka ponselnya, dia mulai menyelidiki apa yang dikatakan oleh Gabriel. jika video yang sudah dihapus itu kembali lagi ke publik itu.. artinya ada seseorang yang memang sengaja ingin menjebak mereka. kemungkinan besar kejadian beberapa tahun yang lalu itu adalah sebuah rekayasa untuk menjebak Franco dan Gabriel.


"Mengapa bisa seperti ini." ucap Franco.


Annabelle melihat beberapa adegan yang ada di video itu, memang video awal terlihat wajah Gabriel dan Franco. namun setelah itu hanya terlihat wajah yang mirip dengan dua pria itu.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love


- AIR MATA DAN PEMBALASAN


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

__ADS_1


__ADS_2