
"Nona Catherine." panggil Annabelle.
"Ya, nyonya." jawab Catherine.
"Tolong nanti kamu nanti persiapkan beberapa keperluan untuk pesta perusahaan."
"Baik, nyonya."
Franco dan Annabelle mengadakan pesta perusahaan hari ini, hari yang bertepatan dengan peringatan kematian dari ayah Franco. pesta yang diadakan dengan begitu meriah, beberapa undangan juga sudah disebarkan ke tempat para pengusaha. mungkin juga hari ini Gabriel akan datang ke tempat Franco, namun mereka berdua tidak akan takut ataupun merasa bersalah lagi. kebenaran yang sudah didapatkan oleh sepasang suami istri itu membuat Annabelle yakin kalau dirinya tidak harus merasa bersalah kepada Gabriel, beberapa pekerjaan di perusahaan diselesaikan oleh Annabelle dan Franco. mereka harus segera menyelesaikan beberapa pekerjaan terakhir agar mereka segera bisa pergi ke tempat pesta yang akan diadakan hari ini.
"Lebih baik kita pulang sekarang." Franco mendatangi sang isteri untuk mengajaknya segera pulang untuk mengambil pakaian mereka.
Annabelle tersenyum kemudian mengambil tasnya. "Ayo." dengan manja wanita itu langsung merangkul suaminya. seperti inilah kehidupan yang di inginkan oleh Annabelle dan Franco.
Gabriel juga sudah mendapatkan informasi mengenai Annabelle dan Franco, pria itu begitu marah, tadi pagi Gabriel sudah sampai di Singapore. pria itu ingin menemui dan melihat dua orang yang dia kenal dan dia anggap sebagai pengkhianat.
"Tuan." salah satu anak buah Gabriel mendatanginya.
"Jadi, informasi mengenai dua orang itu benar adanya?" tanya Gabriel. untuk saat ini Gabriel begitu marah ketika dia mendapatkan kabar Kalau Franco benar-benar sudah menikahi Annabelle. ternyata selama ini yang membawa Annabelle pergi adalah Franco, pria itu berharap kalau informasi yang dia dapatkan itu tidak benar. namun pesta yang diadakan hari ini bisa memastikan kalau dua orang itu sudah menikah bahkan Annabelle sekarang sudah memakai nama belakang Franco. kedua tangan Franco mengepal dengan begitu keras, dia tidak akan menyangka hari ini dia akan melihat kebenaran mengenai dua orang yang sudah menghianatinya. Mungkin dua orang itu tidak bermaksud menghianatinya, bisa dibilang kalau Gabriel lah yang menghianati Annabelle dan Franco. "Aku akan datang ke pesta perusahaan Franco. Aku ingin melihat dua orang yang sudah menghianatiku itu dengan begitu marah Gabriel sudah mempersiapkan semua yang akan dia lakukan wajah yang begitu dingin dengan semua pemikiran akibat cinta yang sudah dikhianati oleh Annabelle.
__ADS_1
David yang berada di tempatnya itu juga baru mendapatkan beberapa informasi mengenai Franco yang sudah menikahi Annabelle. sama seperti Gabriel, David juga sangat marah, dia tidak akan pernah mengira kalau Franco akan melakukan hal itu, "Ternyata dia juga pria brengsek." cibir David yang kemudian mengambil sebatang rokok.
Tidak ada yang pernah mengira kalau ternyata Franco adalah orang yang sudah menculik Annabelle, semua yang mempunyai pemikiran seperti itu tentu saja mereka memandang rendah Franco karena mengambil pengantin wanita dari acara pernikahan. namun mereka juga tidak tahu siapa yang salah dan siapa yang benar, waktu mulai berjalan malam sudah menjelang. Annabelle dan Gabriel sudah berada di pesta, mereka berdua terlihat begitu serasi, terlihat begitu sempurna dengan penampilan yang memang tidak glamor namun terlihat begitu menakjubkan dengan pakaian yang sudah mereka kenakan.
"Hari ini nyonya Annabelle benar-benar sangat cantik." salah satu tamu wanita memuji Annabelle yang memang terlihat cantik."
"Terima kasih, Nyonya. Terima kasih karena nyonya mau datang kemari, ini adalah pesta perusahaan yang setiap tahun diadakan. semoga saja perusahaan semakin besar berkembang dan semakin maju." kata Annabelle sembari mempersilahkan beberapa tamu untuk menikmati pesta hari ini.
"Sayang." Franco mendatangi sang istri yang sedang berbicara dengan para istri pengusaha yang lain. pria itu memakai taksido berwarna hitam dengan gaya yang begitu klasik dan sangat keren. "Nyonya." Franco menyapa para istri pengusaha.
"Tuan Franco benar-benar sangat tampan, sangat serasi bersanding dengan Nyonya Annabelle yang sangat cantik." salah satu istri pengusaha memuji Franco. wanita yang berusia sekitar 45 tahun itu adalah pengusaha wanita yang sangat hebat, namanya Keira. salah satu pengusaha wanita yang dekat dengan Annabelle, Wanita itu sangat tahu betul siapa Annabelle dan statusnya siapa sebelum menikah dengan Franco.
"Tentu saja kami harus datang, tuan Franco. karena istrimu ini sebentar lagi akan menjadi teman kita, dia akan menjadi pengusaha juga seperti kita. benarkan Annabelle?" Nyonya Keira menatap Annabelle. memang dia berharap Annabelle mau menjadi salah satu teman bisnisnya dan bekerja sama dengannya di bidang fashion.
"Nyonya Keira terlalu memuji saya, Anda tahu sendiri kan Nyonya. saya ini tidak pandai dalam hal berbisnis, jika saya bergabung dengan Nyonya apa Nyonya tidak takut jika saya malah membuat anda pusing." jawab Annabelle. dengan beberapa perkataan yang diucapkan Annabelle banyak istri pengusaha yang memang menyukai wanita itu dari cara berbicaranya, sopan santunnya bahkan Annabelle adalah wanita yang sangat pandai bergaul dengan para istri pengusaha.
Acara pesta itu di mulai dengan begitu meriah, beberapa acara sudah berjalan. di luar tempat itu.. tepatnya di depan pintu ruangan acara, Gabriel berdiri dengan semua rasa sakit yang ada di hatinya. kedua bola matanya menatap pesta yang diadakan dengan begitu meriah. Anggap saja hari ini adalah hari penyambutan Annabelle sebagai istri sah dari Franco. Langkah kaki Gabriel masuk ke tempat itu, dia menatap para tamu perusahaan yang masih dia kenal itu. "Aku tidak akan membiarkan pria itu bahagia di atas penderitaanku, berani sekali dia mengambil wanita yang aku cintai. dia tidak memikirkan Bagaimana rasa sakit di hatiku." Gabriel ucap Gabriel dalam hati. pria itu berjalan melewati beberapa tamu perusahaan.
Beberapa pengusaha nampak menatap Gabriel dengan bahagia, mereka mengira kalau Gabriel datang untuk bergabung dengan pesta tersebut. mereka masih belum mengetahui kalau pria itu pernah akan menikah dengan Annabelle. "Tuan Gabriel." sapa salah satu pengusaha yang menghentikan Gabriel. pria itu nampak menyambut Gabriel dan mengulurkan tangannya, menjabat pria yang beberapa bulan ini tidak terdengar kabarnya sama sekali.
__ADS_1
"Halo tuan." jawab singkat Gabriel yang kemudian meninggalkan pengusaha itu. tidak seperti dulu, Gabriel yang sekarang begitu dingin dan begitu kasar. dia meninggalkan salah satu pengusaha yang dulu sangat dekat dengannya itu. suara janda tawa dan senyum itu serasa menyakiti telinga Gabriel, sakit yang teramat saat pria itu melihat Annabelle tersenyum begitu bahagia bersama dengan Franco. hatinya masih begitu terluka, dia mencari Annabelle selama 1 bulan lebih. nyatanya dia tidak mendapatkan kabar, dua bulan kemudian dia mengetahui kalau Franco sudah membawa Annabelle kembali ke Singapura dengan status sebagai istrinya.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
__ADS_1
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO