
"Jangan bergerak!!" para polisi langsung menyergap.
"Kenapa kalian ada di sini?" Gabriel sangat terkejut saat melihat para polisi sudah berada di tempatnya. pria itu tidak mengira kalau para polisi sudah menemukan keberadaannya.
"Jangan bergerak!" para polisi langsung menyergap Gabriel yang berada di kamar itu bersama Annabelle dan beberapa anak buahnya. mereka tidak bisa berkutik sama sekali.
"Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa mereka bisa menemukan keberadaanku." Gabriel menatap para polisi itu. sesaat kemudian seorang pria masuk ke dalam kamar.
"Lepaskan istriku," Franco masuk ke dalam ruangan itu dengan beberapa anak buahnya.
"Hahaha.., ternyata kamu bisa menemukan keberadaanku. Bagaimana kamu tahu kalau aku di sini?"
"Lepaskan istriku." Franco berusaha untuk meraih sang istri namun sayangnya Gabriel langsung menarik tubuh Annabelle hingga membuat wanita itu menjadi Sandra Gabriel.
"Kalian keluar dari sini, Jika kalian berani macam-macam aku akan langsung membuat wanita ini mati di tanganku." kata Gabriel yang sudah menodongkan pisau di leher Annabelle.
"Kamu jangan macam-macam, Gabriel. lepaskan istriku." melihat Annabelle berada dalam bahaya Franco meminta para polisi untuk melakukan sesuatu.
"Aku tidak akan pernah mengira kamu akan menemukan keberadaanku. Aku tidak akan pernah mengira Kalau kamu bisa menemukan di mana lokasiku." Gabriel tersenyum Begitu jahat. dia menatap Franco yang sudah ketakutan ketika Annabelle berada di tangannya.
"Kamu jangan main-main, Gabriel. cepat lepaskan istriku." minta Franco kembali.
"Tidak, aku tidak akan melepaskan dia." Gabriel semakin menekankan pisaunya ke leher Annabelle.
"Ekh..," Annabelle memekik kesakitan. wanita itu benar-benar sangat takut, takut jika Gabriel tiba-tiba menyakiti anak yang ada di kandungannya.
Gabriel tersenyum menatap Franco yang terlihat sangat ketakutan, dalam benak Gabriel pria itu pasti akan memberi balasan kepada Franco bagaimanapun caranya. Gabriel terus mengatakan kata-kata yang sangat menekan, bahkan dengan jelas setiap dia akan melakukan sesuatu yang akan membuat sepupunya itu berpikir ribuan kali. sekitar 5 menit kemudian salah satu polisi sudah mempersiapkan sesuatu untuk menyergap Gabriel. tiba-tiba saja bom asap dilempar, Hal itu membuat pandangan mata Gabriel dan beberapa anak buahnya langsung tidak fokus.
__ADS_1
Dengan segera salah satu polisi menarik tangan Annabelle dan membawa wanita itu ke sisi mereka. Gabriel sangat kebingungan karena tiba-tiba ada seseorang yang mengambil Annabelle dari tangannya. "Dasar kalian licik!!" teriak Gabriel dengan suara yang begitu keras. pria itu berusaha untuk mengambil Annabelle kembali.
"Lebih baik Tuan Franco bahwa istri Tuan keluar dari sini, Saya yakin mereka membawa senjata." pinta polisi.
Franco membawa istrinya keluar dari tempat itu, Sedangkan Gabriel dia dia sudah dikepung oleh para polisi. hari ini Gabriel benar-benar tidak bisa berkutik sama sekali, dia bahkan tidak bisa melakukan apapun. para polisi sudah menyekapnya, membuatnya tidak bisa melakukan apapun bahkan pria itu dibuat tidak berdaya sama sekali di hadapan para polisi.
Akhirnya Gabriel ditangkap tanpa bisa melawan, pria itu diborgol oleh para polisi kemudian dibawa keluar dari tempat persembunyiannya. Annabelle dan Franco yang ada di luar bangunan itu nampak dia begitu lega. dia menatap istrinya dengan semua perasaan yang bercampur aduk. "Aku benar-benar sangat bersyukur karena kamu telah selamat istriku." ucap Franco.
"Aku juga sangat bersyukur karena pria itu tidak berbuat sesuatu yang jahat padaku, sayang. aku takut aku benar-benar sangat kebingungan." jawab Annabelle yang kemudian memeluk sang suami. Gabriel dibawa keluar dari ruangan itu, ketika dia keluar dari tempat persembunyiannya dia menatap Annabelle yang memeluk erat suaminya. perasaan yang sangat terluka juga tatapan mata yang begitu benci itu membuat Gabriel semakin menggila.
"Lihat saja suatu saat aku pasti akan menghancurkanmu!!" teriak Gabriel dengan sangat keras.
Akhirnya pria itu dibawa masuk ke dalam mobil para polisi. Gabriel ditangkap polisi dan Franco membawa istrinya keluar dari tempat itu, perasaan yang begitu lega karena melihat sang istri baik-baik saja. setelah sampai di rumah Franco meminta salah satu dokter pribadinya untuk memeriksa istrinya. pria itu tidak ingin terjadi sesuatu kepada istrinya. "Apa kamu baik-baik saja, sayang?" tanya Franco.
Annabelle menganggukkan kepalanya.
Setelah hari itu Franco selalu menjaga sang istri dengan lebih ketat, waktu pun berjalan. beberapa bulan kemudian adalah hari kelahiran anak yang begitu diidamkan oleh Gabriel dan Annabelle. kehadiran seorang bayi kecil yang begitu diinginkan oleh pria itu, rasa yang begitu indah perasaan yang benar-benar membuat Franco tidak akan bisa percaya.
Di salah satu rumah sakit yang cukup mewah Franco membawa istrinya ke sana. "Lebih baik Tuan tunggu di luar." minta dokter pria.
"Tapi saya ingin menemani istri saya, dokter." Franco bersekukuh untuk menemani sang istri yang akan melahirkan.
"Biarkan saja, dokter. biar dia jadi penyemangat ibu yang akan melahirkan ini. kalau ada suaminya Mungkin dia akan lebih baik." minta Dokter wanita.
Akhirnya Franco diizinkan masuk ke ruang persalinan tersebut, jantung yang berdebar begitu kencang pikiran yang entah melayang ke mana. Franco melihat dengan kedua bola matanya Ketika sang istri berjuang antara hidup dan mati. pria itu benar-benar melihat dengan kedua matanya sendiri Ketika sang istri berjuang untuk melahirkan anak mereka. sekitar 30 menit kemudian akhirnya seorang bayi laki-laki terlahir suara tangisan begitu menggelegar. Franco benar-benar sangat bahagia ketika melihat bayi mungil itu sudah dibawa oleh dokter.
"Selamat, tuan. anda sudah menjadi seorang ayah dari bayi laki-laki lucu ini." salah satu dokter membeli selamat.
__ADS_1
Ingin sekali Franco langsung menggendong anak itu. Namun kata dokter dia harus dibersihkan dahulu, rasa bahagia bercampur. Annabelle tersenyum melihat anak yang begitu sehat itu. setelah hari ini kehidupan akan berjalan, sepasang suami istri itu akan membesarkan seorang bayi mungil yang diberi nama yang diberi nama Daniel Franco Wilson.
Menjadi orang tua untuk pertama kali bagi Annabelle dan Franco pengalaman itu Begitu berharga. mereka akan selalu menjadi orang tua yang begitu istimewa. Sayang, hati-hati!" seru Annabelle.
"Iya Sayang." jawab Franco yang sedang bermain dengan bayi yang berusia beberapa bulan itu.
waktu kemudian berjalan semakin cepat, 5 tahun kemudian Annabelle memiliki bayi kembali. seorang Putra kembali terlahir dari Annabelle, seorang Putra yang diberi nama Darrel Franco Wilson. putra kedua dari pasangan Franco dan Annabelle.
Bagaimana kabar David? Entahlah setelah penculikan itu tiba-tiba David menghilang tanpa kabar, entah pria itu ada di mana namun tak ada satu orang pun yang mengetahui keberadaan David. setelah penculikan itu David seperti lenyap tertelan oleh kehidupan. sedangkan Gabriel Dia sangat murkah, dia benar-benar sangat marah ketika mengetahui Annabelle bahagia bersama dengan sepupunya tersebut. "Aku tidak akan memaafkan kalian!!" teriak marah Gabriel dalam penjara.
*TAMAT*
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
__ADS_1
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO