Air Mata Tania

Air Mata Tania
Dafa Kecewa


__ADS_3

Senin pagi yang cerah saat nya masuk kembali ke sekolah. Tania hari ini bangun tepat waktu. Dafa seperti biasa ingin menjemput Tania. Tapi sayang nya Tania sudah terlebih dahulu di jemput Davin. Mereka sudah janji semalam lewat pesan bahwa akan berangkat ke sekolah bersama. "Tania... Tania..." panggil Dafa. Tapi si mbak ternyata yang keluar pintu. "Maaf mas Dafa, non Tania baru saja berangkat di jemput sama cowo. Ganteng banget mas cowo nya. Hahahaha"jawab si mbak pada Dafa. "Di jemput siapa mbak, Tania nya?" tanya Dafa lagi. "Saya kurang tahu mas. Tapi sepertinya dari sekolah yang sama dengan mas Dafa. Karena seragam nya dan non Tania pun sama" jawab si mbak lagi. "Ya sudah mbak. Saya jalan dulu. Terima kasih ya mba" jelas Dafa sambil tersenyum. "Tania kenapa sih? gak biasanya dia pergi gak bilang sama gue. Dia pergi sama siapa ya?"batin Dafa sambil jalan.

__ADS_1


Sampai di sekolah Dafa melihat Tania sedang mengobrol dengan Davin di depan kelas. Dafa menaruh tas nya ke dalam kelas lalu keluar lagi untuk menyapa Tania. Dia mendekati Tania "Tan, lo gimana sih gak bilang kalo mau berangkat duluan" ucap Dafa. "Eh iya sorry Dafa. Sorry banget. Jadi gue berangkat bareng Davin. Semalem kita udah janjian eh gue lupa kasih tau lo. Sorry ya Dafa yang manis" jawab Tania sambil meledek Dafa. Dafa kecewa terhadap Tania, tapi dia tidak bisa menunjukkan nya. Dafa tidak ingin terlihat kecewa di depan Tania "Ih.. apaan sih lo pake manis segala. Ya udah gak apa-apa next kabarin ya Tan. Jadi kan biar gak si mbak yang bukain pintu. Hahahaha" ucap Dafa pada Tania. "Ya udah gue balik kelas lagi. Duluan ya Vin" lanjut Dafa. Tania dan Davin menganggukkan kepala. Dafa kembali ke kelas dengan perasaan kecewa "Sejak kapan Davin dan Tania menjadi sedekat itu? apa yang gue gak tau dari Tania!" batin Dafa. Dafa mulai tidak fokus, perasaan nya menjadi galau. Entah kenapa perasaan nya menjadi seperti ini pada Tania.

__ADS_1


Sementara dari lantai 3 Reno melihat kedekatan Tania dan Davin. Reno tersenyum sinis melihat itu semua. Reno ingin sekali mendekati Tania seperti dulu, tapi Tania selalu saja menghindar. Bahkan ketika dia meminta nomor ponsel nya, Tania tidak memberikan. "Apakah Tania benar sudah melupakan semua kenangan masa kecil? Semoga Tania bahagia" batin Reno. "Apa aku cari tahu nomor ponsel Tania dari Tata Usaha ya?" gumam Reno lalu turun ke ruang Tata Usaha. Saat turun ke tata usaha Reno berpapasan dengan Tania. Reno tersenyum pada Tania, tapi Tania memalingkan wajah nya. Tania tidak berharap untuk bertemu dengan Reno saat di sekolah. Tania melanjutkan jalan menuju kelas nya dan Reno pun melanjutkan jalan nya menuju ruang Tata Usaha. Sampai ruang tata usaha Reno membujuk teman seprofesi nya itu untuk memberitahukan nomor ponsel nya Tania. Tapi teman nya menolak karena ini adalah data pribadi siswa. Reno hampir putus asa sampai dia menemukan cara nya, cara nya dari Davin. "Dia pasti tahu nomor ponsel Tania. Tapi bagaimana cara minta nya" batin Reno. Reno akhir nya naik ke lantai 3 ruangan nya dengan mencari cara untuk menemukan nomor ponsel Tania.

__ADS_1


__ADS_2