
Selesai makan, Dafa mengajak Tania untuk pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. "Tan, pulang yuk" ajak Dafa. Tania hanya diam. Di benak nya muncul berbagai macam pertanyaan. Dafa tidak mendengar jawaban dari Tania, akhirnya dia menarik tangan Tania agar dia mengikuti Dafa pulang. Dalam perjalanan pulang Dafa bertanya lagi pada Tania "Tan, lo kenapa? lo gak kenapa-napa kan?" Tania masih dengan tatapan kosong tidak menjawab apapun pertanyaan Dafa. "Ya ampun... Tania. Sadar kita lagi di jalan. Kalau lo bengong gini bahaya tau" Dafa membuat guncangan di pundak nya Tania. Akhirnya Dafa mengenggam tangan Tania dengan kencang agar Tania dapat mengikuti Dafa. Sampai di rumah Tania, Bagas membuka pintu. "Kak, nih ade lo bengong aja daritadi. Gue ajak ngomong juga diem aja" ucap Dafa. "Lo apain ade gue?" tanya Bagas. "gak gue apa-apain kak. gue tadi ngajak dia makan di Cafe depan sana" ucap Dafa.
__ADS_1
Bagas kaget mendengar ucapan Dafa "Lo ajak ade gue ke Cafe depan komplek? Gila lo ya?". Dafa pun kaget mendengar ucapan Bagas "Emang kenapa kak? Emang gue salah ya ajak makan Tania di sana? Aduh... maaf ya kak. Gue gak tau" jawab Dafa. Bagas membawa Tania masuk ke kamar, tanpa mempedulikan Dafa yang masih di luar. Dafa bingung kenapa Bagas jadi seperti itu. "Apa gue salah karena mengajak Tania makan di sana? Terus salah nya di mana? Atau jangan-jangan memang ada yang di sembunyikan lagi!" batin Dafa. Dafa sempat termenung beberapa menit di teras rumah Tania sampai akhir nya dia beranjak pergi dari sana kembali ke rumah.
__ADS_1
Akhirnya dia membuka ponsel nya, tidak ada 1 pun notif dari pacar kesayangan nya. Yang ada hanya pesan dari nomor yang tidak dia kenal. Tania membuka pesan tersebut. "Hai. Selamat malam. Tolong jaga kesehatan kamu ya. Kamu jangan terlalu banyak pikiran. Aku minta maaf untuk semua yang pernah aku lakukan ke kamu. Aku ingin kita memperbaiki hubungan kita" isi pesan tersebut. Tania bingung pesan ini dari siapa. Dia mengklik foto si pengirim pesan itu dan di sana dia melihat nama "Reno". Terkejut rasanya saat itu. Tania pun bertanya-tanya "Darimana reno tahu nomor ponsel nya?". Tania tidak menghiraukan pesan tersebut, tania beralih ke nomor kekasih nya dan mengirimkan pesan "Sayang... kamu lagi ngapain? Kok gak ada kabar sama sekali?". Pesan nya terkirim tapi ada balasan sama sekali. Semua nya makin membuat Tania bertanya-tanya "ada apa sebenarnya? kenapa begini? apa yang salah? dari masalah wajah Tante pemilik Cafe, dari Kak Bagas yang gugup menjawab, Reno yang tiba-tiba mengirim pesan, Punya pacar di kirim pesan gak di jawab. Aaarrrgghhh..." Tania merasa kesal dan akhirnya menangis lalu tertidur.
__ADS_1