Air Mata Tania

Air Mata Tania
Merawat TANIA


__ADS_3

Reno, kekasih bagas dan teman-teman ayah sudah tiba di rumah sakit. Ayah dan Bagas mengantarkan mereka ke tempat bank darah untuk mengetahui syarat untuk donor darah. Pertama Reno terlebih dulu yang maju untuk mendonorkan darah nya. "Om, biar saya saja yang lebih dahulu mendonorkan darah nya" ucap Reno. "Baik. Terimakasih ya nak" jawab Ayah Tania. Reno pun masuk ke dalam ruangan untuk mendonorkan darah nya. "Semoga Tania baik-baik saja" batin Reno. Setelah selesai gantian dengan Reno, kekasih Bagas yang mendonorkan darah nya. Reno izin pada Bagas dan Ayah Tania untuk menjaga Tania di ruangan nya. "Gas, Om, saya izin temani Tania di ruangan" ucap nya. "Owh iya nak, Kasian Tania kita tinggal sendiri di kamar. Terimakasih ya nak" jawab sang Ayah. "Iya om, sama-sama" balas Reno.

__ADS_1


Reno meminta nomor kamar Tania di rawat. Kamar Tania merupakan kamar VIP, jadi saat masuk ke dalam ruangan itu tidak mengganggu siapapun. Ketika masuk Reno bertemu dengan perawat yang sedang mengganti cairan infus obat demam dengan vitamin. "Mas, siapa nya pasien?" tanya suster. "Saya teman nya sus. Ada apa ya sus?" jawab Reno. "Saya sedang memberikan cairan vitamin, bila cairan nya habis tolong beritahukan segera ya mas. Terimakasih" ucap perawat tersebut. " Baik suster. Terimakasih kembali" jawab Reno. Suster pun kembali ke meja perawat di luar. Reno duduk sebelah Tania. Dia melihat wajah Tania yang pucat pasi. Dia memberanikan diri untuk mengelus rambut Tania. "Cepet sembuh ya. Semua orang sayang sama kamu dan khawatir sama kamu" ucap Reno.

__ADS_1


Ayah dan Bagas pun pulang. Hanya Reno yang ada di Rumah Sakit. Reno duduk sebelah Tania. Tania membuka mata nya dan melihat Reno sedang duduk sambil tertidur. "Kak" tegur Tania pada Reno dengan suara yang lemas. Reno membuka mata dan menjawab "Tania.. kamu sudah sadar?" ucap Reno. Tania mencoba tersenyum pada Reno. "Kamu mau minum?" tanya Reno. Tania hanya menganggukkan kepala. Reno memberikan minuman pada Tania. "Sudah kamu istirahat saja jangan banyak bergerak. Aku yang akan jaga kamu di sini" ucap Reno pada Tania. Tania bertanya "Kak, ayah dan kak Bagas kemana?". "Om dan Bagas mereka pulang. Kasihan mereka terlihat letih" ucap Reno. "Kenapa kak Reno tidak pulang juga? Aku terbiasa sendiri kok kak. Kakak jangan khawatir" tanya Tania. "Sudah kamu istirahat saja. Aku yang akan merawat kamu di sini. Kamu jangan berpikir bukan-bukan" jawab Reno sambil memegang tangan Tania. Air mata Tania menetes. Seakan tak mau berhenti Reno langsung memeluk Tania untuk menenangkan nya. Bukan berhenti air mata Tania terus mengalir. Reno merasakan airmata yang jatuh pada pundak nya. Dia hanya dapat mengelus rambut Tania lembut.

__ADS_1


__ADS_2