Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Bonus chapter 1


__ADS_3

Kebahagiaan Raisya


Kini Tyar dan Raisya sedang menjalani kehidupan penuh bahagia. Tyar selalu berusaha untuk berbuat romantis terhadap Raisya. Tyar berusaha untuk tidak membuat kesalahan kembali. Sudah cukup dirinya bertahun - tahun kehilangan Raisya. Dan kini Raisya telah kembali ke pelukan dirinya kembali.


Seperti saat ini mereka sedang berduaan seperti layaknya seorang ABG yang sedang kasmaran. Tyar memberikan kejutan kepada Raisya saat makan malam bersama. Raisya dan Tyar kini sudah bertunangan dan sekarang lagi mempersiapkan pernikahannya.


" Sayang...kamu tau ga ini semua seperti mimpi. Aku tidak pernah menyangka jika akhirnya kita bisa di satukan oleh Allah. Terima kasih atas kepercayaan kamu padaku. " Ucap Tyar sambil memegang tangan Raisya.


" Aku juga ga menyangka , setelah perjalanan panjang kita akhirnya sebentar lagi kita akan menikah. Aku berharap kamu bisa menyayangi kedua anak ku seperti anak kamu sendiri. " Sahut Raisya.


" Tapi aku tetap ingin punya anak dari kamu bersama ku. Kamu siapkan hamil lagi. " Ungkap Tyar.


Raisya menganggukkan kepalanya dan wajahnya kini merah menahan malu mendengar sebentar lagi mereka akan menikah dan akan menjalankan perannya sebagai istri. Sudah hampir empat tahun dirinya tidak lagi melakukan hubungan intim dengan seorang pria.


*****


Dret...Dret...


" Assalamualaikum , Sa lagi apa Lo ? Sibuk ? " Ucap Rani di panggilan telepon.


" Walaikumsallam. Biasa gw kalau libur gini sibuk masak buat anak - anak. Kenapa Bu ? " Tanya Raisya.


" Enggak gw mau nanyain , Lo dateng ga ke nikahan si Anton ? Bawa Tyar ga ? " Sahut Rani.


" Ya Allah hari ini ya ? Gw benar - benar lupa kalau lo ga ngomong. Lo dateng sama siapa ? Untung lo ngomong , soalnya gw emang hari ini janjian mau ke percetakan sama Tyar mau ambil undangan. " Ungkap Raisya.


" Cie...yang mau nikah. Semoga lancar ya Sa. Gw berharap Lo bisa bahagia da langgeng. Amin. Ya udah Lo sama Tyar aja kita ketemu nanti di sana jam 11 ya..." Ucap Rani.


" Amin Ya Allah. Semoga doa Lo terkabul. Ya udah gw lanjut terus siap - siap. Untungnya gw emang janjian jam 10 sama Tyar. Gw kabarin dia dulu ya. " Ujar Raisya.

__ADS_1


Raisya mengakhiri panggilan dengan Rani dan langsung menghubungi Tyar secepatnya agar berpakaian rapih.


" Assalamualaikum , mas. " Ucap Raisya di panggilan telepon.


" Walaikumsallam." Sahut Tyar.


" Ini mas aku mau ngasih tahu hari ini jam 11 teman SMA aku nikah di gedung daerah Bekasi. Mas anterin aku ya baru pulangnya kita ambil undangan. Mas mau kan ? Soalnya aku ga enak kalau ga datang mas. Mas kalau bisa sampai rumah ku jam 10 ya. " Ucap Raisya.


" Owh gtu...Ya udah ok. Mas pakai baju kemeja , batik atau yang couple sama kamu. " Ujar Tyar.


" Pakai baju couple batik yang samaan kebaya ku aja mas. Jam 10 udah sampai ya mas. " Sahut Raisya.


" Ok siap tuan putri yang cantik. " Ungkap Tyar.


Akhirnya mereka mengakhiri panggilan. Raisya terkekeh dan tersenyum bahagia mendengar ucapan Tyar yang sebenarnya biasa saja namun baginya ucapan membuatnya bahagia. Dia sudah tidak sabar ingin segera menikah dengan Tyar.


Sesuai janji , Tyar kini telah sampai di rumah Raisya. Dirinya kini sedang mengobrol dengan anak - anak Raisya sambil menunggu Raisya selesai berdandan. Raisya akhirnya selesai , dan dia keluar dari kamarnya. Tyar terpukau melihat kecantikan dan keseksian Raisya. Lekuk tubuh Raisya sangat indah saat menggunakan kebaya peach. Untuk makeup Raisya memilih yang natural.


" Udah donk terpanah nya...." Ucap Raisya meledek Tyar yang masih menatap dirinya.


Akhirnya mereka terkekeh bersama , dan kemudian pergi.


" Mas pengen banget cepat - cepat nikah. Kalau lihat kamu kaya gini pengen rasa nya ngurung kamu di dalam kamar aja berduaan. " Ucap Tyar sambil tertawa ringan.


" Ih...mas mesum ni sekarang. " Sahut Raisya sambil menyubit pinggang Tyar.


" Aauuu..sakit sayang. Biarin mesum sama calon istri ini. " Ungkap Tyar yang membuat pipi Raisya ini merah seperti tomat.


Setelah menempuh perjalanan 1 jam akhirnya Raisya dan Tyar sudah sampai di gedung pertemuan tempat Anton menikah.

__ADS_1


Tunggu mas telepon ku berbunyi , aku lihat dulu. Dan ternyata telepon dari Rani yang memberi tahu dirinya sudah di dalam.


Tyar dan Raisya berjalan beriringan meskipun dirinya tidak bergandengan tangan. Karna dia belum mau menampilkan kemesraan nya di depan umum sebelum menikah.


Deg...deg..deg ..


Raisya terpaksa bersikap biasa saat harus bersalaman dengan para Among tamu yang salah satu nya Raihan.


Raihan terus memandangi punggung Raisya yang pergi berlalu darinya. Hati nya merasa terluka saat melihat Raisya dan Tyar berjalan beriringan. Raihan sudah mendengar dari Rani bahwa Raisya akan menikah tiga Minggu lagi. Raihan harus menerima kenyataan ini. Dia masih berandai - andai jika dulu dirinya tidak menyakiti dan mengkhianati Raisya , mungkin dirinya bisa menjadi orang yang sangat bahagia.


" Perasaan itu ga berubah Sa... bahkan saat bertemu dirimu masih terasa getaran dan degupan kencang dari jantung ku. " Ucap Raihan dalam hati.


Akhirnya Raisya dan Rani bertemu. Mereka menikmati acara bersama. Raisya dan Tyar. Rani dengan suami. Raihan terus memandang Raisya dari kejauhan. Setelah acara di mulai memang para Among di perbolehkan berkeliling. Hatinya terasa sakit saat melihat Raisya dan Tyar tertawa bahagia bersama Rani suaminya. Tapi dirinya bisa apa. Raisya sudah berkali - kali memutuskan tidak menerimanya dan dia sudah melihat kini Raisya sudah bahagia bersama Tyar.


Raisya berpamitan kepada Rani , karna dirinya harus melanjutkan untuk mengambil undangan. Dirinya hanya satu jam di acara itu. Raisya dan Tyar berjalan keluar untuk pulang. Hal itu tak terlepas dari pandangan Raihan kembali.


" Sabar Han...itu yang di namakan jodoh. Berarti Lo bukan jodohnya Raisya. " Ucap Rani menepuk pundak Rani.


Setelah kepergian Raisya dan Tyar , Raihan langsung menghampiri Rani. Untungnya meskipun Raihan pernah meninggalkan Raisya dulu , Rani masih baik padanya. Karna bagaimanapun Rani adalah teman dekatnya dulu waktu SMA.


" Lo sih dulu ninggalin dia. Lo tau kan Raisya itu susah di luluhkan hatinya. Terus dia kalau ngjalani itu serius , makanya kalau terluka ngerasain sakit banget. Mau ga mau Lo harus terima. " Ucap Rani yang di anggukan Raihan.


Karna memang benar yang di katakan Rani. Dirinya telah menyia - nyiakan kesempatan itu dulu. Padahal selama dua tahun dirinya berjuang menaklukan hati Raisya , tapi karna ***** nya dia mengkhianati janjinya pada Raisya. Tidak memperjuangkan cinta Raisya. Karna belum apa - apa dirinya sudah mundur dan memilih menerima perjodohannya. Dan sekarang dirinya harus menerima semua perbuatannya.


Berbeda dengan Tyar dan Raisya mereka kini terlihat sangat bahagia. Nama mereka sudah terpampang di undangan pernikahan mereka. Akhirnya mereka bisa di satukan dalam ikatan pernikahan setelah melewati perjalanan sangat panjang. Hampir 13 tahun lama nya mereka berpisah.


Semoga Tyar dan Raisya acara pernikahan nya lancar ya... Author ikut bahagiaπŸ˜πŸ˜„πŸ˜˜


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2