Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Kematian Maura


__ADS_3

Setelah pengobatan yang di lakukan sebelumnya , sudah terjadi perubahan pada penyakit Maura. Maura sudah mulai bisa beraktifitas normal meskipun tidak boleh terlalu lelah. Sebelum kepergiannya , dia selalu membuat Raihan bahagia dengan memanjakan Raihan dengan cara lain. Meskipun Raihan menolaknya agar Maura tidak melakukannya. Raihan adalah contoh suami yang mengerti kondisi istrinya yang sedang dalam keadaan sakit . Meskipun selama Maura sakit mereka tidak pernah melakukan hubungan intim. Terakhir mereka berhubungan intim , Maura mengalami pendarahan hebat hingga dirinya pingsan. Setelah di bawa ke rumah sakit ternyata Maura mengidap penyakit kanker serviks.


Dunia seakan runtuh dan suasana terasa gelap meskipun siang itu terlihat cerah , Maura terus menangis histeris saat mengetahui dirinya kini mengidap penyakit berbahaya. Dia merasa takut sekali akan meninggalkan Raihan dengan cepat , karna rasa cintanya terhadap Raihan yang sangat besar. Hingga akhirnya dia bisa bertahan dengan penyakitnya selama dua tahun ini. Maura masih bisa menjalankan kehidupan normal biasanya. Bahkan selama ini dia selalu ingin di dekat Raihan. Seperti dirinya tidak mau berpisah dengan suaminya tercintanya.


Selama dua hari belakangan ini kondisi Maura menurun , akhirnya dia di larikan lagi ke rumah sakit kanker di daerah Jakarta. Maura sempat mengalami koma , tapi kemarin dirinya sempat sadarkan diri. Kondisi Maura saat itu sudah sangat memprihatikan , tubuhnya sudah di pasangan berbagai alat medis . Hati Raihan begitu miris melihat Maura yang selalu menunjukkan wajah bahagia di depan dirinya kini terbaring lemah dan pucat seperti mayat hidup. Raihan bisa merasakan begitu besarnya rasa cinta Maura padanya , hingga di akhir hidupnya dia masih bisa tersenyum di depan Raihan.


" Sayang... ku mohon kamu harus kuat ya sayang ! Aku sangat mencintaimu. Kita akan selalu hidup bahagia bersama anak - anak kita . " Ucap Raihan yang terus menggenggam tangan Maura erat yang terasa sangat dingin.


Raihan terus berusaha menahan air matanya, dia tidak mau menunjukkannya di hadapan Maura. Agar Maura terus semangat dan tidak rapuh. Meskipun kini matanya terlihat sudah memerah menahan air mata yang akan turun.


Raihan teringat bagaimana perjuangan Maura dulu meluluhkan hatinya. Hingga akhirnya dirinya bisa menerima dan mencintai Maura. Semua itu karna kerja keras Maura memberikan kasih dan sayangnya untuk dirinya.

__ADS_1


" Ma..a..fin a..ku sa..yang. To..long ja..ga.. a..nak..a..nak ki..ta de..ngan..ba..ik ji..ka a..ku per...gi.. A..ku i..khlas ka..Lo ka..mu ma..u ni..kah la..gi... ta..pi to...long ca...ri wa..ni..ta..ya..ng..te...ri..ma a..nak..a..nak ! a..ku..sa..yang ka..mu sa..mpai ka..pan pun.. " Ucap Maura terbata - bata sambil menahan rasa sakitnya.


Raihan menempelkan jari telunjuknya ke bibir Maura. Agar Maura berhenti bicara , dan akhirnya Maura menuruti Raihan untuk berhenti berbicara. Raihan kembali menggenggam tangan Maura. Andai Maura tahu isi hati Raihan , Raihan saat ini merasa rapuh. Melihat kondisi istrinya yang tersisa dengan penyakitnya.


" Jangan bicara gitu ya...Kamu harus yakin bisa melewati fase ini. Kasian anak - anak. Jangan mikir macam - macam dulu ya. " Ucap Raihan sambil menggenggam tangan Maura lagi.


Raihan terus memandang wajah Maura yang tertidur pulas dari jauh , selama dua hari ini dirinya terus menjaga Maura di rumah sakit. Meskipun mertua nya menawarkan bergantian menjaga Maura , Raihan tidak mau. Raihan memilih untuk selalu mendampinginya Maura sepanjang hidupnya. Raihan sudah mendapatkan informasi dari dokter yang menangani Maura , kondisi Maura sudah sangat berat untuk sembuh. Karna sel kankernya sudah menjalar ke seluruh tubuh. Di sepertiga malam , Raihan terus berdoa dalam sholatnya. Dia berharap Maura mendapatkan yang terbaik , jika memang yang terbaik Maura pergi selamanya Raihan ikhlas meskipun di dalam lubuk hatinya dia menginginkan Maura berumur panjang.


Akhirnya jam 05.00 pagi tadi Maura menghembuskan nafas terakhirnya. Raihan yang pulang habis sholat shubuh langsung berlari memanggil dokter jaga. Denyut jantung Maura melemah di layar monitor dan Maura mengalami sesak nafas meskipun sudah memakai oksigen. Raihan tak bisa lagi menahan tangisnya. Pihak dokter berusaha keras , tapi Allah berkata lain.


Selama dua tahun belakangan ini dirinya terus berjuang untuk bertahan dengan penyakit kanker serviks yang menyerangnya. Selama ini Raihan sudah berusaha untuk menyembuhkan penyakit Maura tapi hasilnya tetap sia - sia. Selama satu tahun belakangan ini Maura sudah menjalankan kemoterapi untuk membunuh sel - sel kanker dan bahkan Maura sempat di bawa berobat oleh Raihan ke rumah sakit di Singapura. Tetapi menurut informasi yang di terima dari dokter yang menangani Maura di rumah sakit ini , sel kanker di tubuh Maura aktif kembali dan bahkan sudah menjalar.

__ADS_1


Saat ini Raihan sangat terpukul melihat istrinya yang kini terbaring kaku di hadapannya. Meskipun dulu dia tidak mencintai Maura tapi karna kasih sayang Maura yang besar terhadapnya membuat dirinya menjadi sangat menyayanginya. Terlebih mereka sudah bersama menjalani pernikahan bertahun - tahun. Maura telah memberikan Raihan seorang Putri dan seorang Putra. Dan sebenarnya beberapa hari lagi mereka akan merayakan anniversary pernikahan mereka yang ke sebelas tahun. Tapi Allah mempunyai rencana tersendiri , jodoh Maura dan Raihan hanya bertahan sebelas tahun. Maura lebih dulu meninggalkan Raihan selamanya. Raihan harus mengikhlaskannya.


Ada penyesalan yang di rasakan Raihan saat ini , karna dulu dirinya pernah mengkhianati Maura dengan Raisya. Dia juga dulu sering kali menyakiti Maura dengan ucapannya. Tapi meskipun demikian mereka sempat menjalankan kehidupan dengan penuh cinta dan bahagia , Maura terus berusaha untuk membuat Raihan jatuh cinta padanya.


Kematian Maura istri Raihan sudah sampai ke grup alumni sekolah SMU Raihan. Berbagai macam ucapan belasungkawa terus di kirim ke pesan chat grup SMU. Termasuk Raisya yang mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Maura.


Tetapi saat ini hanya perwakilan beberapa orang saja yang langsung datang ke kediaman Raihan di daerah Bintaro. Raisya , Rani dan beberapa teman lainnya yang dekat dengan Raihan hari ini belum bisa datang ke sana , karna mereka tidak bisa izin bekerja.


Raihan saat ini masih sangat kehilangan Maura. Selama ini Maura selalu berusaha untuk tidak menunjukkan rasa sakitnya , dia selalu berjuang untuk tetap menampilkan wajah bahagia. Cintanya terhadap Raihan sangat besar. Tapi takdir berkata lain , cinta nya pada Raihan sudah berakhir.


Raihan hanya bisa menatap kosong kamar yang biasa mereka tempati. Kenangan indah bersama Maura selalu hadir menghantuinya. Setiap malam biasanya mereka saling berpelukan mesra tapi kini semua terasa sepi. Tak ada lagi senyum ceria yang selalu membuatnya semangat menjalani kehidupan. Meskipun Raihan telah mengikhlaskan nya tapi tetap saja dirinya masih terasa rapuh. Kini hanya kedua anaknya saja yang menjadi penyemangat hidupnya selanjutnya.

__ADS_1


Jodoh ga pernah ada yang tahu , semua itu rahasia Allah.. Ada pertemuan pasti ada perpisahan. Bisa melalui perceraian bisa juga karna kematian...😭😕


Tetap setia ya sama karyaku , kita tunggu episode berikutnya... Jangan lupa tinggalkan jejak untuk karyaku. Aku butuh selalu dukungan dari kalian...😍😃🙏🙏


__ADS_2