Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Bonus chapter 14


__ADS_3

Cinta yang tak akan terganti


Hari terus berlalu namun Tyar belum juga sadarkan diri. Raisya dengan setia terus menemani suaminya. Meskipun Tyar masih sama seperti dulu, masih terbaring lemah tak sadarkan diri.


" Mas...Ku mohon bangun ! Sampai kapan kamu menutup mata mu ? Tapi aku berjanji, jika cinta untuk mu tak akan terganti oleh siapapun. " Raisya terus menggenggam erat tangan suami nya. Bahkan air mata nya terus menetes hingga menyentuh wajah Tyar.


Raisya memilih mengabdikan dirinya pada sang suami, berhenti bekerja itulah pilihannya. Tak sedikitpun dirinya lelah berpaling dari sosok pria yang selama ini setia menjaga cinta nya.


Cinta begitu menyakitkan, bahkan lebih menyakitkan melihat kekasih kita berselingkuh dengan wanita lain.


" Mas ingatkan perjuangan kita untuk seperti ini ? Takdir bahkan begitu kejam pada kita, memisahkan kita bertahun-tahun hingga akhirnya kita bisa bersatu dalam ikatan pernikahan dan akhirnya hadir buah cinta kita. " Raisya mencoba bercerita pada suaminya, karna dirinya yakin orang yang terbaring koma namun dirinya tetap mendengar apa yang kita bicarakan.


" Bagiku kamu adalah sosok pria dambaan ku. Apa kamu masih ingat bagaimana aku berjuang untuk mendapatkan cinta mu dulu, saat kamu salah paham padaku ? Apa kamu tahu, dulu aku merasa terpuruk karna aku begitu mencintaimu, bahkan cintaku padamu lebih besar daripada cintaku pada Raihan. Meskipun perjalanan cinta kita singkat, namun kenangan yang terukir begitu indah di hatiku. Kenangan indah bersama mu begitu banyak. " Ungkap Raisya kembali pada suami tercinta, dirinya terus memberi semangat agar suami nya merasa ada cinta yang tak akan terganti yang selalu setia menunggu.

__ADS_1


Tes


Tes


Tes


Air mata menetes dari pelupuk mata Tyar, dan benar saja apa yang Raisya ucapkan dapat Tyar dengar meskipun sampai detik ini mata nya masih terpejam.


Bahkan ruh Tyar yang sempat melayang pergi ke alam berbeda, akhirnya kembali lagi karna di dunia ada wanita yang selalu setia menunggu dan berharap dirinya sadar kembali.


" Bangunlah ! Temani aku untuk membesarkan anak-anak kita ! Karna sampai kapanpun hanya kamu tempat aku berpijak. Kamu lah kekuatan ku ! Apa kau tega menjadi kan aku janda untuk kedua kalinya ? " Rupanya Raisya mulai terasa kesal karna sang suami enggan membuka matanya.


Bahkan Raisya mengguncang tubuh Tyar, agar suami nya terbangun, namun sayangnya layar monitor justru menunjukkan Tyar dalam keadaan kritis.

__ADS_1


Raisya langsung memencet bel darurat yang terhubung dengan ruang perawat. Raisya memberi tahu jika Kondisi suaminya dalam kritis.


Perawat dan dokter berlari memasuki ruangan Tyar dan mencoba mengatasinya.


" Nyonya Raisya, Tuan Tyar sudah melewati masa kritis. Apa yang ada di monitor menunjukkan respon yang di berikan Tuan Tyar. " Pihak Dokter mencoba menjelaskan.


" Ya Allah terima kasih, semoga suamiku cepat sadar ! " Raisya mengucap syukur, meskipun sampai saat ini suaminya masih terpejam, namun mendengar suaminya sudah lewat dari masa kritisnya. Hatinya sedikit tenang.


Raisya melantunkan ayat-ayat Alquran di telinga sang suami, dan mendoakan agar suaminya segera sadar dari tidur panjangnya.


" Suatu kemajuan, terus semangat ! Aku yakin kamu bisa melewati semua ini ! Kembali lah sayang, ada istri dan anak-anak yang menunggu mu. Ingatlah cintamu tak akan terganti sampai kapanpun. Hanya engkau yang kami cinta ! " Ucap Raisya di telinga Tyar.


Mampir di karya terbaru ku

__ADS_1



__ADS_2