Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Pertemuan


__ADS_3

Sesuai kesepakatan Nando dan Viona lewat pesan chat kemarin, akhirnya mereka bertemu. Viona datang lebih dulu di Cafe tersebut, karna letak Cafe itu tidak terlalu jauh dari kantor tempat dirinya bekerja. Nando sudah memberitahukan kepada Raisya bahwa dirinya ada lembur.


Ada kecemasan menghantui perasaan Viona, apakah Nando datang menemuinya atau hanya sekedar berjanji mengulur waktu menenangkan dirinya. Setelah hampir 20 menit menunggu akhirnya Nando sampai di Cafe tempat mereka janjian.


" Maaf ya aku datang telat... soalnya tadi jalanan cukup macet. " Ucap Nando dengan memberi senyum kepada Viona untuk menyakinkan Viona tentang ucapannya.


"It's ok. Aku juga belum lama sampai ko di sini. Owh ya... kamu mau pesen apa ni ? " Jawab Viona sambil memberikan daftar menu ke Nando.


Akhirnya mereka berdua memesan Orange jus untuk Viona, dan coffee untuk Nando. Sambil menunggu pesanan datang, mereka melanjutkan mengobrol. Nando langsung membuka obrolan.


" Yakin kamu mau terima laki-laki lain di hidup kamu ? " Tanya Nando.


" Ya aku terpaksa... Aku juga kan butuh pendamping sama seperti kamu. Jangan egois gitu donk kamu. Kamu enak punya keluarga lengkap, sedangkan aku hidup terus sendiri. Toh kemarin kamu juga kan yang memutuskan hubungan kita. " Jelas Viona.


Perdebatan dia terhenti, karna pesanan mereka sudah datang. Suasana di sana cuma nyaman bagi yang menyukai suasana alam bebas. Akhirnya mereka memilih meengobrol sambil minum pesanannya tadi.


Nando mencoba menarik nafas panjang, dia tidak bisa berkutik dengan apa yg di ucapkan Viona. Karna memang benar apa yang di ucapkan Viona. Dia tidak ada hak untuk melarang Viona.


" Kenapa diam ? " Bingung ? " Ungkap Viona sambil melihat raut wajah Nando yang penuh dengan kebimbangan.

__ADS_1


" Iya... Aku ga bisa kehilangan kamu, tapi aku juga ga bisa melarang kamu. Karna aku ga ada sama sekali atas diri kamu. Aku cuma pecundang yang ga bisa memperjuangkan perasaan ku. " Sahut Nando lemas.


" Aku juga masih sayang sama kamu. Kamu kita aku bahagia putus sama kamu. Aku terpuruk dan hancur saat pertama kali kamu memutuskan hubungan kita. Aku cemburu, kenapa kamu lebih memilih dia. Aku sakit hati sama kamu, karna semudah itu kamu melepas aku. " Ungkap Viona.


Nando berusaha menggapai tangan Viona, dan kemudian dia memegang erat. Dia juga meminta maaf kepada Viona karna telah menyakitinya. Dia merasa menjadi pria plinplan yang ga pernah bisa menentukan pilihan. Selalu menginginkan keduanya.


Viona pun sebenarnya belum pernah bertemu dengan laki-laki yang di comblangi oleh saudaranya. Mereka baru komunikasi lewat telpon. Memang mereka sudah merasa cocok. Laki-laki itu tinggal dan bekerja di Jakarta, dan bujangan belum pernah nikah dan usianya pun lebih muda dari dirinya.


Hari ini dia bertemu dengan Nando, karna memang ingin memastikan kembali perasaan Nando terhadapnya. Ternyata Nando tak bisa memperjuangkannya. Mau ga mau dia harus terima.


Mereka diam sejenak, berpikir masing-masing.


Sebenarnya memang ini yang terbaik. Karna Nando harusnya bertindak tegas seperti ini. Kalau mereka menikahi Viona menjadikan yang kedua, apakah dia bisa bersikap adil. Dan dia sangat tahu sifat Raisya. Raisya pasti akan lebih memilih bercerai dari pada di poligami. Karna sejak dulu, Raisya sudah mengungkapkan hal itu. Dia sangat membenci poligami, bagi dia tidak pernah ada kata ampun.


" Udah ga ada yang mau di omongin kan ? Aku pulang ya. " Tanya Viona.


Viona merasa kesal karna Nando malah lebih banyak diem dan bingung. Lagi pula dia berpikir percuma berlama-lama di sana kalau ujung-ujungnya cuma seperti itu.


" Tunggu dulu. Nanti aku antar. Beib... Apa ga bisa cuma kaya dulu aja. Kita jalanin lagi seperti dulu di belakang Raisya. Jujur Aku soalnya bingung. Aku ga rela kamu di miliki orang lain. " Ungkap Nando melas.

__ADS_1


" Hei... lo pikir gw ga punya perasaan apa ? Gw ini manusia yang punyai hati. Gw cemburu lihat lo bemesraan sama istri lo... Enak banget hidup lo. Lo ga mau ngelepas istri lo, tapi lo juga ga mau gw tinggalin. " Ucap Viona marah sambil menghempaskan tangan Nando.


" Terus aku harus gimana ? Kamu tega ninggalin aku ? " Tanya Nando.


" Lo ini punya otak sih ? Apa sengaja pura-pura ga ngerti ? Ya gw harus tega sama lo, lo aja tega sama gw ? Saat kemarin gw terpuruk, lo kemana ? Saat gw butuh lo, lo malah asyik sama istri lo bermesraan. Menganggap gw ga ada. Ya udah gini aja, Lo pilih istri lo apa pilih gw ? Cepet lo jawab, jangan buang waktu gw terlalu lama. " Desak Viona.


Viona sudah sangat geram menanggapi Nando yang selalu plinplan kalau di suruh harus memilih. Hatinya sudah terlalu sakit sebenarnya menjalani hubungan seperti itu.


Viona sudah tidak sabar lagi sehingga sudah tidak bisa lagi berkata halus ke Nando. Dan keputusan terakhir akhirnya Nando memilih istrinya lagi. Dan tidak ada waktu lama akhirnya Viona mengakhiri pertemuan hari itu. Dia memilih untuk pulang sendiri, menolak di antar oleh Nando. Karna untuk apa kemarin dia sampai pindah kosan, kalau kosan sekarang dia beritahukan ke Nando. Dia sangat yakin Nando pasti akan diam-diam menemuinya, dia sudah tidak mau berurusan lagi.


Viona diam-diam sudah memesan ojek online, dan saat ojek datang dia langsung pergi meninggalkan Nando yang masih diam duduk kebingungan. Viona hati nya sangat sakit, tapi untuk kali ini dia tidak akan meneteskan air mata lagi di depan Nando. Sudah cukup penderitaan yang dia rasakan. Dia memilih untuk cepat pulang, karna dari tadi saat bersama Nando dia berusaha untuk menahan air mata yang akan tumpah menetes.


Setelah menghabiskan Coffee dan rokoknya, Nando akhirnya memilih untuk pulang. Karna dari tadi Raisya sudah mengirimkan pesan chat dan menghubungi dirinya berkali-kali menanyakan kapan dirinya pulang.


Hampir saja dirinya tersesat untuk terlena memilih Viona, tetapi karna ada pesan dari Raisya menanyakan dirinya pulang kapan dan mengirimkan foto Baby Cla yang membuat dirinya tersadar bahwa ada wanita dan anaknya yang menunggu di rumah. Mereka kebahagian dirinya yang sebenarnya harus dia pertahankan. Karna sebenarnya dari dulu dirinya sudah menyadari hanya Raisya istrinya yang bisa menerima dirinya seperti itu. Karna dia sangat yakin, wanita lain tidak akan ada yang mau di khianati dan apalagi sejak awal pernikahan. Kebesaran dan ketulusan hati Raisya yang membuatnya mempertahankan pernikahannya dan memaafkan dirinya kembali. Maka hal itu yang membuat dirinya selalu memilih istrinya saat dalam keadaan sadar, dan menginginkan bertemu Viona saat dirinya dalam keadaan penuh nafsu.


Dia sangat yakin apabila dia menikah dengan Viona, mereka tidak akan bertahan lama. Karna Viona berasal dari keluarga ada yang selalu ingin kemewahan tidak pernah terbiasa hidup susah. Dan dia yakin Viona akan sangat cemburu melebihi dari Raisya. Karna dulu pernah ada teman Viona yang dekat dengan Nando, padahal Nando dan Via tidak melakukan suatu hal yang berlebih. Tetapi Viona melabrak Via karna cemburunya ya luar biasa. Dan ini yang menyakinkan Nando untuk tidak pernah ingin menikahi Viona. Karna mereka pasti akan sering bertengkar karna hal-hal yang sepele.


Gemes ga sama si Nando???😁😊😀

__ADS_1


Terima kasih yang masih setia dengan ceritaku...


Jangan lupa aku minta dukungannya.. Tinggalkan jejak like, vote, dan hadiah untuk aku....


__ADS_2