Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Tanpamu


__ADS_3

Setelah pertemuan kemarin, Raihan dan Raisya telah resmi tidak berpacaran lagi. Mereka kini menjalani kehidupan masing-masing. Memang tidak sebegitu berat bagi Raisya untuk menjalani kehidupan tanpa kehadiran Raihan, karna dia sudah terbiasa selama tiga tahun hidup tanpa Raihan di sisi nya. Baginya LDR itu sama seperti pacaran hanya status saja.


Raisya menjalani rutinitas seperti biasa. Memang tak dapat di pungkiri hatinya masih sangat sakit akibat pengkhianatan Raihan. Tetapi dia mencoba untuk mengikhlaskannya. Dia harus kuat menjalani kehidupan baru ke depannya.


Di sini Raihan yang masih belum bisa move on dari perpisahan ini. Perasaan bersalahnya masih selalu terlintas. Terkadang dia masih mencoba menghubungi Raisya hanya sekedar untuk mendengar suara nya saja. Sulit baginya untuk melupakan cinta pertamanya.


Raihan rencananya akan di Indonesia selama satu bulan, dia akan menghabiskan waktu liburannya. Tetapi baru beberapa minggu saja di Indonesia, dirinya sudah merasa sangat jenuh. Meskipun dia juga sering bertemu Maura untuk sekedar berjalan-jalan dan melepas penat yang ada. Raihan masih terus teringat akan kenangannya bersama Raisya. Dia selalu berusaha untuk mengajak Raisya bertemu tetapi Raisya selalu menolaknya.


Hari ini ada reuni kecil-kecilan sekedar teman yang dekat saja. Raihan memberi ide kepada Andi untuk mengajak teman-teman nya berkumpul mumpung dirinya juga lagi di Indonesia. Dan tak lupa dia menyuruh Andi untuk mengundang Rani, Raisya dan teman dekat Raisya lainnya.


Awalnya Raisya malas untuk hadir di acara itu. Dia malas bertemu dengan Raihan. Tetapi dia juga merasa kangen dengan teman-temannya, karna sudah tiga tahun mereka tidak bertemu dan ini kesempatan bagi mereka untuk berkumpul.


Raihan sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Raisya. Hari ini dia berdandan sangat keren sekali. Dia datang lebih awal ke rumah Andi sebelum Raisya sampai. Raihan tidak memberi tahu kepada Maura bahwa hari ini dia ada reuni dengan teman-temannya.


Berat rasanya bagi Raisya melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah Andi, saat dia sampai di depan rumah Andi dan dia melihat mobil Raihan yang terparkir di sana. Saat itu hatinya terasa sakit kembali, rasanya dia ingin menangis melihat mobil yang banyak memiliki kenangan bersama Raihan. Raisya saat itu datang bersama Rani, dan Rani lah yang mencoba menguatkan dirinya agar bisa kuat untuk bertemu Raihan.


Akhirnya mereka memberi salam dan masuk ke dalam rumah Andi. Raisya masuk dengan tampang yang biasa berusaha menutupi perasaannya. Ternyata teman-teman cewek nya yang lain sudah datang lebih dulu sebelum Raisya datang, mereka langsung saling berpelukan. Akibat ulah kaum cewek, suasana menjadi sangat heboh. Raihan terus memandangi wajah Raisya. Wajah wanita yang masih sangat dia cinta. Raisya merasakan hal itu, tetapi dia berusaha bersikap datar.


Raisya berjabat tangan dengan teman-teman cowoknya juga termasuk Raihan. Dia bersikap biasa seperti yang dia lakukan ke teman yang lain. Raihan terus menggenggam tangan Raisya sambil memandang wajahnya, Raisya merasa risih akhirnya dia melepaskan jabat tangan itu dan dia langsung bergabung bersama teman cewek lainnya.

__ADS_1


" Aku harus bisa tanpamu. " ucap Raisya dalam hati menguatkan diri.


Acara hari ini cukup seru, mereka semua saling melepas kangen. Hati Raihan penuh dengan penyesalan kala melihat Raisya tertawa dan tersenyum lepas bersama teman-temannya.


" Kamu bisa banget sih Sa tertawa lepas. Kamu benar-benar sudah ngelupain permasalahan kita ya " gumam Raihan dalam hati.


Raisya sedang mengambil makan di dalam. Tiba-tiba handphone yang dia taro di atas karpet luar berbunyi. Rani langung berteriak memanggil-manggil Raisya dan menyebutkan ada panggilan telpon dari Rino.


Raihan membulatkan matanya mendengar nama cowok lain yang kini berhubungan dengan mantan kekasihnya. Dia merasa kaget, dan bergumam dalam hati. Secepat itu Raisya memiliki penggantinya atau mungkin sebenarnya Raisya telah menjalin kasih dengan cowok lain selama dia di sana.


Rani tidak sadar di sana ada Raihan, lagi pula Rino sebenarnya hanya teman Raisya. Rani kenal juga dengan Rino karna mereka teman satu kampus meskipun beda kelas.


Raisya menaruh makanan yang dia ambil kemudian mengangkat telpon dari Rino. Dia sengaja terima telpon menjauh dari teman-temannya karna merasa tidak kedengaran, suasana di sana sangat ramai.


Mereka sebenarnya hanya sekedar teman. Rino adalah satu-satunya teman cowok yang paling dekat dengan nya. Rino memiliki sifat humoris yang selalu bisa membuat Raisya tertawa dengan ucapannya.


Raihan merasa gelisah memperhatikan Raisya terus-menerus. Saat Maura menghubunginya dia justru menolaknya dan mengirim pesan untuk memberitahu bahwa dia sedang kumpul dengan teman-teman cowok. Raihan meminta Maura untuk tidak menghubungi dia dulu, karena merasa tidak enak. Melihat Raisya yang masih asyik mengobrol dan tertawa di luar, Raihan merasa sewot dan akhirnya dia tidak fokus saat teman-temannya mengajak ngobrol.


Teman-temannya meledek Raihan yang belum bisa move on bertepatan Raisya kembali bergabung, dan dia mendengar teman-temannya yang meledek Raihan. Raihan wajahnya berubah menjadi merah menahan rasa malunya.

__ADS_1


Setelah mereka selama lima jam melepas kangen, satu persatu mereka berpamitan pulang. Raisya dan Rani pun berpamitan pulang. Raihan secara spontan langsung menawarkan diri untuk mengantar Rani dan Raisya.


Awalnya Raisya menolak. Tetapi Raihan memohonnya, dan Rani pun menyuruh dia untuk menerima tawaran itu. Raisya memilih duduk di belakang bersama Rani dan Raihan diam menerimanya. Karna dia merasa takut jika Raisya akan menolak tawarannya untuk mengantarkan pulang.


Selama perjalanan Raihan terus mengobrol dengan Rani sedangkan Raisya lebih memilih untuk diam. Rani turun lebih dulu, dan Raihan meminta Raisya untuk pindah ke depan. Akhirnya Raisya pindah ke depan menuruti Raihan.


Perjalanan ke rumah Raisya masih harus menempuh perjalanan satu jam. Lumayan bagi Raihan untuk mengenang kebersamaannya bersama Raisya. Raihan mencoba untuk membuka omongan duluan. Mengungkapkan masih belum bisa melupakan Raisya. Raisya malah tertawa mendengarnya. Karna ucapan Raihan itu bohong. Karna baginya Raihan sudah melupakannya, kalau belum lupa mana mungkin Raihan akan berselingkuh dengan Maura dan bahkan mereka sekarang telah bertunangan.


Raihan juga mengungkapkan kalau dirinya menyesal telah mengkhianati Raisya. Memang sampai sekarang dia belum berani menjelaskan alasan akhirnya dia memilih Maura. Raisya pun tidak pernah menanyakan hal itu kepada Raihan. Karna apapun keputusan Raihan, Raisya sudah terima mungkin ini memang yang terbaik.


" Sudahlah Han... Kita mungkin memang jalannya seperti ini. Hanya sebatas teman seperti dulu. Kita jalani kehidupan masing-masing apalagi sekarang kamu udah ada Maura. Memang aku akui sangat berat menjalani kehidupan baru tanpamu. " ucap Raisya.


Raihan mengajak Raisya untuk mampir ke cafe saat dia melamar Raisya dulu sebagai tunangannya dan saat dia memutuskan hubungannya dengan Raisya. Raisya menerima tawaran itu meskipun sebenarnya dia merasa berat takut nanti dia akan ingat Raihan lagi.


Mereka telah sampai di cafe tersebut. Raihan memilih tempat di atas. Dia lebih suka suasana santai sambil menghirup udara luar di bandingkan ac.


Raihan memesan jus strawberry kesukaan Raisya dan orange jus untuk dirinya. Mereka mengobrol bertukar cerita masalah kuliah. Mereka mencoba menjadi sebagai layaknya seorang teman seperti dulu.


Meskipun hubungan percintaan nya kandas. Raihan berharap masih bisa menjadi teman Raisya. Raisya tidak merasa keberataan dengan permintaan Raihan.

__ADS_1


Di sela-sela pembicaraannya, Raihan menanyakan siapa Rino kepada Raisya. Raisya menjelaskan kepada Raihan bahwa Rino adalah teman dekatnya di kampus. Dia menjelaskan kepada Raihan bahwa dirinya belum memiliki penggantinya.


Raihan merasa senang mendengar hal itu. Dia bisa bernafas lega. Dia yakin Raisya masih sangat mencintainya. Selama bersama Raisya dia sengaja mematikan handphone nya agar tidak ada yang mengganggunya.


__ADS_2