
Mungkin bukan pertama kalinya Nando berucap akan menata kehidupan baru. Kalau memang selalu di tulis saat dirinya berucap, mungkin saja sudah hampir setengah buku ucapan yang selalu dia ungkapkan berkali - kali. Untuk kali ini ucapan itu hanya untuk dirinya sendiri, yang sudah waktu nya dia harus melepas Viona.
Setelah sampai di rumah, dia belum juga merasakan kantuk. Pikirannya saat ini masih melayang mengingat ucapan Viona tadi saat bertemu.
" Aaaaaahhhh... Kenapa sih gw susah banget ngelupain lo...? Padahal sebentar lagi lo akan memiliki pengganti gw, dan akan pergi meninggalkan gw ? " Ucap Nando frustasi.
Dia tidak tau apa yang sebenarnya dia rasakan saat ini, tetapi yang pasti dirinya sangat bingung dengan keputusannya sendiri yang dia ucapkan tadi. Dia bersyukur Raisya tidak mengetahui pertemuan dia tadi dengan Viona, kalau Raisya tau pasti sudah tidak ada ampun lagi. Dirinya akan kehilangan dua orang sekaligus yang berharga untuk dirinya.
" Udahlah... Nan. Kenapa sih lo masih mikirin untuk miliki Viona. Udah jalanin aja yang jelas ada di depan mata ! " Percakapannya dengan hatinya.
Kadang dirinya bingung terhadap perasaannya sendiri. Di satu sisi dia ga mau kehilangan Raisya meskipun yang dia rasa cinta nya masih lebih besar kepada Viona. Tetapi meskipun cinta nya lebih besar ke Viona, dia ga pernah mau lepas dari Raisya. Memang keputusan yang sangat sulit untuk di jalanin.
Mungkin kalau dia bisa lebih memilih Viona dan menikah dengan Viona, dia tidak akan merasa kebingungan seperti ini. Tetapi perasaannya ini memang sangat aneh, dia merasa cinta nya lebih besar terhadap Viona tetapi dia ga mau menikah dengan Viona. Dirinya merasa takut tidak cocok dan larinya dirinya tidak akan bertahan lama jika menikah dengannya.
Raisya sekarang sudah tidak terlalu curigaan terhadap Nando, dia lebih memilih untuk pasrah menjalani kehidupannya. Nando dan Raisya sekarang selalu berusaha untuk mencoba menata kehidupan baru yang lebih baik dari sebelumnya.
****
Pagi ini terlihat sangat cerah, padahal jam baru memunjukkan pukul 05.30 tetapi sudah terlihat sangat terang sekali. Seperti biasa dia setelah bangun tidur, sholat shubuh, dan mandi dia langsung melanjutkan untuk masak. Akhir-akhir ini dia selalu ingin membawa makanan dari rumah untuk makan siangnya di kantor. Raisya baru selesai memasak makanan untuk di bawa ke kantor. Kemudian seperti biasa, dirinya membangunkan Nando dari tidurnya. Karna dia selalu saja harus di bangunkan dari tidurnya.
__ADS_1
Sedangkan Baby Cla sudah bangun dari tadi, dan saat ini dia sedang main dengan Sari.
" Yank... Bangun sih da siang. " Ucap Raisya sambil mengguncang-guncang tubuh suaminya.
" Uaaaapppp..... " Sahut Nando sambil menarik tubuh istrinya.
"Ish... Yank. Udah siang. Aku nanti juga jadi telat. " Ungkap Raisya sambil berusaha untuk melepaskan pelukan suaminya.
" Hari ini kita izin ya ke kantor. Aku mau ngajak kamu nonton berduaan. " Ucap Nando sambil menyolek hidung istrinya yang kini sekarang mereka saling berhadapan.
" Ih... Aku ga bisa izin loh yank. Kerjaan aku numpuk. " Jelas Raisya mencoba memberi pengertian ke suaminya.
Nando langsung memeluk istrinya.
" Aku kangen sama kamu. " Jelas Nando.
Raisya langsung melepaskan pelukan suaminya dan langsung melihat wajah suaminya. Dirinya mengerutkan dahinya. Dia merasa aneh pada suami nya yang hari ini menjadi sangat manja banget. Karna setelah kehadiran Viona, suami menjadi bersikap datar pada dirinya. Meskipun demikian, Nando juga suka mengajak dirinya untuk hubungan suami istri. Bukan namanya Raisya kalau tidak merasa aneh dan curiga dengan sikap suaminya. Sampai Nando berucap, baik sama perhatian salah, cuek salah. Seharusnya Nando tidak bicara seperti itu, lebih baik berpikir mengapa istrinya bisa bicara seperti itu kepadanya.
Anehnya memang aneh dengan Raisya meskipun suaminya nyebelin, selingkuh, cuek dia masih selalu saja menuruti kemauan suaminya. Memang istri yang sholeh.
__ADS_1
" Ya udah... Aku coba izin dulu ya. Kamu juga izin dulu sana. Ya udah Aku mau lihat dede dulu. " Ungkap Raisya sambil berusaha melepaskan tubuhnya dari dekapan suaminya.
" Udah nanti dulu sih, aku kan masih ingin bermanja-manja sama kamu. Udah si dede sama Sari dulu aja ! " Ungkap Nando yang enggan melepaskan istrinya dari dekapannya.
Akhirnya hari ini mereka bermanja - manja ria, menikmati liburannya, tepatnya menikmati hari bolos mereka. Raisya tidak pernah berubah. Meskipun hatinya belum memaafkan semua kesalahan fatal yang di perbuat suami, tetapi dia selalu berusaha untuk melayani suaminya denan baik. Sejak dulu dia selalu menyempatkan waktu untuk memasak untuk suaminya, kecuali dirinya lagi sangat malas untuk mengerjakannya.
Raisya mengajak Nando untuk sarapan pagi. Akhirnya mereka berdua sarapan bersama. Setelah selesai sarapan, Nando langsung menghampiri putri kesayangannya yang semakin hari semakin gendut dan menggemaskan.
Baby Cla sekarang sudah mulai makan bubur bayi. Raisya selalu menyempatkan dirinya untuk membuat makanan untuk anaknya. Dia merasa senang jika makanan untuk anaknya, dirinya sendiri yang buat. Baby Cla sekarang sudah bisa duduk dan merangka, tingkahnya semakin menggemaskan.
Nando sangat senang bermain dengan anaknya, meskipun dirinya pernah lupa diri. Tetapi di hatinya tidak pernah mau merusak kebahagiaan putrinya, itulah yang membuat dirinya selalu berusaha untuk mempertahankan rumah tangga nya.
Nando menikmati moment kebersamaannya hari ini. Dirinya selalu berusaha untuk membahagiakan dua orang yang ada di dekatnya, yaitu istrinya dan anaknya. Raisya pun merasa senang dengan perlakuan Nando yang manis hari ini.
Sesuai rencana Nando, hari ini mereka akan nonton berdua. Nando ingin membahagiakan istrinya. Selama menikah, baru hari ini mereka nonton berdua. Terlihat sangat bahagia di wajah Raisya, dirinya selalu menunjukkan senyum kebahagiaannya setiap waktu yang mendapatkan perhatian spesial dari suaminya.
Saat di dalam bioskop pun, Nando melakukan seperti seorang anak Abg yang lagi pacaran.
Dirinya terus menggenggam tangan Raisya, dan dia juga beberapa kali memulainya untuk berci*m*n di dalam sana. Mereka sangat menikmati. Gelora laki - laki Nando memuncak dan dia berniat untuk melanjutkan lebih jauh di rumah.
__ADS_1
Memang sangat aneh apa yang di rasa Nando, biasanya orang yang memiliki wanita lain dan hubungan mereka sangat jauh, dia akan malas untuk melakukannya dengan istrinya. Seperti hambar biasanya hubungannya, karna mereka lebih senang melakukannya dengan selingkuhannya. Tetapi berbeda dengan Nando, meskipun dirinya dulu melakukannya dengan Viona. Tetapi dengan Raisya dia tetap merasa menginginkannya juga, dan bahkan melebihi kepada Viona. Saat Viona mengancam dirinya untuk tidak berhubungan dengan Raisya saat itu, dirinya merasa tidak sanggup menahan rasa keinginannya. Baginya Raisya dan Viona memiliki daya tarik berbeda. Bahkan dia lebih menginginkan dengan Raisya yang telah resmi menjadi istri sahnya. Kapan pun dia mau, dia bisa mendapatkannya. Sedangkan dengan Viona hanyalah sebuah nafsu yang sesaat.