
Setelah kejadian perselingkuhannya terhadap Maura, Raihan dan Raisya menjadi lost contact. Semudah itu Raihan melupakan orang yang sangat berarti dulu. Wanita yang susah payah untuk dia dapatkan. Wanita yang dia perjuangkan dulu mati-matian.
Sudah satu tahun mereka sudah tidak pernah berkomunikasi. Sebenarnya Raihan masih sangat mencintai, tetapi dia merasa bersalah karna telah mengkhianati Raisya. Raisya sekarang telah mengetahui perselingkuhannya dengan Maura. Sehingga dia merasa malu untuk menghubungi Raisya.
Ini tahun ketiga mereka berpisah. Tahun ini Raihan dan Maura berniat untuk pulang ke Indonesia sebelum mereka akan di sibukkan di tahun-tahun terakhir kelulusan.
Hubungan antara Maura dan Raihan sudah resmi berpacaran. Hubungan itu karena perasaan nafsu bukan perasaan cinta. Mereka saling sama-sama membutuhkan.
Raihan tidak bisa meninggalkan Maura karna dia sudah sangat kecanduan. Maura adalah wanita pertama yang membuat dia mengenal sex. Maura yang merubah suatu hal biasa menjadi hal yang luar biasa.
Maura menginginkan pertunangan dengan Raihan. Dia ingin memiliki status yang jelas dengan Raihan. Akhirnya setelah sekian lama Raihan menolak dia, akhirnya menyetujui perjodohan itu. Mengingat orang tua mereka setuju untuk menikahkan mereka berdua nanti. Cita-cita untuk menikahi Raisya dulu telah musna. Raihan tidak berubah kepintarannya, tetapi pendirian nya yang kuat sekarang sudah berubah.
Keinginannya untuk memperjuangkan cintanya pada Raisya telah sirna. Dia akan menerima Maura seutuhnya. Dia tidak perlu cape-cape mengejar cintanya. Karna Maura dari dulu sangat mencintainya dan Papi nya pun mengiginkan dia bersama Maura dan berpisah sama Raisya.
Minggu depan mereka akan kembalin ke Indonesia. Mereka akan melangsungkan pertunangan. Keluarga Maura sudah mempersiapkannya.
Raihan tidak memberi tahu Raisya bahwa dirinya akan pulang minggu depan. Dia sudah berjanji pada Maura untuk mengakhiri kisah dengan Raisya dan memilih Maura di hidupnya.
****
Raihan dan Maura sudah siap untuk berangkat menuju bandara untuk pulang ke Indonesia. Mereka mengudara sangat lama di awan. Tanpa sadar sosok Raisya hadir kembali terlintas di bayangannya.
" Gimana kalau suatu saat dia akan bertemu Raisya ? Apa yang harus dia akan katakan pada Raisya ? Aku belum sanggup harus bertemu kamu Sa... " lirih Raihan dalam hati.
Raihan memandang wajah Maura yang sedang tertidur pulas di pundaknya. Dia pun merasa tidak tega harus meninggalkan Maura. Dia wanita yang sudah menemani hari-harinya selama ini. Tidak adil baginya bila aku tinggalkan setelah mereka sering melakukan penyatuan, selain itu dia telah mengantongi restu dari orang tuanya.
Maura tersadar akibat kegelisahan Raihan. Dia bangun kemudian memandang dan menanyakan apa yang terjadi dengan Raihan. Tetapi Raihan mencoba menutupinya dari Maura karna dia ga mau menyakitinya.
Raihan merasa sebagai laki-laki pecundang yang menginginkan dua wanita di hidupnya. Dia harus berusaha mengikhlaskan cinta Raisya karna Maura telah banyak berkorban untuknya.
__ADS_1
Dia akan mencoba untuk mencinta Maura dan melupakan Raisya. Berat pasti bagi Raihan dan Raisya, karna setelah sekian lama mereka pertahankan cinta mereka dengan kuat tetapi semuanya harus hancur. Tiga tahun bukan hal yang sebentar untuk mereka.
Akhirnya mereka telah sampai di Indonesia. Kedua orang tua mereka telah menunggu putra dan putri mereka di sana. Mereka berjalan dan memeluk orang tua mereka masing-masing. Orang tua mereka merasa kangen terhadap anaknya karna sudah lama tidak bertemu.
Orang tua mereka merasa bahagia akhirnya putra dan putri mereka akan melakukan pertunangan. Ini adalah harapan orang tua mereka. Berbeda dengan mami Raihan yang mengetahui persis anaknya yang dulu sangat mencintai Raisya, dia akan memastikan kepada Raihan nanti.
Mereka mencari tempat makan untuk berduduk santai memastikan kembali masalah keinginan pertunangan mereka.
Papi dan Mami Maura menanyakan kepastian kepada Raihan tentang dirinya yang akan melamar Putrinya sebagai tunangannya dan setelah lulus nanti akan menikah.
Raihan dengan mantap menjawab perihal dirinya serius akan melamar Maura. Maura tersenyum bahagia akhirnya apa yang dia inginkan akan terkabul. Kedua keluarga pun bahagia mendengar penuturan Raihan.
Setelah selesai makan dan mengobrol, mereka sama-sama berpamitan pulang. Selama di perjalanan papi menanyakan masalah kuliah Raihan di sana, dia tidak menanyakan mengapa akhirnya anaknya menerima perjodohan ini.
Setelah menempuh perjalanan cukup lama, akhirnya mereka sampai di rumah. Raihan masuk ke dalam kamar nya, kamar yang sangat dia rindukan yang selama tiga tahun dia tinggalkan. Di sana masih terpajang rapih foto selfi mesra dirinya bersama Raisya.Tak terasa air mata nya mengalir.
Perasaan seorang ibu tidak bisa di bohongi. Dia memasuki kamar Raihan dan melihat anaknya yang sedang menangis. Kemudian dia coba menanyakannya terhadap anaknya.
" Aku baik-baik aja mi. Aku hanya teringat Raisya melihat foto-foto ini. " ucap Raihan sambil menunjukkan tangannya ke arah foto.
" Meskipun kamu ga mau cerita, mami tau apa yang terjadi. Pasti kamu terpaksa kan melakukan hal itu ?" sahut mami memeluk anak semata wayangnya.
" Aku hanya ingin menjadi laki-laki yang bertanggungjawab mi. Meskipun keputusan ini sangat berat untuk Raisya. Tapi inilah yang terbaik untuk hubungan kami. " ucap Raihan.
Mami tersenyum bangga atas ucapan anaknya meskipun dia tahu pasti kejadiannya tidak seperti ini. Apapun keputusan Raihan mami akan mendukungnya.
*******
Orang tua Maura telah mempersiapkan semuanya. Setelah magrib keluarga Raihan akan berangkat menuju rumah Maura. Raihan sudah siap dia memakai baju batik berwarna biru dan celana berwarna hitam. Sebelum berangkat dia mengambil dan memandang dulu cincin pertunangan dengan Raisya. Setelah mengucapkan permohonan maaf dia kemudian menaruhnya kembali. Dia juga melihat ke arah jari manisnya yang sebentar lagi akan melingkar nama wanita lain.
__ADS_1
" Maafkan aku Sa yang ga bisa jaga cinta kita. Aku telah mengkhianati janji kita. Semoga kamu bisa mendapati kebahagian bersama orang lain. " ucap Raihan dalam hati.
Raihan mencoba memantapkan hatinya dan melangkahkan kaki nya menemui orang tuanya. Mereka bertiga akhirnya pergi menaiki mobil menuju rumah Maura di daerah Bintaro Jakarta.
Di tempat berbeda Raisya merasakan firasat ada hal yang terjadi dengan Raihan. Raisya belum bisa melupakan Raihan. Mereka memang belum resmi putus. Hanya ketika kejadian satu tahun lalu dia melihat Maura bersama Raihan di satu apartemen dia tidak pernah menghubungi Raihan lagi dan Raihan pun tidak pernah mencoba menjelaskannya.
Keluarga Raihan telah sampai di rumah Maura. Serangkaian acara telah mereka lakukan. Hingga acara terakhir keduanya saling memasangkan cincin. Maura tersenyum bahagia menatap laki-laki di depannya yang kini telah menjadi tunangannya.
Di tempat lain, Raisya terkaget saat dia membuka cincin tunangan bersama Raihan dari jari nya karna merasa gatal tiba-tiba cincin itu jatuh menghilang. Raisya mencoba mencari cincin itu terus hingga akhirnya dia menemukan kembali.
" Ya allah apa yang terjadi sebenarnya? Apa memang ini pertanda dari hubungan kami akan terlepas ?" ucap Raisya lirih dalam hati.
Setelah selesai acara, Maura langsung mengirim foto pertunangannya dengan Raihan ke akun instagramnya dan dia juga mengirim tag ke akun milik Raihan. Dia menginginkan semua orang tau kalau mereka sudah bertunangan.
Notif di handphone Raisya, Rani dan teman Raihan lainnya bun berbunyi. Mereka terkaget melihat foto pertunangan Maura dengan Raihan.
Raihan tidak mengetahui hal itu. Dia baru tersadar saat teman-temannya mengirim chat kepadanya memberi selamat atas pertunangannya. Banyak juga yang merasa kaget Raihan bertunangan dengan wanita lain karna yang mereka tahu Raihan masih berpacaran dengan Raisya.
Rani langsung menghubungi Raisya memberi kekuatan pada sahabatnya. Raisya menangis tidak henti-hentinya karna Raihan telah mengkhianatinya.
Raihan sempat menegor tindakan Maura. Tetapi Maura tidak terima dan justru marah. Karna kalau Raihan mempublikasikan pertunangan ini berarti dia masih terus berharap akan bersama Raisya. Akhirnya Raihan menerima perbuatan Maura, karna wajar atas apa yang di lakukan Maura yang memberi tahu ke semua orang tentang perasaan bahagiannya.
Setelah selesai acara, keluarga Raihan berpamitan pulang. Raihan tampak murung dan gelisah sepanjang perjalanan pulang ke rumah. Mami melihat keadaan anaknya seperti itu jadi kasihan.
Setelah sampai rumah, Raihan langsung masuk ke dalam kamarnya. Dia mengambil foto Raisya. Dia memandangi terus sambil menangis. Mami tiba-tiba masuk ke dalam kamar Raihan.
" Kamu sebenarnya udah putus belum sama Raisya? " tanya mami.
Raihan menggelengkan kepalanya sambil terus memandang foto kebersamaan mereka. Tatapan Raihan kosong karna sedih. Mami mengusap kepala anaknya. Dia merasa sedih melihat anaknya menangis.
__ADS_1
" Kamu harus temui Raisya. Kamu harus jelaskan semuanya. Buat kejelasan untuk hubungan kamu dengan Raisya. Biarkan dia melanjutkan hidupnya kembali. " ucap mami.
Apa yang mami ucapkan benar dia harus menemui Raisya dan meminta maaf menjelaskan semuanya. Dia akan mencari waktu yang pas untuk bertemu dengan Raisya.