
Sesuai janji Nando yang akan mengajak Raisya untuk liburan ke Puncak, dia sudah menyuruh Raisya untuk memilih Hotel untuk mereka menginap di sana. Dan mereka menjatuhkan pilihan akan menginap di Royal Safary Hotel. Rencananya mereka akan menginap selama 3 hari 2 malam di Puncak. Mereka sudah berencana akan membawa mobil sendiri agar mudah untuk berkeliling. Dan rencananya mereka akan berangkat hari Jumat jam 8 pagi dari rumah.
Nando telah mendapat izin dari kantornya. Dan kini Raisya telah mempersiapkan semua keperluan Baby Cla dan mereka selama menginap di sana. Berhubung Baby Cla masih sangat kecil, dia tidak akan memilih tempat - tempat alam bebas. Mereka hanya ingin menikmati moment kebersamaan mereka, anggap saja seperti honeymoon yang tertunda. Tetapi mereka tidak berniat untuk menambah anak dalam waktu dekat ini, karna Baby Cla masih sangat kecil.
Sudah saat nya hari ini mereka berangkat, Nando sudah memperingatkan kepada Raisya tidak perlu repot membawa makanan dari rumah, karna dia akan berkuliner di daerah Puncak. Dulu Nando selalu membahagiakan Viona, dan sekarang waktunya dia membahagiakan Raisya.
Mereka berangkat menuju Puncak. Suasana jalan tol cukup padat, karna sudah tidak aneh setiap hari Jumat pasti jalanan agak macet. Meskipun demikian mereka mencoba menikmati perjalanan. Entah apa penyebabnya Raisya saat ini malah terlintas kenangan saat dirinya pergi bersama Raihan dan Tyar. Mereka sudah lama tidak berkomunikasi.
Berdasarkan informasi yang dia lihat di sosmednya. Raihan sudah memiliki anak laki-laki dan dia sekarang sudah menjadi asisten papi nya di perusahaannya. Sedangkan Tyar sekarang sudah bertunangan dan akan menikah.
Raisya tidak pernah menyangka kalau dirinya akan menikah dengan laki-laki yang tidak pernah cintai, dan bahkan laki - laki itu lebih tua usianya darinya. Tetapi meskipun demikian, dia harus menerima suaminya apa adanya.
Nando mencoba untuk menikmati perjalanannya bersama Raisya, meskipun tidak di pungkiri dirinya masih teringat akan sosok viona. Sulit baginya untuk menghapus bayangan wanita itu.
Setelah menempuh perjalanan 2,5 jam akhirnya mereka telah sampai di daerah Puncak. Mereka memilih untuk ke mesjid At-Tawun dulu. Karna waktu check in yaitu jam 2 siang. Oleh karena mereka memilih untuk bersantai dulu makan soto mie bogor dan Nando pun berniat untuk sholat jumat di sana.
Raisya memesan 2 mangkok soto mie. Dulu setiap dia ke daerah situ, dia akan makan soto mie yang menjadi favorite nya. Mereka makan soto mie bersama, tak lupa mereka menyimpan moment itu lewat foto. Baby Cla sangat anteng dan menggemaskan. Selama perjalanan dia lebih banyak tidur, tidak rewel.
Jam menunjukkan sudah pukul 1 siang, mereka bergegas menuju hotel yang sudah di pesan. Mereka melakukan perjalanan kembali. Setelah sampai Raisya dan Nando langsung ke resepsionist untuk verifikasi data dan mengambil kunci hotel. Raisya memesan kamar hotel lewat aplikasi Tarveloka yang sudah dia bayar di awal.
Mereka berjalan kamar yang di tuju. Mereka memang mencari hotel yang nyaman untuk anaknya. Hotelnya sangat bagus dengan fasilitas yang lengkap. Kamar itu terdapat 2 kasur singel. Raisya langsung menaruh anaknya di kasur dan bangkit untuk merapikan barang, tetapi baru mau berjalan Nando langsung menarik Raisya dan mendorong Raisya ke atas kasur.
__ADS_1
Tetapi Raisya menolaknya, dia ingin mereka bersih-bersih dahulu. Akhirnya dengan saran Raisya, Nando langsung ke kamar mandi dan membersihkan dan dia tidak mengizinkan Raisya untuk memakai baju. Pertarungan babak pertama di mulai. Dan setelah itu mereka memilih untuk tidur.
Hari sudah sore, Raisya dan Baby Cla sudah bangun lebih dulu dan mereka bersiap-siap untuk keluar. Raisya mengajak Nando untuk berjalan-jalan di sekitar hotel. Dan setelah hari mulai gelap mereka memilih untuk kembali ke kamar hotel. Setelah sholat magrib, Nando mengajak Raisya untuk dinner. Nando ingin membahagiakan Raisya memberikan kado terindah di ulang tahun pernikahannya yang ke 1 tahun.
Nando mendorong Baby Cla yang sudah anteng di strollernya. Raisya berjalan mengikuti langkah Nando hingga akhirnya mereka telah sampai di restorant yang ada di hotel tersebut.
Raisya selalu memancarkan wajah bahagia, dia tidak menyangka Nando akan melakukan hal manis seperti ini. Dia berharap Nando tidak akan berubah.
" Kamu senang ga sayang ? Semua ini sebagai kado untuk Anniversary kita yang ke 1 tahun. " Ucap Nando.
Raisya menganggukan kepalanya, sebagai tanda dia sangat senang menerima suprise ini. Nando menggengam tangan Raisya kemudian menciumnya. Nando merasa bersyukur dirinya masih di beri kesempatan untuk mempertahankan rumah tangganya yang sempat sudah ada di ujung tanduk.
Setelah masuk ke kamar, Raisya meletakkan anaknya di ranjang. Nando berganti celana pendek dan kaos oblong. Dia memilih kamar yg menghadap ke taman, sehingga Nando bisa duduk santai di depan teras menikmati rokok. Dan dia meminta Raisya menemaninya.
Setelah berganti pakaian, Raisya keluar kamar menemui Nando yang di depan teras hotel. Mereka berbincang - bincang. Nando meminta Raisya mendekat dengannya. Raisya meletakkan kepalanya di pundak Nando. Mereka melewati malam indah bersama. Nando merasakan saat bersama Raisya dirinya merasa berbeda saat bersama Viona. Berbeda saat bersama yang halal dengan yang zina.
Setelah mengobrol 1 jam di luar, mereka memilih untuk masuk ke dalam kamar. Nando tidak melewatkan kesempatannya yang ada. Dia langsung menarik Raisya dan menci** bibir Raisya, Raisya pun membalasnya hingga membuat semakin menjadi sangat panas, dan akhirnya mereka mengulangi kembali. Dan itu terjadi berkali-kali, sampai seperti tidak ada hari esok lagi. Kini kedua nya tertidur pulas, karna merasa lelas dengan pertarungan mereka. Kamar hotel itu menjadi saksi bisu percintaan mereka. Mereka masih sangat mencinta.
Berbeda halnya dengan Raisya dan Nando, justru Viona masih meras terpuruk. Kehidupannya menjadi kacau. Setiap ingat kenangan bersama Nando, dia langsung menangis histeris seperti orang bodoh.
****
__ADS_1
Keesokan pagi nya, mereka telah bersiap-siap untuk sarapan pagi. Dan setelah sarapan mereka memutuskan untuk berjalan-jalan menghirup udara pagi. Terlihat Nando sedang mendorong anaknya di stroller. Baby Cla sangat senang di ajak ayah bunda nya keliling hotel. Udara yang sangat sejuk dan tempat yang nyaman. Tak salah mereka memilih tempat di sana. Raisya sebenarnya ingin sekali berenang, tapi dia masih merasa takut. Karna terkadang luka persalinannya masih suka terasa ngilu atau perih. Saat berhubungan pun dia selalu meminta untuk pelan-pelan, dia pun belum berani untuk bergaya macam-macam, dia takut jahitannya akan robek.
Setelah merasa sudah cukup puas dan lumayan sudah cukup waktu berjemurnya, mereka memutuskan untuk kembali ke kamar. Kini Raisya sedang sibuk memandikan Baby Cla dengan air hangat. Raisya sudah sangat mahir memandikan anaknya tanpa bantuan bak mandi.
Baby Cla selalu tampak ceria, menjadi penyemangat untuk kedua orang tuanya. Seperti saat ini dirinya sedang tengkurep sambil tertawa. Sungguh sangat menggemaskan, dirinya di temani oleh sang ayah karna Raisya sedang mandi. Nando sangat bersyukur bisa memiliki anak yang cantik lucu dan pintar, dan juga istri yang bisa menerimanya kembali.
Rencananya siang ini, Raisya mengajak main ke Cimory. Dan Nando menurutinya. Tetapi untuk sekarang mereka memilih untuk bersantai dulu. Nando melanjutkan tidur kembli, karna mata nya masih mengantuk.
Dan saat waktunya siang, Raisya membangunkan Nando untuk mengajaknya berangkat ke Cimory. Mereka telah sampai ke Cimory, Nando mengajak Raisya untuk menikmati makanan yang ada di restorant Cimory. Dia menginginkan es cream, setelah selesai mereka memilih untuk berbelanja susu segar, yoghrt, dan cemilan untuk dirinya dan orang tua mereka.
Nando mengajak Raisya untuk makan siang di di Pusat Sate Kiloan ( PSK ). Setelah merasa sudah puas berjalan-jalan, mereka memutuskan untuk pulang ke Hotel. Mereka benar-benar menikmati moment Honeymoon mereka.
Setelah makan sate kambing dan sop kambing, Perasaan Nando semakin bergelora. Jangankan makan, tidak makan pun dia sudah sangat kecanduan dengan tubuh Raisya yang membuat dirinya tidak mau melepas Raisya dari hidupnya. Untuk malam ini mereka memilih untuk makan malam di kamar. Mereka sedang malas untuk keluar kamar. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk beli makanan di hotel.
Malam ini mereka melewati malam terakhir di hotel yang sangat indah berdua, karna mereka besok akan kembali pulang. Mereka bermesraan kembali, seperti pengantin baru. Nando berpuas-puas dulu bermain dengan Raisya. Tak ada lelahnya dirinya melakukan kewajibannya sebagai suami kepada istrinya.
Keesokan harinya...
Mereka kini sedang menikmati sarapan pagi. Rencana nya siang ini mereka akan pulang kembali ke rumah. Bagi Raisya ini adalah kado terindah Anniversary pernikahannya. Karna dia masih di kasih kesempatan untuk bertahan memiliki Nando.
Setelah barang-barang semua di packing, mereka memutuskan untuk pulang. Mereka tidak ada rencana lagi untuk berkeliling Puncak aakarna Baby Cla masih sangat kecil.
__ADS_1