
Viona memaksa Nando untuk ikut berkumpul dengan beberapa teman SMP nya untuk membahas acara reuni SMP nya. Rencananya mereka akan mengadakan reuni SMP. Rencananya mereka akan kumpul di sebuah mol di daerah Bekasi.
Awalnya Nando tidak mau ikut di acara itu, karna memang sedang ada kesibukan. Tapi karna Viona menghubungi dirinya terus memaksa untuk datang meskipun sebentar, akhirnya Nando setuju untuk datang.
Kini waktu yang di tunggu, Nando sudah bersiap-siap untuk pergi. Nando merahasiakan hal ini pada Raisya. Dia tidak mau Raisya menaruh curiga. Sedangkan Raisya hari ini akan menginap di rumah orang tuanya. Dia telah sampai di rumah orang tua nya.
Nando sudah sampai di mol tempat mereka akan kumpul. Viona dan teman-teman lainnya sudah berkumpul, hanya dirinya saja yang datang terlambat. Viona terlihat sangat antusias sekali untuk bisa dekat dengan Nando lagi. Viona terus memandang wajah Nando yang sibuk mengobrol dengan teman-teman lainnya.
Viona memilih untuk duduk di dekat Nando. Sepanjang waktu dia berusaha untuk bersikap manja pada Nando dia benar-benar tidak memiliki rasa malu. Dia selalu bilang kepada teman-temannya jika Nando masih mencintainya. Dasar wanita tidak tau malu sudah mempunyai suami dan teman-temannya Nando juga mengetahuinya jika Nando memiliki istri dan dua orang anak.
Semua saling bertemu kangen, melepas kerinduan selama 17 tahun yang tidak pernah bertemu. Mereka sepakat rencananya reuni itu di adakan dua bulan lagi, semuanya akan di persiapkan terlebih dahulu secara matang. Viona di tunjuk sebagai kordinator yang mengurus dalam penarikan dana. Sedangkan Nando memilih tidak ikut serta dalam susunan panitia.
******
Rani rencana nya akan mengajak anaknya main ke sebuah mol di daerah Bekasi. Rani, suami, dan anaknya sudah bersiap untuk pergi. Mereka pergi dengan membawa kendaraan sendiri. Rani rencananya akan bertemu juga dengan Raisya di sana. Anak-anak mereka akan bermain bareng di tempat arena bermain yang berada di dalam mol tersebut.
Rani datang lebih awal. Mereka rencananya akan bertemu dulu di dekat panggung festival. Karna di sana memang arena yang nyaman untuk tempat kongkow dengan keluarga atau pun teman, letaknya di outdoor mol. Mata Rani melihat sekeliling di sana, dan akhirnya mata Rani di perlihatkan pemandangan yang menganggetkan. Dia melihat sosok Nando yang ada di sana dengan wanita yang bergelayut manja. Memang sebenarnya mereka tidak hanya berdua saja, tetapi semua itu tidak menutup kecurigaan pada Rani bahwa Nando suami sahabatnya memiliki hubungan spesial dengan wanita itu.
Mata Rani terus fokus pada Nando. Saat itu juga Rani langsung memberitahukan hal ini pada suaminya. Semua fokus untuk mencari kebenaran. Rani sengaja tidak memberi tahu kepada Raisya, dia ingin Raisya melihat langsung kelakuan suaminya. Memang jelas terlihat di sini Nando tidak melakukan apapun, tapi tetap saja dia salah karna membiarkan wanita itu bermanja-manja dengannya. Tidak mungkin jika hubungan mereka hanya sebatas teman, karna terlihat begitu mesra wanita itu meskipun di depan teman-temannya.
Rani memiliki feeling yang tidak baik tentang hal ini. Memang selama ini Raisya menutup rapi dan tidak pernah cerita pada dirinya. Raisya kini sudah dalam perjalanan ke mol. Rani sebenarnya sudah ingin melabrak mereka bahkan ingin menarik rambut wanita itu, tapi suaminya menasehatinya agar dirinya sabar mengikuti pelan-pelan. Rani sudah memfoto untuk di jadikan bukti. Suami Rani, menyarankan dirinya untuk nanti mendampingi Raisya. Dan untuk anak-anak biar di serahkan kepada dirinya. Dirinya akan membawa anak-anak mereka dan anak-anak Raisya ke arena bermain, agar tidak melihat pertengkaran itu.
Rani sudah sangat geram, tangannya sudah mengepal ini menonjok Nando.
" Dasar laki-laki breng***, ga tau diri berani-beraninya dia bermain api. Gw ga akan tinggal diam sahabat gw di sakiti. " Ucap Rani di depan suaminya.
__ADS_1
Akhirnya yang di tunggu datang. Untungnya letak duduk Rani dengan Nando lumayan jauh, tetapi meskipun demikian Rani masih bisa terlihat jelas dari jauh.
" Ran...maaf ya gw dateng telat tadi jalanan macet banget dari arah rumah gw. " Ucap Raisya.
" Iya ga apa-apa. Mas bisa minta tolong ajak anak-anak ke tempat bermain duluan nanti aku sama Raisya menyusul, ada yang mau aku omongin dulu soalnya sama Raisya. " Ucap Rani.
Awalnya terjadi drama, anak Raisya tidak ada yang mau ikut tanpa ibu nya. Tapi karna Rani memberi pengertian akhirnya mereka mengerti mau pergi duluan bersama suami Rani. Sedangkan Raisya kini merasa bingung dengan pemikiran nya. Apa ada yang begitu penting hingga mengharuskan mereka hanya berduaan saja.
Untuk mempersingkat waktu, Rani langsung membuka omongan saat anak-anak mereka berlalu.
" Sa...gw minta Lo jujur ! Selama ini ada masalah apa pernikahan lo? " Tanya Rani serius.
Sayangnya Raisya masih menutupi permasalahan rumah tangga nya dengan Nando kepada sahabatnya. Memang selama ini Raisya tidak pernah cerita kepada siapapun perselingkuhan Nando termasuk sahabat, mertua, dan orang tuanya. Dia memilih menyimpannya sendiri. Sampai dengan saat ini pun dia tetap memilih untuk menutupinya.
" Ya udah kalau Lo ga mau cerita ke gw ga apa, mungkin Lo ga percaya sama gw. Sekarang Lo tengok ke arah kanan Lo dan amati orang-orang di sekitar sana satu persatu apa ada sosok yang Lo kenal atau tidak ! " Ucap Rani.
Raisya merasa tambah bingung dengan maksud tujuan Rani, perlahan dia menengok mengikuti permintaan Rani. Dan akhirnya dia melihat dengan mata kepala nya sendiri suaminya Nando yang sudah bertahun-tahun hidup bersamanya, ternyata masih berselingkuh dan memiliki hubungan yang baik dengan Viona.
Meskipun dirinya belum pernah bertemu langsung, tapi dia sudah pernah lihat Viona di foto yang beradegan mesum dengan suami nya dulu di handphone suaminya yang pernah dia temukan. Bagai tersengat petir di siang bolong. Raisya tidak bisa menahan lagi air mata nya. Rani berusaha menenangkan dirinya. Dia memberi semangat pada Raisya, Raisya tidak boleh terlihat lemah di depan mereka. Rani menyuruh Raisya untuk menghapus air matanya, dan dia mengungkapkan akan mendampingi Raisya untuk melabrak Nando dan Viona yang masih dengan teman-temannya
Raisya memeluk Rani menumpahkan kesedihannya dan meminta maaf jika selama ini dia berbohong padanya tentang perselingkuhan Nando selama ini hingga akhirnya Rani melihat sendiri perbuatan suami sahabatnya. Raisya berusaha untuk tetap tenang, dan justru sekarang berubah menjadi kebencian yang dia rasakan.
" Sa kita harus segera ke sana, sepertinya mereka sudah mau selesai tuh. Kita harus permalukan mereka di depan teman-temannya, biar semua tahu kelakuan bejad mereka ! " Ucap Rani.
Raisya menganggukkan kepalanya, menandakan setuju dengan pendapat Rani. Tak ada lagi wajah kesedihan pada Raisya, kini sudah berganti dengan wajah kebencian. Rani juga mengingatkan meskipun terluka, Raisya tetap harus bersikap biasa di depan anak-anaknya. Setelah ini mereka akan langsung menemui anak-anaknya.
__ADS_1
Raisya berjalan ke arah Nando dan Viona di dampingi Rani. Untungnya Nando dan Viona sekarang posisinya membelakangi mereka, sehingga mereka tidak mengetahui kedatangan Raisya dan Rani. Rani kini sudah berada di hadapan mereka.
Plak...Plak...Plak...Plak...
Raisya menampar Nando dan Viona secara bergantian. Raisya datang tiba-tiba dari belakang, hingga Nando dan Viona tidak ada persiapan. Teman-temannya yang masih ada di sana hanya bisa diam menatap kedatangan Raisya dan Rani. Jantung mereka berdegup kencang dengan perasaan masing-masing.
" Dasar laki-laki breng*** sama wanita ja****. Perhatian untuk kalian semua, laki-laki ini suami saya yang telah berselingkuh sama wanita ja**** ini bahkan mereka sudah sering melakukan hubungan intim. Selama ini saya hanya diam menutupi kebusukan mereka, tapi untuk hari ini putusan saya sudah bulat. Jangan mendekat ke sini saya tidak sudi dekat anda ! Tolong urus perceraian kita ! " Ucap Raisya yang berusaha menolak Nando yang mendekati nya.
Melihat perbuatan Raisya, Viona merasa geram. Karna dia menjadi pusat perhatian teman-teman dan orang-orang di sekitar sana. Dirinya menjadi omongan orang-orang di sana. Rani memfoto semua kejadian itu untuk barang bukti. Nando berusaha merebut handphone itu, tapi orang-orang yang melihatnya membantunya. Nando langsung mengejar Raisya meskipun Viona mencoba menghadangnya. Meskipun dirinya malu, tapi dia merasa puas akhirnya Raisya mau menceraikan Nando.
Untungnya banyak yang membantunya untuk memisahkan Nando dari Raisya dan Rani. Mereka bisa terlepas dari Nando. Nando merasa terpukul, dia menyesali perbuatannya. Karna dia tidak pernah mau bercerai dengan Raisya. Dengan berat hati akhirnya Nando langsung menemui teman-temannya dengan perasaan yang masih sedih harus kehilangan orang yang dia cinta. Saat ini dia menjadi membenci Viona meskipun Viona mencoba mendekatinya. Nando langsung menghempaskan tangan Viona dan berpamitan dengan teman-temannya. Viona menjadi kecewa dengan sikap Nando. Akhirnya mereka sama-sama saling kecewa .
" Aaaaaahhh...Andai aja Lo ga datang di kehidupan gw, gw pasti udah hidup bahagia sama dia. Salah gw masih larut dengan masa lalu, hingga akhirnya gw menghancurkan masa depan gw. Nyesel gw tadi ngikutin kemauan Lo untuk datang. Aku ga mau pisah sama kamu Sa...Hanya kamu yang aku sayang selamanya. " Ucap Nando dalam hati menyesali perbuatannya.
Nando pergi dengan perasaan menyesalnya, dia akan tetap memperjuangkan pernikahan nya dengan Raisya.
Sedangkan Raisya kini sedang menangis di pelukan Rani. Meskipun sejak dulu dia mengetahui perselingkuhan Nando, tapi hari ini dirinya lebih merasa sedih karna melihat langsung semuanya. Memang tadi dia melihat Nando hanya bersikap biasa, Viona yang selalu bermanja-manja dengan Nando. Tapi bagi Raisya, tetap saja Nando salah. Hati nya bertambah sakit. Dulu dia berusaha untuk menahan perasaan sakitnya, tapi untuk sekarang sudah tidak ada lagi kata maaf bagi Nando lagi. Semua sudah terungkap dan apa yang di curigai Rani sahabatnya tadi adalah benar. Raisya sudah menceritakan semuanya.
Akhirnya Raisya mulai menyadarinya, bahwa yang dia lakukan dulu salah yaitu selalu memaafkan laki-laki yang tidak pernah terlepas dari mantan kekasihnya. Dirinya dari dulu sulit sekali membuka hati dan pikirannya untuk menerima kenyataan yang sebenarnya.
Yuk tetap dukung karyaku...
Di tunggu episode-episode berikutnya ya ..Sudah ada titik terang tentang pernikahan Raisya dan Nando.
Terima kasih yang selalu mendukung karyaku...😍😘😃🙏
__ADS_1