
Hari minggu ini Nando akan di pertemukan Fikri oleh Viona. Sebelumnya Viona sempat berbicara terlebih dahulu kepada Fikri agar dirinya bisa membantu Nando. Dia menceritakan bahwa Nando baru saja di PHK dan dia rencananya akan membuat usaha toko komputer. Nando rencananya akan meminjam uang sebesar 30 juta kepada Fikri.
Tanpa berfikir macam dia langsung menyetujui nya. Karna dia sangat kenal dengan Nando yang sudah berteman dengan istri nya sejak SMP. Fikri memang tidak pernah menanyakan pada Viona tentang mantan-mantannya dulu. Bagi Fikri mantan hanyalah masa lalu, wajar semua orang pasti memiliki mantan kekasih saat dulu.
Akhirnya Nando dan Fikri membuat kesepakatan kerjasama. Fikri memang niat menolong Nando karna yang dia tau dari Viona, Nando memiliki dua orang anak yang harus di nafkahi dan juga istri. Fikri tidak menuntut bagi hasil atau keuntungan dari ini. Yang terpenting baginya Nando bisa bersifat amanah menjalankan usaha dari uang pinjaman dirinya.
Nando merasa bahagia karna dia akan mempunyai usaha toko komputer sesuai cita-citanya. Dia sangat berterima kasih atas pertolongan Fikri, dia berniat tidak akan mengecewakan Fikri. Berbeda dengan Viona, dia justru merencanakan yang berbeda. Dengan seperti ini, Nando akan berhutang budi pada dirinya dan tidak bisa menjahuinya. Mereka akan selalu dekat. Obsesi Viona untuk selalu dekat dengan Nando masih terus berjalan.
Justru sekarang Viona selalu memberi alasan yang selalu membuat Nando untuk menemui Viona. Karna dia merasa telah berhutang budi pada Viona. Orang yang telah menolongnya dalam keterpurukan, orang yang membuat dirinya untuk bangkit kembali.
Setelah pembicaraan selesai, Fikri mengakhiri pertemuan hari ini. Fikri pulang bersama Viona dan Nando pulang ke rumah nya. Viona terus berakting di depan Fikri bahwa yang di lakukan dirinya hanya sekedar perasaan iba sebagai seorang teman yang ingin membantu temannya yang kesusahan. Fikri berpikir bahwa perbuatan istrinya sangatlah mulia yang berpikir untuk menolong teman nya yang kesulitan.
__ADS_1
Nando terpaksa melakukan kerjasama dengan suami Viona. Karna dia sudah merasa buntu tidak ada yang menolongnya. Memang Nando tidak mau menggunakan uang dari pesangonya untuk modal usaha. Tetapi uang itu sengaja dia simpan untuk dia berikan setiap bulan sebagai nafkah kepada Raisya. Setiap bulan Nando selalu memberikan Nafkah kepada Raisya sebesar 6 juta rupiah. Nando tetap konsisten memberikan Nafkah untuk istri dan anak-anaknya.
Dia merasa takut jika dia tidak bisa memberikan Nafkah kepada istrinya, dengan sangat mudah Raisya akan menggugat cerai dirinya. Meskipun Raisya bekerja, dia selalu memberikan nafkah untuk Raisya. Dan dia menyerahkan Raisya untuk mengatur keuangan. Baginya memang tidak cukup uang segitu. Mengingat dirinya masih mempunyai cicilan rumah dan juga mobil. Gaji Raisya memang lebih besar di bandingkan dirinya. Kini Raisya sudah menjadi supervisor Accounting di perusahaannya, sehingga dia mendapatkan tambahan uang tunjangan posisinya. Raisya juga memang mendapatkan gaji yang cukup besar di perusahaan itu.
Meskipun demikian selama ini Raisya tetap menghargai Nando, karna baginya namanya sebuah rumah tangga harus saling melengkapi. Uang gaji dirinya di pakai untuk membayar cicilan rumah dan mobil, dan uang gaji Nando di pakai untuk kebutuhan sehari-hari dan anak-anak sekolah.
Rencananya mulai besok Nando akan mulai berbelanja semua kebutuhan di toko. Mulai dari stock barang, alat-alat servis, dan kelengkapan lain. Fikri mempercayai sepenuhnya kepada Nando untuk mengurus semuanya. Viona tadinya mengambil kesempatan alasan untuk bersama Nando untuk mempersiapkan semuanya keperluan usahanya. Tetapi Fikri tidak mengizinkan, karna bagi Fikri istrinya hanya membikin repot Nando saja. Dia sangat yakin jika Nando lebih mengerti apa yang dia butuhkan. Dan ini adalah urusna laki-laki.
Viona merasa kesal dengan keputusan Nando yang menginginkan jika mereka berdua sebaiknya hanya sebagai teman dan juga rekan bisnis. Dia mengingatkan Viona untuk bisa menghargai kepercayaan pasangannya. Apa yang mereka perbuat dulu adalah sebuah kesalahan. Tujuan Nando melakukan ini memang murni demi keluarganya, bukan lagi untuk kebutuhan dirinya sendiri. Tapi Viona tetap merasa terima. Dia ingin Nando bisa seperti dulu bisa memuaskan hasratnya. Viona masih tergila-gila dengan permainan ranjang Nando.
Dengan terpaksa Nando berbicara untuk mengiyakan tapi tidak saat ini. Nando akan mencoba untuk mengulur waktu. Dia tidak mau mengecewakan istrinya lagi. Dia ingin kembali seperti dulu bersama istrinya. Nando akan berusaha berbicara pelan-pelan untuk memberikan pengertian kepada Viona.
__ADS_1
Nando seorang laki-laki yang sebenarnya naluri hasratnya sangat tinggi. Tapi dia berusaha untuk menahannya. Meskipun dirinya sudah lama tidak mendapatkan dari Raisya setelah kejadian itu. Kadang hal itu membuat dirinya tersiksa, karna dia memilih untuk tidak berbuat gila lagi dengan Viona. Dia sudah merasa lelah dengan perbuatan zina nya dulu. Dia selalu berusaha untuk mendapatkan kepercayaan kembali dari istrinya, meskipun saat ini Raisya belum juga memaafkannya.
Saat ini Nando lebih memilih untuk bisa membahagiakan keluarga, dia ingin bisa terus membahagiakan istrinya. Dirinya sudah sadar saat nya dirinya harus fokus pada keluarganya. Mrskipun selama ini dia sudah lebih mementingkan keluarga nya terlebih dahulu baru dirinya pergi bersama Viona. Dan setiap dirinya bersama Viona, Viona lah yang selalu membayar hotel untuk check in dan biaya lainnya. Nando hanya mengeluarkan biaya bensin untuk bertemu Viona dan hanya memberikan beberapa uang jika Viona memaksa agar Nando untuk ikut andil mengeluarkan uang. Meskipun dari dulu dirinya gila, namun dalam urusan uang dia lebih mementingkan untuk kebutuhan keluarganya. Nando juga berpikir Viona lebih memiliki uang yang lebih banyak dari dirinya. Selama ini Viona merasa tidak keberatan karna bagi nya dalam hal ini memang dirinya lah yang berlebihan dan sebagai seorang kekasih wajar bergantian jika salah satu pasangannya memiliki uang lebih. Yang terpenting baginya mereka bisa saling bertemu melepas rasa kangen mereka.
Viona memang benar-benar sudah cinta buta pada sosok Nando, sampai dirinya tidak berpikir jernih. Dia selalu membuat Nando untuk bisa merasa bahagia, meskipun jika dirinya harus menikah dengan Nando dia harus berpikir panjang. Mengingat kondisi keuangan Nando di bawah suami nya dan dia juga malas jika harus mengurus anak-anak Nando jika harus Nando bercerai dari Raisya. Viona lebih memilih hubungan seperti ini saja, meskipun dirinya terus berzina dengan Nando.
*****
Cinta buta bisa membuat seseorang menutup hati nya untuk berbuat apapun meskipun hal tersebut bisa menjatuhkan harga dirinya, membuat dirinya tersiksa, membuat dirinya tidak bisa berpikir jernih hingga membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin meskipun kenyataannya tidak sebaik yang dia pikirkan....
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya....
__ADS_1
Dukung terus aku ya....