
Semua pada masanya
Raisya sudah di perbolehkan pulang hari ini. Hatinya merasa gembira karna sudah bisa berkumpul dengan kedua buah hatinya di rumah. Meskipun dirinya sudah memiliki anak dari Tyar, dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa kasih sayangnya terhadap kedua buah hati nya dari pernikahan pertamanya tak akan berubah.
Raisya duduk di samping Tyar yang sedang mengemudikan kendaraan nya. Senyum bahagia tergambar dari wajah cantiknya.
Tyar melirik ke arah sang istri yang sedang memandang buah hati dari pernikahan nya. Sungguh takdir itu punya rencana tersendiri , semua pada masanya. Di masa saat kita harus terpisah dan terluka dan di masa saat kita bersama dan bahagia.
Tyar meraih tangan istri nya dan mencium punggung tangan sang istri.
" Love you...Terima kasih sudah memberikan kebahagian yang tak terhingga untuk aku ! " Ucap Tyar tersenyum memandang sekilas sang istri.
Tyar memang paling pintar membuat istri nya bahagia, mengungkapkan kata - kata romantis yang membuat Raisya selalu tersanjung.
Kini semua pada masanya untuk Raisya merasakan kasih sayang dan cinta dari laki - laki yang sangat mencintai nya dan berjanji tidak akan pernah menyakitinya.
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit Raisya dan Tyar kini sudah sampai di rumah. Mereka langsung di sambut kedua anak Raisya terdahulu. Mereka sangat bahagia karna sekarang telah memiliki adik. Terlebih anak mereka sekarang terlihat sangat tampan dan memiliki pipi yang chubby dan tubuh yang gembul membuat menggemaskan untuk orang yang melihatnya.
Raisya langsung menaruh bayi nya di dalam box. Karna dia ingin membersihkan diri terlebih dahulu. Begitu juga Tyar yang mengekori sang istri yang akan berganti pakaian.
__ADS_1
Setelah dirinya mengganti baju rumahan, Tyar memilih membaringkan tubuhnya yang terasa lelah sambil memandang wajah cantik dan tubuh yang sexy sang istri.
" Ih...kamu ko lihatin aku gini banget, malu aku mas..Aku gendut ya sekarang ? " Ucap Raisya.
Tyar bangkit dari ranjang dan menghampiri Raisya. Lalu mencium bibir sang istri yang selalu menjadi candunya dan mere*** dua gunung kem*** milik sang istri.
" Mas....udah deh mulai. Nanti kalau ga tahan gimana ? Puasa dulu sampe 3 bulan ! " Sahut Raisya.
" Ah serius yang ? Lama banget 3 bulan ? Gimana nahan nya aku donk lihat tubuh kamu yang semakin sexy, bisa frustasi aku..." Ujar Tyar lirih.
" Iyalah...Aku juga takut ah. Kamu kalau mau main ganas, nanti yang ada robek lagi jahitannya. " Ucap Raisya.
" Ihh....mas....malu tau anak udah 3. " Jelas Raisya yang wajahnya sudah memerah.
Memang sangat berbeda hal nya saat bersama Tyar. Entah mengapa dirinya selalu tergila - gila dengan permainan dengan Tyar. Tyar selalu pintar membuat sang istri terbang ke nirwana. Hal itu yang membuat Raisya selalu ingin melakukannya. Meskipun bukan yang pertama , namun dirinya selalu berharap menjadi yang terakhir untuk Tyar.
Raisya memilih meninggalkan Tyar yang ingin beristirahat. Meskipun dirinya merasa lelah, rasa kangen nya terhadap dua buah hatinya menjadikan rasa lelahnya hilang. Komunikasi Raisya dengan sang buah hati berjalan lancar. Bahkan rasa sayang kedua buah hatinya terhadap dirinya lebih besar di banding ke Nando.
Meskipun Raisya sibuk sejak dulu, dirinya selalu menyempatkan waktu untuk bersenda gurau dengan kedua buah hatinya. Terlebih kedua anak nya kini sudah beranjak remaja.
__ADS_1
Kebahagiaan Raisya bertambah saat dirinya bisa memberikan keturunan dari buah cinta pernikahan nya dengan Tyar. Meskipun usia nya sudah tak terlalu muda, namun dia tetap tidak mengurungkan niat nya untuk memiliki anak kembali dengan Tyar.
Semua pada masa...
Saat kita dahulu pernah berbuat kesalahan, maka di waktu ini dirinya harus menerima hasil dari perbuatan nya. Seperti hal nya pada Nando yang harus menikmati hari - hari tua nya hidup sendiri. Rasa bahagia dulu memiliki keluarga yang lengkap, tidak di jadikan dirinya untuk bersyukur. Hingga akhirnya Allah mengambil nikmati itu. Wanita yang sabar dan menerima dirinya apa adanya, kini sudah hidup berbahagia dengan laki - laki lain. Dan dirinya juga harus berpisah dan tak mendapatkan kasih sayang dari sang anak karna sejak anaknya dalam kandungan Raisya sering tidak di perhatikan oleh nya dan bahkan saat sudah terlahir dan perlahan tumbuh dirinya tidak terlalu mempedulikan kedua buah hatinya, hingga hubungan batin itu menjadi tidak dekat.
Berbeda hal nya dengan Viona. Dirinya sudah pergi meninggalkan dunia dengan membawa penyesalan. Bahkan di akhir hidupnya tak ada cinta yang menemani dirinya. Hal ini bisa di jadikan pelajaran untuk kita tidak boleh berbuat sombong dan serakah ingin memiliki sekaligus , karna semua pada masa nya. Masa di mana kita harus merasakan tidak memiliki satu orang pun. Dengan bangga nya dulu merebut milik orang lain demi kebahagiaannya dan akhirnya pada masa nya harus menelan pil pahit harus kehilangan suami yang sudah memberikan kepercayaan terhadap nya.
Tyar sedang mendekap hangat tubuh istrinya. Sungguh dirinya merasa bahagia. Bagaimana dirinya melawan keterpurukan saat dulu dirinya di tinggal mantan istrinya yang lebih memilih laki - laki lain. Padahal dulu dia terus berusaha untuk menjalani kehidupan normal dengan berusaha mencintai Nia. Namun takdir membuat rencana lain. Di mana masa nya dulu dia harus merasa terpuruk dari pengkhianatan sang istri yang diam - diam masih menjalin hubungan dengan kekasihnya dan pernikahan hanyalah sebuah kedok menutupi semuanya.
" Semoga Allah selalu melimpahkan anugerah yang terindah untuk keluarga ku. Menjadikan kita keluarga sakinah, mawadah, dan warohmah. " Ucap Tyar yang masih memeluk sang istri.
" Amin...Makasih sudah membawa kebahagiaan untuk diriku hingga aku bisa merasakan kasih sayang yang tulus dari kamu. " Sahut Raisya sambil langsung mencium bibir Tyar.
Author ucapkan Terima kasih untuk yang sudah mampir di karyaku. Mampir juga di karya author lainnya yang bersifat hanya kehaluan saja.
My Kids My Hero
Kisah Aluna
__ADS_1
😍😍😍😍😘😘😘😘