Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Pertemuan dengan Tyar


__ADS_3

" Pagi semua..." Seperti biasa Raisya menyapa teman-teman di kantornya.


Raisya memang terkenal sangat ramah kepada semua orang. Memang sifat Raisya setelah menikah sangat berubah. Dulu Raisya lebih banyak diam dan judes kepada orang, tapi sekarang setelah menikah dirinya menjadi sangat bawel dan mudah bergaul. Meskipun demikian dari dulu memang dia tidak pernah memilih teman.


Raisya langsung berkutat dengan pekerjaannya. Dia mulai membuka komputernya.


" Sa Lo udah lihat email dari pusat belum ? Besok ada meeting di kantor pusat masalah program baru. " Ucap Risa teman kantor nya.


" Ya ni gw baru buka email-email yang masuk. Besok kita jalan bareng dari kantor aja. Besok dari kantor jalan 10 pagi supaya sebelum jam 13.00 kita udah sampai di sana. "


Raisya dan Risa berjanjian besok akan berangkat bareng ke Kantor Pusat. Meeting ini hanya khusus untuk divisi keuangan. Mereka mulai mempersiapkan data untuk besok. Meeting ini khusus bagian Accounting dan kasir.


*****


Tiba lah waktunya, Raisya dan Risa tetap absen terlebih dahulu di kantornya setelah jam 10.00 mereka baru berangkat dengan menggunakan taksi online. Kini mereka sudah sampai di kantor Pusat. Kantor mereka berada di lantai 26 . Saat ini mereka sudah sampai di lobby.


Brug....


" Aaauuuhhh..." Ucap Raisya.


" Maaf..." Ucap Tyar.


Kedua nya langsung berdebar-debar jantungnya, mereka saling mengenal suara satu sama lain.


" Raisya..." Ucap Tyar.


" Ty...ar..." Ucap Raisya gugup

__ADS_1


" Kamu kerja di sini juga ? " Tanya Raisya .


" Iya...baru mau istirahat ni aku. " Ucap Tyar sambil terus memandang wajah Raisya.


" Owh...Ya udah a...ku permisi dulu ya..." Sahut Raisya sambil jalan melangkah berlalu dari Tyar.


" Raisya...Tunggu ! " Panggil Tyar.


" Kenapa Yar ? Tanya Raisya yang menghentikan langkahnya.


Tyar merasa bahagia bisa bertemu dengan Raisya. Sosok wanita yang dia cintai sejak dulu, tapi karna kebodohannya dia harus berpisah dengan Raisya. Salah paham yang membuat dirinya meninggalkan Raisya. Padahal Raisya tidak pernah mengkhianati dirinya. Tapi sayangnya Tyar tidak memiliki kekuatan untuk kembali pada Raisya. Dia lebih memilih memendam sendiri hingga akhirnya Raisya menikah dengan Nando. Keduanya merasa gugup setelah sekian lama tidak bertemu, ada kecanggungan di antara mereka saat bertemu. Raisya tidak bisa menahan perasaannya, dia terus berusaha menutupi wajahnya yang kini merah merona.


" Aku boleh minta nomor handphone kamu ? " Tanya Tyar.


Tanpa pikir panjang, Raisya langsung memberikan nomor telponnya. Karna dia harus segera pergi menghadiri meeting. Dan baginya inilah waktu yang dia tunggu bisa mendapatkan nomor telpon Tyar. Raisya tidak pernah berharap lebih dari dulu untuk kembali pada Tyar. Setelah kejadian lalu, dia tidak pernah lagi berharap lebih dari seorang Tyar. Raisya menerima kenyataan yang harus dia jalani. Dia sadar bahwa cinta tak selalu harus memiliki, meskipun dirinya masih memiliki rasa pada Tyar.


Hati Raisya menjadi tidak karuan, perasaannya kini bercampur aduk. Ada perasaan senang akhirnya Tyar bisa bersikap manis lagi padanya, tapi ada perasaan takut jika harus mengharapkan lagi.


Kalau harus ku mengingatmu lagi aku takkan sanggup


Dengan yang terjadi pada kita


Jika melupakanmu hal yang mudah


Ini takkan berat, takkan membuat hatiku kalah


Kalah kuakui aku kalah

__ADS_1


Cinta ini pahit dan tak harus memiliki


Jika aku bisa ku akan kembali


Ku akan merubah takdir cinta yang ku pilih


Meskipun tak mungkin walaupun ku mau


Membawa kamu lewat mesin waktu


" Ehem...ehem Cie...siapa Sa ? " Tanya Risa.


" Ih kenapa sih ..orang itu temen gw. " Sahut Raisya.


" Teman lah, emang apa coba. Udah ah ni da sampai. " Ujar Raisya.


Untungnya saat ini mereka sudah sampai di lantai 26, hingga Raisya bisa menghindari ucapan dari Risa. Hati nya masih gemetar, jantungnya masih berdegup kencang saat ini. Raisya seperti baru merasa jatuh cinta kembali. Memang perasaannya terhadap Tyar sangat besar. Mungkin hal ini yang membuat perasaan Raisya seperti ini.


Meskipun dia sudah mencintai Nando, namun perasaan cintanya terhadap Tyar tidak pernah pudar. Perasaan itu lebih besar dari pada perasaannya terhadap Raihan. Kini Raisya malah merasakan hal biasa terhadap Raihan. Karna memang setelah keputusannya dulu, dia berhenti mencinta Raihan. Sedangkan pada Tyar, dirinya mengakui jika semua ini karna kesalahannya dulu sehingga Tyar berbuat itu padanya. Dia sudah cukup kenal sifat Tyar, yang bila kecewa sulit sekali terobati meskipun sudah bisa memaafkan tapi jika sudah kecewa sulit untuk percaya.


Tyar langsung mengirimkan pesan singkat ke Raisya. Dia mengingkan untuk bertemu kembali karna tadi belum sempat mengobrol. Tapi Raisya memilih untuk menolaknya. Karna dia takut merasa terlena lagi dan sulit melupakan. Dia tidak mau mengganggu hubungan rumah tangga Tyar di kemudian hari. Raisya tidak mau bermain api kembali. Baginya kesalahan dia dulu pada Raihan, tidak ingin dia ulang lagi. Karna dia sadar, dia telah memiliki suami. Meskipun Nando mengkhianati dirinya, dia tidak mau membalasnya. Dia tidak mau membalas perbuatan Nando dengan seperti itu. Raisya saat ini masih bisa berpikir jernih tentang anak-anaknya.


Tyar merasa kecewa dengan alasannya. Tapi tetap saja seperti biasa, Tyar tidak bisa langsung mengungkapkan dirinya kini sudah bercerai kepada Raisya. Baginya ini terlalu cepat. Memang benar juga di katakan Raisya. Jika mereka dekat kembali, segala kemungkinan bisa saja terjadi mereka bisa saling jatuh cinta lagi. Mengingat Raisya masih memiliki suami. Dia tidak mau mengganggu pernikahan mereka. Karena Tyar tidak suka dengan pengkhianatan, oleh karen itu dia tidak mau Raisya mengkhianati suaminya. Tyar itu memang tipe laki-laki yang setia dari dulu, justru dialah yang selalu merasa di kecewai oleh wanita. Kisah cinta nya selalu tidak berjalan mulus.


Mungkin jika Raisya dengan Tyar, mereka akan hidup bahagia. Bisa sama-sama saling menghargai pasangannya dan tidak akan mengkhianati pasangannya. Tyar hanya bisa menghela nafas panjang menerima kenyataan ini. Dia tidak mau memaksa Raisya untuk dekat kembali padanya.


Raisya berusaha melawan perasaannya. Karna dia tidak mau merasakan kecewa lagi. Baginya kini cukup Nando yang menyakitinya. Dia tidak mau merasa kecewa lagi dengan laki-laki lain. Dia tidak mau berharap lebih dari sosok Tyar. Karna dia sangat tahu Tyar itu bilang menjalin hubungan selalu serius dan setia. Dia sangat yakin hubungan pernikahan nya kini baik-baik aja. Raisya takut tidak bisa mengontrol perasaannya jika dekat kembali dengan Tyar.

__ADS_1


Aduh Raisya kesian banget ya. Apa sebaiknya mereka kita satukan saja ya, biar bisa hidup bahagia. Saling setia dan saling menyayangi. Dari pada aku di bohongi Nando terus...Tapi Nando masih sangat sayang sama Raisya dan ga mau kehilangan Raisya...Author jadi bingung 😕😕😑


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian...Tetap dukung karyaku. Maaf jika cerita ini masih di titik seperti ini. Menghadapi Viona dan Nando yang tobat sambel, masih berubah terus. Terima kasih yang sudah mendukung dan mengerti bagaimana perjuangan author dalam menulis. 😁😘😃


__ADS_2