Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Rasa itu masih ada


__ADS_3

Semua acara telah selesai, Viona memasuki kamar pengantinnya bersama Fikri suaminya. Inilah hari di mana mulai saling mengenal satu sama lain. Karna sebelumnya mereka belum saling mengenal, dan pernikahan mereka pun terbilang sangat cepat.


Viona mencopot satu persatu pernak pernik yang menempel di tubuhnya, dia juga memilih untuk langsung mandi menghilangkan make up yang menempel di wajahnya. Sedangkan Fikri hanya membuka pakaian pengantin yang menempel di tubuhnya dan hanya memakai kaos tipis dan celana boxer yang sebelumnya sudah dia pakai tadi sebelumnya.


Fikri memiliki postur tubuh yang lebih gagah dari Nando, dan wajah yang lumayan. Dia juga sosok yang berwibawa di bandingkan Nando. Entah mengapa Viona masih saja tergila-gila dengan sosok Nando. Dan pekerjaan Fikri lebih mapan di bandingkan Nando yang hanya pegawai staf biasa di perusahaannya.


Fikri termasuk anak yang penurut, sehingga saat dirinya di jodohkan dia langsung menerima tawaran itu. Bagi nya pilihan orang tuanya pasti yang terbaik untuk dirinya. Dan menurut Fikri, Viona cuma menyenangkan. Karna selama ini Fikri tidak pernah mengetahui bahwa Viona masih sangat berhubungan dekat dengan mantan kekasih nya dulu. Dia menerima Viona apa adanya, meskipun Viona janda yang telah memiliki anak hal itu tidak masalah baginya. Karna dia yakin cinta akan muncul karna saling bersama.


Rencananya mereka akan terpisah sementara, Viona memilih untuk tinggal di Bandung dan dirinya tetap harus pulang ke Jakarta. Sebelum acara pernikahan Viona sudah memutuskan berhenti bekerja dan memilih mengurus usahanya yang ada di Bandung. Fikri memiliki dua usaha di Bandung yaitu rumah makan khas Sunda dan usaha travel.


Viona berusaha untuk menerima kenyataan bahwa Nando sudah menolaknya dan tidak akan pernah kembali lagi padanya. Oleh karena itu dia berusaha untuk melupakan kenangannya bersama Nando dengan pindah dari Jakarta dan Bekasi dan memilih menetap di Bandung.

__ADS_1


Viona memiliki sifat supel mudah bergaul jadi bukan hal sulit untuk mendekati Fikri.


" Memang rasa ini masih ada, masih milik mu Ndo. Tapi aku berusaha untuk menyayangi Fikri yang sekarang jadi suamiku. Apalagi dia juga ga munafik membutuhkan uang untuk kehidupannya semenjak dirinya berhenti bekerja, dirinya bergantung pada Fikri. " Ucap Viona lirih.


Fikri menghadiahkan Viona sebuah apartemen di daerah Bandung, dan dua usaha nya di Bandung pun sudah di percayakan kepada Viona untuk mengelolahnya. Selama ini Fikri masih suka bolak balik Jakarta Bandung saat ada waktu senggang untuk mengeceknya, dan untuk hari-harinya dia percayakan kepada kakak nya yang tinggal di Bandung untuk mampir ke tempat usahanya mengecek para pekerjanya. Sekarang dia sudah merasa lega karna sudah ada Viona istrinya yang mengurusnya.


Malam pun tiba, kedua pengantin baru ini masuk ke dalam kamar pengantin mereka. Viona yang lebih berpengalaman mencoba untuk lebih agresif mencari perhatian kepada Fikri. Selama ini Fikri jarang menjalin hubungan dengan wanita, lagi pula hubungan mereka hanya sebatas pacaran biasaa. Bisa di bilang Fikri masih perjaka belum memiliki pengalaman tentang sex meskipun Fikri pasti sebagai laki-laki dewasa sudah sangat mengenal lewat video-video porno.


Mereka saling mencoba menikmati permainan keduanya, Fikri merasa puas dengan permainan Viona yang sangat lihai. Baru sebentar bermain, dirinya sangat cepat tejadi pelepasan. Berbeda dengan Viona meskipun dia menikmati, dia tidak merasakan kepuasaan dari suaminya. Dia malah membandingkan permainannya dengan Nando, Nando selalu membuat dirinya terbang melayang. Nando sangat lihai memberikan kepuasan untuk dirinya. Berbeda dengan Fikri yang justru terlihat lebih egois, merasa puas tanpa memikirkan kepuasan Viona. Setelah selesai pelepasan, justru Fikri langsung tertidur pulas. Berbeda dengan Nando yang selalu melakukan hal mesra terhadap Viona setelah melakukan hal itu.


" Ndo... Aku rindu kamu, aku menginginkan kamu di hidupku. Cuma kamu yang bisa mengerti aku. Cuma kamu yang bisa memuaskan aku di ranjang. " Ujar Viona sambil memandang Fikri yang sudah tertidur pulas.

__ADS_1


Tanpa terasa dirinya meneteskan air matanya, dia tidak bisa lagi menahan perasaan rindunya terhadap Nando.


" Rasa ini masih ada. Aku masih sangat menyayangi kamu. " Ucap Viona lirih.


Akhirnya dia memilih untuk tidur, karna rasa kantuk sudah menyerang dirinya. Akhirnya Viona tertidur pulas di sebelah Fikri. Memang sangat berbeda dengan Nando, dia selalu ingin membahagiakan Viona sehingga Viona tidak pernah melupakan dirinya.


Di tempat berbeda, Nando belum merasa kantuk. Dia memilih untuk duduk di teras rumahnya sambil menghisap rokok dan menyeruput kopi. Pikirannya melayang ke Viona, dia memikirkan Viona yang hari ini menikah dengan laki-laki lain dan pasti kini mereka sedang menikmati malam pengantin mereka dengan bahagia. Terlintas senyum manis Viona terhadapnya, dan kenangan-kenangan dirinya saat bercinta dengan Viona. Dan saat itu juga dirinya mengingat sebegitu marah dan kecewanya Viona saat dirinya memutuskan memilih istrinya.


Jodoh memang tidak pernah ada yang tau. Nando tidak munafik bahwa dirinya bersyukur di jodohkan dengan Raisya. Wanita yang sangat baik, sabar menerima kekurangannya, dan telah memberikan anak yang sangat cantik dan pintar. Nando harus menerima takdir yang sudah tertulis untuk dirinya. Dia mengingat saat dirinya dulu harus terpisah dengan Viona, dan akhirnya Viona meninggalkan dirinya menikah dengan laki-laki lain. Dan saat ada kesempatan bersama, Viona sudah bercerai. Justru Nando yang tidak melepaskan wanita yang akan dia nikahi hingga kini telah mempunyai anak. Perjalanan cinta mereka tidak pernah menemui titik temu. Selalu saja ada penghalang. Dan kini Viona sudah menikah kembali, tidak mungkin baginya menjadikan dirinya sebagai kekasih gelapnya.


Tak dapat di pungkiri rasa ini masih ada untuk Viona. Nando belum benar-benar bisa menghilangkan Viona dari hatinya. Dia sangat merindukan sosok Viona yang selalu memberikan kebahagiaan untuk dirinya. Viona termasuk sosok yang hangat dan menyenangkan bagi dirinya. Berbeda dengan Raisya istrinya yang lebih cuek dan tidak terlalu sering menunjukkan rasa sayangnya, meskioun Nando tau bahwa sayang dan cinta Raisya oun sangat besar terhadapnya. Cuma Raisya tidak seagresif seperti Viona.

__ADS_1


Memang untuk soal menggoda dan merayu Viona nomor satu tidak ada tandingannya. Tetapi untuk soal cinta yang tulus dan sososk istri dan ibu yang baik Raisya tidak ada tandingannya. Raisya hidup lurus tidak pernah mengkhianatinya, dan tulus menyayanginya. Dan kini juga Raisya sudah pintar membahagiakan dirinya di ranjang meskipun tidak sebegitu pengalaman dengan Viona. Tetapi baginya Raisya yang pertama meskipun rasa ini masih ada untuk Viona.


__ADS_2