Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
LDR


__ADS_3

Selama perjalanannya pulang menuju Bekasi, perasaan hati Raisya merasa sangat gelisah, pasalnya bayangan saat di Bandara tadi dan ucapan mami Maura masalah perjodohan selalu mengantui pikirannya.


Dia mencoba untuk mengikhlaskan apa yang akan terjadi nanti. Mulai hari ini dia dan Raihan akan menjalani Hubungan jarak jauh ( LDR ).


Raihan saat ini melakukan perjalanan sangat jauh, dia harus menempuh waktu berjam-jam di udara. Oleh karena itu dia masih belum bisa untuk menghubungi Raisya.


Maura duduk di sebelah Raihan di dalam pesawat. Seperti biasa dia selalu bersikap manja pada Raihan. Tetapi Raihan tidak merasa tergoda dengan sikap Maura terhadap nya, dia masih bisa menahan dirinya untuk tidak terpengaruh dengan sikap Maura.


Baru beberapa jam terpisah, dia sudah sangat rindu dengan sosok Raisya. Dia sangat mencinta Raisya. Dia selalu mengingat moment kebersamaannya bersama Raisya yang membuat dirinya selalu tersenyum bahagia.


Saat ini, Maura merasa gelisah dan tidak merasa tenang selama di pesawat. Karna dirinya merasa kesal di cuekin oleh Raihan. Dirinya benar-benar tidak di anggap ada oleh Raihan. Maura mencoba protes kepada Raihan. Dia marah, mengomel atau apa pun, tetapi semua itu tidak ada artinya bagi Raihan.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam di angkasa, akhirnya Raihan telah sampai di Inggris. Dia langsung memilih untuk menuju apartemen yang sudah mereka sewa. Maura tinggal bersebelahan dengan Raihan di sana, dia juga satu kampus dan satu jurusan dengan Raihan.


Setelah mengambil kartu akses masuk apartemennya, Raihan langsung menuju kamarnya. Dia langsung mengambil handphone nya yang dia taro di dalam tas kecilnya dan langsung menaiki kasurnya untuk meluruskan tubuhnya yang sudah sangat kaku karna perjalanan yang sangat panjang.


Dan dia langsung teringat harus memberi kabar kepada Raisya dan mami, bahwa dirinya telah sampai di Inggris. Tanpa waktu lama Raihan telah merubah no di Indonesia menjadi no di negara tempat dia sekarang. Untuk panggilan pertama dia memilih untuk menghubungi mami nya dan kemudian untuk panggilan kedua yaitu Raisya.


" Assallammualaikum, mi. Raihan baru saja s


sampai di Inggris. " ucap Raihan di panggilan telpon.


Mami yang melihat handphone nya tertulis nama anaknya merasa sangat bahagia dan cepat-cepat dia langsung menerima telpon itu.


" Walaikumsallam sayang... Alhamdulillah mami senang dengarnya, kamu sudah sampai dengan selamat. Jaga kesehatan dan jaga diri kamu baik-baik ya sayang di sana. Mami merindukan kamu. " sahut mami dengan rasa rindu terhadap anaknya.


" Ya udah mi...Raihan mau mandi dulu terus aku mau istirahat dulu ya. Nanti Raihan hubungi mami lagi ya. " jelas Raihan kepada Mami nya.


" Ok deh anakku sayang.. Miss you..." jawab mami penuh cinta.


Akhirnya Raihan menutup telpon dengan mami nya, dan dia langsung menghubungi Raisya.


Kring... Kring... Kring...


Sudah berkali-kali Raihan menghubungi Raisya, tetapi Raisya belum juga mengangkat telponnya. Akhirnya Raihan mengirimkan pesan chat ke Raisya.

__ADS_1


" Assallammualaikum. Sayang aku yang paling aku cinta. Aku mau memberi kabar ke kamu, aku udah sampai di Inggris. Kamu kena sih ga angkat telpon aku dari tadi? Emang kamu lagi ngapain sih ? Kamu ga tau ya kalau aku rindu banget sama kamu. " tulis Raihan panjang lebar.


Sambi menunggu balasan dari Raisya, Raihan memilih untuk mandi. Dan setelah mandi dia meraih handphone nya kembali. Dia lihat belum juga ada balasan dari Raisya. Dan justru ada pesan dari Maura yang mengajak dia untuk berjalan-jalan sambil mencari makanan karna perutnya laper.


" Ra...kamu makan mie instan atau pop mie dulu deh. Aku masih belum mau makan. Aku masih cape, mau istirahat dulu. Tunggu aku bangun dulu ya baru kita nanti cari makanan. Mami aku juga udah bawain aku rendang, kita tinggal cari beras aja untuk masak nasi. " ucap Raihan.


Melihat balasan pesan dari Raihan, Maura sangat senang dan dia langsung menghubungi Raihan. Seperti biasanya dia akan berbuat manja terhadap Raihan.


" Halo... kenapa ? " ucap Raihan dengan males. Karena dirinya sudah mulai mengantuk.


" Ih jutek banget sih. Ya udah deh kalau mau nya kamu gitu. Tapi aku masih takut tinggal di apartemen sendiri Han... " sahut Maura manja.


" Bawel banget sih kamu. Biasakan hidup mandiri ! Udah dulu ya jangan ganggu aku dulu, aku ngantuk mau tidur. " ucap Raihan kesal.


Raihan langsung menutup panggilan dari Maura. Dan dia langsung tertidur pulas. Jelas saja Raihan seperti itu, karna dia sudah menahan kantuknya sejak tadi. Selama di perjalanan tidak bisa tidur dengan nyenyak.


Saat Raihan menghubungi Raisya. Raisya sedang pergi mengantar kakaknya belanja kebutuhannya di mol dan dia juga sempat berjalan-jalan memutari mol. Dan mereka sekarang baru sampai di rumah. Raisya tidak mengetahui kalau Raihan menghubunginya, karna handphone nya tertinggal di rumah saat dia pergi bersama kakak nya.


Dia baru mengetahuinya saat dia melihat ada 5 panggilan tak terjawab dari Raihan dan juga pesan chat dari Raihan. Dia merasa senang, dan dia langsung melakukan panggilan video untuk melihat wajah kekasih yang dia rindukan.


Raihan terjaga dari tidurnya, dengan mata yang baru sedikit terbuka dia raih handphonenya yang dia simpan di samping bantal tidurnya. Dan matanya menjadi terbuka sempurna saat melihat nama orang yang tersayang yang menelponnya.


" Hai.... Dari mana aja sih yank ? " ucap Raihan.


Raisya memberikan senyuman manisnya dan dia juga menampilkan wajah yang sangat bahagia.


" He... he.. he... Maaf aku baru pulang sama si kakak dari mol, aku habis nganter kakak belanja keperluannya. Lalu kita lanjut keliling-liling mol cuci mata. Kamu lagi tidur ya? " jelas Raisya.


" Iya aku tadi tidur saat kamu ngubungin aku, ni aku baru aja terbangun karna kamu telpon. Nyebelin banget sih kamu, aku di sini kangen kamu malah cuci mata. Enak ya ga ada aku ? ucap Raihan ngambek.


" Ko orang ganteng ngambek sih... nanti gantengnya hilang loch... lagian aku cuci mata juga bukan cari cowok sayang... cuci mata lihat-lihat baju, sepatu, tas sama yang lain. Ya udah tidur lagi sana. Maaf aku udah ganggu kamu tidur. Aku juga mau mandi dulu ya.. " ucap Raisya.


" Hii... nyebelin banget orang aku masih kangen udah mau selesain panggilan. Emang kamu ga kangen ya sama aku ? " ucap Raihan bete.


" Aku beneran mau mandi, lengket banget badan aku sayang. Kata siapa aku ga kangen, malahan aku bukan sekedar kangen... tapi justu kangeeeeennnnn baaaannnnnggggeeet. " ucap Raisya tersenyum.

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua mengakhiri panggilannya. Rasa kantuk Raihan menjadi hilang. Dia juga sudah merasa sudah cukup waktunya dia beristirahat, dan dia sekarang menghubungi Maura untuk bersiap-siap mengajak Maura mencari keperluan mereka untuk makan.


Kring... Kring


Maura langsung mengangkat telpon dari Raihan. Dan dia langsung bersiap-siap untuk pergi. Mereka kini sudah berangkat pergi mencari yang mereka butuhkan. Mereka pergi dengan menaiki taksi.


Maura hidupnya sangat bergantung dengan Raihan. Setiap dia pergi keluar apartemen, dia selalu minta di temani Raihan. Mereka selalu membeli makan bareng. Tetapi setelah selesai semuanya, Raihan selalu langsung kembali ke apartemennya. Dan dia tidak pernah mengizinkan Maura masuk kalau bukan untuk urusan penting.


Hari ini Raihan sudai mulai kuliah, dan dia sudah mulai di sibukkan dengan rutinitas kuliahnya. Raihan selalu belajar dengan sungguh-sungguh agar dia cepat lulus dan mendapatkan hasil yang bagus.


Raihan tidak pernah lupa untuk menyempatkan waktunya menghubungi Raisya. Raisya pun sering berinisiatif lebih dulu menghubungi Raihan. Meskipun LDR, hubungan komunikasi tetap lancar.


Setelah beberapa hari berpisah, mereka masih merasa sulit untuk terpisah. Perasaan kangen masih terus berkecamuk di hati mereka. Terkadang Raisya merasa cemburu kala ingat Raihan hidup bersama Maura di sana.


Dia selalu mengingatkan Raihan agar selalu berjaga jarak terhadap Maura. Dia khawatir Raihan akan tergoda. Tetapi Raihan selalu menjelaskan padanya, bahwa mereka bersama hanya untuk kuliah, mencari makanan dan kebutuhan lainnya. Raihan tidak tega bila harus membiarkan Maura keluar sendiri, karena mereka baru saja beberapa hari menginjakan kaki di negara orang.


Raisya mencoba mengerti apa yang Raihan lakukan, meskipun ada perasaan hati yang curiga jika Raihan hanya menutupi semuanya dari dirinya.


Mereka selalu menampilkan wajah bahagia saat melakukan video call. Tak jarang mereka berdua mengungkapkan perasaan kangennya. Mereka sama-sama bahagia meskipun hanya bisa melihat wajah pasangannya lewat telepon.


Raisya pun sudah mulai mempersiapkan diri untuk kuliah. Dia nanti akan di sibukan dengan urusan kuliahnya. Tetapi mereka berjanji akan selalu mengatur waktu untuk berkomunikasi dengan pasangannya.


Mereka sering mengobrol cukup lama lewat telepon. Perbandingan waktu antar Indonesia dengan Inggris adalah lebih maju 6 jam dari jam di Inggris.


Meskipun cuma 1-2x komunikasi dalam satu hari. Tetapi bagi mereka waktu itu sangat berarti. Mereka harus saling mengerti terhadap pasangan.


Memang hal yang tak mudah untuk melakukan LDR ber tahun-tahun. Tapi mereka harus menjalaninya. Yang terpenting yaitu komunikasi dan saling pengertian terhadap pasangan dalam melakukan LDR.


Sejauh ini hubungan mereka masih berjalan lancar. Mereka juga sering saling tukar foto kegiatan mereka masing-masing dan bercerita tentang kehidupan mereka.


Senyum, tawa dan kebahagian masih mereka rasakan. Meskipun mereka harus terpisah jarak. Ada perasaan rindu yang mendalam yang mereka harus selalu tahan. Semua mereka lakukan demi kebaikan bersama.


Mereka hanya bisa menjalani kehidupan yang ada di depan mata. Mencoba menjalani seperti air mengalir, karna mereka percaya jika mereka berjodoh mereka akan selalu bersama.


Uhuk... Uhuk.. uhuk... so sweet banget.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya... ☺😊


__ADS_2