
Setelah pertemuan nya dengan Raisya 1minggu lalu , Raihan tidak ingin membuang waktu lama lagi dia akan segera melamar Raisya. Semua keluarganya pun sudah memberikan lampu hijau untuk melamar Raisya. Raihan sudah merasa tidak sabar untuk menghalalkan Raisya sebagai istrinya.
Rencananya Raihan akan mengajak Raisya bertemu berdua dulu dan baru setelah itu dia akan membawa kedua orang tua nya melamar. Rencananya dia akan melakukan lamaran yang romantis seperti dulu dirinya memberikan surprise pada saat bertunangan dengan Raisya dulu.
Dengan waktu singkat , Raihan sudah mempersiapkan segalanya. Dirinya juga sudah menyiapkan sebuah cincin berlian untuk melamar Raisya nanti. Dia sudah memesan cincin secara khusus untuk wanita yang sangat dia cintai. Rencananya Raihan akan meminta bantuan kembali pada acara lamaran ini kepada Rani. Mengingat Raisya sudah menolak nya sejak dulu. Tetapi meskipun demikian dia tidak patah semangat dalam memperjuangkan cintanya kembali.
Raihan sudah reservasi sebuah cafe yang sangat romantis untuk melamar Raisya nanti. Raihan sudah mengatur semua dengan Rani. Raihan berharap Raisya bisa menerima lamarannya. Rasa cinta Raihan terhadap Raisya bertambah besar. Raihan berharap Raisya bisa melihat perjuangan dia yang sungguh - sungguh untuk mendapatkannya kembali. Rani pun sudah percaya bahwa Raihan bisa membahagiakan sahabatnya.
Memang sampai saat ini Rani tidak pernah tahu alasan yang benar Raihan putus dengan Raisya dulu. Dia hanya tahu jika dulu Raihan putus dari Raisya karna Raihan di jodohkan oleh anak teman bisnis papinya. Dan kini sudah tidak ada penghalang lagi untuk cinta mereka.
Rani sudah memberi kabar kepada Raisya untuk berjanjian di sebuah cafe yang di tuju hari Minggu ini. Awalnya Raisya merasa ragu untuk datang ke tempat Rani mengajak bertemu. Dia merasa curiga akan di berikan kejutan apa lagi seperti hal nya sebelumnya. Tapi Rani terus memaksa , hingga Raisya merasa tidak enak menolak ajakan sahabatnya Rani , hingga akhirnya dia menyetujui ajakan Rani.
Setelah pertemuan nya kemarin dengan Raihan dan Tyar , Raisya mencoba menjaga jarak kepada kedua nya. Karna hati nya masih belum merasa yakin untuk melangkah ke arah yang serius. Dia masih ingin memilih hidup sendiri terlebih lagi dirinya belum lama menyandang status janda.
Jujur Raisya terhipnotis dengan penampilan dan cara Raihan memperlakukannya. Memang dari dulu Raihan paling pintar mengambil hati wanita. Kharisma nya selalu terpancar. Sehingga tak asing bagi Raisya , jika banyak wanita yang melirik ke arah Raihan saat dirinya bersama Raihan. Berbeda dengan Tyar , meskipun dari dulu dia terlahir dari keluarga yang mapan dan kini pun dia sudah memiliki pekerjaan yang mapan tetapi Tyar selalu berpenampilan sederhana dan bersikap biasa saja. Tyar lebih menjaga image dan dia selalu seperti itu meskipun rasa cinta nya besar dia jarang sekali memperlihatkannya.
Hari ini adalah hari Minggu. Sesuai janjian , Rani akan menjemput Raisya jam 15.00 di rumah orang tuanya. Rencananya mereka akan berangkat bareng ke cafe tersebut. Raihan sudah datang lebih awal. Awalnya Raihan menginginkan acara lamaran ini pada malam hari. Tetapi dengan berbagai alasan Raisya , akhirnya Raihan merubah rencananya.
Rani sengaja menjemput Raisya ke rumah nya. Semua ini rencana mereka berdua yaitu rencana Raihan dan Rani agar Raisya tidak membawa anaknya dan pulangnya nanti Raisya di antar oleh Raihan.
__ADS_1
Rani sudah memberi kabar kepada Raihan bahwa mereka sedang dalam perjalanan ke sana. Raihan sudah mendekor ruangan khusus di cafe tersebut. Ruangan itu di reservasi Raihan untuk di buat romantis. Awalnya ruangan ini khusus pelanggan yang tidak merokok karna ruangan ber AC.
Raisya hanya mengerutkan kening saat melihat mobil mewah Raihan yang sudah terparkir di cafe tersebut. Raisya mencoba untuk mengatur nafas nya dalam - dalam sambil memikirkan kejutan apa yang akan dia dapat lagi dari Rani dan Raihan.
Raisya terus melangkahkan kaki nya. Dia bersikap biasa meskipun jantungnya saat ini berdegup kencang. Tetapi dia berusaha untuk menetralkan suasana. Perasaan gugup pun sempat menghampirinya.
Alangkah terkejutnya Raisya saat memasuki ruangan tersebut. Ruangan yang sudah di dekor sangat cantik dengan bunga - bunga yang indah dan balon bertuliskan I LOVE Raisya , Will you marry me.
Raihan memperlakukan Raisya layaknya seorang putri. Raisya tertegun menatap wajah Raihan. Ada kebimbangan menghampiri dirinya. Raisya selalu mengucapkan rasa syukurnya , karna di balik kesedihannya masih banyak laki - laki yang menyayanginya di luar sana.
Andai dirinya punya kekuatan seperti saat ini , mungkin dia tidak akan berbuat sebodoh itu dulu mempertahankan pernikahannya bertahun - tahun dengan orang yang tidak memiliki rasa cinta yang tulus terhadapnya. Tapi entah mengapa setiap memandang Raihan , perasaan kecewa nya dulu terhadap Raihan selalu muncul dan menari di pikirannya. Raisya merasa ragu untuk menerima Raihan kembali , karna dia tidak mau merasakan kecewa lagi untuk kedua kalinya.
Raihan bertekuk lutut dan mengeluarkan sebuah cincin dari sebuah kotak untuk Raisya dan mengucapkan...
" Sa...Will you marry me ? "
" Terima...terima...terima Sa...! " Ucap Rani.
Raisya berharap keputusan nya saat ini adalah tepat.
__ADS_1
" Maaf...seribu maaf aku ucapkan untuk kamu Han...Terima kasih kamu sudah buat surprise begini untuk aku. Aku sangat bahagia di perlakukan kamu spesial seperti ini. Tapi aku sudah berpikir dengan matang , maaf banget aku ga bisa terima lamaran kamu untuk menikah dengan kamu. Maaf..." Ucap Raisya dengan tulus dan dalam sekejap ucapannya membuat Raihan kecewa.
" Aku sayang banget sama kamu Sa...Maaf jika aku pernah menorehkan luka di hati mu hingga membuat kamu trauma padaku. Jujur aku sudah sadar bahwa yang aku lakukan dulu salah , tapi asal kamu tahu rasa cinta ku tidak pernah hilang meskipun aku dulu menikah dengan almarhum istriku. Dan kini cintaku padamu semakin besar seperti saat kita bertemu dulu dan bahkan lebih..." Ucap Raihan terus memohon.
Raisya menarik tangan Raihan untuk segera bangkit berdiri.
" Maaf... keputusan aku tidak bisa di rubah. Aku sudah memutuskan untuk saat ini masih ingin hidup sendiri. Lebih baik kita teman saja ya ? Aku sayang sama anak - anak kamu , tapi maaf aku ga bisa terima kamu jadi suamiku ! " Ucap Raisya.
Raihan dan Rani hanya bisa menghela nafas panjang , mendengar keputusan Raisya. Dia tidak memaksa Raisya. Ini semua adalah keputusan Raisya yang mau tidak mau Raihan harus terima.
Akhirnya dengan pertimbangan yang cukup berat , Raihan berusaha untuk melapangkan diri dan menerima keputusan Raisya menolak lamarannya. Tapi di dalam lubuk Raihan , dia masih terus berharap jika suatu saat nanti Raisya bisa berubah pikiran dan akhirnya menerima lamaran dirinya sebagai istrinya.
Duh Raihan maaf ya Raisya menolak kamu. Kamu harus sadar bahwa cinta tak harus memiliki..🙏😕😚
Mohon maaf beberapa hari kemarin author tidak sempat update karna ada kegiatan yang harus di selesaikan...
Terima kasih untuk semua dukungan yang telah berikan kepada karyamu...
Rencananya tidak lama lagi author akan membuat karya ini tamat agar pembaca tidak bosan dengan karyaku , dan sampai ketemu di karya author selanjutnya ya...😑😏😌
__ADS_1
Aku selalu butuh dukungan dari kalian ya...🙏🙏😘😄😍