
Anniversary Raisya dan Tyar
Tak terasa Raisya dan Tyar sudah menjalani biduk pernikahan selama 5 tahun. Hari ini mereka akan merayakan anniversary pernikahan mereka yang ke 5 tahun sekaligus acara aqiqah putera kedua dari pernikahan nya.
Mereka menjalani pernikahan dengan penuh cinta. Meskipun sempat ada nya kerikil - kerikil yang hadir di pernikahan mereka. Namun baik Raisya maupun Tyar mencoba menghadapi nya dengan kepala dingin. Masa lalu selalu di jadikan patokan dan pelajaran untuk mereka. Semua bisa di selesaikan dengan komunikasi yang baik.
Kehadiran Raihan yang masih terus mengganggu Raisya yang membuat Tyar sempat merasa geram. Dan hadirnya wanita lain teman dari Tyar. Namun semua hanya lah kesalahan pahaman saja. Nyata nya cinta bisa menguatkan mereka untuk tetap bersatu.
Setelah penolakan dari Raisya, ternyata Raihan menaruh dendam untuk mengganggu pernikahan Raisya dengan Tyar. Raihan yang awal nya menerima kekalahan nya menjadi merasa tak suka melihat kebahagiaan Raisya dengan Tyar. Dengan cara mendekati Raisya. Awalnya Raisya ingin bersikap biasa seperti layaknya teman. Membuang rasa dendam dan kecewanya dulu pada Raihan. Karna baginya penolakan padanya sudah cukup baginya pelajaran untuk Raihan. Tapi Raisya salah, justru Raihan mengambil kesempatan dalam hal itu. Dia mendekati lebih jauh layaknya sebagai teman, hingga akhirnya Raisya memilih memutuskan pertemanan dengan Raihan.
" Anniversary sayang..." Ucap Tyar sambil mengecup kening Raisya.
Raisya terbangun dari tidurnya dan langsung bangkit memeluk Tyar.
" Makasih ya mas... Aku bersyukur bisa melewati semuanya hingga kita bisa berada di usia 5 tahun. Semoga cinta kamu selalu abadi untuk ku. " Ujar Raisya yang langsung meraih tangan Tyar dan menciumnya.
Tyar berjalan untuk mengambil sebuah kotak merah kecil di dalam tas kerja nya.
" Bukalah...ini untuk mu. Untuk wanita yang sudah menemani hari - hari ku selama 5 tahun dan untuk ke depannya, wanita yang telah melahirkan dua keturunan untuk aku, dan wanita yang selalu sayang dan cinta kepadaku. " Sahut Tyar sambil menyerahkan kotak kecil berwarna merah ke Raisya.
__ADS_1
Perlahan Raisya membuka kotak kecil merah itu. Kedua mata nya membulat berbinar - binar kala melihat sebuah cincin berlian yang sangat indah.
Memang ini bukan pertama kalinya Tyar memberikan kejutan pada dirinya. Namun hal itu selalu membuat dirinya terharu mendapat surprise dari suaminya. Air mata nya pun menetes begitu saja. Merasa kebahagiaan tiada Tara. Meskipun sempat ada nya air mata akibat dari kesalahpahaman. Tapi semua tak bertahan lama, Tyar dan Raisya tak ingin berlarut-larut.
" Makasih ya mas...Cantik sekali cincinnya. Aku suka. Maaf aku tak terpikir untuk menyiapkan kado untuk mu. " Ungkap Raisya yang tersenyum ringan.
" Kata siapa kamu tak memberi ku kado, kelahiran Daffa ke dunia itu merupakan hadiah terindah di usia pernikahan kita ke 5 tahun. Aku lihat perjuangan kamu melahirkan Daffa sungguh membuat diriku merasa bangga padamu. " Ungkap Tyar sambil menggenggam tangan wanita pujaannya.
" Seperti nya 4 anak cukup yank...Ini aja jatah ku bisa - bisa berkurang karna kamu sibuk mengurus anak. " Ucap Tyar terkekeh di ikuti juga dengan Raisya yang kini ikut terkekeh.
" Setelah masa nifas kamu KB aja ya yank...Aku takut kamu hamil lagi. Kamu tau kan aku paling tidak bisa menahannya. " Ungkap Tyar membisikkan ke telinga Raisya hingga akhirnya dirinya mendapatkan cubitan kecil di pinggangnya dari Raisya membuat dirinya meringis.
Semua acara aqiqah telah di persiapkan. Raisya dan Tyar mengundang tetangga terdekat di komplek nya dan juga para keluarga. Teman - teman dari Raisya dan Tyar juga akan hadir di acara aqiqah anak kedua mereka. Tak lupa Tyar dan Raisya mengundang 15 anak yatim ke acara aqiqah anak mereka. Mereka sebagai orang tua berharap anak mereka menjadi anak yang Sholeh. Tyar dan Raisya mendidik ke empat anak nya untuk bisa berbagi kepada anak yatim piatu yang kurang beruntung hidupnya.
Sanak keluarga, teman - teman dan tamu undangan sudah berkumpul. Serangkaian acara sudah di lakukan. Senyuman selalu menghiasi wajah mereka. Semua orang yang melihatnya pasti merasa iri. Meskipun Tyar hanya ayah sambung bagi kedua anak Raisya dari pernikahan terdahulu nya, namun dapat terlihat jika Tyar menyayangi mereka dengan tulus seperti anak kandungnya sendiri. Tyar dan Raisya juga selalu menunjukkan keharmonisan rumah tangga mereka.
" Yank...ini makan dulu...Kamu belum makan. " Tyar menyerahkan sebuah piring berisi nasi dan lauk lengkap kepada Raisya berikut air minum juga buah untuk sang istri.
" Ya ampun mas...nanti aku juga bisa ambil sendiri setelah Daffa bobo. " Ungkap Raisya.
__ADS_1
" Ga apa sayang...Aku lihat dari tadi Daffa tak mau berhenti menyusunya dan dia selalu ada di pangkuan kamu hingga kamu tak bisa makan apa - apa. Makan lah biar Daffa aku yang pegang. " Ucap Tyar sambil mengambil Daffa dari dekapan sang istri.
Meskipun Tyar sibuk berbincang dengan teman dan saudara nya, namun mata nya sedikit - sedikit melirik ke arah sang istri yang masih sibuk dengan anaknya yang kecil. Tyar sangat tahu anak yang paling kecil nya begitu posesif kepada mama nya hingga tak mau jika di gendong dengan orang lain. Hal itu yang membuat Tyar sudah tak ingin memilik anak lagi. Dia sangat kesian dengan sang istri yang terus berjuang mengurus anak - anak mereka meskipun Raisya pun harus bekerja sebagai wanita karier.
Tyar selalu meminta Raisya untuk tidak terlalu memanjakan Daffa dan mencoba untuk bisa mendekati dengan baby sister yang Tyar sudah siapkan untuk mengurus anaknya yang paling kecil agar jika sang istri sudah mulai bekerja tak kerepotan.
Rani dan Winda merasa bahagia karna bisa menyatukan dua sejoli yang sangat mencintai dan kini menjalani hidup dengan bahagia dengan keempat buah hati mereka. Mereka berharap, kedua sejoli itu bisa selalu mendapatkan kebahagiaan setelah kesedihan dan perpisahan yang selma ini mereka rasakan bertahun - tahun.
Kebahagiaan selalu menyertai kehidupan mereka dan seseorang yang menyakiti mereka di masa lalu nya. Perlahan pergi meninggalkan mereka dari dunia. Setelah kematian Maura, Viona kina Raisya merasakan kematian dari sang mantan suami. Tiga bulan lalu akhirnya Nando menghembuskan nafas terakhirnya karna terkena serangan jantung dan penyakit diabetes melitus yang menyerangnya. Begitu juga hal nya dengan Nia sang mantan istri Tyar. Minggu lalu Tyar baru mendapat kabar jika Nia meninggal karna melahirkan buah hatinya. Nia mengalami pendarahan hebat hingga tak bisa di selamatkan.
Author ingin mendapatkan masukan dari para readers. Apa perlu menambah bonus - bonus chapter untuk kehidupan Raisya dan Tyar apa Novel ini benar - benar harus berakhir ???
Terima kasih atas dukungannya selama ini. Meskipun novel ini sudah tamat dari bulan - bulan lalu namun Alhamdulillah followers dan dukungan masih terus berdatangan di karyaku ini.😍😘😘🙏
Jangan lupa mampir juga di karya author lainnya ya....🙏🙏
Kisah Aluna
My Kids My Hero ( Masih tahap revisi )😁
__ADS_1