Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Perasaan Viona


__ADS_3

Memang sangat sulit bagi kita untuk bisa melupakan kenangan bersama orang yang kita sayang dengan cepat. Bahkan orang itu sudah berjanji pada kita akan selalu bersama kita dan akan memilih kita di banding wanita lain.


Seperti yang di alami pada dirinya Viona. Memang dia hanya seorang benalu yang hingga pada hati seorang yang telah memiliki istri dan juga anak. Dia hanya bisa meratapi kesedihannya.


" La, lo di mana ? Ada yang ingin gw ceritain yang lo. " tulis Viona di pesan chat Lala.


Lala adalah sahabatnya dari bangku SMP, meskipun Viona pernah pindah ke kota Bandung mengikuti kedua orang tua nya yang di pindah tugaskan, hubungan Viona tetap terjalin baik dengan Lala. Viona tidak pernah membedakan kehidupannya Lala yang terlahir dari keluarga yang sederhana di banding dirinya yang terlahir dari keluarga yang cukup berada. Bagi Lala dirinya tidak seberuntung dengan kehidupan Viona yang bisa menempuh pendidikan hingga bangku D3. Lala sejak lulus SMA sudah memiliki profesi sebagai penyanyi di cafe-cafe. Sedangkan Viona meskipun orang tua nya berada, dia hanya bisa mendapat gelar D3 sekertaris, karna dia terlanjur harus menikah.


Hubungan persahabatan dia sangat dekat. Mereka sering kali bertukar cerita baik kehidupan percintaannya maupun kehidupan lain. Lala adalah satu-satunya orang yang sangat dekat dengan Viona. Sehingga dirinya yang paling mengetahui persoalan Viona dengan Nando.


Sebenarnya Lala sudah sangat geram dengan kelakuan Viona yang masih saja mempertahankan laki-laki seperti Nando. Padahal dia berharap Viona itu bisa mendapatkan kebahagiaan dari laki-laki lain yang benar-benar mencintainya. Tetapi Viona selalu saja beralasan bahwa dia sangat mencintai Nando.


Malam ini rencananya Lala dan Viona akan bertemu di sebuah cafe di daerah Salemba. Karna Lala akan mengisi acara di cafe tersebut, tidak bisa membatalkannya. Akhirnya Viona dan Lala sepakat akan bertemu di cafe tersebut jam 8 mlm. Viona akan datang ke tempat itu sehabis pulang kerja. Kosan Viona sekarang di daerah Jakarta Timur ga jauh dari kantornya.


Selama dia tidak berkomunikasi lagi dengan Nando, dia masih belum bisa fokus dengan kerja. Dia menjadi tidak bersemangat menjalani kehidupan. Oleh karena itu, dia berniat ingin meminta pendapat pada sahabatnya.

__ADS_1


Awalnya dia malu untuk menceritakan pada Lala, karna dia selama ini selalu membela Nando. Tetapi orang yang telah bela mati-matian selama ini justru malah meninggalkan dirinya. Kemarin dia sempat curhat dengan teman-temannya di Bandung, tetapi mereka malah menyalahkan Viona dan Viona merasa tidak terima. Untuk merefresh otaknya kemarin dia sempat mengambil cuti 3 hari untuk berkunjung ke rumah neneknya dan juga sekalian bertemu temannya di Bandung. Teman-temannya sudah mengenal Nando, karna beberapa kali saat menjalin kasih dia pernah mengantarkan Viona ke Bandung. Nando selalu berbohong pada Raisya bila mau mengantarkan Viona ke Bandung, dengan alasan ada tugas ke kantor cabang yang di Bandung. Padahal sebenarnya hanya 1x dalam sebulan saja Nando harus ke Bandung, dan itu pun terjadi selama 3 bulan selanjutnya semua hanya kebohongan Nando.


Viona kemarin bertemu temannya di cafe di Chiampelas Bandung. Cafe-cafe di daerah sana sering di pakai untuk hangout dengan teman atau pacar. Suasananya sangat enak meskipun hanya sekedar duduk-duduk santai. Kemarin


dia bertemu dengan temannya yang bernama Rina dan Febri. Mereka sangat cukup dekat saat kuliah bareng di kampus di daerah Bandung.


" Sumpah gw bete banget deh sama bini nya si Nando, lakinya udah ketawan selingkuh sama gw, masih aja pertahanin lakinya. Jadi nya Nando kan ninggalin gw, bertahan sama dia. " Ucap Viona geram.


" Jiah jadi jauh-jauh lo ke Bandung, karna lo lagi kesel ni. Ya udah si Na... Lupain aja si Nando. Kan dari dulu gw bilang, tuh laki ga bener. Ga punya prinsip, plinplan. Aneh gw sama lo masih aja mau di permainin sama dia. " Sahut Rina.


" Lah aneh lo Na. Masih aja Percaya sama omongan si Nando, kalo dia sayang sama lo dia bakal milih lo di banding bininya. Lo juga harus nya mikir, wajar lah bininya ngelakuin itu. Si Nando kan pinter acting ke lo ngomongnya cinta ga bisa kehilangan lo, eh ke bini nya juga. Ucap Febri sambil saling lirik dengan Rina.


Viona merasa tidak puas dengan tanggapan teman-temannya di Bandung. Justru dia merasa terpojok dengan ucapan mereka. Viona sudah di tutupi perasaan cintanya terhadap Nando hingga tak bisa melihat mana yang baik dan yang salah.


Malam ini Viona sudah di jalan untuk ke tempat Lala. Dia memasuki Cafe dan mencari tempat untuk duduk. Dia melihat Lala yang sedang menyanyi, dan akhirnya dia memilih untuk memesan minuman untuk dirinya dan Lala bila sudah selesai menyanyi. Viona sudah melambaikan tangannya dari jauh ke arah Lala, untuk memberitahukan keberadaan dirinya. Setelah selesai menyanyi, Lala langsung berjalan menuju Viona.

__ADS_1


"Hai Na... Udah lama ? " Ucap Lala sambil mereka berpelukan.


" Enggak baru ko. Oh ya ni minuman buat lo. " sahut Viona sambil menunjuk ke arah minuman yang tadi dia pesan untuk Lala.


Mereka langsung mengobrol sambil menikmati live music. Giliran Lala sudah selesai, sehingga dia sudah santai. Mereka saling menanyakan kabar mereka. Dan akhirnya Viona membuka omongan, dia mulai menceritakan permasalahannya dengan Nando. Karna di lubuk hatinya paling dalam dia masih merasa tidak terima dengan perlakuan Nando terhadapnya.


" Nando ninggalin gw La. .Dia lebih milih bertahan sama istrinya. Padahal gw yakin Nando itu masih cinta sama gw dan gw tau pasti Nando juga ga bisa ngelupain gw. " Ucap Viona sambil menangis.


Dia sudah tidak bisa lagi membendung perasaannya, bahwa dia saat ini sedang terluka dan frustasi karna pernyataan Nando. Lala mencoba menenangkan Viona. Dia menepuk punggung Viona saat Viona memeluknya, mencoba untuk menenangkan Viona. Tetapi bukan nama nya Lala kalau tidak bisa menenangkan Viona meskipun dirinya suka merasa geram dengan Viona karna terus-terusan mau merasakan kecewa dengan Nando.


" Lo sabar ya Na.... Nanti gw coba hubungi Nando ya. Gw coba tanyain perasaan dia ke lo sekarang ini. Kalo memang lo berjodoh, lo pasti bisa balik lagi sama dia meskipun jalannya penuh berliku. Sekarang lo harus tenang dulu ya. " Sahut Lala.


" Emang lo sahabat gw yang paling ngertiin gw. Makasih y La... " Ucap Viona.


Akhirnya mereka berpelukan kembali. Kini Viona merasakan perasaannya lebih tenang setelah bercerita dengan Lala. Mereka melanjutkan ngobrol kembali, seputar kehidupan mereka lainnya. Rencananya besok Lala akan menghubungi Nando untuk menanyakan lebih jelas semuanya.

__ADS_1


__ADS_2