Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Perubahan Nando


__ADS_3

Nando benar-benar tidak memikirkan perasaan Raisya. Dia tidak menganggap Raisya sebagai istrinya. Hari ini Raisya akan pindah ke rumah yang dia akan tempati berdua Nando. Dengan di bantu kedua orang tuanya Raisya dalam menyiapkan barang-barang yang dia bawah pindah. Raisya mencoba memberi kabar kepada Nando, tetapi Nando masih tetap tidak dapat di hubungi. Dia memberi tahu ke orang tua nya bahwa Nando tiba-tiba harus ke luar kota dan dia akan pulang langsung ke sana. Dia menutupi permasalahan yang ada di pernikahannya meskipun hatinya sangat sakit.


Nando telah sampai di kosan Viona, dia mengaktifkan handphone nya dan dia melihat ada chat dari Raisya yang memberitahukan bahwa dia telah pindah ke rumah baru mereka. Nando merasa dirinya tidak di hargai, karna Raisya pindah tanpa menunggunya pulang. Padahal Raisya bermaksud pindah hari ini karna besok dia akan mulai bekerja dan pasti tidak akan sempat mengurus kepindahan. Dia juga ingin menjalani kehidupan baru berdua bersama Nando. Mungkin saja Nando merasa tidak nyaman harus di tinggal di rumah orang tua nya Raisya.


Setelah selesai semuanya dan hari pun telah sore, kedua orang tua Raisya berpamitan pulang. Sebenarnya mereka berat meninggalkan anaknya sendiri tetapi Raisya mencoba meyakinkan orang tuanya bahwa Nando akan pulang hari ini. Oleh karena itu orang tua Raisya tidak merasa khawatir lagi dengan dirinya dan mereka berpamitan pulang.


Nando telah sampai di rumah baru mereka. Dari awal masuk ke dalam rumah, dia sudah memasang wajah tidak bersahabat. Raisya menghela nafas panjangnya dan mencoba untuk bersabar. Nando bukan merasa bahagia mereka sudah pindah, justru dia malah memarahi Raisya habis-habisan.


Tentunya Raisya menangis mendapat perlakuan dari Nando. Hati nya seperti di iris-iris mendapat perlakuan dari Nando. Nando sudah berani membentak dan berbuat kasar terhadapnya.


Melihat Raisya menangis, Nando bersikap cuek tidak peduli. Dia tidak menyangka Nando akan berubah seperti ini. Pernikahan yang dia impikan kini menjadi Neraka bagi dirinya. Nando yang dulu sangat baik, perhatian, penyayang, menyenangkan kini berubah menjadi sosok yang menyeramkan.


Seharusnya Raisya yang marah terhadapnya, karna Nando semalaman tidak pulang dan tidak ada kabar. Tetapi justru Raisya lemah tak berdaya, Nando yang lebih galak untuk menutupi kesalahannya. Bukannya meminta maaf karna telah memperlakukan kasar istrinya, Nando justru meninggalkan Raisya tidur di kamar lain.


Semalaman Raisya meratapi nasib tentang cintanya. Kenapa dirinya selalu merasakan kesedihan akan cinta. " Apa salah aku ya allah. Kenapa Nando berubah seperti ini?" ucap Raisya sambil menangis hingga akhirnya dia tertidur.


******

__ADS_1


Raisya terbangun dari tidurnya, dan dia melihat jam sudah menunjukkan pukul 05.00 pagi. Dia langsung bangun dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi nya untuk mengambil wudhu dan kemudian sholat. Dia mencoba sabar dalam menghadapi pernikahannya. Setelah sholat dia pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka berdua, kemudian dia pergi untuk mandi dan bersiap-siap berangkat bekerja.


Raisya telah siap untuk bekerja, tetapi Nando belum juga menampakkan wajahnya. Nando masih tidur di kamar yang lain. Raisya masih merasakan hati nya sangat sakit akibat perbuatan Nando, tetapi dia terpaksa harus membangunkan Nando yang harus berangkat kerja.


Hari ini mereka sudah masuk bekerja seperti biasa. Nando bekerja di Jakarta sedangkan Raisya bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki cabang di daerah Bekasi.


Raisya mencoba terus untuk membangunkan Nando dari tidurnya. Tetapi Nando sulit dibangunin. Dan kini matanya tertuju pada sebuah handphone yang ada di samping bantal Nando tidur. Dia raih handphone itu diam-diam. Alangkah kagetnya Raisya melihat ada chat mesra di handphone Nando dengan wanita lain. Seperti di sambar petir, Raisya merasakan semua tubuh nya gemetar. Dia tidak menyangka Nando telah berubah dan mengkhianati cinta nya yang baru saja tumbuh di hatinya.


Raisya langsung pergi keluar kamar meninggalkan Nando. Hati nya semakin terasa sakit. Dia tidak tau lagi apa yang harus dia lakukan. Di sisi lain dia tidak mungkin membuat kedua orang tua mereka kecewa. Mereka baru saja menikah beberapa hari, masa mereka harus bercerai. Raisya berusaha menghapus air mata di pipinya. Dia berdandan dan menyiapkan sarapannya untuk di bawa ke kantor.


Rencananya dia mau makan bersama suaminya, karna mengetahui hal itu dia menjadi sangat kecewa. Akhirnya Raisya pergi berangkat bekerja meninggalkan Nando yang masih tertidur pulas.


" Shit... sialan tuh cewek bukan bangunin gw malah ninggalin gw berangkat kerja. " ucap Nando kesal.


Nando masuk ke dalam kamarnya dan dia langsung mengambil handphone nya dan


langsung mengirim pesan chat ke Raisya. Dia langsung memarahi dan memaki Raisya seakan Raisya yang salah. Raisya membalasnya dengan kata-kata yang lembut dan sabar. Dia menjelaskan bahwa dirinya telah berusaha untuk membanguninnya, tetapi Nando tidak bangun-bangun dan dia minta maaf karna harus pergi duluan karna khawatir akan kesiangan. Dia juga memberi tahu bahwa dirinya telah menyiapkan sarapan untuk suaminya sebelum berangkat.

__ADS_1


Nando tidak membalas lagi chat dari Raisya. Dia akhirnya meminta izin ke perusahaan bahwa dirinya sedang sakit, Dan dia juga langsung menghubungi kekasih gelapnya memberi tahu dirinya tidak bekerja dan ingin main ke kosan Viona.


Di kantor Raisya merasa sedih dengan sikap Nando yang sekarang. Rasanya dia ingin menangis. Apalagi saat teman-temannya meledek dirinya tentang malam pertama. Dia hanya membalasnya dengan senyuman. Dia berusaha untuk tetap fokus dalam bekerja.


Selama Raisya bekerja, Nando tidak menghubungi dirinya lagi. Nando juga tidak memakan yang telah Raisya siapkan untuknya. Dia justru bersiap-siap untuk pergi menemui Viona. Viona adalah moodboster bagi dirinya. Dia merasa jenuh menjalin hubungan dengan Raisya padahal dulu apabila tidak bertemu Raisya sebentar saja, dia sudah merasa sangat kangen.


Di kamar kosan Viona, mereka tertawa bahagia mengobrol, makan, dan tidur siang bersama. Nando merasa sangat nyaman apabila berada di dekat Viona. Tak lupa mereka juga bercumbu dan melakukan ritual setiap kali mereka bertemu. Nando laki-laki yang tidak mempunyai hati dan perasaan karna telah berselingkuh.


Raisya setelah menyelesaikan pekerjaannya, dia memilih ingin langsung cepat pulang ke rumahnya. Setelah sampai rumah, dia merasa kaget karena lampu rumah nya yang masih dalam keadaan gelap. Dia tidak menemukan Nando di rumah, dan akhirnya dia mencoba untuk menghubungi Nando untuk mencari tahu keberadaannya, tetapi sayang Nando tidak merespon chat dari Raisya.


Raisya menahan kantuknya untuk menunggu Nando pulang. Dia ingin bicara serius dengan Nando.


Setelah puas bermesraan dengan Viona, Nando berpamitan untuk pulang.


Sesampainya di rumah, Nando terkejut karna Raisya membukakan pintu rumahnya. Nando menanyakan mengapa Raisya belum tidur untuk sekedar basa-basi. Raisya berusaha untuk sabar. Tetapi setelah selesai mandi, Nando justru tidak mempedulikan Raisya yang sedang menonton tv. Nando justru malah masuk ke dalam kamarnya.


Kesabaran Raisya habis akhirnya menghampiri Nando dan membuka omongan duluan. Dia mengintrogasi Nando dari mana dirinya seharian. Dengan santai Nando bicara habis bertemu temannya. Seperti tidak merasa bersalah atas perbuatannya, dia tidak meminta maaf kepada Raisya.

__ADS_1


Bukan kata maaf yang keluar dari mulut nando, justru kata-kata kasar yang Nando ucapkan ke Raisya. Dia tidak terima dengan sikap Raisya yang ingin mencampuri urusannya. Dia meminta agar Raisya tidak terlalu rewel dengan dirinya. Nando membentak Raisya kembali. Dan seperti biasa Raisya yang mengalah kembali. Nando yang sekarang kini telah berubah.


__ADS_2