Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
I Love You Tyar


__ADS_3

Sudah dua bulan lamanya Raisya putus dari Tyar. Meskipun sudah putus, Tyar masih terus memberi semangat kepada Raisya dalam menyelesaikan Skripsinya. Raisya saat itu sempat merasa down karna di putuskan oleh Tyar. Tetapi Tyar terus memberikan semangat untuk dirinya, agar Raisya terus berusaha menyelesaikan skripsinya dengan baik. Dan dia juga mengingatkan Raisya bahwa ini adalah cita-cita meraih gelar sarjana dalam waktu 3,5 tahun, dia tidak mau dirinya menjadi penghalang harapan Raisya. Sehingga dia memutuskan untuk tetap memberi support kepada Raisya, meskipun hanya sebagai teman yang memberikan semangat untuk temannya.


Ini kedua kalinya Raisya merasakan patah hati. Dia masih sangat menyayangi Tyar. Kenangan bersama Tyar masih saja terus di ingatnya. Apalagi saat ini mereka masih berhubungan baik, meskipun hanya sebatas layaknya seorang teman. Karna Tyar memiliki sifat yang keras, apabila ada wanita yang berselingkuh dia tidak akan pernah memberikan kesempatan kedua kali kepada wanita itu.


Raisya terus membujuk Tyar untuk menerimanya kembali, dan dia masih terus mengungkapkan perasaannya yang belum bisa untuk melupakan Tyar. Sebenarnya mereka hanya baru tiga bulan berpacaran, tapi perasaan kehilangan Raisya saat itu lebih terasa waktu dengan Tyar di banding dia berpisah dengan Raihan. Meskipun mereka berdua sama-sama indah, tetapi Raisya merasakan yang berbeda dari hubungannya bersama Tyar.


" I Love You Tyar . Aku ga pernah bisa melupakan kamu. " ucap Raisya dalam hati kala teringat akan sosok Tyar. Sudah dua bulan Raisya putus darinya, Raisya masih saja sering menangis kalau dia ingat tentang kebersamaan mereka.


Awalnya mereka berencana untuk menjalani hubungan dengan serius, tetapi karna kejadiaan yang membuat Tyar salah paham dan memutuskan hubungannya dengan Raisya, semua harapan mereka hancur sirna.


Di sela waktu berbeda, Raisya pun sudah menolak cinta Rano. Meskipun Rano sudah berusaha keras untuk mengambil hati Raisya. Karna hanya Tyar yang masih ada di hati nya.


Hari ini adalah hari sidang skripsi. Raisya berusaha untuk menguasai skripsi yang dia buat dan dia pun juga sudah mempelajari mata kuliah sesuai konsentrasinya yaitu pajak. Raisya berusaha untuk fokus dalam menghadapi sidang skripsinya. Karna hari ini adalah hari penentuan berakhirnya kuliah sarjananya. Tyar pun sudah memberi pesan chat untuk meberikan semangat kepada Raisya.

__ADS_1


Dan Alhamdulillah nya, Raisya di nyatakan lulus sidang. Dia menangis bahagia merasa bersyukur, karna apa yang dia cita-citakan selama ini sudah tercapi. Meskipun cintanya tidak semulus seperti kuliahnya, paling ga dia mempunyai suatu kebanggaan pada dirinya. Dia di nyatakan lulus dari sarjana hanya dengan menempuh bangku kuliah selama 3,5 tahun. Dan sekarang dia hanya menunggu waktu untuk wisuda.


Rano tidak terima dengan perlakuan Raisya yang menolak cinta nya. Dia akan terus berusaha untuk mendapatkan cinta Raisya.


Raisya memang belum kenal dekat dengan keluarga Tyar. Dia hanya sekedar komunikasi lewat telpon dengan mama dan kakak nya Tyar. Tapi meskipun demikian, dia sudah merasa nyaman dengan hubungannya dengan Tyar.


Dia masih berharap kalau suatu saat nanti Tyar merubah keputusannya dan dia akan menerima Raisya kembali. Tyar sebenarnya tipe cowok yang biasa-biasa saja tidak memiliki kelebihan. Dia tidak memiliki wajah yang biasa, tidak memiliki tubuh yang keren dan cara berpakaiannya Tyar pun sederhana meskipun dia anak orang kaya.


Kepribadiannya pun juga sangat cuek. Meskipun dia orang yang ramah, tetapi karakternya tidak memiliki kharisma seperti Raihan yang sangat menyenangkan bila dekat dengannya.


Raisya selama menunggu Ijazah kelulusan kuliahnya, dia sering sekali bertemu Tyar. Mereka masih sangat dekat meskipun sudah putus hanya untuk sekedar have fun bareng nonton bioskop, jalan-jalan atau bahkan Tyar main ke rumah Raisya.


Keluarga Raisya tidak terlalu dekat seperti kedekatannya dengan Raihan. Karna Tyar baru sebentar menjalin hubungan dengan Raisya yang berbeda dengan Raihan yang menjalin hubungan selama empat tahun, apalagi sebelumnya Raisya dan Raihan adalah teman dekat.

__ADS_1


*****


" Yar kamu tau ga sih aku tuh masih sayang banget sama kamu, I Love you Tyar. " ucap Raisya serius sambil memandang Tyar saat mereka sedang di jalan untuk main.


Hari ini mereka janjian ketemuan, Tyar menjemput Raisya di daerah Bekasi. Tyar mengajak Raisya main ke sebuah mol di daerah kelapa gading. Saat Raisya dan Tyar sedang makan di sebuah restorant siap saji, Raisya mengungkapkan kembali perasaannya dan dia juga menanyakan apakah dia bisa kembali lagi padanya.


Raisya sebenarnya termasuk cewek yang pendiam dan pemalu. Dulu saat bersama Raihan dia lebih banyak diam dan tidak merasa keberatan dengan perpisahannya. Tetapi berbeda saat dengan Tyar, dia terus saja berusaha untuk mempertahankannya dan dia tidak malu untuk mengungkapkan lebih dulu kepada Tyar.


" Maaf Sa...Aku sebenarnya masih sayang sama kamu. Aku senang bisa dekat sama kamu, karna aku belum bisa melupakanmu. Tetapi maaf banget sampai kapan pun kita ga bisa bersatu lagi. Aku ga bisa terima kamu lagi. Lebih baik kamu cari cowok lain ya. " ucap Tyar meyakinkan Raisya.


Air mata Raisya langsung menetes. Raisya tidak bisa membendung kesedihannya lagi. Seperti di sambar petir mendengar ucapan Tyar seperti itu. Bahwa sudah tidak ada harapan lagi untuk kembali bersama nya. Dia harus merelakan Tyar untuk orang lain dan dia harus menerima cinta baru di hidupnya kelak. Dia harus bisa menerima keputusan Tyar.


Tyar sebenarnya berat mengungkapkan hal itu ke Raisya, hanya saja Tyar memiliki karakter yang sangat keras bahwa kalo ada wanita yang mengkhianati hubungannya, dia akan langsung memutuskan hubungannya dan tidak akan pernah kembali lagi sampai kapan pun.

__ADS_1


" Udah si jangan nangis gtu ! Tar orang lihat di kira aku habis apain. Kita kan masih bisa tetap dekat seperti teman. Udah terima aja cowok lain yang suka sama kamu ! " sahut Tyar.


Raisya menjadi tidak nafsu makan dan dia memilih untuk pulang. Dia merasa kesal dengan Tyar yang tidak memikirkan perasaannya. Harusnya Tyar bisa mengerti mengapa Raisya menangis. Dia menjadi tidak bersemangat lagi untuk berjalan-jalan. Merasa Raisya seperti itu, justru Tyar malah mengikuti keinginan Raisya untuk mengantarkan Raisya pulang. Tyar sebenarnya tidak mau melakukan hal itu, tetapi dia ingin mengerti keputusannya yang tidak bisa rubah, tetapi Raisya malah mengungkapkan lagi. Dan pikir Tyar ini hal yang sangat tepat agar Raisya tidak mengharapkannya lagi.


__ADS_2