
Pertemuan dengan Raihan
" Pi, tau ga aku ketemu siapa tadi ? " Ucap Daren di panggilan telepon dengan papi nya.
" Seneng banget seperti nya kamu ? Emang kamu habis seperti siapa ? " Tanya balik Raihan.
" Hiiihh..si papi di tanya malah nanya balik. Gimana sih ? " Sungut Daren.
" Lah kamu malah ngajak papi tebak - tebakan malam - malam gini. Udah kasih tau papi aja habis ketemu siapa ? Papi lagi pusing akhir - akhir ini banyak urusan yang harus di selesaikan. " Sahut Raihan.
" Aku habis ketemu Tante Raisya, wanita yang papi taksir dulu. Tapi ingat papi ga boleh suka lagi, karna aku suka sama Clarissa anaknya. " Ujar Daren.
Mungkin jika Daren saat ini sedang berhadapan sang papi, dirinya bisa melihat ekspresi papi nya yang cemberut karna harus merelakan untuk tidak pernah berharap untuk menikah dengan Raisya. Biarlah cukup bisa besan saja, baginya sudah cukup menyenangkan bisa dekat dengan Raisya.
" Pi....Pi...Hi...papi ko malah diam ? Jangan bilang papi lagi mikirin mama nya pacar aku ya ? Awas aja ! Ingat papi udah tua, lagian Tante Raisya kan ga mau sama papi. Dia milih om Tyar jadi suaminya bahkan mereka terlihat sangat romantis. Aku aja yang masih muda, iri lihatnya. " Kekeh Daren.
" Udah kamu ga usah Manas - manasin papi. Baru pacaran aja udah sombong. Biarin aja nanti kamu papi suruh kuliah di Inggris, biar kamu nasib nya sama kaya papi. " Kekeh Raihan balik.
Anak dan papi nya malah asyik saling meledek. Meskipun Daren tak tinggal dengan Raihan, namun Daren tetap dekat dengan Raihan. Raihan juga saat hari libur sering menyempatkan waktu untuk mengunjungi anaknya ke rumah orangtuanya di Bekasi sekaligus bernostalgia saat dirinya bersama Raisya dulu.
Setelah kegagalan di pernikahan keduanya, Raihan memilih untuk hidup sendiri. Karna dirinya merasa malas untuk menjalin sebuah ikatan kembali dengan seorang wanita. Tapi bisa juga seperti ini karena dirinya masih berharap Raisya menjadi janda kembali. Namun ternyata hubungan pernikahan Raisya dengan Tyar langgeng sampai saat ini.
__ADS_1
Dirinya juga harus menyadari mungkin Raisya bukan lah jodohnya. Raihan tak menyangka jika anaknya bisa berpacaran dengan anak Raisya yang mau tak mau dirinya harus mengalah demi kebahagiaan sang anak. Raihan berharap anaknya Daren tak melakukan hal seperti nya dulu. Menyakiti hati anak dari Raisya. Raihan berpesan pada Daren bisa serius menjalani hubungan. Namun bila tak ada kecocokan dan keyakinan lebih baik putus baik - baik tidak mengkhianati Clarissa.
Raihan juga berpesan pada Daren agar menjadi laki - laki yang setia yang tak menuruti *****. Dia harus bisa menjaga keperjakaan nya dengan baik. Bila sudah siap menikah dan yakin, segera lah menikah. Raihan akan mendukung nya. Karna Daren nantinya akan menggantikan dirinya mengurus perusahaan warisan kakeknya.
Daren menyimak semua wejangan yang di berikan oleh Raihan, papi nya tersayang. Daren tak mau membuat Papi nya kecewa. Daren sangat tahu papi nya sangat menderita. Menjalin hubungan dengan pernikahan dengan mami nya karena perjodohan. Namun akhirnya membuka hatinya untuk mami nya, tapi harus merasakan sakit lagi karena harus kehilangan orang yang di cinta. Mami nya harus pergi meninggalkan mereka karna penyakit kanker yang menyerangnya.
Dan akhirnya papi nya mencoba mengejar cintanya yang dulu hilang dari hidup nya dan mencoba untuk merajut kembali, namun sayangnya Tante Raisya menolak papi nya. Daren sangat tahu perjuangan papinya. Saat mendekati Raisya, Raihan sering membawa kedua anaknya untuk saling dekat. Daren sudah mengenal Clarissa sejak mereka masih kecil, namun kini mereka di pertemukan kembali di sekolah yang sama meskipun tidak satu angkatan.
Pengalaman berharga papi nya akan di jadikan Daren pelajaran dalam menjalani hubungan nya dengan Clarissa. Daren berharap dirinya tak melakukan hal yang sama dengan papi nya, menyia - nyiakan kesempatan yang di miliki demi sesuatu yang memberikan kebahagian sesaat.
Mendengar hal itu membuat Raihan salut dengan sosok Daren. Raihan selalu berharap yang terbaik untuk kedua anaknya. Daren sangat tahu kasih sayang papi nya sangat besar melebihi kasih sayang maminya. Kedua anak Raihan lebih merasa dekat dengan dirinya dari pada dengan Maura. Maura lebih suka mengurus kariernya dan memberikan perhatian pada Raihan. Maura memiliki anak agar Raihan tak terlepas dari nya dan semua ini permintaan Raihan yang menginginkan memiliki keturunan.
Begitu takut nya jika papinya akan menikung dirinya. Bukan nya Daren yang menikah dengan Clarissa. Justru malah kedua orangtuanya yang akan merajut cinta kembali. Tapi semua itu tidak lah mungkin karna Raihan sudah menyadari nya. Dia tak ingin mengganggu hubungan Raisya dengan Tyar, dia ingin melihat Raisya bahagia meskipun bukan dengannya.
******
Hari yang di nanti telah tiba. Daren sudah bersiap dengan Raihan untuk segera berangkat, Daren juga mengajak serta sang adik untuk ikut. Daren terlihat seperti ceplakan Raihan. Terlihat sangat tampan dan gagah, semoga sifat nya tak menurun dari sang papi yang sering bermain dengan wanita.
Raisya tak mengetahui jika Daren akan datang bersama Raihan. Seperti biasanya jika hari libur, Raisya akan mengunjungi cafe miliknya itu pun jika dirinya tak malas. Tidak setiap Minggu juga dirinya mendatangi tempat usaha miliknya, dirinya sudah mempercayakan pada pegawainya. Karna terkadang dirinya sudah merasa lelah karena Senin sampai Jumat harus bekerja. Sebenarnya Tyar sudah menyuruh Raisya berhenti bekerja dan hanya mengurus usaha dan keluarga, tapi sayangnya Raisya menolak. Dia masih ingin bekerja, akhirnya Tyar mengikuti kemauan Raisya asal Raisya tidak terlalu lelah.
" Sayang...aku mau ke cafe mama ya sama papi dan adik ku. Kita ketemu di sana ! Jangan bilang mama kamu, aku ke sana sama pasukan ya. " Ucap Daren di panggilan telepon.
__ADS_1
" Ya. Aku sama mama udah di cafe ko. Untungnya papa ku ga ke sini. Bisa kacau deh. " Kekeh Clarissa membuat Daren pun ikut tertawa membayangkan pertemuan mantan kekasih yang saling mencintai namun harus terpisah karna tak berjodoh.
Mobil Daren sudah terparkir di halaman cafe. Untungnya Raisya saat itu sedang berkeliling melihat keadaan cafe nya , jadi saat Raihan datang dirinya belum mengetahui. Raihan merasa kagum dengan cafe milik Raisya. Terlihat sangat nyaman untuk kawula muda kongkow.
Clarissa menghampiri Daren, adiknya nya , dan juga Raihan. Pelayan sibuk untuk menyiapkan pesanan Daren beserta keluarga nya. Clarissa asyik mengobrol bersama Keluarga kekasih nya terlebih Clarissa sudah mengenal sosok calon mertuanya yang tak asing adalah mantan kekasih ibunya dulu.
Deg...
Langkah Raisya terhenti, jantung nya berdegup kencang saat dirinya melihat sosok laki - laki yang pernah dia cintai dan dia benci. Raisya mencoba menetralkan hatinya. Dirinya harus bisa menerima kehadiran Raihan di sini. Karna kedatangan Raihan bukan untuk mengganggu hidupnya lagi, tapi saat ini datang sebagai orang tua dari kekasih anaknya.
Bagaimana kisah selanjutnya....????? Masih ada next bab berikutnya ya....ππ€£
Jangan lupa berikan dukungan untuk karyaku meskipun sudah tamat lamaπππ
Jika berkenan mampir juga di karya Author lainnya
Kisah Aluna
My Kids My Hero
Author tunggu kehadirannya ya...πππ
__ADS_1