Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku

Aku Dan Mantan Kekasih Suamiku
Permintaan cerai


__ADS_3

Hari ini Raisya sudah di perbolehkan pulang ke rumah, karna kondisi Raisya sudah normal kembali pasca melahirkan kembali. Hanya luka jahitannya saja yang masih terasa sakit karna baru satu hari. Dan dia harus melakukan kontrol satu minggu ke depan beserta anaknya yang harus imunisasi bcg.


Nando sudah mengurus semua administrasi untuk kepulangan Raisya. Orang tua mereka mengantar kepulangan Raisya dari klinik. Ini yang Raisya harapkan mengapa dia memilih untuk melahirkan di klinik bidan bisa pulang cepat, karna jika di rumah sakit biasanya minimal 3 hari harus menginap.


Raisya, Nando, orang tua mereka sudah naik ke dalam mobil. Ibu Nando menggendong baby Cla, karna dia takut Raisya belum merasa kuat. Sekarang mereka telah sampai di rumah. Selama perjalanan Raisya hanya diam, hati sangat kesal dengan Nando. Tetapi dia berusaha untuk menahan kemarahannya, karna dia tidak mau orang tua mereka mengetahuinya.


Raisya berjalan pelan masuk ke dalam rumahnya. Dia memilih untuk mengganti baju nya dengan daster, agar dirinya merasa lebih nyaman. Baby Cla memang anak yang pintar, dia sangat mengerti keadaan bunda nya. Dia tidak rewel sama sekali. Raisya sangat bersyukur bisa memiliki baby Cla yang sehat dan cantik.


Rencananya orang tua mereka akan pulang hari ini. Dia akan meninggalkan Raisya untuk mengurus baby Cla, karna orang tua mereka sedang ada urusan yang harus di selesaikan. Dan setelah urusan mereka selesai, mereka akan saling bergantian untuk membantu mengurus baby Cla.


Setelah meletakkan baby Cla di box bayi nya, mereka berpamitan pulang. Ibu Nando ikut pulang bersama orang tua Raisya. Dan kini hanya ada Raisya, Nando, dan baby Cla panggilan untuk bayi mereka.


Nando bersikap biasa saja, seperti tidak terjadi apapun. Sedangkan Raisya yang sudah mengetahui perselingkuhan Nando kembali pastinya akan merasa sangat kesal. Dia lebih memilih untuk beristirahat di kamar. Ada perasaan kikuk di antara Mereka.


Nando memilih tetap di luar. Dia lebih memilih untuk membersihkan rumah yang sudah dua malam mereka tinggalkan. Memang Nando sangat rajin dalam membantu Raisya membersihkan rumah, karna dia sangat menyayangi Raisya.


Raisya masih merasakan perih di lukanya. Tetapi dia berusaha menahannya agar dapat mengurus baby nya. Di tambah lagi paxuxaxanya yang bengkak, menambah rasa sakitnya. Baby Cla masih banyak tidur, jadi dia tidak terlalu sering.


Karna merasa sakit yang tidak tahan, akhirnya dia memilih untuk memompa dan memasukkan ke dalam botol susu untuk di taro di freezer. Saat dia membuka pintu kamarnya, dia mendengar percakapan pada Viona yang berjanji akan menemuinya siang ini.

__ADS_1


Hati Raisya seakan teriris - iris, luka akibat persalinannya pun belum sembuh, kini dia harus mengetahui perselingkuhan suminya.


Nando yang sedang mengobrol asyik di depan teras tidak mengetahui Raisya sedang mendengarkan percakapan mereka.


Merasa hati nya tidak kuat, dia memilih untuk masuk ke dalam kamar lagi. Karna dia juga sudah tidak tahan dengan paxuxaxanya. Dia mencoba menahan rasa sakitnya dengan memassage nya dan mengompres dengan air hangat.


Setelah air susu itu keluar, Raisya langsung membersihkan dengan mengelap dgn air bersih dan kemudian dia langsung memompanya. Nando masuk ke dalam kamarnya, dia berniat untuk melihat keadaan Raisya dan melihat baby nya.


Raisya hanya diam terpaku tinggal mengeluarkan kata-kata, karna dia sedang merasakan sakit yang bertubi-tubi saat itu. Nando mencoba untuk memberikan perhatian terhadapa Raisya. Menanyakan ingin makan apa dan apa yang di rasa. Tetapi Raisya menjawab dengan datar. Nando tidak merasa curiga mengapa istrinya seperti itu, karna dia pikir Raisya belum mengetahui kebohongannya.


" Yank... aku mau keluar dulu ya sebentar ada yang aku harus urus, setelah aku menyiapkan makanan untuk kamu. Ga apa kan kamu aku tinggal sebentar ? " Ucap Nando.


Setelah makanan datang, Nando mengajak Raisya untuk makan. Nando melayani Raisya dengan baik. Mengambilkan makanan dan minuman dengan telaten. Raisya bersikap datar, dia tidak banyak bicara saat itu. Dia fokus terhadap makanannya, sedangkan Nando berakting memberi perhatian kepada Raisya, sebelum dirinya bertemu Viona.


Setelah bersiap - siap, Nando berpamitan untuk berangkat. Dia telah menyiapkan juga makanan untuk sore buat Raisya takut dirinya terlambat pulang.


Setelah Nando pergi, Raisya langsung menangis histeris. Karna mencoba menahannya di depan Nando. Dia seperti orang bodoh yang sudah mengetahui semuanya, tetapi beracting seperti tidak ada masalah apapun.


Rasanya sudah sangat tidak kuat dia menahn penderitaan ini, meskipun Nando menunjukkan rasa sayang terhadapnya tetapi dia merasa semua ini di lakukan oleh Nando untuk menutupi kedok perselingkuhannya. Semua yang di lakukan Nando adalah palsu menurutnya.

__ADS_1


Padahal sebenarnya apa yang Nando adalah tulus terhadap Raisya, karna dia sangat mencintainya. Tetapi di sisi lain dia juga tidak mau kehilangan Viona. Oleh karena itu, dia berusaha untuk adil kepada keduanya.


Nando telah sampai di kosan Viona. Dia berjanji akan menikahi Viona secara sirih, karna dia belum bisa menceraikan Raisya. Mengingat anaknya baru saja lahir, tidak mungkin dia akan berpisah. Mendengar ucapan Nando seperti itu, membuat Viona sangat bahagia. Suatu saat nanti Nando akan menuruti kemauannya untuk menceraikan istrinya dan akan menjadi miliknya seutuhnya.


Mereka sangat bahagia. Mereka tidak memikirkan perasaan wanita yang ada di sebrang sana, yang sedang meratapi nasibnya yang sangat menderita. Dia menguatkan diri untuk minta cerai pada suami nya. Karna dia merasa sudah tidak sanggup menjalani pernikahan penuh dengan kebohongan. Lebih baik berpisah dari sekarang, biar tidak terasa lebih sakit lagi apabila berpisah nanti.


Nando telah melupakan istri yng menunggu di rumah, yang di beri janji bahwa dirinya akan pergi sebentar. Padahal sudah berjam - jam dirinya meninggalkan istrinya. Dia mencoba


untuk menghubungi Raisya istrinya.


" Halo... dede Cla lagi apa ? kangen aku. Oh ya kamu nanti tidur aja ya, ga usah nunggu aku. Kemungkinan aku pulang larut malam. " ucap Nando di panggilan telpon.


Mendengar alasan seperti itu Raisya tidak bisa menahan emosinya, karna dia merasa tidak di hargai sebagai wanita. Dia sudah mengetahui kebohongan semuanya. akhirnya ucapannya pun meledak. Bahwa dia mengetahui Nando saat ini sedang berada di tempat Viona, dan dia pun mengungkapkan ingin berpisah.


Nando merasa tidak terima dengan ucapan Raisya dan akhirnya dia membentak Raisya. Padahal Raisya sudah mengetahui nya tanpa Nando mengungkapkannya. Nando mengancam Raisya untuk tidak pulang ke rumah, jika Raisya masih saja membahas Viona.


Raisya yang sudah menutup panggilan itu lebih dulu dan cuma bisa menahan kekecewaannya dan mengalah kembali agar Nando pulang ke rumahnya.


Akhirnya Nando sampai di rumahnya. Setelah mencuci tangannya dia masuk ke dalam kamarnya untuk melihat dan babynya yang sedang tertidur pulas.

__ADS_1


Raisya keluar dari kamar, dia mengungkapkan kepada Nando bahwa dirinya ingin bercerai. Nando merasa tidak terima, karna sampai kapanpun Raisya tidak akan terlepas dari dirinya.


__ADS_2