
Di pagi hari yang cerah seorang gadis masih saja tidur dengan nyenyak. Namun setelah beberapa saat ia harus bangun karena suara toa sang kakak yang membuat telinganya budeg dan kaget setengah mati.
Dengan sangat tak rela dia bangun dari kasur kesayangannya dan pergi ke kamar mandi.
Skip setelah mandi dan ganti pakaian.
Hari ini dia mungkin sedang kerasukan hantu alim sampai sampai dia keluar menggunakan jilbab tidak seperti biasanya yang hanya menggunakan pakaian panjang dan rambut tergerai indah tanpa hiasan.
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian dia pun turun ke bawah untuk makan bersama keluarga sebelum pada pergi kerja. ( ok guys jadi kamarnya itu ada di lantai 2 ya dan rumahnya itu tak terlalu mewah dan luas namun punya 2 lantai).
"Hoammm, asalammualaikum pagi pah,pagi kak, pagi yuyu," salam gadis itu lalu duduk di kursi miliknya yang sudah ada di ruang makan sambil menguap karena memang dia masih sangat mengantuk oh guys ini sudah jam 06:30 wib ya.
"Waalaikumsalam, pagi juga Yuli, ayo makan dulu sebelum ngampus, " ujar sang ayah.
"Weh ga biasanya lu bangun pagi keluar kamar pake jilbab, pake kasih salam lagi, kerasukan setan ye lu Yul?, " tanya kakak ketiga sang gadis yang bernama Yuli itu.
"Weh enak aje lu ngomongnye dasar kakak laknat. Siapa suruh tadi pagi tereak tereak ga jelas. Di tambah adek sendiri pake jilbab ga bersyukur malah di ejek, kakak apaan lu?! 😤," marah Yuli pada sang kakak yang nyebelin bagi dirinya.
"Kalian berdua jangan pada berantem ngapa sih?, brisik tau ga!, " ucap kakak kedua Yuli.
"Heleh kak, biasanya kalo bukan gw yang bikin keributan palingan juga lu ama kak Fani 😒," ejek Yuli.
"Betol tu tapi kalo gw ribut ama dia gw ga bakalan menang, mending ribut ama lu aja yang pasti bakal memang, secara lu kan bodo 😌," timpal kakak ketiga Yuli yang bernama Fani.
"Cik lu ndukung gw apa ngehina gw kak? 😒," tanya Yuli.
"Dua duanya😌," jawab Fani.
"Udah udah kalian ini pagi pagi sudah ribut, ayo makan terus kita harus berangkat kerja, " ucap kakak pertama dan kakak ipar suaminya kakak kedua.
"Woke deh, aku juga udah laper dari jam 12 malam tadi, " ucap Yuli semangat.
Dia membaca doa sebelum makan lalu segera melahap semua makanan yang ada di atas meja.
"Cik giliran makanan aje doyannya pake banget, kalo dapet tugas dari kampus marah marah ga jelas terus 😒," sinis Fani.
"Udah udah makan sana kakak masak banyak kok, " ucap kakak ipar yang satunya lagi alias istrinya kakak pertama.
"Tuh denger tan, kita di meja makan tu ya makan bukan berantem, " ucap bocil berumur 5 tahun karena memang bawaan dari sang ayah yang tinggi dan sang ibu yang berisi. Sapa lagi kalo bukan Tasubaki Yuki anaknya kakak pertama dengan istrinya.
"Huh anak kecil aja tau masak kamu yang baru lulus kuliah enggak😒," ejek Yuli.
"Huh tante Yuli apaan sih aku kan bukan ngomong sama kamu tapi sama kak Fani hump😾," marah Yuki yang sering di sebut yuyu itu ke Yuli.
"Oke deh aku lanjut makan aja, " ujar Yuli melanjutkan makannya dengan rasa sesak di hati.
"Sebenernya gw itu salah apa?, kenapa si Yuyu selalu ga suka sama aku hiks, ku memangis membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diri ku (╥﹏╥) ", batin Yuli.
Skip setelah selesai makan, kakak pertama, dan kakak Aldro suaminya kak Vesia ( kakak kedua Yuli) berangkat ke tempat kerja masing masing.
Vesia pergi kerja sebagai guru ipa di sebuah sekolah tingkat SMK, sedangkan Fani pergi ke sebuah SMP untuk mengajar murid sebagai guru seni.
Sedangkan istri dari kakak pertamanya Yuli pergi cuci piring. Dia memilih jadi ibu rumah tangga sambil jaga Yuyu.
Sedangkan Yuli hari ini akan berangkat kuliah karena akan ada pengumuman yang di sampaikan oleh pihak sekolah oleh karena itu dia harus datang ke sekolah. Kan lumayan bisa ketemu sahabat dekat.
Benar, Yuli adalah seorang mahasiswi di sebuah universitas di indonesia dan karena dia tinggal di Yogyakarta lebih tepatnya di sekitar Imogiri bantul, dia harus berangkat pagi pagi sekali agar tak terlambat masuk ke sekolah. ( anggep aja gitu author cuma ngehalu doang soalnya).
Pagi ini penghuni rumah Yuli melakukan kegiatam mereka masing masing.
Biar author perjelas kegiatannya.
kak Aldro ( Aldro Zaky Ramadan ) pergi ke universitas buat jadi dosen tapi beda universitas dengan tempatnya Yuli kuliah.
kakak pertama Yuli yang bernama Faro Kurnia Putra pergi bekerja sebagai guru sd di dekat kampungnya karena dia memilih untuk tidak bekerja jauh dari rumah.
kak Vesia Yulia Putri pergi bekerja sebagai guru tingkat SMP dengan anaknya yang berusia 3 tahun yang bernama ( Rafi Fardana Putra) sebagai guru IPA di sebuah sekolah.
Di sekolah yang sama kak Fani Yulia Putri bekerja sebagai guru seni rupa.
kak Aisyah Dwi Ramadani tinggal di rumah bersama Tsubaki Yuki dan sang Ayah yang bernama Senjaya Putra.
ayah tinggal di rumah dan tidak bekerja karena sudah banyak yang bekerja di rumah dan usianya yang sudah tua membuat mereka takut untuk membuat sang ayah bekerja dengan tulang tuanya itu.
sedangkan Dwi Yulia Putri alias si Yuli berencana untuk berangkat ke universitasnya.
beberapa saat kemudian semua penghuni rumah sudah pada berangkat kerja.
bisa di bilang keluarga Yuli itu keluarga guru jadi dia juga ambil jurusan menjadi guru kecuali ibu dan ayah Yuli karena mereka hanya tamat sekolah SMP saja dan tidak lanjut.
"Yuli cepat lah berangkat ke sekolah mu atau kau akan terlambat jika terus terusan seperti itu, " nasihat kak Aisyah sambil menyapu lantai.
"Nanti sebentar lagi nanggung nih udah mau kelar, " ucap Yuli yang sedang sibuk membaca komik di mangatoon.
"Halah tante kau sangat pemalas, bagaimana bisa kau sekarang menjadi orang yang berstatus s3?, " ejek Yuyu.
"Bisa tolong kata katanya di saring nggak sih?, aku kan belajarnya sungguh sungguh walau kadang, " ujar Yuli memelankan kata kata terakhir.
"Sudah sudah dengarkan nasihat kakak mu dan cepat lah pergi, " suruh ayah Yuli sembari memberikan uang saku sebesar Rp. 50.000
untuk berjaga jaga jika ada sesuatu nantinya.
"Oke oke, Yuli berangkat dulu asalammualaikum, " ucap Yuli sembari mencium punggung tangan tuan Senjaya, kak Aisyah dan Yuyu lalu pergi menggunakan montor.
skip sampai sekolahan.........
"Aduh duh duh punggung gw, nasip suka rebahan ya gini sekali di buat duduk langsung encok, " ucap Yuli sembari berjalan masuk ke dalam gedung sekolah setelah memarkirkan motornya.
saat dia lagi sibuk sibuknya ngedumel tiba tiba ada orang yang memeluknya dari belakang.
"Yuli ohayou, kenape lu Yul?, " tanya orang yang memeluk Yuli karena melihat Yukli memegangi punggungnya terus.
"Eh buset lu ka bikin gw mau jantungan ae, punggung gw encok nih, " ujar Yuli.
"Sorry, lagian sih lu masih muda tapi sering encok mulu gimana nanti kalo udah tua, " ujar sahabat satu satunya Yuli yang sudah seperti saudara sendiri. namanyq adalah Eka Pratiwi.
"Jangan cibir gw di rumah dah di cibir terus gw, " ucap Yuli meninggalkan Eka di belakangnya.
"Woi tunggu dong!, " ucap Eka sembari berlari menegejar Yuli.
______________________________________________
nama : Senjaya Putra
__ADS_1
kelamin : laki laki
umur : 57 tahun
istri : almarhum Afifah mutia Putri
anak : 4 satu laki laki dan tiga perempuan
nama : almarhum Afifah Mutia Putri
kelamin : perempuan
umur : 44 tahun
suami : Senjaya Putra
anak : 4,1 laki laki dan 3 perempuan.
nama : Faro Kurnia Putra
kelamin : laki laki
umur : 30 tahun
istri : Aisyah Dwi Ramadani
anak : 1 perempuan
nama : Aisyah Dwi Ramadani
kelamin : perempuan
umur : 28 tahun
suami : Faro Kurnia Putra
anak : 1 perempuan
nama : Tsubaki Yuki
kelamin : perempuan
umur : 5 tahun
kls : Tk nol besar
orang tua : Aisyah dan Faro
nama : Vesia Yulia Putri
kelamin : perempuan
umur : 26 tahun
suami : Aldro Zaky Ramadan
anak : 1 laki laki
kelamin : laki laki
umur : 29 tahun
istri : Vesia Yulia Putri
anak : 1 laki laki
nama : Rafi Fardana Putra
kelamin : laki laki
umur : 3 tahun
kls : belum sekolah ( maunya langsung tk)
orang tua : Vesia dan Aldro
nama : Fani Yulia Putri
kelamin : perempuan
umur : 22 tahun
status : masih lanjang baru mau nikah
nama : Dwi Yulia Putri
kelamin : perempuan
umur : 19 tahun
status : Jones
nama : Eka Pratiwi
kelamin : perempuan
umur : 19 lebih tua 3 bulan dari Yuli
Status : Jones
Tempat tinggal Yuli : Desa Patran
Tempat tinggal Eka : Desa Misan.
karya hanya fantasi author semata.
walau pun ada tempat yang sama dengan di dunia nyata tetapi berbeda bentuk dengan yang ada di cerita.
jika ada kesamaan nama atau kesalahan dalam cerita author mohon maaf.
sekali lagi cerita mengandung unsur agama dan iklan jika tidak suka jangan komentar pedas langsung saja berhenti baca karena author ga maksa.
kalo mau berhenti baca juga ga usah izin.
__ADS_1
sekian pembuka cerita ini sampai jumpa di episode selanjutnya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Yuli
Eka
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
__ADS_1