
Back to Miya.
"Huaaaah, jauh bener nih hutan ampe ngos ngosan gw, tapi dapet rekor baru gw mau jalan segini jauhnya hahahahaha โงโโฆ," ucap Miya sembari berteduh di bawah pohon rimbun pinggiran hutan.
"Hahh, istirahatnya udah dulu, sekarang waktunya menjelajah ~," ujar Miya sembari berdiri lalu mulai masuk ke dalam hutan tanpa rasa takut karena hutan itu sangat indah.
"Hutan se indah ini ga mungkin ada hantunya kan, kalo gitu ga usah takut hahahaha!, " girang Miya sembari terus masuk ke dalam hutan.
Pepohonan rimbun, semak semak penuh bunga yang indah, tanaman yang tumbuh disana sini, bahkan ada tumbuhan obat yang melimpah di sana.
Kupu kupu, burung dan capung berterbangan kesana kemari di bawah sinar matahari yang bersinar cerah. Kijang berlarian pergi ketika Miya lewat.
Angin sejuk nan dingin dan suasana yang begitu tenang adalah tempat yang cocok dengan Miya.
"Kata siapa ni hutan nyeremin?, orang indah banget kayak di dunia fantasi gini kok di sebut nyeremin, " cibir Miya.
Author : lha lu kan emang di dunia fantasi -_-||
"Keknya aku udah terlalu lama di sini deh, pulang ah sebelum gelap, " ucap Miya sembari berputar balik dan berjalan.
Miya berjalan lurus sembari bersenandung ria dari menyanyi dangdut, k pop, bahkan lagu jepang dan lainnya tapi tak kunjung keluar dari hutan.
apa kalian tau kenapa?
Karena Miya berjalan memutar .
Author jelasin se bisa author ya.
Nah kan titik awal Miya itu di luar hutan. Dari titik luar, dia masuk ke dalam hutan membentuk garis lurus.
Di lapisan ketiga, Miya memutuskan untuk kembali jadi dia putar balik untuk keluar. Tapi karena dia buta arah maka dia tersesat dan karena dia terus memutari pohon sedikit demi sedikit ia keluar dari jalur yang ia lewati saat masuk dan malah berjalan lebih dalam ke hutan kegelapan.
Ps : ngomong ngomong hutan kegelapan itu ada 9 lapisan ya.
Lapisan 1dan 2 itu adalah wilayah hutan yang sangat indah dengan tumbuhan obat yang melimpah dari yang umum hingga jarang di temui.
Di lapisan ketiga itu hutannya sudah mulai ada hawa hawa serem terus tumbuhan obat obatannya lebih langka lagi.
lapisan ke 4 sekaligus yang paling serem berisi binatang buas berbagai tingkat, merupakan hutan gersang dengan banyak bangkai manusia dan binatang. Di lapisan ini lebih luas dari lapisan 1 sd 8.
lapisan 5,6,7 dan 8 kembali merupakan hutan yang sangat indah dengan di tumbuhi banyak tumbuhan herbal yang langka.
Dan yang terakhir lapisan ke 9 adalah rumahnya raja kegelapan.
Back to Story.
"Cuma perasaan gw apa emang ni hutan tiba tiba jadi lebih serem?, " tanya Miya pada angin lewat.
__ADS_1
"Perasaan gw dari tadi udah jalan tapi kok nggak keluar keluar aih?!, dah pegel ni kaki gw, mana encok kali punggung gw ๐ซ๐ซ๐ซ," keluh Miya masih sambil jalan.
"Keknya gw kesesat deh gw kan buta arah ๐ฐ," gumam Miya khawatir ga bisa pulang.
"Oh iya gw kan punya Ikaruga, tinggal terbang terus bisa cari jalan keluar lewat atas deh!, " ucap Miya senang karena mendapat sebuah harapan.
Dia meraba lehernya untuk mencari Ikaruga namun tak kunjung ketemu hingga akhirnya ia teringat bahwa dia meninggalkan Ikaruga di kamarnya.
"Kampret ketinggalan, coba hubungi kak Kanao, " ucap Miya mencoba mencari solusi lain.
"KAKAk KANAO GW TERSESAT!!!, " teriak Miya panik ketika sudah terhubung masih dalam keadaan berjalan.
"Sualow woi, emang tersesat dimana lu?, " tanya Kanao.
"Di hutan kegelapan, " cicit Miya.
"APA?!, kok lu bisa sampe di sana sih?, lu tau ga orang orang tu ga bisa masuk dan sulit keluar kalo udah ada di sana, " ucap Kanao khawatir.
"Huaaaaa, gimana ni kak gw tersesat, entah kenapa suasananya juga tambah serem ๐ญ," keluh Miya sambil nangis.
"Jangan nangis, lu sekarang ada di lapisan berapa kita mo coba cari lu nih, " ucap Kanao yang sudah mengabari Miao dan dua kucheng.
"Ga tau, " jawab Miya.
"Goblo*, Miya kita ga bakalan bisa bantu lu kalo lu ada di hutan kegelapan karena kami ga bisa masuk. Coba lah keluar dengan kemampuan mu sendiri, kalo udah keluar nanti kabar i lagi. Itung itung ujian buat lu, " jujur Kuro menyerobot obrolan lalu mematikannya.
"Kuro kampret!!, ini terlalu nyeremi taukkkkk!!!," teriak Miya setelah sampai di lapisan keempat yang sangat menyeramkan.
"Ro lu berdua beneran ga bisa bantu Miya?, " tanya Miao khawatir.
"Ga, yang bisa kita lakukan sekarang adalah tetap tenang, menyembunyikan fakta ini dari keluarganya dan berdoa akan keselamatannya, " jawab Shiro.
Kanao dan Miao pun kemudian berdoa kepada Tuhan agar Miya kembali dengan selamat walau masih khawatir akan keadaannya.
"Inilah kenapa gw takut kalo dia keluar sendiri, " batin Kanao.
Back to Miya.
"We ni sarang para undead apa gimana sih kok tengkoraknya banyak bener ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ???," tanya Miya entah kepada siapa mencoba mencairkan suasana.
"Mak pak pengen pulang, " tangis Miya.
Gerrrrrrr
Tiba tiba suara binatang buas terdengar di telinga Miya.
Sekelompok serigala hitam besar dengan taring tajam tiba tiba menghapiri Miya dengan tatapan lapar yang sangat terlihat membuatnya ketakutan.
Di tambah dengan beberapa beruang dan monster aneh ber tubub besar dan bermata satu membuat Miya berlari terbirit birit dengan keadaan masih menangis.
__ADS_1
"Huaaaaaaaaaaaa mak tolong ini bener bener lebih serem ketimbang film horor!!! ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ," teriak Miya takut sembari berlari. Ia tidak mempermasalahkan hanfunya yang sobek sana sobek sini karena ranting dan yang lainnya dan hanya mementingkan keselamatannya.
"Serigala baik jangan kejer gw dong serem tau ga sih!, beruang cantik lu kan ber uang traktir gw makan dong, lu lagi kenapa dakjal kek lu ada di sini sih?, dah mau kiamat ye?," ucap Miya entah apa mencoba mengatasi rasa takutnya tapi tidak berhasil.
Yang paling membuat Miya takut bukanlah binatang binatang itu tetapi tulang belulang yang berserakan di sana sini.
Author : lu jirih amat Mi, padahal kultivasi tinggi tapi kebetanian Zero ๐๐๐๐
"Emak tulongggggggg!, " teriak Miya sekuat tenaga berharap akan ada orang yang datang menolongnya.
Sementara Miya ketakutan, Kanao, Miao, Shiro dan Kuro khawatir akan keselamatan Miya, Di kedalaman hutan kegelapan terdapat orang yang sedang membaca sebuah dokumen di meja belajarnya dengan fakus.
Wajah tampan, rahang tegas, tatapan dingin, dan aura yang begitu kuat terpancar di sekitanya.
Tiba tiba seorang laki laki yang juga bertubuh kekar masuk kedalam ruangan itu.
"Salam yang mulia, " ucap orang yang baru masuk itu sembari membungkuk hormat.
"Ada apa?, " tanya si laki laki yang di beri hormat dengan nada dan aura yang horor juga dingin.
"Ada yang memasuki hutan kegelapan yang mulia, " ucap orang yang menyebut peria tado sebagai yang mulia.
"Antar aku kesana, " ucap si yang mulia.
_____________________
Readers kalo banyak typo di maafin ya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC