Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 24 mengkalim


__ADS_3

'' You can't stop me lovin' myself


Oh-oh-owoah


Oh-oh-owoah-owoah


Oh-oh-owoah


Deonggideok kungdeoreoreo


Eolssu~, " nyanyi Miya sembari gergulat dengan hpnya.


"Apa yang kau lakukan?, " suara itu tiba tiba terdengar membuat Miya hampir jantungan.


o0o


"Ha?, eh kak Ren kok tiba tiba bisa ada di sini sih?, " ucap Mita gugup sembari mematikan musik yang ia dengarkan.


"Musik apa yang kau dengarkan tadi?, kenapa terdengar sangat aneh?, " tanya Ren sembari meletakkan makanan yang ia bawa di ranjang dekat Miya rebahan tadi.


"Ah itu anu, emm kak Ren, kita pernah bertemu ya sebelum ini?, kok aku seperti pernah merasakan aura mu yang menyeramkan itu sih?, " tanya Miya mencoba mengganti topik pembicaraan.


"Jangan coba coba menghindari pertanyaan ku, " ucap Ren dingin sambil menatap Miya lekat.


"Sepertinya kau menyembunyikan sesuatu dari ku, dan jangan menggunakan pakaian yang terbuka sembarangan, " ujar Ren sembari menutupi tubuh Miya dengan jubahnya.


"Eh tapi kan aku sudah terbiasa menggunakan pakaian seperti ini, ngomong ngomong kak kapan kita pernah bertemu?, " tanya Miya mengelak.


"Saat pesta ulang tahun ayah mu, kau terus memandangi ku dan tiba tiba ketakutan tanpa alasan, " ujar Ren sembari ikut duduk di atas ranjang.


"Emmmm, kak Ren si raja kegelapan itu ya?, " tanya Miya polos.


"Ya, " jawab singkat Ren.


"Oh begit-, eeehhhhh?, jadi kak Ren itu raja kegelapan?, anu yang mulia tolong jangan hukum aku, aku hanyalah anak kecil yang tersesat! 😱😱, " ucap Miya dengan kaget karena baru tau kalau orang yang di ajaknya bicara adalah raja kegelapan.


"Aku akan mengampuni mu jika kau mengatakan apa yang aku tanyakan tadi, " ucap Ren sok tegas seakan memerintah Miya dengan paksa.


"Baik baik, ku katakan tapi jangan kasih tau sembarangan orang ya, " tawar Miya dengan suara yang mengecil.


"Baiklah, " ujar Ren.


"Emmm, sebenarnya aku itu bukan putri Miya yang asli, aku ini sebenarnya orang dari dunia lain. Nama ku pribadi adalah Dwi Yulia Putri, aku punya dua kakak perempuan dan satu kakak laki laki. Aku di kirim paksa ke sini oleh putri Miya yang asli untuk menggantikannya hidup karena putri Miya sudah tiada, oh dan yang tadi itu salah satu genre lagu yang ada di dunia ku namanya kpop, " jujur Miya.


" Apakah sudah semuanya?, " tanya Ren. Sebenarnya dia sangat terkejut karena tau kalau permaisuri masa depannya adalah orang dari dunia lain.


"Pantas saja kau begitu menarik, ternyata kau memiliki rahasia yang mengejutkan, " jujur Ren sukses membuat Miya malu.


"Suuut jangan ungkit ini lagi, aku akan makan dulu lagi pula ini sudah sore sana pergi mandi!, " suruh Miya. Entah dari mana keberanian yang melimpah datang kepadanya membuat dirinya berani memerintah si raja kegelapan.


"Padahal belum terlewati satu hari sekarang kau sudah berani padaku ya? 😏," goda Ren.

__ADS_1


"Hah?, apa ga dengar aku kak kau ngomong apa sih?, " tanya Miya dengan mengeraskan suaranya dan kedua tangannya sigap menyumpal kedua telinganya.


"Anak nakal, " gumam Ren tersenyum tipis.


"Tidak ada, cepat lah makan kemudian keluar. Kau tau?, pemandangan malam di sini sangat indah lho, cup, " ujar Ren sembari mengecup pipo Miya sekilas sebelum keluar dari sana membuat Miya melongo tak percaya.


"Aaaaaaa pipi ku ternodai, oi kak lain kali jangan lakukan itu kecuali pada istri mu, ga muhrim tau ga sih?! 😀," teriak Miya menggebu gebu karena tidak pernah di cium oleh orang lain selain keluarganya selama hidupnya.


Emmm sebenernya pernah sih, tapi yang nyium itu ibu guru Miya pas sd itu pun cuma sebentar di pipi.


"Jangan khawatir kau adalah istri ku, " sahut Ren yang masih bisa di dengar oleh Miya.


Krakkkkkk, suara Miya yang membatu terdengar di pikiran author wkwkwkwkwk.


"Mati gw, sekarang malah ada cogan yang bilang kalo gw bininya 😰," gumam Miya merinding sendiri.


"Selama ini gw cuma bisa ngehalu ama bias dan waifu lha sekarang ada yang bilang terang terangan, orangnya cakep bener lagi. Terkenal lagi, jantung gw lari maraton keknya πŸ˜“," gumam Miya lagi.


Beberapa saat kemudian.


"Ahahahaha ga mungkin lah ya kalo beneran, dia kan raja kegelapan yang terhormat mana mau nikah ama aku yang bodo* ini, lagi pula kita juga baru dua kali ketemu mana mungkin langaung suka sama aku yang kentang iniπŸ˜„πŸ˜ƒ," ucap Miya berpikir positif lalu memutuskan untuk makan makanan yang di bawakan oleh Ren tadi.


"Kenapa tidak?, bisa jadi cinta pada pandangan pertama kan?, " ucap seseorang tiba tiba membuat Miya seakan habis melihat setan.


"Aaaaaaaa!, kak Ren bisakah kau bilang bilang kalau mau keluar?, kalau aku pingsan karena kaget gimana? πŸ˜‘,'' protes Miya sambil melanjutkan makannya.


"Itu salah mu sendiri karena kurang waspada. Lagian waktu dan penampilan luar bukan masalah bagi ku jika aku memang mencintai mu maka akan selalu begitu apa pun rintangannya, " ujar Ran sembari memakan makanan yang sudah ada di sumpit Miya.


"Kak tolong jangan bikin suasana romantis, lama lama gula darah ku naik nih, lagian bukannya tadi ku suruh mandi?, kok bisa cepet amat sih seleainya?πŸ˜‘, " ujar Miya.


"Au ah, ngomong ngomong kak kan nanti malam aku nginep di rumah mu. Aku tidurnya di mana?, " tanya Miya merubah percakapan.


"Di sini, " jawab Ren.


"Lalu kak Ren tidur di mana?, " tanya Miya lagi.


"Ya di sini, ini kan kamar ku, " ujar Ren.


"Bukankah ranjangnya cuma satu?, kalau kakak tidur di sini terus aku tidur di lantai gitu? πŸ˜•," tanya Miya heran.


"Kenapa harus tidur di lantai?, ranjang ini sudah cukup besar untuk kita berdua tidur kan istriku? πŸ˜•,'' tanya Ren balik sukses membuat Miya tersedak makanan yang di makannya.


"Puftt uhuk uhuk, " sedak Miya yang segera meminum air agar tidak lagi tersedak.


"Kakak apa maksud mu?, kita ini baru menikah eh salah maksud nya baru bertemu kok udah di bilang istri sih?, di tambah nikah aja belum kok udah mengkalim aku jadi istri mu, lagi pula kak, nikah beda agama itu haram tau ga sih!?! πŸ™„," jelas Miya sambil menekan setiap kata yang di ucapkannya.


"Tapi kau bisa masuk ke hutan ini dengan lancar tanpa izin dari ku, itu berarti kau adalah istriku. Dan jika masalah agama yang membuatnya mustahil maka aku akan pindah ke agama mu agar kau mau bersama ku 😠," tekad Ren dengan bersungguh sungguh.


"Ternyata bener seharusnya gw ga pergi ke hutan ini (β•₯﹏β•₯),'' batin Miya menangis.


------------------------------

__ADS_1


...Ren...




anggep bola matanya ungu πŸ‘†


Kalau ga seperti apa yang di bayangkan readers author minta maaf ya dan bayangin aja visualnya kayak yang readers pikirkan. Author cuma mau sediain visual dasarnya doang kok. Kalo ada typo author juga minta maaf ya, papay.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2