
Back to Yuli.
Saat ini dia tengah larut dalam mimpi yang menurutnya sangat membingungkan.
Dalam mimpi on.
Yuli pov on.
Putih tanpa noda.
Begitulah ungkapan yang sangat cocok untuk menggambarkan tempat aku berada sekarang ini.
Aku bagaikan berada di luar angkasa karena bisa terbang kesana kemari tanpa harus menginjak tanah.
Namun aku menjadi takut, karena di belakang tempat aku berada tiba tiba berubah menjadi gelap sedikit demi sedikit.
Bagaikan kertas putih yang di tumpah i oleh tinta hitam legam yang terus meresap ke dalam kertas.
Aku mencoba melarikan diri dengan terus bergerak maju namun semakin cepat aku bergerak maka semakin cepat pula kegelapan itu mengejar.
Sampai pada saat itu, aku melihat seorang gadis cantik menangis sendirian di bawah rindangnya bunga sakura.
Kelopak bunga yang berjatuhan hanyut ke dalam danau kecil nan dalam di dekat gadis itu mengiringi suara tangisan yang terus terdengar.
Aku merasa sangat kasian kepadanya karena tidak ada siapa pun di sini yang bisa menenangkannya.
Karena itu aku putuskan bahwa aku yang akan membuatnya berhenti menangis.
Yuli pov off
Author pov
"Assalamualaikum kakak, apa yang sedang kau lakukan?, " tanya Yuli gugup karena dia tipekal orang yang susah berbicara dengan orang yang belum di kenalnya juga bukan orang yang suka bersosialisasi.
"Hiks hiks hiks, ku mohon tolong bantu aku, " ucap gadis itu sembari menatap Yuli dengan mata yang berlinang air mata.
"Wanjay cakep bener ni cewek gw jadi iri😮," batin Yuli.
"Kalau aku bisa membuat mu berhenti menangis maka aku akan menolong mu sesuai kemampuan ku😊," ucap Yuli tersenyum manis.
"Eh benarkah?, terimakasih😇, kalau begitu sampai jumpa lagi di sana, tenang saja kita akan bertemu lagi kok, " ucap gadis itu sembari mendorong Yuli ke dalam danau dalam yang ada di sebelahnya sambil tersenyum sebelum kegelapan menguasai.
"Weeeeeee tolong oi gw ga bisa rengang!, oi kalo ini mimpi seharusnya gw udah bangun napa ga bangun bangun sih oi?!," batin Yuli berteriak karena tenggelam ke dalam dasar danau yang dingin, gelap dan tak terlihat dasarnya itu.
"Tu orang jahat bener dah udah sukur mau di tolong orang tapi malah di celakai orang yang mau nolong, sengklek bener dah tu orang😤," kesal Yuli yang pandanganya mulai menggelap.
________________________
"Nona bangun nona, nubi mohon tolong bangun lah!, " suara itulah yang menyambut Yuli ketika kesadarannya mulai kembali.
"Nona tolong bangun lah, jangan tinggal kan nubi di neraka dunia ini sendirian!, " ucapan itu kemudian susul menyusul membuat Yuli yang suka ketenangan merasa terganggu karena berisik.
"Woi sapa sih lu?, jangan teriak teriak mulu napa kuping gw budeng harus tanggung jawab lho nanti😒," ucap Yuli sembari duduk dari atas ranjangnya.
__ADS_1
"Wah nona akhirnya anda sadar kami sangat khawatir kalau kau tidak akan bangun lagi untuk selamanya!, " ucap kedua gadis di sebelah ranjang Yuli yang sedari tadi teriak teriak ga jelas.
"Nona nona apaan sih tolong jangan berisik dong masih pengen tidur aku!, " ucap Yuli sembari menengok ke arah dua gadis itu dan membuka matanya.
"Baik nona, " ucap kedua gadis itu sembari menunduk takut kena hukum.
"Lagi pula ni kasur keras amat gw ga ada di kam-,................... Waaaaaaaaaaaa!!!, gw di mana anjirrrrrrt😱," teriak Yuli ketika sadar bahwa dia berada di tempat yang aneh sukses membuat kedua gadis tadi tersentak kaget.
Pasalnya mereka belum pernah melihat nona mereka berteriak sedari kecil.
"No.... Nona ada apa?, apakah ada yang sakit?, " tanya salah satu gadis yang bernama Kanao Yuri.
"Apa yang nona katakan?, kami tidak mengerti apa yang anda katakan. Apakah nona merasa ada yang sakit?, " tanya gadis satunya lagi yang bernama Miao Yuna.
"Seharusnya aku yang bertanya apa yang kalian bicarakan itu apa?, lalu di mana ini?, kenapa aku bisa ada di tempat aneh ini?, " tanya Yuli panjang kali lebar tanpa sengaja bicara bahasa mereka.
"Tunggu dulu bahasa apa yang aku gunakan ini?!!, aku bagaikan sudah terbiasa menggunakan bahasa ini!😱, " bingung Yuli sekarang dia merasa seperti orang yang gila.
"Nona ada apa dengan mu?, apakah racun itu membuat mu lupa ingatan?, nona kau tidak apa apa kan?, " tanya kedua gadis itu khawatir sembari menangis.
"Sek sek sek dilit ( tunggu³ bentar), kok aku kayak kenal alur cerita kek gini ya🧐," ujar Yuli.
"Bagunan aneh udah kek gubuk reot, pakain lusuh, kasur keras, sebutan nona dan nubi, bahasa aneh, pakaian hanfu,.................. Jangan bilang gw ke dunia lain😑," ujar Yuli setelah memikirkan banyak hal.
"Ya kau benar, sekarang kau ada di dunia yang berbeda dengan milik mu yang dulu, " ucapan itu tiba tiba datang membuat Kanao, Miao dan Yuli menengok ke depan yaitu asal dari suara.
"Kau/ nona?!!, " kaget Yuli, Kanao dan Miao bersamaan.
"Halo, aku sudah bilang bukan kalau kita akan bertemu lagi 👋," ucap gadis yang di temui Yuli sebelum berada di sana.
"Halo kak Kanao terimakasih karena sudah mau merawat ku sejak aku lahir, tapi sekarang aku sudah mati☺️," ucap sosok itu yang tak lain dan tak bukan adalah nona asli Kanao dan Miao.
"Ap... Apa itu tidak mungkin bukannya nona sudah bangun lihat lah," ujar Miao sembari menunjuk Yuli yang sedang rebahan di atas ranjang ( maklum kan kaum rebahan).
"Tidak kalian salah aku bukan nona kalian aku hanya orang asing yang di bawa kesini oleh roh nona kalian, nama ku adalah Dwi Yulia putri, panggil aja Yuli, " ucap Yuli sembali memeluk guling lusuh yang ada di atas ranjang.
"Tidak, itu tidak benar kan nona?, tolong katakan pada kami kalau semua itu hanyalah bohongan saja😢," ucap Kanao dan Miao.
"Tidak itu semua benar, aku mati karena racun yang di berikan oleh ibunda selir pertama dan sekarang yang akan menggantikan ku adalah Yuli jadi tolong segera lah akrab dengan dia ya🙂," ujar nona asli itu.
"Ben-,.......... Tunggu apa?!!!!, kenapa harus aku yang menggantikan mu?, aku mau pulang tolong kembalikan aku!, walau aku pernah bermimpi menjadi orang yang melintasi waktu tapi itu hanyalah sekedar mimpi tauk!, " ucap Yuli tidak terima.
"Sayangnya itu tidak bisa di lakukan kecuali, " ucap roh nona asli itu menggantung.
"Kecuali?, " beo Yuli.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
author pake nama jepang tapi latarnya china ya.
__ADS_1
cerita ini murni karya author jika ada kesalahan dalam cerita ya mohon di maafkan dan jika tidak tertarik atau malah membuat kalian marah atau kesal silahkan berhenti membaca.
sekian dari author sampai jumpa di episode selanjutnya.