Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 16 rumah sahabat


__ADS_3

Di paviliun Miya


"Assalamualaikum!, " teriak Miya saat memasuki vilanya dan di balas jawaban salam oleh Kanao.


"Kak udah beli ulang belom?, " tanya Miya.


"Udah tu di meja tamu, " ujar Kanao.


"Oke makasih kakak ku yang cantik, " puji Miya.


"Yayayaya udah sono makan dulu terus ganti baju baru pergi, " ucap Kanao.


"Oke kak ~," balas Miya sembari berlari ke arah ruang makan dengan mengangkat ujung hanfunya kalo enggak bisa jatoh nanti ke injak kaki sendiri.


wkwkwkwkwkwk


Skip setelah Miya makan ia kemudian ganti baju. Ia menggunakan rok plisket warna hitam dan menggunakan baju lengan panjang berwarna putih. Entah kenapa Miya sangat menyukai warna hitam dan putih udah kayak tai* cicak wkwkwkwk.


Ia mengepang rambut panjangnya dan lalu menggulungnya asal. Terakhir ia memakai jilbab berwarna abu abu dan memakai slip on berwarna putih. Tak lupa juga menggunakan masker untuk menutupi wajahnya


Ia mengambil makanan di atas meja yang sudah tertata rapi di sebuah kotak kayu lalu segera berpamitan dengan Kanao.




[ anggep kayak gitu ya tapi makanannya makanan khas china bukan jepang, soalnya author coba cari yang china ga nemu, terus itu kotaknya di tumpuk tumpuk sekitar lima kotak ya kalau 1 nanti terlalu sedikit ]


juga membawa kantong plastik yang berisi tanghulu



"Kak Kanao aku pergi dulu ya, assalamualaikum, " pamit Miya sembari mencium punggung tangan Kanao.


"Waalaikumsalam, hati hati di jalan dan jangan pulang terlalu malam ya" jawab Kanao.


Miya pun berteleportasi menuju jalan sempit di samping rumah Eka yang sepi dan kemudian melanjutkannya dengan berjalan kaki.


Skip sesampainya di depan rumah Eka.


Dok dok dok


Miya mengetuk pagar rumah Eka hingga kakak Eka pun menghampirinya.


"Ada apa ya?, mau cari siapa?, " tanya Kakak perempuan Eka dengan sopan namanya Liliana Wijaya.


"Anu kak, aku temennya Eka, Ekanya ada nggak kak?, " tanya Miya.


"Oh ada kok, ayo masuk, " ajak Lili sembari membuka pintu gerbang.


Skip setelah sampai di dalam rumah.


"Ka, Eka kau di cariin temen tu, " ucap Lili sedangkan Yuli ada di belakangnya.


"Siapa?,perasaan ga punya banyak temen, " ucap Eka sembari berpaling dari layar tv ke Lili.


Yuli pun maju dan berkata.


"Ini gw Ka, lu nggak nganggep gw sahabat lu?, " tanya Yuli.


"Eh ternyata Yuli to, kok lu keliatan beda banget sih?, perasaan lu tu pendek, item lagi kok sekarang tinggi and putih sih?, " ucap Eka kaget ketika mendengar suara familiar dari Yuli.


"Eh buset jangan ngejek gw dong, gw datang baek baek nih!, " ujar Yuli sembari memberikan kantong plastik dan kotak makanan yang ia bawa ke Eka.


"Apaan nih Yul?, " tanya Eka.


"Sebagai tanda permintaan maaf gw karena ga jadi liburan, " ucap Yuli.

__ADS_1


Eka pun membukanya satu persatu dan terkejut dengan isinya begitu pula dengan Lili yang sedari tadi hanya diam.


"Gile, Yul dapet dari mana lu makanan kek gini?, " tanya Eka kagum.


"Munggut di tong sampah!, ya beli lah lu gimana sih Ka ?😑," ujar Yuli setengah bercanda.


"Wih pasti mahal nih, makasih ya Yul 😄," ujar Eka terlalu senang.


"Yayayayaya, kak Lili silakan di makan sama Eka, aku udah puas makan tadi 😃," ucap Yuli.


"Makasih ya dek 😊," ucap Lili.


"Iya ga papa kok kak, anu tapi boleh minta izin ga?, " tanya Yuli malu malu karena melupakan hal yang paling penting sebelum kemari.


"Izin apaan Yul?, " tanya Eka.


"Boleh gw pinjem kamar mandi ga?, gw lupa mandi sebelum ke sini, badan gw rasannya lengket, " cicit Yuli.


"Astohpir Yul, lu ga tau malu banget ye, ga habis pikir gw ama lu 😂," ucap Eka menahan tawa.


"Boleh aja tapi adek bawa baju ganti nggak?, " tanya Lili.


"Tenang kak kalau itu urusannya nanti aja, Ka tolong anterin gw ke kamar mandi dong!," pinta Yuli.


Eka pun hanya mengangguk dan lalu pergi menganyar Yuli sembari memakan tanghulu yang di berikan Yuli.


"Nih di sini, gw balik dulu ya kalau dah selesai balik lagi, " ucap Eka sembari pergi ke tempat semula.


"Woke, makasih Ka, " patuh Yuli.


Yuli pun bergegas masuk ke dalam kamar mandi dan mulai mandi, skip 15 menit kemudian.


Miya keluar dari kamar mandi memakai celana levis biru dongker, pake sendal, t ahirt putih lengan pendek sambil mengeringkan rambut panjangnya.


Mendengar langkah kaki mendekatinya, Eka pun berkata.....


"Keliling kampung lu aja deh Ka, lagian gw juga belum pernah keliling kampung lu, " ujar Yuli sembari duduk di samping Eka.


ps : Lili udah pergi jaga adek Eka ya guys.


"Boleh juga tuh, gimana kalo kita pergi ke sungaiii~, astagfirullah halazim Yul muka lu kenapa woi?, kok jadi bening gini?, " kaget Eka ketika menengok Yuli yang sedang menyisir rambutnya.


"Bening apaan sih Ka?, dari dulu wajah gw kan emang gini," bingung Yuli mode bloon nya kambuh.


"Dari dulu apaan woi, lu ga pernah liat kaca ya?!," heran Eka.


"Pernah sih, tapi gara gara muak liat muka sediri kalo nyermin ga pernah perhatiin, " ucap Yuli polos.


"Yul sebenernya lu ilang karena ke luar negeri buat perawatan wajah and kulit ye?, " tanya Eka.


"Ya kagak lah, ngapain gw ke luar negeri sedangkan duit aja ga ada!, " tentang Yuli.


"Lah terus lu kemana aja bikin semua orang khawatir hah?!, " kesal Eka.


"Oh gw di culik ama perempuan bermasalah terus di minta in bantuan ama dia, nah gw kan berusaha belajar buat balik kan?, nah pas balik gw udah jadi kek gini terus bisa beliin lu kayak gitu, " jelas Yuli ga masuk akal.


"Ga masuk akal bat lu Yul, terus lu di sana di apain ama tu orang?, " tanya Eka.


"Cuma di bilang suruh bantuin masalah keluarganya setelah itu dia tenang di alam sana. Terus gw di ajarin ama guru killer sampe bisa kembali," jelas Yuli sembari mengikat tinggi tinggi rambutnya dan melipatnya menjadi dua.


"Lu bilang tenang di alam sana maksudnya mati gitu?, " tanya Eka.


"Iya, ya udah yuk pergi. Gw denger di desa lu ada sungai terus sungai nya di jadiin tempat wisata kan?, " ucap Yuli semangat.


"Oke ok, " ucap Eka pasrah sembari mematikan layar tv dan pamit keluar dengan kakaknya.


Saat di perjalanan banyak pasang mata memperhatikan Yuli dan Eka yang sedang berjalan sambil bergurau ria karena wajah Yuli yang bahkan dapat mengalahkan kecantikan para artis.

__ADS_1


"Eh eh eh Yul, beli bakso tusuk sama pop ice dulu yuk, " tawar Eka ketika melewati aebuah warung.


"Oke beliin ya wkwkwkwkwk, " ujar Yuli sembari tertawa di balas jitakan oleh Eka.


Dan begitulah hari itu Yuli habiskan dengan bercanda gurau dengan Eka sampai selesai.


Skip sore hari.


"Yul lu pulang pake apa?, " tanya Eka karena tidak melihat Yuli membawa kendaraan.


"Gw teleport, " ucap Yuli santuy.


"Jangan ngadi ngadi lu Yul, lu kesini pake ojek kan?, " ucap Eka tak percaya.


"Lu ga percayaan ama sahabat sendiri Ka 😑, au ah gw mau pulang bay, " ucap Yuli lalu menghilang dari pandangan Eka ke depan paviliun nya.


"Eh buset si Yuli beneran ngilang woi ini beneran teleport apa cuma tipu tipu?! 😱😱😱😱," kaget Eka setengah mati sambil tengok kanan tengok kiri mencoba mencari keberadaan Yuli padahal yang di cari udah tidur di kasur king size kamarnya.


wkwkwkwkwkwkwk.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2