Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 28 pusat perhatian dan gay


__ADS_3

Skip setelah sarapan.


Miya dan yang lainnya pergi ke gerbang depan istana untuk pergi bersama yang lain namun saat mereka sampai tidak ada keluarga kerajaan lain.


Hanya ada dua kereta kuda dan para penjaga yang berjaga di depan gerbang.


"Permisi dimana yang mulia kaisar dan lainnya?, " tanya selir Minori kepada salah seorang penjaga.


"Hormat yang mulia, yang mulia kaisar dan yang lainnya sudah berangkat beberapa menit yang lalu, " jawab penjaga itu jujur.


"Oh kalau begitu terimakasih kami akan segera mengejar mereka, " ucap selir Minori.


"Maaf atas kelancangan hamba yang mulia tetapi siapa wanita cantik yang ada di sana?, " tanya penjaga itu mewakili semua pelayan, pengawal dan penjaga yang sedang memperhatikan Miya.


"Oh apakah kalian tidak mengenalinya?, dia adalah putri kedua, " ucap selir Minori lalu masuk ke dalam kereta.


Kagum dan kaget, itulah reaksi mereka saat mendengar bawa putri yang mereka hina sekian lama ternyata mempunyai wajah yang sangat cantik bahkan melebihi putri mahkota.


"Wah putri kedua cantik sekali, " ucap A.


"Kau benar dia seperti dewi yang turun dari langit, " ucap si B.


"Untung aku dulu tidak pernah mencelanya, " ucap si C.


"Semoga dia memaafkan sikap kita kadanya yang dulu, " ucap si D di dukung oleh yang lainnya.


Back to story.


Mereka pun pergi memulai perjalanan dengan selir Minori, Fudo, Kuro, Shiro, Back dan Sachie di kereta pertama dan sisanya di kereta kedua.


"Miya kau yakin tidak mau menyembunyikan wajah mu itu?, " tanya Kanao.


"Hmmmm, "


"Apa yang sedang kau lakukan?, " tanya Miao.


"Hmmmm, "


"Bisa serius dikit ga sih jawabnya 😑," protes Kanao.


"Kalian sih brisik orang lagi fokus ngerjain tugas juga 😤," protes balik Miya.


"Tugas apa?, " tanya Miao.


"Ya tugas kuliah lah emang tugas apa lagi yang gw punya?, tugas hidup?! 😑," kesal Miya.


"Apa itu tugas kuliah?, " tanya Arnius.


"Seperti tugas sekolah atau tugas dari akademi kalau di sini, " jelas Kanao.


"Ngomong ngomong Yul, ini kan masih pagi emang udah ada tugas?, " tanya Kanao bingung.


"Aku minta khusus materinya buat nanti, ku kasih alasan tadi kalo gw nanti mau pergi dan setelah segala paksaan gurunya mau😎," jelas Miya merasa bangga akan usahanya sendiri.


"Kak butuh berapa lama kita sampe ke kerajaan Jiang?, " tanya Miya kepo.


"Sekitar 1 jam an," jawab Miao.


"Buset lama bener 😵!," kaget Miya.


"Ya itu menurut lu aje 😒," jengah Kanao.


"Oke waktunya cukup buat ngerjain tugasnya, ngomong ngomong gw mabuk nggak ni entar? 😂," ujar Miya ngakak sendiri.

__ADS_1


" Kalo lu mabuk gw jotos, " ujar Kanao.


Dan begitulah perjalanan di habiskan dengan saling pandang memandang Miya yang sedang mengerjakan tugasnya.


Skip setelah sampai 🚂🐎


Kereta milik kaisar dan selir pertama sampai terlebih dahulu jadi saat mereka turun dari kereta kuda semua tatapan memuja, kagum dan iri tertuju kepada mereka apa lagi melihat putri mahkota yang yang cantik secantik badut.


Namun setelah kereta Miya dan selir Minori sampai dan mereka turun, semua pasang mata beralih memandangi Miya yang sedang turun dengan muka lusuhnya.


Pasalnya otak kecilnya tadi di peras agar dapat menjawab pertanyaan dengan benar dan sekarang ini dia merasa butuh hiburan.


Gadis cantik dengan kulit putih halus nan lembut, juga manis semanis gula membuat banyak yang sadar bahwa gadis itu adalah gadis yang sama dengan di pasar.


"Hei lihat itu dia sangat cantik, " ucap si A


"Aku juga malihatnya, bagaimana mungkin aku melewatkan kesempatan untuk melihat bidadari, " ucap si B.


"Bukankah dia adalah gadis yang di rumorkan itu?, " ujar si C


"Gadis cantik yang mengelilingi rampainya pasar itu?, " sahut si D


"Dia turun bersama putra mahkota kerajaan Zhang apakah dia tunangannya?, " tanya si E.


"Bukankah dia adalah putri kedua yang di kabarkan buruk rupa itu?, " pendapat si F.


"Bagaimana kau bisa yakin?, " tanya si E.


"Karena dia tidak ada di sini padahal semua anggota keluarga kerajaan kan wajib ikut, " jelas si F.


"Benar juga, " setuju yang lain.


"Sial bagaimana bisa dia lebih cantik dari diriku 😡," batin Miki kesal.


"Anak itu tumbuh mirip Yumna, membuatku marah saja, " batin kaisar acuh sembari masuk ke aula di mana pesta di adakan.


"Keluarga kerajaan Zhang memasuki aula!, " teriak kasim ketika mereka masuk.


Dan lagi lagi tatapan memuja tertuju kepada kecantikan Miya.


"Kak kau jadi pusat perhatian, " bisik Fudo.


"Hmmmm, " malas Miya karena otaknya masih beku.


Skip setelah memberi hormat kepada tuan rumah mereka duduk di tempat masing masing.


Kaisar Zhang berkumpul dengan kaisar lain. selir Minori berkumpul dengan selir dari kerajaan lain dan Kedua adik Miya pun juga sama.


Sementara itu Miya duduk di meja melingkar bersama dengan Rei, Arnius dan Kazuo di salah sudut tempat di aula agar tidak menarik perhatian.


Saat ini Arnius, Rei dan Kazuo sedang menukmati pesta sembari mengobrol ria sedangkan Miya fokus dengan hpnya. Ia sedang berusaha menaikkan moodnya.


"Miya apa yang kau lihat?, " tanya Miao dan Kanao.


ps : Kanao dan Miao tadi masuk lewat belakang teros duo kuceng dan pegasus itu ada di ruang dimensi.


"Lagi liat kemesraan hubungan cinta hehehehe, " ucap Miya tersenyum aneh.


Karena penasaran Kanao dan Miao pun melihat apa yang di tonton Miya dan setelah melihatnya, mereka bersamaan mengucapkan kata.....


"Mesum! 😱, "


Seketika perhatian Arnius, Ren dan Kazuo tertuju pada mereka.

__ADS_1


"Siapa yang kalian bilang mesum?, " bingung Kazuo.


Kanao dan Miao menunjuk ke arah Miya secara bersamaan.


"Apa maksud kalian, kan ga ada salahnya kalo nonton anime bl buat naikin mood, " Miya merasa keberatan sembari meletakkan hpnya dan melihat lurus kedepan langsung melihat wajag tampan Kazuo dan Rei.


Seketika cairan hangat berwarna merah pun keluar dari hidung Miya. Pikirannya kemana mana mengingat jika adegan panas yang ia tonton terjadi kepada dua sahabat kakaknya itu 😂.


Seketika Kanao dan Miao pun berkata.


"Mesum singkirkan pikiran kotormu itu dari pangeran Rei dan pangeran Kazuo.


"Aku pengen tapi ga bisa, otak ku treaveling, " ucap Miya sembari mengelap darah di hidungnya dengan sapu tangan putih yang di bawanya.


Miya kemudian senyum senyum gaje membuat Miao dan Kanao merinding sekerika.


"Apa yang terjadi pada Miya?, " bingung Kazuo .


"Apakah Mimi gila?, " celetuk Rei polos.


"Perhatikan kata kata mu itu!, " marah Arnius sembari menjitak Rei.


"Hei Kanao, Miao apa yang terjadi pada Miya?, " tanya Arnius.


"Dia keracunan gara gara melihat semacam drama cinta terlarang, " ucap Kanao.


"Maksud mu perselingkuhan?, lalu bagaimana bisa dia mimisan? ," bingung Rei di campur rasa khawatir.


"Bukan perselingkuhan yang ku maksud tapi gay, " ucap Kanao membenarkan.


"Apa itu gay? ,'' bingung Kazuo.


"Hubungan percintaan antar laki laki dengan laki laki," jawab Miao.


"Apa?, bagaimana bisa dia melihat drama seperti itu?, " ujar Rei.


"Lalu apa hubungannya dengan kami?, " tanya Kazuo.


"Karena kalian bertiga laki laki tampan, " jelas Kanao.


"Maksudnya gimana?, " tanya Arnius.


"Coba kalian bayangin jika ada dua orang laki laki tampan atau lebih menganut ajaran gay dan melakukan adegan panas, bukankah itu pertunjukan yang sepektakuler?," jelas Kanao yang tau jalan pikiran Miya.


"Tapi kami kan laki laki normal, " bela Rei mulai merinding begitu juga dengan Kazuo.


'' Ya tapi kan imajinasi bisa mengubah semuanya, " jengah Kanao.


Kini semuanya merinding di buat Miya.


"Jangan tatap aku seperti itu aku akan segera pergi membasuk hidung ku bay," ujar Miya sembari keluar diam diam.


Setelah Miya pergi, karena penasaran Kazuo, Arnius dan Rei membalik hp Miya yang di letakkan di atas meja.


Mereka sangat terkejut dengan apa yang ada di sana, Karena Miya lupa mematikan hpnya jadi video tadi masih menyala.


"Adik ku salah asupan gizi, " batin trio sahabat langsung membalikkan lagi hp Miya seperti semula.


"Dia selalu membuat onar dimana pun dia berada, " batin Kanao.


Untung mereka duduk di tempat yang sulit di lihat mata jadi tidak akan ada yang tau kejadian tadi.


Tapi itu tidak berlaku untuk satu orang yaitu Ren.

__ADS_1


__ADS_2