Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 32 pentas di panggung


__ADS_3

Skip keesokan harinya.


Hari keempat perayaan pun tiba.


Hari ini adalah hari yang penuh hiburan karena acara yang akan di gelar adalah pertunjukan bakat.


Kaum perempuan yang sudah bertunangan atau lanjang yang berstatus dewasa di wajibkan menampilkan sebuah bakat dengan durasi tidak boleh kurang dari 5 menit.


Setiap peserta di perbolehkan meminta bantuan pelayan atau teman asal di setujui kedua pihak.


Para peserta juga di berikan sebuah nomor urut untuk menampilkan bakat mereka di atas panggung yang di kelilingi oleh banyak kursi penonton.


Kesimpulan yang di dapat Miya dari penjelasan di atas adalah.......


"Menyusahkan, persyaratannya banyak bener, " ucap Miya sembari berjalan menuju tempat di adakannya pertunjukan bakat.


"Jangan ngeluh napa, kek orang ga semangat hidup aje, " protes Kanao.


"Ya biarin napa, yang ngomong aku kok elu yang rempong," sahut Miya.


"Ya serah lah, mending kerjain tugas sono!, " suruh Kanao.


"Cik, nyuruh, " desis Miya.


Beberapa waktu berlalu semua kursi penonton sudah penuh dengan orang.


Miya duduk di dekat kursi para kaisar bersama dengan seluruh keluarganya ( selir Gina and Miki juga ya) dan para pangeran putra mahkota.


Secara di sengaja Raja kegelapan pun duduk di sebelah Kanan Miya sedangkan sebelah kirinya adalah Arnius kakaknya.


"Halo sayang, aku tidak sabar melihat pertunjukan mu sayang ~," bisik Ren di telinga Miya seontak membuatnya merinding.


"Sutttt ganggu lu siuh siuh, " usir Miya.


"Kamu dapat nomor berapa?, " tanya Arnius.


"Hampir paling belakang, " jawab Miya.


"Sepertinya putri Miki dan Sachie akan tampil lebih dulu dari mu, "ucap Arnius menyimpulkan.


"Apa yang akan mereka tampilkan?, " tanya Miya.


"Sepertinya putri Miki akan menari bersama para pelayannya untuk di jadikan penari latar, dan kalau Sachie-, " belum selesai Arnius bicara, ia sudah di potong oleh Sachie.


"Kakak aku akan menyanyi dan pelayan ku akan bermain musik, bagaimana kedengaran hebat kan?!, " bangga Sachie.


"Sepertinya menyenangkan, " sahut Miya.


"Mimi sendiri mau menampilkan apa?, " tanya Rei.


"Hmmmmm, menampilkan apa yang aku suka, " acuh Miya.


"Memangnya apa yang kau suka sayang?, " tanya Ren.


"Menyanyi, nona akan menyanyi bersama ku yang mulia, " jawab Miao.


"Anu boleh nanya tidak?, " tanya Kazuo.


"Apa itu?, " ucap Miya, Arnius, Kanao dan Miao serempak.


"Kenapa raja kegelapan memanggil Miya / Mimi /kakak sayang?, " tanya Kazuo, Rei, Sachie, Fudo dan selir Minori berbisik.


"Oh yang mulia adalah calon suami nya nona jadi ya wajar kan, " ujar Kanao.


"APA!???!, " teriak mereka membuat mereka jadi pusat perhatian orang.


"Ma maafkan kami, jangan pedulikan kami lanjutkan saja melihat adu bakat, " ucap selir Minori mewakili.


"Cik dasar wanita sok baik, apa lagi yang mereka bicarakan itu?, bisik bisik tidak jelas seperti sangat rahasia saja, " batin selir Gina.


"Cik apa yang mereka bicarakan, dan lagi aku ingin bertukar tempat duduk dengan sampah itu, bisa bisanya dia duduk di sebelah raja kegelapan, dasar wanita kurang ajar, " batin putri Miki.


Dan begitulah waktu mereka lewati dengan mengobrol sembari melihat bakat para peserta.


Hingga akhirnya sore menjelang malam tiba dan giliran Miya pun hampir tiba.


"Miya setelah ini adalah giliran mu kan?, " tanya Kazuo.


"Yes, " jawab Miya.


"Kau akan menyanyikan lagu apa kakak?, " tanya Fudo.


"Karma dan Next Door, " jawab Miya.


"Lagu apa itu?, aku belum pernah mendengarnya, " ucap Arnius.


"Tentu saja itu adalah lagu spesial dari sayang ku," sombong Ren.


"Bukan itu lagu yang aku sukai akhir akhir ini, " ucap Miya membenarkan.


"Apa kau yakin akan menyanyikan lagu itu?, bukankah mereka dua lagu yang tidak cocok?, " tanya Kanao.


"Yang penting kan tampil masih aja kompain, " kesal Miya.


"Ngomong ngomong ini acara buat mencari calon pelancur ya?, dari tadi kok yang ku lihat pakaiannya pada kebuka😑," Ujar Miya.


"Surganya para bajing*n nih, " imbuhnya.


"Hahahahaha mungkin😂,"tawa Kanao, Miao dan Sachie.


Saat mereka sibuk mengobrol, tiba tiba......


"Putri Zhang Miya, silakan menampilkan bakat anda!, " teriak seorang kasim meneriakkan nama Miya.


"Eh buset bikin kaget bae, " gumam Miya.


"Baik, kalau begitu saya minta waktu beberapa menit untuk bersiap, " ucap Miya sopan lalu segera pergi menarik tangan Miao untuk pergi ke kamar kecil setelah mendapat ijin dari sang kasim.


Miao dan Miya lekas masuk ke dalam kamar kecil dan lalu mengenakan pakaian yang sudah di siapkan oleh Lia dari ruang dimensi.


Beberapa menit kemudian,


"Diamana putri Zhang Miya itu?, kenapa dia lama sekali?, " ucap si A.


"Mungkin sedanh bersembunyi karena tidak punya bakat, " sahut si B.


"Cih sepertinya tampangnya saja yang sempurna, "ucap si C.


"Jangan mengejeknya lagi jika kalian tidak ingin menyesal nanti, " ujar si D.


"Iya, bisa jadi dia sangat berbakat lho, " sambung si E.


"Maaf membuat kalian menunggu, " ucap Miya berjalan masuk ke dalam tempat pertunjukan dan naik ke atas panggung sembari menggandeng Miao.


Seketika para penonton terpesona akan kecantikan Miya dan Miao yang tiada duanya.


Ada juga orang yang iri dengan mereka.



style Miao



style Miya


"Halo saya Miya dan ini Miao, kami akan menyanyikan sebuah lagu semoga para hadirin dapat terhibur, " ucap Miya sembari memegang mikrofon di tangannya begitu pula dengan Miao.


Miya menggunakan elemen anginnya untuk memperkuat getaran suara dan mengeluarkan musik yang pernah ia dengarkan dengan begitu tidak membutuhkan pemain musik lagi.


"Anu tuan putri kami harus memainkan lagu yang seperti apa?, " tanya seorang pemain musik yang ada di tepi panggung.


"Tidak usah bermain dan nikmati saja pertunjukan kami, " ucap Miya.


Mereka pun mengambil posisi mereka dengan berjejer menghadap para kaisar dan mulai Menyanyi.


..."**Karma"...


[both]akai tsuki ni kimi wa miserarete


fukai yami e to mayoikomu

__ADS_1


tsumi bukaki kono mi ni tsugunai wo


nogarerarenai karuma


mou nidoto kimi wa de rarenai


[Miao]yoru ni maiorita shiroi akuma


niji iro ni kirameku


nisemono no


hikaritachi


[Miya]asenai yume no you ni


kimi dake no ai wo sakebu


[Miao]ichido kiri no


chigiri no tame


[both]kokoro wo furuwasu


utakata no


akai tsuki ni kimi wa miserarete


fukai yami e to mayoi komu


tsumi bukaki kono mi ni tsugunai wo


nogare rarenai karuma


[Miao]mou nidoto kimi wa de rarenai


...


[Miya]nibi-iro ni hikaru kimi no yubi wa


haruka kanata e to nagesutete yo


mayoi nado


[Miao]akenai yoru dake wo


itsumade mo medete itai


[Miya]boku no iro ni


somesasete yo


[both]karada no oku made


mayakashi no


awai yume ni boku wa miserareta


kimi no mune e to suberi komu


koikogareru mama ni motomereba


toke dashite yuku karuma


[Miya]mou nidoto boku wa odorenai


[Miao]"Ahh, kawaii sou ni


Mou, modorenai toki made


Hitoshima tendane


Yurusareru kotoshi nagura


Fukami ni hamateta hiro ni hito ni wa


Dou, kurai?


[Miya]"Tsurake nante nai yo ne?


datte hitotsu ni narete ndamono


kore wa Ai!


sou, shinjitsu no ai nanda


mazani au yorokobi ga


rikai dekinai ndato shitara


kimi wa!


kawaii sou da ne!"


[Miya]akai tsuki ni kimi wa miserarete


fukai yami e to mayoi komu


[Miao]tsumi bukaki


kono mi ni tsugunai wo


noga rerarenai karuma


[Miya]ichimatsu no


[Miao]amai wana


[both]warui yume ni boku wa miserarete


yagate tsumi e to mayoi komi


karehateta inochi ni tsugunai wo


sakebe do tsukinu karuma


mou nidoto boku wa modorenai**


.......


Lagu yang menggoda telinga para penonton dan pesona yang mereka dua tebar saat menari membuat semua orang terdiam.


Lagu pertama selesai Miya dan Miao saling membelakangi dan bersiap menyanyi lagu kedua.


Lagu yang sedikit berbeda dari lagu pertama dan musik yang sangat asing di telinga semua orang.


"Next Door"


...**Miya: Egao no sono kamen wo...


Hiki hagashita hitomi ni wa


Shin sekai no raging


Fuki arete sugomu


Miao: Makura na yami wo mita


Himawari no hana ga


Ah chigire matte


Miao/Miya: Uta ga moeru


Miya: Kakusu na kako no kizuato wo


Miao: Fusaida kasabuta o


Miya: Shin no


Miao: uh

__ADS_1


Miao/Miya: sugata e to


Miya: Utsukushika nai ka?


Miai: Kodoku no prison


Kaihou wo


Miya: Kaihou sa


Miao/Miya: Te wo nobasou


Miao/Miya: NEXT DOOR hadaka no haato no sakebi


NEXT DOOR


Miao: doko ni mukau


Miya: tsugi no rakuen e


Miao: Ochiteku tamashii


Miya: saa hai agere


Miao: koe


Miao/Miya: tabanete


Gekijou no aru ga mama o we sing for you


Miya: Mite mita kuwanai no ka?


Senzai ishiki ni nemutta


Junsui muku na


Omae no motsu patosu


Miao: Mite mita sa uke irete


Ikiba no nai namida wa


Tsumetai tear rain


Miao/Miya: Uta ga hazeru


Miya: Mitomeru nemuru chikara o


Miao: Wakatte iru dakedo


Miya: Tsuyoku


Miao: uh


Miao/Miya: kurosu suru


Miya: Synchronicity


Miao: Hitori kiri da to


Ongaku wa


Miya: Hibikanai


Miao/Miya: Naru wake ga nai


Miao/Miya: NEXT DOOR hitosuji no hikari gasasu


NEXT DOOR


Miao: tomo no kizuna


Miya: sore ga kotae nara


Miao: Kimi wa kimi da to


Miya: yume egaita


Miao: ano


Miao/Miya: symphony


Ima koko ni chikau nanda we sing for you


Miao: Egao no hontou no


Imi wo machigaeteta


Miya: Mune no kanashimi kakusu


Mono janai


Miao: Kodou ga utsu


Miya: zenshin ga utsu


Miao: Yorokobi no ima no sora


Miya: Kagiri no aru inochi no kaze


Miao: Moteru subete


Miya: hane ni ukete


Miao/Miya: habatake yume


Miao/Miya: NEXT DOOR ashita e no tobira akete


NEXT DOOR


Miao: warai aou


Miya: tagai no stage


Miao: Mou mayowanai


Miya: mou tobitate


Miao: ike


Miao/Miya: mirai e


Taiyou no kagayaki ni mo makezu


Miao/Miya: NEXT DOOR


Miao: wow


Miao/Miya.: NEXT DOOR**


Semua orang terpana mendengar lagu yang tidak ada satu pun ritme lembut namun penuh gairah menarik hati terdalam para pendengarnya. Di tambah dengan sedikit gerakan badan yang tak begitu berlebihan membuatnya tambah enak di pandang.


Sesaat setelah lagu selesai di nyanyikan suara tepuk tangan yang nyaring terdengar dari seluruh penjuru arah. Bahkan para kaisar pun ikut tersanjung dengan nyanyian Miao dan Miya.


"Bernyanyi bersama seorang pelayan dengan penuh gairah seperti ini hanya di lakukan oleh putri Miya seorang, sungguh pemandangan yang langka, " pikir kaisar Mo.


"Lagu yang indah, sepertinya pemenangnya sudah dapat di tentukan, "batin kaisar Jiang.


"Sejak kapan semua bagian dari anak sialan itu menjadi sangat sempurna, " batin Kaisar Zhang sembari melirik Miya yang sedang turun dari panggung dan kembali ke tempat duduk nya sendiri.


"Kerja bagus nona, " puji Kanao.


"Lagu yang bagus sayang, " bisik Ren.


"Hentikan sayang sayangan mu itu bikin geli bae😑," ujar Miya.


"Cik dasar jal*ng,bagaimana bisa jalan9 itu bisa sangat mempesona melebihi aku, padahal aku sudah memperlihatkan tubuh ku yang cantik ini, " kesal batin Miki.


"Berani beraninya anak sialan itu lebih mempesona dari putri ku, akan ku balas kau berkali kali lipat, " batin selir Gina.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2