Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 23 Ren


__ADS_3

"Salam yang mulia, " ucap orang yang baru masuk itu sembari membungkuk hormat.


"Ada apa?, " tanya si laki laki yang di beri hormat dengan nada dan aura yang horor juga dingin.


"Ada yang memasuki hutan kegelapan yang mulia, " ucap orang yang menyebut peria tado sebagai yang mulia.


"Antar aku kesana, " ucap si yang mulia.


o0o


Kedua pria itu kemudian melesat pergi ke tempat Miya berada. Bahkan kecepatan milik Miya tidak bisa di bandingkan dengan si yang mulia alias raja kegelapan si penguasa hutan kegelapan.


"Dia yang bisa masuk ke dalam hutan kegelapan dengan mudah tanpa meminta izin adalah takdir milik yang mulia, apakah orang ini yang akan menjadi nyonya ku?, " batin Dao sembari menatap raja kegelapan sekilas.


"Tolong keluarkan aku dari sini!, di sini sangat menyeramkan, " teriakan Miya bisa di dengar oleh raja kegelapan dan Dao saking kerasnya.


Mereka berdua pun mempercepat langkah mereka dan melihat Miya yang sedang lari dari kejaran segerombolan hewan buas tingkat jendral.


Miya yang melihat ada orang di depannya tidak menyia nyiakan kesempatan itu dan langsung berlari cepat ke arah raja kegelapan lalu memeluknya.


"Tolong keluarkan aku dari sini, di sini menyeramkan, " tangis Miya sembari menyembunyikan wajahnya di dada raja kegelapan.


Sedangkan yang di peluk hanya diam saja sembari memandangi Miya dengan datar.


"Gawat walau orang ini adalah takdir yang mulia, tetapi belum tentu yang mulia akan menyukainya, khawatirnya dia akan di bunuh oleh yang mulia karena berani memeluknya, '' batin Dao merasa ngeri sendiri.


"Putri Zhang Miya?, jadu dia adalah takdir ku?, " gumam raja kegelapan.


"Apa dia takut dengan hewan menyeramkan itu?, " bingung raja kegelapan.


"Kehangatan ini belum pernah aku rasakan sebelumnya, apakah takdirku adalah orang yang aku cintai seperti ini?, " batin raja kegelapan sembari mengelus pucuk kepala Miya untuk menenangkannya.


Tanpa aba aba, raja kegelapan menggendong Miya ala pengantin baru.


"Habisi mereka, " perintah raja kegelapan lalu pergi meninggalkan Dao dan pulang ke istananya yang ada di kedalaman hutan.


"Baik yang mulia, " patuh Dao.


"Astaga!, bagaimana bisa yang mulia tidak marah?, apakah takdir hidupnya memang seperti ini?, " bingung Dao.


Sementara itu, raja kegelapan lekas membawa Miya ke istana. Menyuruh orang untuk membersihkan badannya lalu menidurkan nya di kamarnya sementara ia pergi keluar sebentar untuk mengganti baju karena bajunya terkena kotoran yang menempel pada hanfu Miya.


Skip beberapa jam kemudian.


" Ugh, " lenguh Miya sembari bangun dari tidurnya karena merasa kenapasan.

__ADS_1


"Kau sudah bangun?, " suara dingin nan berat itu menyambut indera pendengaran Miya.


"Iya, ini dimana?, " tanya Miya gugup dan takut karena merasakan aura yang begitu menakutkan keluar dari diri raja kegelapan.


"Kau ada di rumah ku, " jawab raja kegelapan.


"Haiss panas bat perasaan tadi gw pake hanfu tipis deh, kok panas?, " batin Miya heran lalu melihat pakaian yang di kenakannya.


"Huaaaaaaa baju gw ganti!!, " teriak Miya kaget.


"Anu bajuku, " Miya.


"Oh tadi aku menyuruh orang untuk membersihkan tubuh mu yang penuh debu, " ucap raja kegelapan santai.


"Apa kau yang menyelamatkan ku?, " tanya Miya.


Ya


"Apakah ini sudah sore?, " tanya Mita lagi.


Ya


"Apa aku sudah keluar dari hutan?, " tanya Miya.


"Belum kau masih ada di dalam hutan itu, " ujar raja kegelapan.


"Itu adalah hal yang mudah bagi ku, " ujar raja kegelapan.


"Sekarang giliran ku bertanya. Siapa kau?, dari mana asalmu?, kenapa kau bisa ada di dalam hutan ini?, lalu bukankah kau ada di puncak kultivasi?, kenapa kau takut dengan hewan buas itu?, " tanya raja kegelapan dingin dan datar membuat Miya sekanan mau menangis tapi tidak berani.


"Sebenarnya orang seperti apa yang menolongku ini?, " batin Miya menangis.


"Anu nama ku Zhang Miya, aku putri kedua kekaisaran Zhang, aku di dalam hutan karena ku kira rumor tentang hutan kegelapan yang menyeramkan itu salah tapi ternyata bener terus, aku takut bukan karena hewan hewan itu tapi karena do sana ada banyak bangkai manusia dan binatang, " cicit Miya sembari menahan tangisnya.


"Apa kau takut dengan ku?, " tanya raja kegelapan sembari melihat Miya yang menahan tangis.


Tidak menjawab Miya hanya mengangguk sambil menundukkan kepalanya karena takut melihat sorot mata raja kegelapan di tambah si dianya terlalu tampan.


"Jangan takut aku tidak akan melukai mu, " ujar raja kegelapan.


"Hari sudah sore lebih baik kau menginap di sini satu malam, pergilah mandi aku akan menyuruh orang untuk membawakan makanan, " ucap raja kegelapan berbalik ingin pergi tapi berhenti sebentar untuk menyimak pertanyaan Miya.


"Kakak ganteng siapa nama mu?, " tanya Miya gugup.


Raja kegelapan berbalik sebentar menghadap Miya sambil sedikit tersenyum.

__ADS_1


"Naoki Ren, panggil saja Ren, " ucapnya lalu keluar dari ruangan itu.


"Ugh kampret, ni dunianya para artis apa gimana sih kok mukanya pada bening semua gini?, lama lama diabetes gw, " gumam Miya.


"Lupakan sekarang mandi dulu ae, gerah gw, " ucap Miya.


"Eh tapi ni kamar mandi ada di mana?, " bingung Miya celingak celinguk sembari turun dari ranjang.


"Kambing berat bat nih baju, berasa kek jadi papan jemuran gw, " ujar Miya sembari berjalan tanpa tau arah mencari kamar mandi sampai dia bertemu sengan seorang pelayan.


"Anu kak boleh tanya, kamar mandinya di mana ya?, " tanya Miya pada pelayan itu karena tak kunjung menemukan kamar mandi.


"Oh mari saya antar," ujar pelayan itu mengantar Miya sampai di kamar mandi.


"Apakah perlu saya bangu membersihkan dirinya nyonya?, " tanya pelayan itu sembari melepaskan satu lapis baju Miya.


'' Hiya hiya hiya aku bukan nyonya mu dan tidak perlu membantu ku mandi, " tolak Miya sembari mendorong tubuh pelayan itu untuk keluar dari sana.


"Huh enak bener udah besar di mandiin, sekarang waktunya mandi hahahahaha!, " ucap Miya setelah selesai melepas semua pakaiannya dan berjalan menuju bak mandi.


"Eh buset ini bak mandi ato kolam renang, kok gede amat! 😦," kaget Miya ketika melihat bak mandinya berukuran seperti kolam renang kecil.



"Ini ga dalem kan?, gw ga bisa berenang soalnya, " ujar Miya sembari masuk kedalam itu dan ternyata tidak dalam.


Skip 30 menit kemudian Miya sudah selesai mandi dan kembali ke tempatnya tadi bangun menggunakan celana sebatas lutut berwarna biru dongker dan t shirt warna putih lengan pendek.


Miya mengikat tinggi rambutnya dan kemudian mendengarkan musik sambil menunggu Ren tiba.


Namun Miya terlalu fokus dengan hpnya dan tidak memperhatikan bahwa ada orang yang masuk ke ruangannya.


Ps : Miya itu pisisinya lagi tengkurap sambil mainin hp ya.


'' You can't stop me lovin' myself


Oh-oh-owoah


Oh-oh-owoah-owoah


Oh-oh-owoah


Deonggideok kungdeoreoreo


Eolssu~, " nyanyi Miya sembari gergulat dengan hpnya.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?, " suara itu tiba tiba terdengar membuat Miya hampir jantungan.


__ADS_2