Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 59 rempongnya seorang Yuli


__ADS_3

"Kak kontak mu kok estetik banget sih? " bingung sekaligus kagum Yuli melihat hanya dua kontak yang ada di ponsel Raja kegelapan. Yaitu miliknya dan milik si Dao, kalau di tambah Eka berarti ada tiga.


"Suami. "


Yuli, "......."


"Harus banget ya panggil gitu? "


Raja kegelapan fokus melihat jalan raya yang penuh kendaraan di depan kaca mobil. " Kau tidak mau melakukannya? "


Yuli sibuk bermain dengan ponsel Raja kegelapan. Memberikan semua nomor member keluarga Senjaya dan yang lainnya biar ga kosong. "Enggak juga sih tapi..... "


Yuli membuka aplikasi play store dan mendownload game di hp Raja kegelapan. Sambil menunggu unduhan selesai, ia melanjutkan, "Masih terasa geli sendiri gitu bilangnya. Bikin pengen ketawa. "


"Apakah itu hal yang lucu? "


"Tidak! Aku tau itu bukan hal yang lucu, aku juga tidak berniat tertawa! Tapi kan namanya juga refleks. "


"Kalau begitu panggil aku dengan sebutan lain. "


Yuli menatap Raja kegelapan bingung. "Hah? Oke oke mari di coba. "


"Mau di panggil apa? Sayang? Hubby? Suami ku? Yank? Abi? Anata? Mas kayak yang di senetron senetron? Mas bojo? Papa, ealah punya anak aja belum. Eh anjir lama lama pengen nangis gw bayangin ngomong kek gitu."


"Hmmmm ga ada yang pas, emang aneh ya di panggil kak Ren, kan cuma aku yang panggil gitu, " ujar Yuli berpikir keras. "Oh game nya udah kedownload. "


Entah beneran lupa apa pura pura lupa, setelah itu Yuli fokus bermain game sampai melupakan apa, dimana, bagaimana, mengapa dan kapan. Raja kegelapan pun tak keberatan dan terus memgemudi dengan santai sembari kadang kadang mendengar gumaman ga jelas dari mulut Yuli.


......


"Isss ban9ke siapa sih?!!" kesal Yuli ketika karakter game yang dimainkannya tiba tiba mati saat hendak membunuh boss.


"Eh? Loh udah sampai? " kagetnya ketika sadar bahwa mobil yang ia naiki sedang berjalan masuk ke garasi.


Yuli menoleh ke arah Raja kegelapan dan nyengir canggung. "Hehehe maaf kak lupa waktu dan tempat gara gara game. Buat permintaan kakak yang tadi, pasti bakal ku usahakan 👍"


Yuli berkata dengan sungguh sungguh. Ia tau seberapa beruntungnya ia mendapat laki laki idaman seperti suaminya ini. Kak Ren nya juga selalu memperlakukannya dengan baik jadi dia ingin membalasnya. Mari jalani kehidupan pacaran setelah menikah!


"Tuan, Nyonya selamat datang." kalimat dari Wang Ling yang membuat Yuli deja vu terdengar ketika mereka memasuki rumah.


"Waw, rumah ku tinggal udah rapi and bersih sendiri, bibi Ling emang yang terbaik, " puji Yuli mengacungkan kedua ibu jarinya.


Wang Ling tersenyum ramah, " itu sudah tugas saya nyonya. Kalau begitu silakan beristirahat."

__ADS_1


Wang Ling pergi ke belakang untuk menyapu halaman meninggalkan Yuli yang segera tepar di atas sofa dan raja kegelapan yang duduk di samping Yuli membaca beberapa lembar dokumen. Duh orang besar mah sibuk banget ya.


Yuli mengamati Raja kegelapan sambil berpikir, yang di amati sadar namun tak mengatakan apa apa.


"Enaknya di panggil apa ya? Suami ku? Eaakkkk. Abi? Kek ga cocok wkwkwk. Mas bojo? Ada yang aneh tapi gatau apa. Anata? Wibunya keliatan banget -_-|| Hmmmmm, yang umum umum dulu aja lah, mas? sayang? gitu kan yak? 😂😂 tetep geli gw astaga, gw coba dulu aja lah ya. " batinnya panjang lebar sampai tanpa sadar senyam senyum ga jelas yang entah kenapa malah terlihat lucu di mata Raja kegelapan.


Raja kegelapan meletakkan dokumen yang di bacanya ke atas meja dan tiba tiba mengangkat Yuli ke pangkuannya yang sukses membuat sang empu kaget.


?!!!


"Apa yang sedang kau pikirkan? " tanya Raja kegelapan tak bisa menahan diri untuk memberi ciuman penuh kasih sayang di pipi Yuli yang kenyal.


"Hahaha geli aduh, ga mikirin apa apa kok. " ucapnya mencoba menepis Raja kegelapan yang terus menciuminya. Ia bisa merasakan bahwa seluruh tubuhnya merinding karena hal itu.


"Oke mari kita coba, gas keun! " batin Yuli.


"Sa..... Ehem, Oh iya (ealah rempong banget cuma ngomong sayang we) Sayang bagaimana kau bisa tau aku ada di sana? "


Setelah kalimat ini keluar dari mulutnya, Yuli bisa merasakan bahwa tubuh Raja kegelapan yang tengah memeluknya tiba tiba menjadi kaku.


Dengan khawatir Yuli mendongkak untuk melihat ekspresi Raja kegelapan dan bertanya dengan panik, "Apa? Kenapa? Apakah itu aneh? Aku hanya memco-."


??!


"Terimakasih, sayang. " bisik Raja kegelapan setelah puas membuat bibir Yuli bengkak di samping telinga sang istri.


"Aku sangat menyukainya, " ucapnya lagi, kali ini sambil menggigit daun telinga Yuli membuat sang empu merinding seketika. "Ka eh salah Sayang hentikan itu geli. "


"Dan sekarang kata kata ku juga menggelikan! " malunya menyembunyikan diri di pelukan raja kegelapan. Dahlah masa bodoh! Sejak kapan dia punya harga diri? Mari lakukan apapun yang kita mau tanpa rasa malu!


Padahal hati Yuli sudah mengatakan itu. Namun ketika di dengar sendiri, rasanya masih memalukan.


"Kak kau belum menjawabku, bagaimana kau bisa tau aku di sana? " ujar Yuli yang kini menempel bak parasit di pangkuan Raja kegelapan yang sedang membaca lembar dokumen.


"Kenapa jadi kakak lagi? " tanya Raja Kegelapan.


"Ane masih malu ya ga kaya kamu mukanya setebel tembok. Biarkanlah panggilan itu berjalan dengan sendirinya, " ucapnya sok dramatis.


"Tunggu, berhentilah mengalihkan topik dan jawab pertanyaan ku! "


"Itu hal yang mudah, aku hanya melacak aura milik mu."


"Apa?! Seperti itu juga bisa ya? Kek gps alami aje." kaget Yuli.

__ADS_1


^_^ >_< ^ω^


"Hmmmm Malezzzzz. Kak? "


Raja kegelapan :"Ya"


"Maseh"


"Hm? "


"Zayank"


"Ada apa? "


"Tidak ada, hanya ingin memanggil. " Sungguh jawaban yang menjengkelkan. Untung sayang, kalau enggak dah masuk peti mati pasti.


Yuli yang duduk di pangkuan Raja kegelapan sepenuhnya menyerahkan bobot tubuhnya untuk di tanggung sang suami. Kepalanya bertengger di bahunya dan kedua tangannya melingkar di lehernya. Dia sepenuhnya melekat pada laki laki yang sibuk itu.


"Apa kau lelah? " tanya Raja kegelapan yang akhirnya selesai mengurus tumpukan dokumen yang ada di atas meja.


"Tidak, aku hanya malas, aku hanya mengantuk, aku adalah parasit sekarang, " lantur Yuli.


Raja kegelapan berdiri sembil membawa Yuli yang masih menempel seperti kukang dan membawanya pergi ke dalam kamar.


"Tidurlah. " Ucap raja kegelapan membaringkan sang istri di kasur mereka.


"Tapi ini masih sore."


"Tidak masalah. "


Yuli, " Kamu belum makan. "


"Aku sudah makan sebelum pergi ketempat mu."


Yuli, "Yang bener? "


"Tentu saja (bohong)."


Dengan mata setengah tertutup Yuli menjawab, "Oke, kalau begitu bantu aku melepas baju ku. "


Tanpa menunggu balasan Yuli melanjutkan, "Jika tidak aku akan kepanasan. "


Setelah kalimat ini keluar, Yuli sudah benar benar tertidur. Raja kegelapan terdiam melihat istrinya yang sedang dalam mode manja.

__ADS_1


Merasa sedikit terhibur, Raja kegelapan tiba tiba tersenyum. Yah, dia harus membiasakan diri dengan segala macam tingkah seorang Dwi Yulia Putri mulai sekarang.


__ADS_2