Aku Jadi Putri?

Aku Jadi Putri?
No. 5 ruang dimensi


__ADS_3

Di dalam ruang dimensi.


"Woah bagus banget pemandangannya, aku bagai melihat beberapa musim di waktu yang lama, " ucap Miya terkagum kagum dengan pemandangan yang ada di sekelilingnya begitu pula dengan Kanao dan Miao.


Di depan mereka ada hutan hijau yang rimbun dan sejuk, di sisi kirinya ada hutan yang dedaunannya menguning seperti musim gugur, di sisi kanannya ada hutan kandas yang tanpa adanya daun alias pepohonan yang mati.


Di sebelah pepohonan mati ada musim salju, dan di sebelahnya adalah musim bunga di mana pohon sakura, wisteria dan plum bersatu menjadi kesatuan yang sangat indah.


Dan terakhir yang menghubungkan hutan bunga dan hutan musim gugur adalah hutan bambu yang menawan.


Tidak hanya di kelilingi oleh hal itu di sana ada juga air terjun, kolam, pegunungan, danau besar dan juga yang paling membuat Miya terkejut adalah tiga mall 10 lantai.


10 vila mewah nan besar.


1 armada laut dan juga kapal pesiar mewah.


Beberapa helikopter, tank, mobil mewah, beberapa kendaraan tempur, segudang senjata yang tak akan pernah habis, perpustakaan yang sangat besar, satu istana besar nan mewah dan masih banyak lagi.


Jangan lupakan beberapa goa yang ada di sana merupakan tambang langka yang bisa membuat orang mendadak kaya.


"Hei kak kita tidak sedang bermimpi kan?, " tanya Miya.


"Tentu saja tidak, selamat datang tuan di ruang dimensi, kami adalah hewan kontrak milik anda, kami berada di tingkat ilahi boleh kah kami minta di beri nama?, " tiba tiba suara itu muncul dari bawah membuat ketiganya mengalihkan pandangan ke arah bawah mereka dannnn.


"Huaaaaaa, kucing bisa bicara ni dunia udah mau kiamat, mamak tolong!!!!, " kaget Miya refleks.


"Tenang saja tuan kami memang bisa bicara kok ini sudah biasa di dunia ini, " ucap salah satu kucing yang berwarna putih.


"Oh iya aku kan ada di dunia fantasi jadi ga papa hehehe, oke kalian minta nama kan kalau begitu, " ucap Miya nggantung sembari memeriksa boko*g mereka satu persatu untuk memastikan jenis kelamin mereka. Pasalnya Miya tak bisa membedakan kucing selain lewat sononya.


"Oke kalian sepasang kan?, aku akan memberikan nama yang simpel saja. Kau yang cewek, karena bulu mu putih jadi Shiro ae, terus kau yang cowok karena warna mu hitam kau namanya Kuro gerti ga?," ucap Miya di akhiri dengan pertanyaan.


"Mengerti tuan, " ucap keduanya sedikit malu karena aset mereka di lihat oleh Miya.


"Oke kalian kan hewan legenda jadi kalian pasti tau soal kultivasi kan?, " tanya Miya di jawab anggukan oleh mereka berdua.


" Kalau begitu tolong ajari kami dan didik kami untuk berkultivasi dong, aku harus kembali sebelum kuliah ku berlanjut, " pinta Miya.


"Sebuah kehormatan tuan, " ucap Kuro.


"Baiklah kalau begitu Shiro kau ajari kakak kakak tuan, dan tuan serahkan pada ku, " ucap Kuro pada Shiro.


"Oke, kakak kakak ayo ikut dengan ku aku akan melatih kalian. Kalau kalian khawatir soal waktu kalian bisa melupakannya karena di sini satu jam di luar sama dengan satu hari di sini, " ucap Shiro sembari pergi bersama dengan Kanao dan Miao.


"Tuan, tubuh mu penuh racun dan meridian mu tersumbat. Kau harus berendam di air suci terlebih dahulu untuk menghilangkan racunnya setelah itu membaca buku di perpustakaan dan lalu mulai menerapkannya sambil berkultivasi, " jelas Kuro.


"Dan untuk mencegah kau lalai, selama pelatihan ini kau tidak akan bertemu dengan kedua kakak mu agar bisa cepat selesai, apa kau mengerti?, " tanya Kuro.


"Baiklah tapi di mana air sucinya?, " tanya Miya.


"Di sana, berendamlah di dalam kolam itu dan jangan sampai kehilangan kesadaran, tahan rasa sakitnya jika kau merasa tidak lagi sakit jika berada di kolam itu maka racun yang ada di tubuh mu berarti sudah bersih, " ucap Kuro sembari menunjuk ke arah sebuah kolam yang jernih dengan bunga lotus yang menghiasi.


"Baju ganti mu juga sudah ada di sana, semoga kau bisa mengganti hanfu mu nanti, kau kan bukan orang sini, " ejek Kuro.


"Cik aku kan punya ingatan pasti bisa lag, kalau begitu aku pergi dulu sampai jumpa, jangan ngintip lho, " ujar Miya sembari berjalan menuju kolam air suci tadi.


Miya kemudian masuk ke dalam kolam yang tak terlalu dalam itu dan mulai merasakan sakit yang sangat teramat baginya.


Tulangnya bagai di patahkan satu persatu dengan palu lalu di perbaiki lagi, kulitnya seakan di bakar menggunakan api yang sangat panas kemudian di bentuk kembali, otaknya seakan di tusuk ribuan jarum.


Karena Miya tak kuat menahan semua itu ia pun menangis dengan sangat keras namun tidak pingsan, entah kenapa Miya tidak pernah pingsan sedari kecil dulu.


Tiga hari kemudian 🕕


Pagi hari itu untuk pertama kalinya Miya membuka mata setelah tiga hari mengalami yang namanya penyiksaan.


Berbarengan dengan saat Miya membuka mata, kolam penuh teratai yang tadinya berbau sangat busuk dan berwarna coklat tua membuat teratai layu kembali bersih dan para teratai pun berbunga kembali dengan indah.


Ia keluar dengan pelan dari dalam kolam yang sekarang terasa sangat menyegarkan itu lalu mengeringkan tubuhnya yang basah.


Rambut yang dulunya bergelombang sekarang menjadi lurus dan panjang sampai menyentuh mata kaki.


Kulit yang semula coklat berubah menjadi putih dan halus juga kenyal bak marshmello.


Bibir seksi merah tanpa mekup, bulu mata lentik menambah kesan cantik alami Miya yang saat ini.


"Mengesalkan rambu ini sangat panjang tapi aku tak tega untuk memangkasnya, " ucap Miya sembari mengeringkan rambutnya dengan segera karena telanjang di alam terbuka seperti ini membuatnya sangat risih.


Setelah memastikan sekujur tubuhnya kering Miya berusaha menggunakan hanfu putih yang sudah ada di sana dengan bekal sebuah ingatan masa lalu.


Mengikat tinggi tinggi rambutnya dengan asal dan melipatnya menjadi dua agar rambutnya tidak kotor oleh tanah.


"Aku harus mencari Kuro, " ucap Miya sembari berjalan ling lung mencari Kuro.


"Oh tuan setelah penyucian sepertinya kau menjadi sangat cantik ya, kalau begitu sekarang waktunya membaca buku di perpustakaan, kalau mau makan makannya di perpus aja sambil baca!, " ucap Kuro yang tiba tiba nongol lalu pergi mengantar Miya ke dalam perpus.


"Bacalah dan pelajarilah ilmu pengetahuan di sini sebanyak banyaknya dan praktik kan sembari berkultivasi, ingat jangan sampai bolos jika kau tidak mau terkena hukuman dari ku karena aku bukan lah guru yang lunak dan lembut, " ucap Kuro.


Dan dari situlah keseharian Miya pun di mulai.


makan, tidur sambil berkultivasi, berkultivasi, membaca buku buku yang ada di perpustakaan, mempelajari jurus dan mempraktikannya sesuai elemen yang dia miliki.

__ADS_1


_______________________________________


Macam elemen :


Elemen di bagi menjadi kelas umum dan langka.


Elemen umum : api, air, tanah, angin, logam dan tumbuhan.


Elemen langka : api murni, lava, petir es, cahaya, dan kegelapan.


Tingkat kultivasi dan alkimia :


Pemula ( di bagi menjadi 3 level )


Ahli ( di bagi menjadi 3 level )


Junior ( di bagi menjadi 3 level )


Senior ( di bagi menjadi 3 level )


Master ( di bagi menjadi 3 level )


Langit ( di bagi menjadi 3 level )


Bumi ( di bagi menjadi 3 level )


Legenda ( di bagi menjadi 3 level )


Misteri ( di bagi menjadi 3 level )


o0o


Di dunia ini ada tiga jenis binatang yaitu hewan biasa, hewan roh, dan hewan buas.


Hewan biasa adalah hewan yang sering kita temui di dunia kita.


Hewan roh adalah hewan yang memiliki qi atau kekuatan yang dapat di kontrak oleh seorang kultivator ataupun alkimia.


Sedangkan hewan buas adalah hewan yang punya qi tapi lebih sedikit dari pada hewan roh. Selain itu yang membedakan hewan roh dan hewan buas adalah otaknya.


Tidak hanya itu semakin tinggi tingkatan hewan buas maka semakin kuat dan besar juga lah mereka.


jika hewan roh bisa berpikir layaknya manusia berbeda dengan hewan buas yang tak bisa berpikir layaknya hewan biasa.


Tingkatan hewan roh :


Junior ( di bagi menjadi 3 level )


Senior ( di bagi menjadi 3 level )


Master ( di bagi menjadi 3 level )


Langit ( di bagi menjadi 3 level )


Bumi ( di bagi menjadi 3 level )


Legenda ( di bagi menjadi 3 level )


Ilahi ( di bagi menjadi 3 level )


Kelas hewan buas :


Pengawal


Jendral


Jendral besar


Pemimpin


Penguasa


Bencana


•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•


Miya



anggep aja rambutnya di ikat ya


Kanao



Miao



Kuro

__ADS_1



Shiro



.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2