
"Hei Fardan lihatlah kucing kucing ini sangat lucu!, " girang Yuyu ketika menangkap Shiro dan memeluknya dengan terlalu erat sampai sampai Shiro susah untuk bernapas.
"Anak baik anak manis tolong lepaskan aku atau paling tidak jangan memeluk ku terlalu erat aku tak bisa bernapas!!," ucap Shiro sukses membuat semua anggota keluarganya Yuli diam membisu.
"Wah ayah ibu kucing itu bisa bicara seperti doraemon!, " girang Fardan membuat semua orang kembali sadar.
"Ap... Apa yang terjadi?, apak8ah akan ada kiamat?, " bingung Vesia.
"Jawabannya pasti ada di mulut gadis itu kan?, " Aldro.
--------------o0o
"Eh anu itu jangan bikin tampang curiga gitu dong. Dia itu emang bisa bicara karena datang dari dunia lainπ , kalau ga percaya ya udah jangan malah marah lhoπ," ujar Yuli.
"Yuli bukankah kau harus menyelesaikan ini secepatnya?, "ujar Kuro yang asik tiduran di atas meja makan.
"Kuro benar Miya kami ingin segera makan, perutku sudah laparπ," protes Miao.
"Aaaaaaa lu bilangnya pafa gampang sih, lha gw ngeyakinin merekanya gimana woi?, ga bakalan pada percaya kan ama gw kalau gw bilang time treavel kayak novel yang sering gw bacaπ," kesal Yuli.
"Kalian semua percaya lah pada ku aku ini Yuli, Dwi Yulia Putri, bagian dari keluarga kalian. Saat aku tidur 25 hari yang lalu aku berpindah dunia dan hilang di sini, apa kalian tidak merindukan ku!, " ucap Yuli mencoba meyakinkan.
"Itu tidak mungkin, tante Yuli itu jelek mukanya kalau kakak itu cantik jadi ga mungkin kakak itu tante, " ucap pedas Yuyu.
"Woi anak siapa nih?, nusuk bat dah kata katanya T_T," gumam Yuli.
"Tolong percayalah pada ku aku ini Yuli, woi kalo ga percaya entar gw bogem lho, pada bikin kesel aje. 1 tahun lebih gw ga ketemu kalean malah pada ngacuhin gwπ," kesal Yuli.
"Sepertinya kau bersikeras, kalau begitu tunjukkan bukti bahwa kau adalah Yuli ku yang tolol, " ucap kak Aisyah.
Yuli, Kuro, Shiro, Kanao, Miao : πππππππππππππππππ kata katanya ga ada yang bener ni keluarga.
"Siapa sahabat Yuli?, " tanya Fani menginterogasi.
"Eka Pratiwi, " jawab Yuli.
__ADS_1
"Kapan tanggal dan bulan lahirnya Yuli?, " tanya ayah Yuli.
"8 Juli kemarin, " jawab Yuli.
"Siapa waifu Yuli?, " tanya Fani lagi.
"π waifu gw kok ikut di tanya ini maksudnya apa sih?, " bingung Yuli.
"Bomat ah, Moro ama Mika, " jawab Yuli.
"Salah satu aib Yuli?, " tanya Vesia.
"Gw ngerasa di permainkanπ," batin Yuli.
"Pas SMP mau pergi sekolah pake sepeda nyungsep ke got terus pipinya besar sebelahπ," jawab Yuli malas.
"Apa aib yang di ketahui Yuli dari kami?, " tanya Faro.
"Kak Faro pernah minum minuman keras terus kecelakaan sama ibu di marahin terus tobat, "
"Kak Fani pas gempa bumi 2006 nangis gara gara sepatu barunya ilang, "
"Yang lain ga tau gw ga ngurus soalnya, " jawab Yuli.
"Kalau begitu soal yang terakhir menurutmu kapan Yuli akan menikah?, " tanya Semua anggota keluarga Yuli.
"Ni keluarga gw apa apaan sih?, bukannya seharusnya mereka itu senang karena anaknya pulang kok malah kayak mau njodoh in orang sihπ?," gumam Yili heran.
"Emmmm karena aku kemarin tanggal 8 baru ulang tahun jadi sekarang umur ku 20 tahun. Kalau di tanya rabi nya kapan pasti ku jawab, ga tau ga peduli, " jawab Yuli enteng. Emang dia belum kepikiran mau nikah padahal temen sekelasnya udah banyak yang nikah lho walau ga kenal dekat sih.
"Haaah, sepertinya kau memang Yuli. Terus kenapa kau tidak pulang begitu lama hah?, bukan kah aku sudah bilang kalau pergi itu jangan lama lama!, bandel ya kamu jadi anak!, " marah ayah Yuli sembari memeluk erat tubuh si Yuli.
"Aduh duh duh duh maaf ayah aku tidak sengaja pindah dimensi jadi ga bisa pulang untuk sementara waktu, maaf aku benar benar minta maaf aku juga tidak ingin begitu lama, " ujar Yuli sembari menahan tangis rindu karena sudah lama tidak bertemu.
"Yuli aku tau kau kabur karena sesuatu tapi juga jangan memilih alasan yang begitu palsu dong π," ujar Fani dan Vesia.
__ADS_1
"Siapa juga yang memberi alasan palsu?, aku berkata yang sesungguhnya kok!, " bela Yuli.
"Apa kalian tau berapa lama aku tidak bertemu kalian dan berjuang untuk pulang agar bisa melihat kalian lagi hah?!, aku sampai merasa hidup seorang diri tau ga? Hiks hiks hiks, " tangis Yuli pecah ketika mengingat betapa sepi dan hampanya hari hari yang ia lewati tanpa keluarganya.
Tuan Senjaya yang melihat anaknya menangia dengan sangat keras pun lantas terus memeluknya dan menenangkannya. Ia tidak peduli dengan alasan anak bontotnya itu pergi karena yang paling penting baginya adalah anaknya telah kembali.
"Tolong kalian semua jangan menyalahkan noa dan percayalah kepadanya, " bela Kanao.
"Kalau boleh tau siapa kalian?," tanya Aldro.
"Kami berdua adalah pelayan setia milik Yuli, Yuli tidak pernah berbohong kalau dia mengalami perpindahan waktu, " ujar Miao.
"Kalau begitu apa buktinya?, " tanya Faro.
"Ini, " ujar Kanao sembari mengeluarkan api dari ujung telunjuknya sedangkan Miao mengeluarkan ****** beliung kecil di ujung jarinya.
Kuro elemen kegelapan dan Shiro elemen cahaya.
"Ap... Apa itu?, apakah itu sulap?, " tanya Aisyah tak percaya.
"Wow keren jari kakak kakak itu bisa mengeluarkan kekuatan seperti yang di naruto itu!, " kagum Yuyu dan Fardan.
"Tidak ini adalah asli seperti yang ada di novel yang Yuli baca, " ujar Kuro.
"Kalau begitu apa kami boleh bertanya siapa nama kalian dan berapa lama Yuli di sana?, " tanya tuan Senjaya.
"Halo tuan nama saya Kanao, yang ini Miao, yang ini Shiro, dan yang itu Kuro. Memang benar jika di dunia nyata Yuli hanya pergi selama 25 hari, tetapi ia menghabiskan waktu di ruang dimensi yang aliran waktunya lebih cepat maka......., " ucap Kanao menggantung kalimatnya.
"20 bulan, 2 tahun kurang 4 bulan," lanjutnya sukses membuat keluarga Yuli kaget.
"Ternyata selama itu, sepertinya dia sudah tumbuh dengan baik saat pergi dari dunia ini, " ujar tuan senjaya sembari mengecup pucuk kepala Yuli yang sedang tertidur karena lelah menangis.
"Kami tidak memaksa kalian untuk mempercayai semua kebenaran ini tapi tolong jangan lukai hati nona, " ujar Kanao.
"Kau benar, walau di luar dia nampak pemalas dan tidak memperdulikan banyak hal tetapi sebenarnya dia adalah orang yang berhati rapuh, " ujar tuan Senjaya.
__ADS_1
"Hah, baiklah kalian berdua duduk lah dulu dan ikut makan. Faro kau bawa adik mu ke kamarnya, " perintah tuan Senjaya.
"Baik tuan/ayah," ujar ketiganya.