AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
TEMPAT PENYIMPANAN.


__ADS_3

"Bisa Kita Mengurangi Barangnya?" Tanya Rashia.


Mereka Saling Memandang


"Bisa" Jawab Leofrik


"Benarkah" Senang


"Tapi Kita Harus Memiliki Tempat Penyimpanan" Ujar Gart


Rashia Terdiam, Pinkky Dan Laksita Melihat Rashia.


"Eurik Memberikan Kita Itu" Ujar Laksita(Telepati)


"Iya, Tapi Jika Memberikan Pada Mereka Semua Itu..." Rashia Berfikir (Telepati)


"Barang Siapa Saja Yang Banyak?" Tanya Rashia.


Hampir Dari Mereka Semua Mengakat Tangan


Rashia Tekejut, Ia Menunduk "Ella, Bukanya Kamu Punya Cincin?"


"Iya, Aku Punya Tapi Itu Tidak Cukup" Jawab Ella


"Hufttt" Yuna Memegang Kepalanya, Ella Menunduk


"Pasti Dia Tidak Mengaturnya" Ujar Venian(Telepati)


Rashia Melihat Venian.


"Ah, Benar. Pasti Dia Asal Memasukan Barang Begitu Saja" Lanjut Laksita(Telepati)


"Apa Maksud Kalian?" Tanya Pinkky(Telepati)


"Kekutan Mereka Semua Rata-rata Di Atas Level 8. Jadi Mereka Bisa Masuk Ke Dalam Ruang Penyimpanan" Jawab Venian(Telepati)


"Kekutan Siapa Di Atas Leven 8?" Tanya Rashia Sambil Melihat Mereka Semua, Ketiga Beast Juga Melihat Mereka.


Leofrik Dan Semua Teman-teman Mengangkat Tangan, Oscal Dan Kedua Saudaranya Juga Mengangkat Tangan.


"Kalian Bisa Masuk Dalam Penyimpanan? Itu Maksudnya Bagaimna?" Tanya Rashia


"Dengan Melakukan Meditasi, Lalu Pikiran Juga Aura Mereka Di Masuka Ke Dalam Cincin" Jelas Oscal


"Jadi, Jika Aura Kita Masuka Ke Dalam Cincin Kita?"


"Roh Kita Kan Terbagi Dua, Satunya Menjaga Tubuh, Yang Satunya Lagi Masuk Ke Dalam Penyimpanan" Jawab Othelo


"Aa Begitu Ya" Rashia Melihat Ella "Pergilah Masuk Dan Atur Denga Baik Barang Yang Dalam Cincinmu" Ujar Rashia Sambil Tersenyum "Kalian Semua Yang Memiliki Cincin" Rashia Melihat Mereka Yang Memiliki Cincin


Noch, Dallen Dan Leofrik Mengangkat Tangan, Rashia Melihat Ke Arah Mereka " Ada Apa?"


"Punyaku Penuh" Ujar Dallen


"Millikku Juga, Yang Di Dalam Kereta Itu Baju Yang Di Toko" Lanjut Leofrik


"Itu..Aku Tidak Punya,Kami Hanya Memiliki Satu Dan Itu Sudah Penuh" Lanjut Noch


Rashia Melihat Kedua Beastnya

__ADS_1


"Berikan Saja" Ujar Laksita(Telepati)


"Hm, ambil satu-satu, jangan perlihatkan pada mereka" Lanjut Pinkky(Telepati)


Rashia Mengangguk "Dallen, Milikmu Terisi Apa Saja?"


"Itu, Berkas-berkas Dan Beberpa Informasi Yang Kami Kumpulkan" Jawab Dallen


"Barang-barang Mu Yang Lain?"


"Setengahnya Di Cincin, Setengahnya Di Kereta"


Rashia Mengelurkan Cicin Yang Berwarna Coklat Umber "Ambil Ini, Kosongkan Cincinmu Lalu Berikan Pada Kak Noch" Rashia Meletakan Cincin Di Depan Dallen


Mereka Semua Terkejut


"Rashia" Panggil Gart


"Hm?"


"Kau Dapat Itu Dari Mana?"


"Pemberian Teman, Apa Ada Yang Salah?" Tanya Rashia


Gart Melihat Teman-temannya.


"Kau Tau Cincin Itu?" Tanya Leofrik


Rashia Mengabil Cincin Itu Lalu Melihatnya Dengan Seksama, Ia Juga Melihat Perbedaan Cincin Itu Dengan Meiliknya "Tidak" Menaruh Kembali.


"Haaa... " Leofric Melihat Dallen.


"Sudahlah Itu Tidak Penting, Dallen Cepat Ambillah, Lalu Cincin Mu Berikan Pada Kak Noch" Rashia Melihat Dallen, Noch Dan Kedua Saudaranya Melihat Dallen Lalu Melihat Rashia Sambil Tersenyum Kecil.


Mereka Semua Melihat Oscal, Rashia Melihat Oscal Sambil Tersenyum.


"Baiklah" Dallen Mengambil Cincin "Oscal, Tolong Bantu Aku Mengambil Barangku"


"Baik"


Oscal Dan Dallen Pergi Ke Kereta Kuda Di Ikuti Oleh Kedua Adik Oscal.


"Bibi Ambil Ini" Rashia Memberikan 1 Cincin Yang Memiliki Batas Penyimpan Yang Berwarna Coklat Walnut .


Mereka Semua Terkejut Agi


"Aku Ingin Tidak Terlalu Banyak Barang Yang Kita Bawa, Karna Kita Semua Akan Naik Ke Kereta Itu...Ngomong-ngomong Kita Semua Berjumlah Berapa Orang?" Rashia Melihat Leofrik


Leofrik Melihat Semua Orang "7 Perempuan Termasuk Ibuku, 14 Laki-laki Termasuk Kak Oscal Dan Kedua Adiknya" Jawab Leofrik


Rashia Tersenyum Kecil Melihat Leofrik "Leofrik" Panggil Rashia


"Ya?" Rashia Melihat Leofrik


"Tetaplah Disisiku Dan Jadilah Orang Kepercayaanku" Tatap


Leofrik Tersenyum "Dengan Senang Hati"


Madam Gilda Tersenyum Di Ikuti Mereka Semua, Dallen Yang Baru Masuk Melihat Rashia.

__ADS_1


Dallen Mendekati Rashia "Itu.."


Mereka Semua Melihat Dallen


"Ada Apa?" Tanya Rashia


"Dia Juga Ingin Dapat Kedudukan Sama Seperti Leofrik" Ujar Pinkky(Telepati)


"Dan Mungkin Ingin Lebih Dari Itu" Lanjut Laksita(Telepati)


Ketiga Beast Tertawa Kecil


Rashia Tersenyum "Kau Adalah Bayanganku Kak" Ujar Rashia Sambil Menatap Dallen.


Mereka Semua Terkejut


"Maksud Mu?" Tanya Rey


Rashia Melihat Rey Lalu Tersenyum "Kita Selesaikan Dulu Ini, Lalu.." Rashia Melihat Semua Orang " Aku Punya Rencana Untuk Kalian Semua, Termasuk Kau" Rashia Melihat Rey


Mereka Semua Melihat Rashia Dengan Gugup


"Aku Menatikan Itu" Ujar Gart.


Rashia Terseyum "Baiklah, Untuk Bahan Makanan?" Rashia Melihat Ana-anak Perempuan


Madam Gilda Mengambil Cincin Yang Di Berikan Rashia "Aku Saja" Ujar Madam Gilda


"Leofrik Bawa Bibi Untuk Mengatur Barang Kalian" Ujar Rashia, Rashia Kembali Menatap Anak-anak Perempuan.


"Rashia" Panggil Madam Gilda


"Bibi Silahkan" Rashia Melihat Madam Gilda Lalu Melihat Leofrik


Anak-anak Laki-laki Menahan Tawa, Leofrik Memegang Tangan Ibunya(Membantu Berdiri), Madam Gilda Melihar Rashia Yang Sedang Melihatnya Sambil Tersenyum.


"Haaa, Anak Ini" Cerutu Madam Gilda


Rashia Tertawa Kecil, Leofrik Membawa Madam Gilda Melihat Barang Mereka.


"Rashia" Panggil Joy


"Hm?"


"Aku Dan Fanny Saja Yang Mengurus Makanannya" Ujar Joy


Rashia Melihat Joy Lalu Menatap Alhena Dan Ella "Lalu Kalian Berdua Ingin Jadi Apa? Beban?"


Alhena Dan Ella Menatap Rashia "Kami Berdua Memiliki Kekatan, Jadi.." Ujar Ella.


"Aku Juga Punya, Malah Lebih Kuat Dari Kalian Berdua" Potong Rashia Dengan Menatap Ella "Venia, Dallen, Rey, Gart Mereka Lebih Kuat Dari Kalian Berdua, Atau.." Rashia Melihat Alhena "Kau Ingin Mencoba Melawan Pinkky?"


Laksita Dan Pinkky Menatap Ella Dan Alhena Dengan Tajam, Mereka Semua Terkejut, Venian Memegang Pundak Rashia


"Tenangkan Dirimu" Ujar Venia Yang Khwatir Karena Aura Rashia Mulai Keluar


"Hufttt" Rashia Menatap Alhena Dan Ella Dengan Tajam "Aku Harap Ini Terakhir Kalinya Untuk Kalian Berdua Berbicara Tentang Kekuatan Kalian Yang Tidak Ada Apa-apanya Itu"


"Kau Keterlaluan" Ujar Alhena

__ADS_1


"Aku Bisa Lebih Keterlaluan Dari Ini, Apa Kau Ingin Melihatnya?" Rashia Menatap Tajam Alhena.


Mereka Semua Melihat Rashia Dan Alhena.


__ADS_2